S P T M

download artikel

SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL

 

About these ads

167 thoughts on “S P T M

    • Saya sependapat dengan pak Ramli. Karena kita tidak tahu dimana harus bertanya lebih baik kita belajar sendiri saja. . (Yaman /14-11-2012).

  1. Uga Wangsit Siliwangi : ”Semakin maju semakin banyak penguasa yang buta tuli, memerintah sambil menyembah berhala. Lalu anak-anak muda salah pergaulan, aturan hanya menjadi bahan omong¬an, karena yang membuatnya bukan orang yang mengerti aturan itu sendiri. Sudah pasti: bunga teratai hampa sebagian, bunga kapas kosong buahnya, buah pare banyak yang tidak masuk kukusan. Sebab yang berjanjinya banyak tukang bohong, semua diberangus janji-janji belaka, terlalu banyak orang pintar, tapi pintar keblinger.”
    •”Kekuasaan penguasa buta tidak berlangsung lama, tapi karena sudah kelewatan menyengsarakan rakyat yang sudah berharap agar ada mu’jizat datang untuk mereka. Penguasa itu akan menjadi tumbal, tumbal untuk perbuatannya sendiri. Kapan waktunya? Nanti, saat munculnya Anak Gembala! Di situ akan banyak huru-hara, yang bermula di satu daerah semakin lama semakin besar meluas di seluruh negara. Yang tidak tahu menjadi gila dan ikut-ikutan menyerobot dan bertengkar, dipimpin oleh pemuda gendut! Sebabnya bertengkar? memperebutkan tanah. Yang sudah punya ingin lebih, yang berhak meminta bagiannya. Hanya yang sadar pada diam, mereka hanya menonton tapi tetap terbawa-bawa.” Lebih kurang gambaran Dunia khususnya Indonesia.
    # Bait-bait Terakhir Ramalan Joyoboyo : Dalam bait-bait terakhir ramalan Joyoboyo digambarkan suasana negara yang kacau penuh carut marut serta terjadi kerusakan moral yang luar biasa. Namun dengan adanya fenomena tersebut kemudian digambarkan munculnya seseorang yang arif dan bijaksana yang mampu mengatasi keadaan. Berikut adalah cuplikan bait-bait tersebut yang menggambarkan ciri-ciri atau karakter seseorang itu : akan ada dewa tampil; berbadan manusia; berparas seperti Batara Kresna; berwatak seperti Baladewa; bersenjata trisula wedha; tanda datangnya perubahan zaman; pasukan makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benar, tak kelihatan, tak berbentuk; yang memimpin adalah putra Batara Indra, bersenjatakan trisula wedha; para asuhannya menjadi perwira perang; jika berperang tanpa pasukan; sakti mandraguna tanpa azimat ; menguasai seluruh ajaran (ngelmu); memotong tanah Jawa kedua kali; mengerahkan jin dan setan; seluruh makhluk halus berada di bawah perintahnya bersatu padu membantu manusia Jawa berpedoman pada trisula weda; tajamnya tritunggal nan suci; benar, lurus, jujur; didampingi Sabdopalon dan Noyogenggong ; • ludahnya ludah api, sabdanya sakti (terbukti), yang membantah pasti mati; orang tua, muda maupun bayi; orang yang tidak berdaya minta apa saja pasti terpenuhi; garis sabdanya tidak akan lama; beruntunglah bagi yang yakin dan percaya serta menaati sabdanya; tidak mau dihormati orang se tanah Jawa; tetapi hanya memilih beberapa saja ; seperti dewa; dapat mengetahui lahirnya kakek, buyut dan canggah anda; seolah-olah lahir di waktu yang sama; tidak bisa ditipu karena dapat membaca isi hati; bijak, cermat dan sakti; mengerti sebelum sesuatu terjadi; mengetahui leluhur anda; memahami putaran roda zaman Jawa; mengerti garis hidup setiap umat; tidak khawatir tertelan zaman; • oleh sebab itu carilah satria itu; yatim piatu, tak bersanak saudara; sudah lulus weda Jawa; hanya berpedoman trisula; ujung trisulanya sangat tajam.
    (dikutip dari Menyibak Tabir Misteri Nusantara).

  2. Mempercayai, mengImani dan mengamalkan sesuatu yg baru memang sangat berat buat banyak orang, apalagi buat org2 yg sok pintar dan sok tau.
    secara pribadi Sungguh tulisan ini benar2 membuat sy jadi tau diri bahwasanya sy tidaklah mampu menyanggah, mengkritisi apalgi membuat tulisan yg begitu sakral ini. tulisan ini membuat sy terbangun dan kembali mengakui kebenaran ALQURAN bahwa memang ilmu ALLAH meliputi langit dan bumi. hanya Sedikit sekali diberikan kepada manusia itupun Buat Orang2 yg dikehendaki. Berhentilah merasa diri Pandai, Jago dll. Kajilah ALQURAN Sebagai Panduan Manual Hidup Manusia.
    Manfaat Positif tulisan ini terhadap diri saya pribadi adlh Memperingatkan Agar tidak dikuasai oleh Hawa Nafsu, saya takut dikejar dan di penggal dan menjadi santapan JIN. sayapun Takut tidak Masuk dalam SyurgaNYA.
    setelah mencermati tulisan ini saya sangat berhati-hati tentang SATRIO PININGIT. saat ini dengan niat yg Tulus berSerah Diri, saya tidak akan mempermasalahkan dan mempertanyakan Kapan dan Siapa!. mau datang Besokkah, Lusakah, Bulan Depankah, Tahun depankah, 10 atau 100 tahun lg kah, semua biarlah Waktu yg menjawabnya. (Wal ashr).
    terima kasihku tak terhingga buat kawanku yg telah membantu memperlihatkan tulisan ini.
    in box no.hp.

    • Salam kenal saudaraku ramadhan mulia, saya haji.sudirman taha sh dari makassar mempersilahkan membaca tulisan yang pertama yang berjudul GERAKAN AL MAHDI (sebuah hikmah dan pelajaran) semoga anda terilhami sekeluarga trims.

      • Waalaikummussalam Pak H.Sudirman
        Pak Dirman dari berbagai komentar di blog ini ternyata memang banyak org-2 yg Tidak Tahu Diri, Sok Pintar, Keras Kepala, Keras Hati, Buta dan Tuli. Terimakasih Pak Haji Atas Petunjuknya membaca Gerakan Almahdi, Alhamdulillah semakin tak tergoyahkan keYakinanku akan Kebenaran Tulisan ini. Biarkan saja mereka yg Buta Tuli mendengar ceramah2 di tv yg slalu diulang2 dari tahun ke tahun.

      • DEMI ALLAH, secara pribadi, awalnya saya tidak tertarik membaca tulisan GERAKAN ALMAHDI karena saya menganggap tulisan itu punya segmen pembaca khusus sebagaimana kalimat “Khusus untuk anak-anakku”. Kalimat itu menjadi satu kesatuan dengan judul tulisan bahkan bisa disebut sebagai sebuah kalimat penegasan bagi yang ingin membacanya. Kesimpulan saya, tulisan itu tidak perlu saya baca karena saya tidak termasuk dalam segmen khusus tersebut.
        DEMI ALLAH, yang mengusik intelektualitas saya adalah banyaknya komentar-komentar pembaca terhadap tulisan Gerakan Almahdi terlepas dari komentar yang pro dan kontra. Komentar-komentar itulah yang memicu rasa ingin tahu saya untuk membaca Gerakan Almahdi. Komentar-komentar itu seakan membangunkan saya dari kelelapan tidur yang panjang. Kepada semua komentar saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi.
        Setelah membaca sepintas, Gerakan Almahdi saya print out dan jilid spiral kemudian membacanya lagi berulang-ulang. Mudah-mudahan cara ini yang dilakukan juga oleh komentator lain sebelum menyampaikan tanggapannya. Pandangan saya terhadap tulisan Gerakan Almahdi adalah sebagai berikut:
        A.TENTANG PENULIS
        Saya berani mengatakan bahwa penulis Gerakan Almahdi adalah sosok yang penuh dengan misteri karena penulis tidak menyebut namanya. Penulis juga tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan atau komentar dari pembacanya. Ibarat hidangan lezat, penulis hanya menyajikan hidangan lezat, segar dan menyehatkan kepada siapa saja yang ingin menikmati hidangan itu. Penulis tidak mengejar popularitas meskipun itu di dunia maya dan tentu terlebih-lebih lagi di dunia nyata. Penulis tidak mengembang missi agama tertentu dan tidak mendiskreditkan agama apapun. Penulis menyerang golongan ahmadiyah bukan karena agamanya akan tetapi inti dasar pemahamannya. Penulis dalam menulis tidak menuntaskan satu pokok bahasan, mudah berpindah-pindah pokok bahasan tanpa disadari oleh pembacanya. Tidak mudah bagi pembaca untuk menyimpulkan.
        Gaya penulisan seperti yang dilakukan oleh penulis Gerakan Almahdi tidak lazim digunakan oleh penulis pada umumnya. Gaya penulisan seperti itu biasa dilakukan oleh ahli strategi intelijen kelas dunia. Instruksi-instruksi intelijen selalu bersifat global dan cermat tanpa kesimpulan. Agen-agen intelijen di lapanganlah yang membuat kesimpulan sendiri dan mengambil tindakan menyelamatkan baik untuk dirinya maupun untuk missi yang dia kerjakan. Kuat dugaan saya bahwa penulis Gerakan Almahdi adalah seorang ahli Intelijen kelas wahid karena dia mampu mengungkap keterkaitan antara peristiwa black September 1997 di Makassar, kerusuhan Mei 1998 di Jakarta, konflik Ambon dan pergolakan Timur Tengah. Jika dugaan saya benar, maka sepatutnyalah kita bersyukur dan bangga karena ternyata ahli strategi kelas dunia adalah putra asli Indonesia. Penulis Gerakan Almahdi sengaja menyembunyikan identitas dan jati dirinya karena penulis adalah ahli strategi intelijen
        B.TENTANG MATERI TULISAN
        Secara umum saya menilai Gerakan Almahdi tidak memiliki motif-motif politik tertentu dan tidak membawa missi agama tertentu. Terlalu naïf bagi kita jika disebut Gerakan Almahdi akan merusak aqidah ummat islam. Paradigma penulis tentang kebenaran disajikan secara transparan dan apa adanya tanpa bermaksud mempengaruhi apalagi memaksakan/mendoktrinasi pembaca tentang kebenaran tersebut.
        Secara prinsipil, tulisan Gerakan Almahdi membenarkan Al-qur’an sebagai satu-satunya rujukan, selebihnya adalah murni pemahaman dan pengetahuan penulisnya pribadi yang sebenarnya bersifat rahasia akan tetapi rahasia itu dibuka agar diketahui dan dipahami oleh orang lain (baca: oleh anak-anaknya).
        Pertanyaan yang mendasar saat ini adalah: “Siapakah yang penulis Gerakan Almahdi maksudkan sebagai anak-anaknya”?. Tentu hanya penulis itu sendiri yang mengetahuinya karena kita semua (pembaca/komentator/penanggap) tidak tahu ditujukan kepada siapakah sebenarnya tulisan tersebut. Dugaan saya penulisan kata “khusus untuk anak-anakku” tidak ada kaitannya dengan usia karena kita tidak tahu berapa usia penulis dan penulis juga tidak tahu berapa usia kita yang sebenarnya. Saya lebih sependapat jika kata “anak-anakku” berkaitan dengan tingkat pemahaman/pengetahuan kita tentang Al-qur’an dan pandangan kita selama ini terhadap kebenaran yang kita yakini. Dimata penulis Gerakan Almahdi pengetahuan kita hanya setingkat dengan pengetahuan anak-anak yang belum memasuki masa aqil baliq (belum tahu mana yang benar dan mana yang salah).
        Jika dugaan saya ini benar maka saya dapat memastikan bahwa penulis Gerakan Almahdi adalah seorang mahaguru yang berilmu tinggi dan luas yang penulis dapatkan langsung dari sisi Allah tanpa melalui perantara siapapun. Saya bisa memastikan penulis bukan manusia biasa. Penulis bermaksud baik kepada kita semua. Penulis ingin membagi pengetahuan yang Allah berikan kepadanya. Kenapa kita harus menolaknya?. Kenapa kita harus marah dan menuduhnya yang bukan-bukan?. Bagaimana pendapat rekan-rekan seandainya apa yang telah penulis tuliskan adalah perintah Allah?. Pesan-pesan Allah untuk ummat manusia selalu disampaikan oleh manusia yang ditentukan oleh Allah dengan sangat rahasia.
        Ada kata bijak yang mengatakan “Yang pahit jangan lansung dimuntahkan karena boleh jadi yang pahit itu adalah obat buat kamu, yang manis jangan langsung ditelan karena boleh jadi yang manis itu adalah racun buat kamu”. Jujur saya katakan: awalnya tulisan Gerakan Almahdi rasanya pahit buat saya karena tidak sesuai dengan apa yang saya pahami selama ini tapi saya tidak mau tergesa-gesa mencampakkannya. Saya baca berulang-ulang dan pelan-pelan. Saya ikuti petunjuknya di akhir tulisan yaitu JANGAN BERTANYA DAN HARUS SABAR. Alhamdulillah, saya banyak mendapatkan hikmah dan kebaikan hidup di dunia ini, utamanya ketenangan batin, kecukupan rezki dan kebahagiaan dalam rumah tangga.
        KESIMPULAN
        Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada para komentator/penanggap tulisan Gerakan Almahdi baik yang pro maupun yang kontra dengan tulisan tersebut. Saya tidak berpihak kepada yang pro dan saya juga tidak menyalahkan yang kontra. Saya tetap berada di tengah bersikap moderat karena tulisan Gerakan Almahdi ditujukan kepada diri pribadi kita masing-masing. Semuanya kembali kepada diri kita sendiri.
        Jika ada hal-hal yang kita anggap salah dalam tulisan Gerakan Almahdi misalnya soal penulisan huruf hijaiyyah arab untuk sebutan nabi Isa alaihissalam atau penulisan tanggal hari-hari tasyrik lantas kita menyalahkan materi tulisan secara keseluruhan, saya fikir itu bukan cara yang bijak. Boleh jadi hal itu disengaja oleh penulisnya agar kita terjebak dalam kesombongan yang nyata. Secara keseluruhan materi tulisan penuh dengan jebakan-jebakan yang membuat suasana hati dan fikiran berkecamuk. Penulis mampu memainkan suasana batin kita. Saya berani menyimpulkan bahwa penulis Gerakan Almahdi adalah seorang ahli strategi intelijen kelas dunia, putra Indonesia asli, ahli tasawuf (sufi), teolog kharismatik (ahli agama kristen), filsuf (ahli filsafat), psikolog (ahli jiwa), dan seorang pembimbing/pendidik sejati

  3. Anda percaya dengan cerita Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari Anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton , mungkin mereka punya jawabannya…..

    • Dulu saya adalah salah seorang yang berkata TIDAK, akan tetapi setelah saya membaca artikel SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL maka saya berubah pandangan. Secara jujur saya sekarang berkata YA saya mempercayainya. (Yaman /14-11-2012).

  4. Sampai sekarang, di masa yang sangat modern ini, legenda Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan, adalah legenda yang paling spektakuler. banyak orang dari Indonesia atau negara lain mengakui bahwa mereka telah bertemu ratu peri yang cantik mengenakan pakaian tradisional Jawa. Salah satu orang yang dikabarkan juga pernah menyaksikan secara langsung wujud sang Ratu adalah sang maestro pelukis Indonesia, (almarhum) Affandi. Pengalamannya itu kemudian ia tuangkan dalam sebuah lukisan. benarkah demikian?

    • Saya berpendapat Kanjeng Nyi Roro Kidul, benar adanya. Dulu saya menyepelekan dan jijik terhadap orang-orang yang mengkultuskan kanjeng NRK karena saya beranggapan NRK adalah syetan atau jin laut akan tetapi setelah saya ketahui bahwa NRK bukan syetan atau jin. NRK adalah mahkluk yang belum bisa dikatakan manusia. Beliau adalah penghuni surga bumi Atlantis, Kanjeng NRK diberi kekuasaan oleh Tuhan untuk mengatur keseimbangan alam gaib dan kita yang hidup saat ini menamakan Kanjeng NRK sebagai Ibu pertiwi. . (Yaman /14-11-2012).

    • Saya juga merasakan sebagaimana yang anda rasakan. Perasaan itulah yang memotivasi saya untuk lebih mencermati segala makna yang tersembunyi di balik kata. Memang keren bro. wassalam. . (Yaman /14-11-2012).

  5. Anti kristus bukan mahluk gaib tapi manusia yang hidup sekarang ini yaitu mereka yang suka membual dan berdusta dalam mencapai tujuannya. Manusia yang suka membual dan berdusta kedudukannya sama dengan binatang. Ahli-ahli agama, entah dia islam, Kristen, yahudi, hindu, budha, kong hu chu atau apapun sepanjang dia tidak memahami dengan jelas apa yang dikatakannya maka orang itu termasuk pembual dan pendusta. Para politisi yang hanya menebar janji-janji pada waktu pemilu hanya pembual dan pendusta karena tidak mampu membuktikan apa yang dijanjikan dan dikatakannya… hhmmm JADI Banyak Para DA’I, Pastor, anggota Dewan yth bisa dikategorikan ANTI KRISTUS donk…. hahahahahaaaa…. hati2 loe para ANTI KRISTUS…
    GBU

  6. Yang belum memahami atau meyakini tulisan ini dipersilahkan membaca tulisan yang pertama, yang berjudul GERAKAN AL MAHDI, kalau belum juga memahami tulisan ini lebih baik anda diam daripada anda berkomentar, karena akibatnya anda dan keluarga akan merasakan beban hidup yang berkepanjangan tks

  7. Mungkin anda termasuk salahsatu dari dua golongan manusia yaitu : Satrio Piningit membagi manusia dalam dua golongan yaitu golongan jahat dan golongan baik. Yang jahat akan dikasih makan jin dan syetan. Orang-orang yang tidak percaya terhadap kebenaran tulisan ini dianggap sebagai orang jahat. Mereka dianggap sombong. Orang itu menganggap dirinya lebih tahu, lebih benar padahal dia bodoh dan salah. Biarkanlah nanti dia akan dipenggal kepalanya oleh jin. Yang baik akan diurapi kepalanya oleh Satrio Piningit dengan penuh kasih, termasuk bagi mereka yang menerima dan meyakini kebenaran tulisan ini dengan menggunakan akal fikirannya. Tulisan ini harus dibenarkan oleh akal dan fikiran masing-masing. Orang yang baik adalah orang yang memiliki kawruh budi. Mereka adalah orang-orang yang memiliki budi pekerti dan berbudi luhur.

    • Setuju Broo.
      Orang yang baik adalah orang yang memiliki kawruh budi. Mereka adalah orang-orang yang memiliki budi pekerti dan berbudi luhur.

      Satrio Piningit yang ditunggu muncul adalah sesosok manusia yang diharapkan dapat menciptakan keadaan yang adil dan suasana yang damai

      Bila dalam postingan ini penulis memberikan definisi
      Satrio Piningit adalah dua kata sifat yang menyatu dan melekat pada diri seseorang. Satrio adalah sifat seorang petarung sejati dalam menegakkan kebenaran dan membela orang-orang yang tertindas dan teraniaya. Piningit adalah sifat yang memingit diri artinya tidak mau diketahui oleh masyarakat.

      Mengapa kita tidak menggali apa yang Piningit didalam diri kita sehingga setiap individu mampu menjadi satrio. Satrio yang memiliki sifat sebagai petarung yang handal dalam menegakkan kebenaran yang membela orang-orang yang tertindas dan teraniaya dengan tanpa melihat ras, bangsa, suku, juga agama.

      Bila dalam postingan ini dikatakan
      Satrio yang memiliki sifat sebagai petarung yang handal juga bukanlah lantas setiap satrio itu harus mengangkat pedang untuk menebas leher pelaku kejahatan, tetapi lebih mengacu bagaimana menumbuhkan kesadaran agar mereka bertobat.

      Hal yang paling penting adalah bila setiap individu sudah mampu memenggal kejahatan pada dirinya sendiri sehingga akan disebut orang-orang yang memiliki budi pekerti dan berbudi luhur.

  8. sy salah satu penggemar tulisan “SP Telah Muncul” ini, dari komentar2 yg banyak ini salah satunya a.n; Ratu Adil-666, komentar2x cukup pulgar dan penuh peringatan namun kurang bijaksana dan berkategori sangat berpihak terhadap agama islam. padahal dalam tautan ini dituliskan : “Imam Mahdi tidak ada urusan dengan syiar islam karena Imam Mahdi tidak diberi tugas untuk membenarkan agama Muhammad. Tugas Imam Mahdi adalah membenarkan Alqur’an termasuk membenarkan Tuhannya nabi IBRAHIM”.

    • @H. Abdullah
      Assalamu Alaikum pak haji. Saya sependapat dengan anda maka terimalah salam persahabatan saya. Wassalam. (Yaman /14-11-2012).

  9. Anonim8 Juni 2012 17:25
    Begitu banyak sejarah perubahan sosial dan pergerakan di dunia ini yang bisa dipelajari dan dikerjakan dalam cara-cara yang rasional? Tanpa bermaksud mengecilkan diskursus mengenai SP, tampak sekali, upaya-upaya pembenaran ramalan ini hanya berhujung pada matinya explorasi pada pilihan-pilihan perubahan. Sedangkan detail permasalahan sosio ekonomi dan politik di negeri ini bukanlah sesuatu yang irasional, bahkan memiliki detail-detail yang rumit dan membutuhkan pendekatan yang lebih rumit.

    Jika dibandingkan dengan Philipina misalnya, resistensi rakyat mereka terhadap regulasi yang pro kekuasaan (baik modal dan politik) jauh lebih terorganisir dan masif dibanding kita. Basis-basis perlawanan di desa-desa dan di kota-kota mewujud dalam gerakan yang rapi, otentik, ilmiah dan kreatif. Salah satu contohnya, Philipina telah menguasai 80% perdagangan produk2 berbahan kelapa di dunia dengan lebih dari 300 jenis produk olahan kelapa, padahal jumlah lahan kelapa mereka lebih sedikit dibandingkan di Indonesia (pun jenis produk olahan kelapa Indonesia baru 30 jenis). Dan kreatrifitas itu awalnya digerakkan oleh rakyat sendiri (gerakan pemuda dan gereja) bukan oleh regulasi.

    Di Indonesia, perubahan selalu digerakkan oleh kekuasaan. Begitu pula diskursus SP selalu diinterpretasi dalam cara bagaimana ‘kekuasaan’ memahaminya. Sementara itu, sadar atau tidak, dasar-dasar kesiapan perubahan besar yang diidealkan itu tidak ada di akar rumput. Andai pun SP hadir maka ia bagaikan peluru tanpa pistol. Tidak masuk akal jika suatu realitas ekonomi politik yang sangat kompleks dan penuh kepentingan dapat diatasi oleh satu orang hanya dengan jentikan jarinya.

    Negara, di dalam sejarah, diidentikkan dengan kekakuan, tirani, ketidak pedulian, korup dan diisi oleh mereka yang sesuangguhnya tidak memiliki Visi tentang masa depan rakyatnya. Peristiwa-peristiwa revolusi di dalam sejarah, selalu dipimpin oleh kelompok yang sama sekali di luar (berseberangan) sistem politik yang beroperasi. Mereka hadir dengan persiapan yang matang dan brilian, dan memang bertujuan untuk menghancurkan bangunan politik yang ada. Bahkan, seperti contoh revolusi Muhammad SAW yang membutuhkan waktu 23 tahun untuk merubah jazirah arab yang brutal, paganis, dan kapitalistik. Begitu pula sejarah revolusi lainnya yang dilatari oleh suatu persiapan yang lama, berdarah-darah dan cerdas.

    Nah, jika SP dianggap akan memimpin sebuah revolusi yang maha dasyat di masa depan, tentunya ia adalah suatu pergerakan yang terorganisir dengan sangat kuat, penuh perhitungan dan telah lama bergerak (di bawah tanah). Di sinilah kerifan kita dalam menginterpretasi suatu teks ramalan secara adil. Sekarang kita boleh menggunakan ukuran pertanyaan “siapa sih, atau kelompok apa yang sekarang getol melawan regulasi yang merugikan rakyat dan menggerakkan model-model kemandirian ekonomi di akar rumput serta terus memberikan pendidikan politik kepada Rakyat?” Pertanyaan ini tidak saja ilmiah namun juga memberikan kita lampu peringatan bahwa sesungguhnya kehidupan ini kompleks dan kerja merubahnya membutuhkan suatu upaya yang berkesinambungan, penuh pengorbanan dan kecerdasan yang banyak.

    Lantas, apakah SP adalah rekaan kekuasaan? Saya sendiri melihat di dalam sejarah, bahwa perubahan besar selalu ditandai oleh sebuah ramalan. Hal ini menjelaskan kepada kita akan campur tangan Tuhan di dalam lalu lintas sejarah manusia. Dalam interpretasi saya, SP sepertinya telah lama ada dan merupakan suatu gerakan bawah tanah yang sepertinya tinggal menunggu momentum untuk muncul ke permukaan. Jadi, yang dimaksud dengan ‘piningit’ itu adalah gerakan yang tersembunyi/di bawah tanah. Tentu saja, suatu gerakan memiliki tokoh sentral yang menjadi otak dari organisasi pergerakannya dan bisa jadi dialah personifikasi SP. Dan begitulah suatu revolusi dicontohkan selama ini.
    “dicopy dari salah satu situs satrio piningit”

  10. ahli sejarah sepakat bahwa penamaan Bani Israel dengan kaum “Ibrani” karena peristiwa penyeberangan Ibrahim a.s. melintasi sungai Eufrat. Majalah al-’Arabi Kuwait memuat sebuah artikel yang ditulis oleh Pendeta Ishak Salka dengan judul Ma’nâ at-Tasmiyât li asy-Syu’ub as-Sâmiyah ats-Tsalâtsah al-Kubrà” (Arti Nama-nama Tiga Bangsa Semit Besar). Dalam tulisannya tersebut ia mengatakan, “Nama tersebut (Ibrani) tidak muncul kecuali setelah Ibrahim a.s. menyeberangi sungai Eufrat.” 15) Pendapat ini adalah pendapat yang paling mendekati kebenaran daripada pendapat-pendapat lainnya.

  11. Sedangkan sebutan “Orang-orang Israel (Isra’iliyyIn)” atau “Bani Israel” adalah sebutan yang dinisbatkan kepada bapak mereka, Israel, yakni Yakub ibn Ishak ibn Ibrahim a.s. Israel adalah kalimat yang terdiri dari dua kata : isra, yang artinya hamba atau teman dekat, dan el, yang artinya Tuhan. Maka arti Israel adalah hamba Tuhan atau teman dekat Tuhan. Dan dalam kebanyakan bahasa Semit, bukan hanya dalam bahasa Ibrani, kata El selalu bermakna Tuhan’ 16)

  12. Nabi Ibrahim a.s memiliki kedudukan istimewa bagi tiga agama besar dunia: Yahudi, Nasrani dan Islam. beliau adalah salah seorang nabi agung dalam sejarah manusia, karena ia berjuang mengajak kepada tauhid dan akidah ketuhanan. Seluruh hidupnya adalah serial pengorbanan dan keikhlasan di jalan Tuhannya. Jika kita perhatikan ayat-ayat al-Quran, kita akan menemukan di sana beberapa peristiwa besar perjuangan Ibrahim dalam merealisasikan akidah di tengah-tengah kaumnya, yang dilakukan dengan segenap keberanian, didasarkan pada argumentasi rasional dan penuh pengorbanan.
    “qs.:An Nahl :
    120. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan)”

    123. Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): “Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif” dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.
    ………………………………………………………………………………
    pada Situs inilah Penjelasan tentang Satrio Piningit yang sangat memberi pencerahan yang sangat terang benderang, ditambah lagi SATRIO PININGIT MENURUT ALQUR’AN, ….mau penjelasan yg bagai mana lg????…

    • Artikel diatas, sebenarnya tidak ada tinjauan dari Alquran surat apa, nomor berapa?
      Untuk- dzikirul pada 31/07/2012 pada 2:37, AM, jangan salah teori, di artikel ini cuman nyatut nama Alquran.

      Petikan dari artikel:
      - Dalam ramalan Joyoboyo disebutkan bahwa Satrio Piningit bersenjatakan “tri sula” maknanya adalah Imam Mahdi, nabi Isa dan Yesus Kristus. Itulah senjata dan kekuatan Satrio Piningit. -
      Seperti petikan darivaltikel di atas sdh dimanipulasi berbeda dari aslinya.

      Di bait terakhir ramalan Trisula Weda.

      • Dzikirul tidak salah berteori dan juga tidak nyatut nama Alqur’an, cuman Dzikirul tidak menyampaikan kepada kita dimana kita bisa membaca artikel “SATRIO PININGIT MENURUT ALQUR’AN”. Terus terang saya juga berminat membaca artikel tersebut. (Yaman)

  13. HUT Republik Indonesia Ke 67.
    Jayalah Indonesia
    gemah ripah loh jinawi,
    Hidup damai dalam keberkatan Tuhan,
    Baldatun Tayyibun wa rabbun ghofur.

    • Aku kagum kepadamu secara garis besar pembahasanmu tentang satria pininggit sekian persen hampir mengenai sasaran, akan tetapi kebenaran itu tidak usah dipublikasikan karna pada intinya sama dengan memberi jalan atas orang-orang yang tidak suka terhadap kemunculanNya dan hal itu terdapat suatu tanda seperti yang telah dicontohkan dalam sejarah ketika kemunculanNya nabi musa.
      sekian dan terimakasih…

      • Pendapat anda sudah hampir mengenai sasaran. Saya hanya mau menambahkan bahwa “Kebenaran itu harus disampaikan meski pahit rasanya”. (Hadist). Sekian dan terima kasih. (Yaman /14-11-2012).

  14. “Bait Terakhir Ramalan Jayabaya”
    140.
    polahe wong Jawa kaya gabah diinteri
    endi sing bener endi sing sejati
    para tapa padha ora wani
    padha wedi ngajarake piwulang adi
    salah-salah anemani pati

    tingkah laku orang Jawa seperti gabah ditampi
    mana yang benar mana yang asli
    para pertapa semua tak berani
    takut menyampaikan ajaran benar
    salah-salah dapat menemui ajal

    141.
    banjir bandang ana ngendi-endi
    gunung njeblug tan anjarwani, tan angimpeni
    gehtinge kepathi-pati marang pandhita kang oleh pati geni
    marga wedi kapiyak wadine sapa sira sing sayekti

    banjir bandang dimana-mana
    gunung meletus tidak dinyana-nyana, tidak ada isyarat dahulu
    sangat benci terhadap pendeta yang bertapa, tanpa makan dan tidur
    karena takut bakal terbongkar rahasianya siapa anda sebenarnya

    142.
    pancen wolak-waliking jaman
    amenangi jaman edan
    ora edan ora kumanan
    sing waras padha nggagas
    wong tani padha ditaleni
    wong dora padha ura-ura
    beja-bejane sing lali,
    isih beja kang eling lan waspadha

    sungguh zaman gonjang-ganjing
    menyaksikan zaman gila
    tidak ikut gila tidak dapat bagian
    yang sehat pada olah pikir
    para petani dibelenggu
    para pembohong bersuka ria
    beruntunglah bagi yang lupa,
    masih beruntung yang ingat dan waspada

    143.
    ratu ora netepi janji
    musna kuwasa lan prabawane
    akeh omah ndhuwur kuda
    wong padha mangan wong
    kayu gligan lan wesi hiya padha doyan
    dirasa enak kaya roti bolu
    yen wengi padha ora bisa turu

    raja tidak menepati janji
    kehilangan kekuasaan dan kewibawaannya
    banyak rumah di atas kuda
    orang makan sesamanya
    kayu gelondongan dan besi juga dimakan
    katanya enak serasa kue bolu
    malam hari semua tak bisa tidur

    144.
    sing edan padha bisa dandan
    sing ambangkang padha bisa
    nggalang omah gedong magrong-magrong

    yang gila dapat berdandan
    yang membangkang semua dapat
    membangun rumah, gedung-gedung megah

    145.
    wong dagang barang sangsaya laris, bandhane ludes
    akeh wong mati kaliren gisining panganan
    akeh wong nyekel bendha ning uriping sengsara

    orang berdagang barang makin laris tapi hartanya makin habis
    banyak orang mati kelaparan di samping makanan
    banyak orang berharta namun hidupnya sengsara

    146.
    wong waras lan adil uripe ngenes lan kepencil
    sing ora abisa maling digethingi
    sing pinter duraka dadi kanca
    wong bener sangsaya thenger-thenger
    wong salah sangsaya bungah
    akeh bandha musna tan karuan larine
    akeh pangkat lan drajat padha minggat tan karuan sebabe

    orang waras dan adil hidupnya memprihatinkan dan terkucil
    yang tidak dapat mencuri dibenci
    yang pintar curang jadi teman
    orang jujur semakin tak berkutik
    orang salah makin pongah
    banyak harta musnah tak jelas larinya
    banyak pangkat dan kedudukan lepas tanpa sebab

    147.
    bumi sangsaya suwe sangsaya mengkeret
    sakilan bumi dipajeki
    wong wadon nganggo panganggo lanang
    iku pertandhane yen bakal nemoni
    wolak-walike zaman

    bumi semakin lama semakin sempit
    sejengkal tanah kena pajak
    wanita memakai pakaian laki-laki
    itu pertanda bakal terjadinya
    zaman gonjang-ganjing

    148.
    akeh wong janji ora ditepati
    akeh wong nglanggar sumpahe dhewe
    manungsa padha seneng ngalap,
    tan anindakake hukuming Allah
    barang jahat diangkat-angkat
    barang suci dibenci

    banyak orang berjanji diingkari
    banyak orang melanggar sumpahnya sendiri
    manusia senang menipu
    tidak melaksanakan hukum Allah
    barang jahat dipuja-puja
    barang suci dibenci

    149.
    akeh wong ngutamakake royal
    lali kamanungsane, lali kebecikane
    lali sanak lali kadang
    akeh bapa lali anak
    akeh anak mundhung biyung
    sedulur padha cidra
    keluarga padha curiga
    kanca dadi mungsuh
    manungsa lali asale

    banyak orang hamburkan uang
    lupa kemanusiaan, lupa kebaikan
    lupa sanak saudara
    banyak ayah lupa anaknya
    banyak anak mengusir ibunya
    antar saudara saling berbohong
    antar keluarga saling mencurigai
    kawan menjadi musuh
    manusia lupa akan asal-usulnya

    150.
    ukuman ratu ora adil
    akeh pangkat jahat jahil
    kelakuan padha ganjil
    sing apik padha kepencil
    akarya apik manungsa isin
    luwih utama ngapusi

    hukuman raja tidak adil
    banyak yang berpangkat, jahat dan jahil
    tingkah lakunya semua ganjil
    yang baik terkucil
    berbuat baik manusia malah malu
    lebih mengutamakan menipu

    151.
    wanita nglamar pria
    isih bayi padha mbayi
    sing pria padha ngasorake drajate dhewe

    wanita melamar pria
    masih muda sudah beranak
    kaum pria merendahkan derajatnya sendiri

    Bait 152 sampai dengan 156 tidak ada (hilang dan rusak)

    157.
    wong golek pangan pindha gabah den interi
    sing kebat kliwat, sing kasep kepleset
    sing gedhe rame, gawe sing cilik keceklik
    sing anggak ketenggak, sing wedi padha mati
    nanging sing ngawur padha makmur
    sing ngati-ati padha sambat kepati-pati

    tingkah laku orang mencari makan seperti gabah ditampi
    yang cepat mendapatkan, yang lambat terpeleset
    yang besar beramai-ramai membuat yang kecil terjepit
    yang angkuh menengadah, yang takut malah mati
    namun yang ngawur malah makmur
    yang berhati-hati mengeluh setengah mati

    158.
    cina alang-alang keplantrang dibandhem nggendring
    melu Jawa sing padha eling
    sing tan eling miling-miling
    mlayu-mlayu kaya maling kena tuding
    eling mulih padha manjing
    akeh wong injir, akeh centhil
    sing eman ora keduman
    sing keduman ora eman

    cina berlindung karena dilempari lari terbirit-birit
    ikut orang Jawa yang sadar
    yang tidak sadar was-was
    berlari-lari bak pencuri yang kena tuduh
    yang tetap tinggal dibenci
    banyak orang malas, banyak yang genit
    yang sayang tidak kebagian
    yang dapat bagian tidak sayang

    159.
    selet-selete yen mbesuk ngancik tutuping tahun
    sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu
    bakal ana dewa ngejawantah
    apengawak manungsa
    apasurya padha bethara Kresna
    awatak Baladewa
    agegaman trisula wedha
    jinejer wolak-waliking zaman
    wong nyilih mbalekake,
    wong utang mbayar
    utang nyawa bayar nyawa
    utang wirang nyaur wirang

    selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun
    (sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu)
    akan ada dewa tampil
    berbadan manusia
    berparas seperti Batara Kresna
    berwatak seperti Baladewa
    bersenjata trisula wedha
    tanda datangnya perubahan zaman
    orang pinjam mengembalikan,
    orang berhutang membayar
    hutang nyawa bayar nyawa
    hutang malu dibayar malu

    160.
    sadurunge ana tetenger lintang kemukus lawa
    ngalu-ngalu tumanja ana kidul wetan bener
    lawase pitung bengi,
    parak esuk bener ilange
    bethara surya njumedhul
    bebarengan sing wis mungkur prihatine manungsa kelantur-lantur
    iku tandane putra Bethara Indra wus katon
    tumeka ing arcapada ambebantu wong Jawa

    sebelumnya ada pertanda bintang pari
    panjang sekali tepat di arah Selatan menuju Timur
    lamanya tujuh malam
    hilangnya menjelang pagi sekali
    bersama munculnya Batara Surya
    bebarengan dengan hilangnya kesengsaraan manusia yang berlarut-larut
    itulah tanda putra Batara Indra sudah nampak
    datang di bumi untuk membantu orang Jawa

    161.
    dunungane ana sikil redi Lawu sisih wetan
    wetane bengawan banyu
    andhedukuh pindha Raden Gatotkaca
    arupa pagupon dara tundha tiga
    kaya manungsa angleledha

    asalnya dari kaki Gunung Lawu sebelah Timur
    sebelah timurnya bengawan
    berumah seperti Raden Gatotkaca
    berupa rumah merpati susun tiga
    seperti manusia yang menggoda

    162.
    akeh wong dicakot lemut mati
    akeh wong dicakot semut sirna
    akeh swara aneh tanpa rupa
    bala prewangan makhluk halus padha baris, pada rebut benere garis
    tan kasat mata, tan arupa
    sing madhegani putrane Bethara Indra
    agegaman trisula wedha
    momongane padha dadi nayaka perang
    perange tanpa bala
    sakti mandraguna tanpa aji-aji

    banyak orang digigit nyamuk,
    mati banyak orang digigit semut, mati
    banyak suara aneh tanpa rupa
    pasukan makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benar
    tak kelihatan, tak berbentuk
    yang memimpin adalah putra Batara Indra,
    bersenjatakan trisula wedha
    para asuhannya menjadi perwira perang
    jika berperang tanpa pasukan
    sakti mandraguna tanpa azimat

    163.
    apeparap pangeraning prang
    tan pokro anggoning nyandhang
    ning iya bisa nyembadani ruwet rentenging wong sakpirang-pirang
    sing padha nyembah reca ndhaplang,
    cina eling seh seh kalih pinaringan sabda hiya gidrang-gidrang

    bergelar pangeran perang
    kelihatan berpakaian kurang pantas
    namun dapat mengatasi keruwetan orang banyak
    yang menyembah arca terlentang
    cina ingat suhu-suhunya dan memperoleh perintah, lalu melompat ketakutan

    164.
    putra kinasih swargi kang jumeneng ing gunung Lawu
    hiya yayi bethara mukti, hiya krisna, hiya herumukti
    mumpuni sakabehing laku
    nugel tanah Jawa kaping pindho
    ngerahake jin setan
    kumara prewangan, para lelembut ke bawah perintah saeko proyo
    kinen ambantu manungso Jawa padha asesanti trisula weda
    landhepe triniji suci
    bener, jejeg, jujur
    kadherekake Sabdopalon lan Noyogenggong

    putra kesayangan almarhum yang bermukim di Gunung Lawu
    yaitu Kyai Batara Mukti, ya Krisna, ya Herumukti
    menguasai seluruh ajaran (ngelmu)
    memotong tanah Jawa kedua kali
    mengerahkan jin dan setan
    seluruh makhluk halus berada dibawah perintahnya bersatu padu
    membantu manusia Jawa berpedoman pada trisula weda
    tajamnya tritunggal nan suci
    benar, lurus, jujur
    didampingi Sabdopalon dan Noyogenggong

    165.
    pendhak Sura nguntapa kumara
    kang wus katon nembus dosane
    kadhepake ngarsaning sang kuasa
    isih timur kaceluk wong tuwa
    paringane Gatotkaca sayuta

    tiap bulan Sura sambutlah kumara
    yang sudah tampak menebus dosa
    dihadapan sang Maha Kuasa
    masih muda sudah dipanggil orang tua
    warisannya Gatotkaca sejuta

    166.
    idune idu geni
    sabdane malati
    sing mbregendhul mesti mati
    ora tuwo, enom padha dene bayi
    wong ora ndayani nyuwun apa bae mesthi sembada
    garis sabda ora gentalan dina,
    beja-bejane sing yakin lan tuhu setya sabdanira
    tan karsa sinuyudan wong sak tanah Jawa
    nanging inung pilih-pilih sapa

    ludahnya ludah api
    sabdanya sakti (terbukti)
    yang membantah pasti mati
    orang tua, muda maupun bayi
    orang yang tidak berdaya minta apa saja pasti terpenuhi
    garis sabdanya tidak akan lama
    beruntunglah bagi yang yakin dan percaya serta menaati sabdanya
    tidak mau dihormati orang se tanah Jawa
    tetapi hanya memilih beberapa saja

    167.
    waskita pindha dewa
    bisa nyumurupi lahire mbahira, buyutira, canggahira
    pindha lahir bareng sadina
    ora bisa diapusi marga bisa maca ati
    wasis, wegig, waskita,
    ngerti sakdurunge winarah
    bisa pirsa mbah-mbahira
    angawuningani jantraning zaman Jawa
    ngerti garise siji-sijining umat
    Tan kewran sasuruping zaman

    pandai meramal seperti dewa
    dapat mengetahui lahirnya kakek, buyut dan canggah anda
    seolah-olah lahir di waktu yang sama
    tidak bisa ditipu karena dapat membaca isi hati
    bijak, cermat dan sakti
    mengerti sebelum sesuatu terjadi
    mengetahui leluhur anda
    memahami putaran roda zaman Jawa
    mengerti garis hidup setiap umat
    tidak khawatir tertelan zaman

    168.
    mula den upadinen sinatriya iku
    wus tan abapa, tan bibi, lola
    awus aputus weda Jawa
    mung angandelake trisula
    landheping trisula pucuk
    gegawe pati utawa utang nyawa
    sing tengah sirik gawe kapitunaning liyan
    sing pinggir-pinggir tolak colong njupuk winanda

    oleh sebab itu carilah satria itu
    yatim piatu, tak bersanak saudara
    sudah lulus weda Jawa
    hanya berpedoman trisula
    ujung trisulanya sangat tajam
    membawa maut atau utang nyawa
    yang tengah pantang berbuat merugikan orang lain
    yang di kiri dan kanan menolak pencurian dan kejahatan

    169.
    sirik den wenehi
    ati malati bisa kesiku
    senenge anggodha anjejaluk cara nistha
    ngertiyo yen iku coba
    aja kaino
    ana beja-bejane sing den pundhuti
    ateges jantrane kaemong sira sebrayat

    pantang bila diberi
    hati mati dapat terkena kutukan
    senang menggoda dan minta secara nista
    ketahuilah bahwa itu hanya ujian
    jangan dihina
    ada keuntungan bagi yang dimintai
    artinya dilindungi anda sekeluarga

    170.
    ing ngarsa Begawan
    dudu pandhita sinebut pandhita
    dudu dewa sinebut dewa
    kaya dene manungsa
    dudu seje daya kajawaake kanti jlentreh
    gawang-gawang terang ndrandhang

    di hadapan Begawan
    bukan pendeta disebut pendeta
    bukan dewa disebut dewa
    namun manusia biasa
    bukan kekuatan lain diterangkan jelas
    bayang-bayang menjadi terang benderang

    171.
    aja gumun, aja ngungun
    hiya iku putrane Bethara Indra
    kang pambayun tur isih kuwasa nundhung setan
    tumurune tirta brajamusti pisah kaya ngundhuh
    hiya siji iki kang bisa paring pituduh
    marang jarwane jangka kalaningsun
    tan kena den apusi
    marga bisa manjing jroning ati
    ana manungso kaiden ketemu
    uga ana jalma sing durung mangsane
    aja sirik aja gela
    iku dudu wektunira
    nganggo simbol ratu tanpa makutha
    mula sing menangi enggala den leluri
    aja kongsi zaman kendhata madhepa den marikelu
    beja-bejane anak putu

    jangan heran, jangan bingung
    itulah putranya Batara Indra
    yang sulung dan masih kuasa mengusir setan
    turunnya air brajamusti pecah memercik
    hanya satu ini yang dapat memberi petunjuk
    tentang arti dan makna ramalan saya
    tidak bisa ditipu
    karena dapat masuk ke dalam hati
    ada manusia yang bisa bertemu
    tapi ada manusia yang belum saatnya
    jangan iri dan kecewa
    itu bukan waktu anda
    memakai lambang ratu tanpa mahkota
    sebab itu yang menjumpai segeralah menghormati,
    jangan sampai terputus, menghadaplah dengan patuh
    keberuntungan ada di anak cucu

    172.
    iki dalan kanggo sing eling lan waspada
    ing zaman kalabendu Jawa
    aja nglarang dalem ngleluri wong apengawak dewa
    cures ludhes saka braja jelma kumara
    aja-aja kleru pandhita samusana
    larinen pandhita asenjata trisula wedha
    iku hiya pinaringaning dewa

    inilah jalan bagi yang ingat dan waspada
    pada zaman kalabendu Jawa
    jangan melarang dalam menghormati orang berupa dewa
    yang menghalangi akan sirna seluruh keluarga
    jangan keliru mencari dewa
    carilah dewa bersenjata trisula wedha
    itulah pemberian dewa

    173.
    nglurug tanpa bala
    yen menang tan ngasorake liyan
    para kawula padha suka-suka
    marga adiling pangeran wus teka
    ratune nyembah kawula
    angagem trisula wedha
    para pandhita hiya padha muja
    hiya iku momongane kaki Sabdopalon
    sing wis adu wirang nanging kondhang
    genaha kacetha kanthi njingglang
    nora ana wong ngresula kurang
    hiya iku tandane kalabendu wis minger
    centi wektu jejering kalamukti
    andayani indering jagad raya
    padha asung bhekti

    menyerang tanpa pasukan
    bila menang tak menghina yang lain
    rakyat bersuka ria
    karena keadilan Yang Kuasa telah tiba
    raja menyembah rakyat
    bersenjatakan trisula wedha
    para pendeta juga pada memuja
    itulah asuhannya Sabdopalon
    yang sudah menanggung malu tetapi termasyhur
    segalanya tampak terang benderang
    tak ada yang mengeluh kekurangan
    itulah tanda zaman kalabendu telah usai
    berganti zaman penuh kemuliaan
    memperkokoh tatanan jagad raya
    semuanya menaruh rasa hormat yang tinggi

    http://nurahmad.wordpress.com/wasiat-nusantara/bait-terakhir-ramalan-jayabaya/

  15. Alhamdulillah, segala puja dan puji Bagi BAPAK. Meski yang tersampaikan tersuratkan belum semuanya pas benar, keberanian keyakinan menyuarakan bahasa cahaya harus ada manusianya, meski sendirian. Ibarat radio receiver -penerima sinyal denyut cahaya-, senantiasa asah dan pertajam band receivernya dengan kesamuderaan hati, kelembutan jiwa, dan kerendahan hati beserta senantiasa berangsangkaan yang baik pada Tuhan ALLAH.

  16. ASALAMUALAIKUM WR/WB…

    Sebelumnya saya mohon maaf apa bila diantaranya ada yang salah.
    Oya,dari sekian banyak artikel yang mencakup tentang suatu pandangan
    mengenai sosok yang bernama satria pininggit hanya disinilah baru saya
    menemukan kecocokan bahkan mungkin menurut penilaian saya pribadi 60/70% benar.
    Sosok satria pininggit merupakan sosok yang sembunyi didalam keterangan atau
    terang didalam kesembunyian hingga sulit dibedakan antara benda dengan maknanya.
    Didalam menelusuri sosok satria pininggit sama halnya dengan menelusuri kebenaran
    yang terkandung dalam ALQURAN suatu contoh jika ALQURAN mengatakan kita harus
    belok ke arah kanan maka baiknya kita ikuti dan jangan sesekali kita mencoba untuk belok
    kearah kiri karna bukan suatu jalan yang akan kita temui selain suatu kesesatan pada
    akhirnya sebab agama bukanlah akal agama juga bukan pendapat akan
    tetapi agama adalah TAUKHID/iman kepadanya/iman kepada ALLAH..
    Begitu juga dengan menelusuri sosok yang bernama satria pininggit baiknya tidak usah
    mendetil karna yang demikian tidak akan pernah untuk sesekali dapat menembus batas
    dari suatu penglihatan sosok yang tersembunyi diantara keterangan sebab satria pininggit
    bukanlah akal satria pinggit bukan pula pendapat akan tetapi satria pininggit adalah sejarah silam yang akan terulang.

    sekian dan terimakasih…..

    • Saya sependapat dengan anda. Makasih saudaraku. Kita sama-sama manusia bodoh. Wassalam. . (Yaman /14-11-2012).

  17. Ratu adil ataupun satria pininggit tidak pernah mengembor-gemborkan siapa dirinya, dia jeli dan cukup realistis sebab kalau nampak dalam arti muncul sebelum tiba pada waktunya takut nanti diculik oleh kaum-kaum yang merasa kontra dengan kemunculanNya, apa lagi kamu pake menyebut nama ALLAH segala karna yang demikian nerakalah sebagai jaminanNya.

    • @manusia bodoh. Anda benar. Sampai saat ini kita juga tidak tahu siapa yang menulis artikel SATRIO PININGITTM. Keyakinan saya penulisnya adalah SATRIO PININGIT yang sejati karena dia mampu bersembunyi di balik tulisannya.

    • Bukan ajaran baru bukan pula ajakan. Setahu saya tulisan itu adalah history penulisnya yaitu SATRIO PININGIT yang sejati. . (Yaman /14-11-2012).

  18. Habitat saya adalah selalu mempelajari akibat kemudian mencari tahu sebabnya. Kebiasaan ini sudah berlangsung lama. Saya terinspirasi dengan cara dokter mendiagnosis penyakit yang diderita oleh pasiennya.
    Penyakit adalah sebuah akibat. Dokter akan mempelajari akibat berdasarkan gejala-gejala dan indikasinya dengan cara yang sangat teliti bila perlu dengan menggunakan berbagai macam peralatan canggih dan test laboratorium dsb. Setelah mengetahui akibat (penyakit) maka dokter akan memberi pasien obat untuk mengatasinya sebagai solusi. Dokter yang bijak akan menyampaikan kepada pasien “penyebab” penyakit yang dideritanya dibarengi nasehat-nasehat yang bersifat medis. Pasien yang bijak tentu akan memetik sebuah hikmah bahwa “kesehatan” adalah Karunia Allah yang patut dijaga, dirawat, dan disyukuri.

    Berangkat dari analogi di atas saya menganggap tulisan SATRIO PININGIT MUNCUL adalah “sebab” karena itu, untuk sementara saya mengenyampingkan dulu untuk membahasnya. Saya lebih tertarik mempelajari dan mencermati komentar-komentar pembaca karena bagi saya komentar tersebut adalah sebuah “akibat” yang patut dianalisa.

    Yang paling menarik bagi saya adalah komentar-komentar dari orang yang mengatasnamakan dirinya sebagai RATU ADIL (RA). Komentar beliau sangat kekanak-kanakan. Kalimat-kalimat beliau tidak ada bedanya dengan kalimat yang diucapkan oleh orang yang sedang kesurupan setan. Sepertinya beliau kayak orang yang kebakaran jenggot, mencak-mencak berteriak tidak karuan. Beliau sangat emosional dan temperamental. Beliau butuh pengakuan dari orang lain tapi celakanya tak seorangpun yang mau mengakuinya. Cara berkomentar RA terasa lucu dan menggelikan !. Dari gaya bahasanya dan meteri tulisannya patut diduga bahwa orang yang mengatasnamakan dirinya RA dia juga yang mengatasnamakan dirinya Khalifah Almahdi.

    Ada komentar yang hanya cenderung ingin menunggangi tulisan SATRIO PININGIT MUNCUL. Sepertinya orang itu hanya ingin mengail di air yang keruh. Contohnya sebagaimana yang disampaikan oleh orang yang mengaku bernama R. Sari, Ibunda Ratu Adil, Satrio Piningit, dan Pak Mintu.
    Ada juga komentar yang menuduh tulisan SATRIO PININGIT MUNCUL adalah cerpen fiktif, karangan bebas dan tidak ilmiah. Komentar ini disampaikan oleh orang yang mengaku bernama Muh. Age dan Hamba Allah. Ada yang berkomentar dengan gaya bahasa sinisme yaitu orang yang mengaku bernama Shillar, Rono Kartiko, Abdullah, Pangeran Bapak dan Sampurna. Yang berkomentar dengan gaya bahasa sarkasme adalah: Angin Malam, Bolodewoto, Ardi, Ega, Pegamber Kucuk dan Wahyu.
    Selain yang kontra sebagaimana yang tersebut di atas ada yang memberi dukungan terhadap tulisan SATRIO PININGIT MUNCUL seperti yang disampaikan oleh Pasha, Sudirman, Javanisis, Ramadhan Mulia, H.Abdullah, dan Manusia bodoh. Marilah kita hargai sikap rekan-rekan yang mendukung kebenaran tulisan SATRIO PININGIT MUNCUL. Tentu saja mereka juga memiliki akal fikiran dan hati nurani.
    Terhadap mereka yang tidak mendukung juga perlu kita hargai dan beri tempat yang lapang untuk berbeda pendapat. Hanya saja perlu kita lakukan introspeksi terhadap diri kita, apakah cara-cara kita menyampaikan pendapat sudah menggunakan bahasa santun dan beretika ?. Apakah kita tidak emosional dan merasa sok benar sendiri ? Apakah kita tidak memfitnah orang itu ? Apakah kita tidak menuduh seseorang melakukan perbuatan yang tidak dilakukan oleh orang itu ? Orang itu hanya menulis dan menyampaikan pendapatnya. Janganlah kita bersikap arogan kemudian dengan segala kepongahan yang ada di dalam diri kita lantas kita seenaknya menghakimi orang itu, apalagi dengan menggunakan bahasa Jawa yang sangat kasar!. Begitukah cara orang tua mendidik dan mengajari kita ?. Atau jangan-jangan memang kita ini kurang (di) ajar oleh orang tua kita!

    Dalam sejarah kerasulan, Nabi Muhammad SAW ketika pertama kali membawakan risalahnya, beliau (di) kurang ajari oleh orang-orang arab Jahiliyah. Beliau difitnah dan dituduh macam-macam, bahkan dikejar-kejar mau dibunuh oleh penduduk Mekah. Beliau mendapat sambutan dan diterima baik oleh ummat saat beliau hijrah ke Medinah. Saya tidak bermaksud mensejajarkan apalagi menyamakan penulis Satrio Piningit Muncul dengan kedudukan nabi Muhammad, karena hal itu adalah suatu kemustahilan bagi saya dan kita semua. Saya katakan ini semata-mata hanya ingin mengajak agar kita semua belajar bersikap santun dalam menyampaikan pendapat. Bukankah Nabi Muhammad telah menyampaikan di dalam hadistnya bahwa “ Perbedaan pendapat ummatku adalah sebuah rahmat”. Marilah kita jabarkan dan aplikasikan di dalam diri kita, di dalam hidup kita tentang makna hadist tersebut jika memang benar kita ini sebagai pengikut setia Nabi Muhammad. Sebagi ummat islam, kita juga sudah harus siap menerima kenyataan akan kebenaran hadist Nabi Muhammad SAW bahwa:

    “Ummatku kelak akan terpecah menjadi tujuh puluh tujuh golongan. Hanya satu golongan saja yang benar”. Menurut saya, makna yang tersirat dari hadist tersebut adalah agar kita menghargai pendapat golongan lain. Kebenaran yang kita yakini selama ini sifatnya relatif, karena itu hargailah pendapat orang lain. Kita sendiri belum tentu benar, lantas kenapa kita harus menghakimi orang lain ?

    Saya tidak berada di posisi yang mendukung. Saya juga tidak berada pada posisi yang tidak mendukung tulisan SATRIO PININGIT MUNCUL. Lebih tepat jika saya katakan bahwa saya mendukung pendapat Indera Susanti dan Manusia bodoh. Saya berjanji, suatu waktu, jika saya ada waktu yang cukup saya akan membaca dengan seksama tulisan SATRIO PININGIT MUNCUL, dan saya juga akan menyampaikan pendapat saya. Lebih baik pelan-pelan daripada tergesa-gesa berkomentar. Semua yang dilakukan secara tergesa-gesa maka hasilnya kurang baik karena salah satu sifat manusia yang dikuasai oleh hawa nafsunya memiliki kecenderungan sifat yang tergesa-gesa.

    Wassalam
    11 dzulhijjah 1433

  19. Semarang,15 November 2007
    Ditemani Gudang Garam Surya
    Gudang air mata,Garam kehidupan, Surya pencerahan
    Bravo IMAM MAHDI, para kekasih tak sabar menanti

    Hidayah datang tak pandang bulu
    Merasuk kedasar keyakinan,sepenuhnya atas kuasaNYA
    salam bagi semua “orang gila” Semoga kita segera bersua.
    Puisi ini adalah puisi orisinil penulis, yang diilhami dari mimpi 7 kali berjumpa IMAM MAHDI alias RATU ADIL alias SATRIO PININGIT alias AVATAR alias SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU alias
    “MALIKUL MUQSITH”
    Allah Subhaanahu Wataaala memberi GELAR KHUSUS sosok orang yang menerima wahyu diakhir zaman ini dengan gelar dan panggilan “MALIKUL MUQSITH”
    MALIKUL – MUQSITH bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti RAJA ( PENEGAK ) KEADILAN alias RATU ADIL.
    Dia menerima wahyu untuk meluruskan kembali ajaran Nabi Muhammad yang sudah banyak di selewengkan, ditambah – dikurangi serta di putar balikkan. Wahyu yang diterima bukanlah wahyu KENABIAN sehingga jelas tidak membawa AGAMA BARU, dan orang yang menerima wahyu ini sangat tidak pantas dan SALAH BESAR jika di sebut NABI BARU.
    IMAM MAHDI adalah sebutan atau istilah yang lain untuk sosok yang dipanggil ALLAH dengan MALIKUL MUQSITH ini, ia NYATA dan memang benar – benar ADA. IMAM MAHDI berarti pemimpin pemberi petunjuk . RATU ADIL juga menerima wahyu kepemimpinan dalam arti RATU ADIL adalah orang yang memang dipilih ALLAH dan DIPERINTAH untuk memimpin dan membenahi negeri ini (NUSANTARA). Dalam konteks Indonesia yang sempit, beliau menjadi RATU ADIL dan dalam kapasitas yang lain dalam konteks dunia yang lebih luas beliau menjadi IMAM MAHDI.

    Di zaman kelak Ratu Adil memimpin, kebenaran dan HUKUM ILAHI akan benar – benar ditegakkan. Meskipun beliau seorang muslim yang taat menjalankan syariat, tapi beliau memiliki toleransi dan apresiasi yang tinggi dengan semua pemeluk agama dan semua aliran kepercayaan. Beliau mengayomi semua golongan dengan keadilan, kebenaran, dan kejujuran. Beliau didampingi oleh ruh – ruh para Nabi dari semua AGAMA BESAR di dunia, baik Isa, Muhammad, Musa, Daud, Adam, Sri krisna, & Sidharta Gautama. Selain itu turut mendampingi beliau ruh leluhur Pulau jawa yaitu Sunan Lawu alias Brawijaya Pamungkas, Eyang Sabdo Palon dan Naya Genggong. Selain itu turut mengawal beliau ruh-ruh seluruh raja NUSANTARA yang bertaqwa .Juga banyak ratusan ruh wali-wali dari semua agama di sepanjang sejarah umat manusia . Allah tidak tanggung – tanggung dalam menurunkan seluruh KEKUATANNYA untuk mewujudkan tata kehidupan dunia yang lebih spirituaL dan lebih manusiawi. Kekuatan Allah itu dititipkan sebagai fasilitas perjuangan kepada IMAM MAHDI – RATU ADIL dan PASUKANNYA. Alangkah berbahagia jika anda yang membaca tulisan ini bisa ambil bagian menjadi pasukan MALIKUL MUQSITH ini.

    Penulis sebelumnya adalah orang yang skeptis akan RATU ADIL yang menurut penulis itu Cuma MITOS. Tetapi petunjuk mimpi yang beruntun sebanyak 7 kali dalam kurun waktu th. 2005 – 2007, telah merubah pandangan dan keyakinan penulis secara drastis dan radikal – karena disetiap mimpi, gambarannya begitu jelas dan gamblang. Serta “ndilalah” semua informasi dari ketujuh petunjuk mimpi bisa terekam rinci dalam ingatan penulis. Selain berisi banyak informasi, petunjuk mimpi itu juga memberi beberapa terapi atau METODE PEMBERSIHAN JIWA TERBAIK MENURUT VERSI ALLAH SWT, sehingga berpengaruh dahsyat bagi lahir batin penulis.

    Tulisan ini adalah media bagi penulis untuk berbagi pengalaman dan mempromosikan keyakinan yang nyata. Dan semoga berguna sebagai sarana untuk menjembatani pemahaman masyarakat terhadap keberadaan Beliau yang sebenarnya memang nyata adanya. Penulis prihatin dengan banyaknya orang yang mengaku – aku menerima wahyu tanpa bisa memberi bukti kongkrit yang meyakinkan bahwa mereka (yang ngaku-ngaku itu) benar – benar menerima wahyu. Sebagai panduan agar masyarakat tidak dibodohi maka penulis ingin menginformasikan bahwa orang yang menerima wahyu :

    1. Kenal akrab dengan Malaikat Jibril sebagai Malaikat Penyampai Wahyu. Dan tahu secara rinci tentang Jibril- termasuk bunyi redaksi tasbih malaikat jibril kepada Allah.Begitu pula bacaan tasbih dari Malaikat – Malaikat yang lain, Imam Mahdi yang sanggup berkomunikasi dengan mereka pasti tahu bacaannya semua.

    2. Jika benar seseorang menerima wahyu, dia pasti juga mengalami pembersihan jiwa langsung dari Allah sebagaimana Nabi Muhammad mengalaminya. Mengapa ? karena untuk menerima wahyu suci, jiwa seorang penerima wahyu HARUS disucikan dulu oleh Dzat yang Maha Suci untuk sanggup menerima wahyu yang suci.

    3. Sebagai sesama penerima wahyu, seorang IMAM MAHDI atau apapun istilah dan namanya pasti sangat mengenal SELUK BELUK nabi – nabi sebelumnya yang juga menerima wahyu. Meskipun dalam konteks IMAM MAHDI wahyu yang turun bukanlah wahyu kenabian, tetapi pasti seorang IMAM MAHDI mengenal dengan rinci rahasia yang dimiliki Nabi Muhammad, begitu juga nabi – nabi sebelumnya. Sebagai cara untuk mengetes misalnya :
    a. Seorang IMAM MAHDI pasti tahu dan bisa menunjukkan bacaan tasbih Nabi Daud kepada Allah.
    b. Imam Mahdi pasti tahu hadist – hadist Nabi Muhammad yang di palsukan atau yang TAK PERNAH SAMPAI kepada kita karena sebab – sebab tertentu padahal dulu hadist itu benar – benar ada.
    c. Imam Mahdi pasti tahu kapan dan pada usia berapa Nabi Isa wafat, dan tahu bunyi doa yang dipanjatkan Nabi Isa saat diizinkan Allah menghidupkan orang yang sudah mati.

    4. Bila benar seorang RATU ADIL sejati yang menerima WAHYU KEPEMIMPINAN, dia pasti :
    a. Mengerti kunci untuk membuka harta karun NUSANTARA dan seluruh kekayaan alam yang berguna untuk membangun kemakmuran rakyat.
    b. Sanggup meluruskan sejarah perjalanan bangsa yang diputarbalikkan.
    c. Mengerti cara yang paling tepat dalam memimpin dan mengatur INDONESIA.

    Minimal pertanyaan – pertanyaan diatas jika bisa di jawab oleh siapa saja yang mengaku – aku dan ia bisa menunjukkan dengan meyakinkan, maka BER BAI’AT LAH karena seorang IMAM MAHDI yang sejati pasti bisa menjawab semua pertanyaan yang sangat mendasar dan eksistensial itu.
    Baiklah, kami kira masih banyak petunjuk mimpi yang tidak semuanya bisa saya ungkapkan-kecuali jika anda meyakini karena didorong oleh rasa pencarian sejati layaknya seorang pencari kebenaran ALLAH yang hakiki.

    Cukup sekian semoga tulisan ini bisa berguna……amin.
    Sekian..

    Tertanda,
    01’12’2007
    Sunan Kuning Penebar Pesona
    Indonesia

    Keyakinan lebih berharga dari kajian seribu kitab
    Wacana diatas bertujuan untuk menjembatani pemikiran rakyat, Terima kasih atas kesediaannya untuk menyebar luaskan informasi diatas.
    salam
    ===========
    sunan kuning penebar pesona Says:
    December 6th, 2007 at 11:03 pm
    PANTUN GELOMBANG CINTA
    ( JERIT HATI DAN HARAPAN RAKYAT JELATA )
    Oleh : Maulana Mahbub Al – Majnun

    NUSANTARA NEGERI YANG KAYA
    TEMPAT KORUPTOR BERPESTA PORA
    HUKUM HANYA MILIK YANG KAYA
    KESEWENANG – WENANGAN MERAJALELA

    SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA
    LIHAT ORANG SUSAH MALAH TERTAWA
    BENCANA JADI OBYEK WISATA
    PENGGAL SAJA BIANG KEROKNYA

    DUNIA DISEMBAH LAYAKNYA TUHAN
    AGAMA JADI BAHAN CEMOOHAN
    TAK DIRASA SEMUA PERINGATAN
    NUSANTARA NEGERI KUTUKAN

    BEBAN HIDUP SEMAKIN BERAT
    ORANG BAIK BERUBAH JAHAT
    TOBAT NASIONAL SUDAH TERLAMBAT
    NUSANTARA MENUJU KIAMAT

    KAMI WONG CILIK INGIN MENGADU
    KEPADA SIAPA KAMI TAK TAHU
    BERULANG KALI NYOBLOS PEMILU
    TAPI KAMI SELALU TERTIPU

    NASIB KAMI TAK PERNAH MENENTU
    SAMPAI KAPAN KAMI TAK TAHU
    BERHARAP – BERDOA SEPANJANG WAKTU
    KAPAN LAKU GELOMBANG CINTAKU ?

    KAMI WONG MLARAT PALING NGGAK KUAT
    BILA MELIHAT TINGKAH POLAH PEJABAT
    SEMUCI – SUCI DAN SEOLAH NINGRAT
    PADAHAL DIBELAKANG, . . . . BEJAT

    KAMI WONG CILIK CUMA INGIN TAHU
    INI MEMANG BENAR ATAU CUMAN ISU ?
    AKAN MUNCUL SEORANG RATU
    YANG MEMIMPIN ATAS PERINTAH WAHYU

    KEYAKINAN TAK BUTUH PEMBUKTIAN
    MANUSIA BEBAS TENTUKAN PILIHAN
    DIPUNCAK ZAMAN KEHANCURAN
    ADAKAH JENDRAL BERHATI INTAN ?

    AKU MEMANGGILMU KSATRIA NUSANTARA
    KARENA DHARMAMU PADA KEBENARAN
    WALAU NASIBMU TERLUNTA – LUNTA
    SEMOGA ENGKAU BEROLEH PANGAYOMAN

    AKU MEMANGGILMU PANDITA NUSANTARA
    KARENA LAKUMU – LAKU YANG SUCI
    WALAU DIHEMPAS BADAI DERITA
    SEMOGA HIDUPMU SELALU DIBERKATI

    MANUSIA PICIK GAMPANG BERMUSUHAN
    LANTARAN NAIF MEMAKNAI FIRMAN
    BILA TAK TURUN WAHYU KEPEMIMPINAN
    PENAFSIRAN EGO MENJADI TUHAN

    UMAT MENCARI – CARI DISAAT SEKARAT
    SOSOK MANUSIA YANG MENERIMA WAHYU
    MELURUSKAN KEMBALI AJARAN NABI MUHAMMAD
    BUKAN WAHYU AGAMA BARU

    NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
    TERBITNYA FAJAR – SANG MENTARI HARAPAN
    LANGKAH AVATAR SANGAT HATI – HATI
    GELAP MALAM PENUH JEBAKAN

    SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
    MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
    TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
    JUGA ILMU PENERAWANGAN TERTINGGI

    KELUAR MASUK PURA MANGKUNEGARAN
    ALLHAMDULILLAH ORA KONANGAN
    KELUAR MASUK RUMAH PEJABAT
    TETAP SAJA TIDAK TERLIHAT

    SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
    MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
    TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
    JUGA PENERAWANGAN GAIB TERTINGGI

    KECUALI OLEH MEREKA YANG DIKEHENDAKI
    DIANTARA HAMBA – HAMBA SEJATI
    YANG RELA MEMPERSEMBAHKAN DIRI
    DEMI TEGAK HUKUM – KEADILAN ILAHI

    NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
    SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
    SEDERHANA, TAK BANYAK KONSEP TEORI
    CUKUP MENGAMBIL YANG TULUS SUCI

    RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
    TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
    MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
    HANYA JALANKAN AMANAH ILLAHI

    RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
    TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
    CUKUP MENCETAK KADER MUMPUNI
    LALU MENGHILANG BAK DITELAN BUMI

    KITA SAMPAI DIBATAS WAKTU
    KEBENARAN SEJATI MENUNTUN LAKU
    LETAKKAN SEMENTARA PEMAHAMANMU
    KITA DENGARKAN PENUTURAN WAHYU

    BAGI YANG SUNGGUH MEMBUKA HATI
    DENGAN POLOS TANPA PRASANGKA
    SATRIO – PINANDITA SIAP MENEMANI
    SAMPAIKAN KEBENARAN APA ADANYA

    TABIR MASA MEMBUNGKUS RAHASIA
    KAYAKAN CERITA AKAN NUANSA
    BERDETAK JANTUNG KARENA ASA
    MENGUJI NYALI JIWA PERKASA

    WAHAI APARAT – PENEGAK HUKUM NEGARA
    WAHAI ULAMA – PANDITA NUSANTARA
    WAHAI PUTRA – PUTRA TERBAIK BANGSA
    APAKAH AKAL DAN NURANIMU BUTA !!

    • Sunan Kuning Penebar pesona, yang baik dan bijak. Saya Yaman Al Bughury mengatakan bahwa kita seiring dan sejalan dalam mencari kebenaran sejati. Saya meyakini mimpi anda selama tujuh kali berturut-turut (2005-2007) adalah benar-benar petunjuk penting dari Allah SWT yang disebut sebagai ilham.
      Ada empat point pertanyaan Sunan yang kurang lebih hampir sama dengan pertanyaan yang ada di dalam hati saya. Pertanyaan-pertanyaan tersebut saya dapat jawabannya setelah saya membaca secara seksama dan penuh kehati-hatian artikel yang judulnya SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL. Saya memiliki keyakinan bahwa penulis artikel tersebut adalah SATRIO PININGIT yang sejati.
      Keyakinan saya dilandasi oleh beberapa hal sbb :
      1. Beliau adalah pemeluk islam yang taat. Umur 20 tahun beliau sudah mendapatkan Lailatul Qadr dimana beliau telah mendapatkan nurul Muhammad. Umur 34 tahun beliau naik mi’raj ke langit yang ketujuh. Di sidratul muntaha dia berjumpa dengan malaikat Jibril alaihissalam. Dikenal secara akrab. Gelar Imam Mahdi beliau dapatkan setelah berjumpa dengan malaikat Jibril.
      2. Saya meyakini kalau beliau telah dibersihkan jiwanya oleh Allah SWT. Tidak mungkin beliau bisa naik ke langit sebelum jiwanya dibersihkan. Pola pembersihannya tentu saja berbeda dengan yang Allah lakukan terhadap nabi Muhammad dulu, sebab beliau bukanlah seorang nabi. Bukti bahwa beliau pernah naik ke langit, beliau tuliskan semua di artikel SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL .
      3. Beliau mengenal semua seluk-beluk semua nabi-nabi bahkan rahasia nabi Muhammad beliau ketahui semua. Secara Haqiqi apa yang dikatakan beliau tidak ada yang bertentangan dengan Alqur’an dan hadist. Beliau tahu tasbih nabi Daud, tahu hadist nabi yang tidak pernah sampai kepada ummat dan tahu usia wafatnya nabi Isa serta bacaan nabi Isa saat menghidupkan orang mati. Beliau mengatakan “aku ini hanya menggenapkan. Hanya satu yang sendiri yaitu Tuhan” . Pernyataan yang sangat bermakna luas dan dalam yang maknanya beliau tahu semua. Dan semua rahasia Tuhan.
      4. Dalam tulisannya yang saya baca dan yang saya fahami, tidak secara explisit dikatakan bahwa beliau dapat membuka harta karun nusantara. Mungkin beliau tidak ingin pembaca menerima beliau karena diiming-imingi harta karun . Boleh jadi harta karun itu sudah berada dalam genggaman beliau yang tidak ada manfaatnya untuk disampaikan kepada pembaca. Sebagai pemimpin “kebenaran” tentu beliau tahu metode yang tepat memimpin Indonesia. Sebagai pemimpin “kebenaran” tentu beliau akan meluruskan sejarah yang selama ini telah banyak dibengkokkan oleh bangsa ini.

      Andaikan saja saya dapat menjumpai beliau maka saya ingin BERBAI’AT kepada beliau, saya ingin berbai’at dengan mengatakan “saya meyakini bahwa beliau adalah SATRIO PININGIT sejati dan IMAM MAHDI yang sejati”.
      Karena saya tidak tahu harus buat apa dan bagaimana maka bai’at saya kepada beliau saya aplikasikan dalam bentuk tulisan dengan menjawab semua komentar-komentar yang muncul mengomentari tulisan beliau. Hanya ini yang bisa saya lakukan, Sunan. Wassalam . (Yaman /14-11-2012).

      • Bapak Yamani anda benar benar intelektual yang Berani, Pandai, dan Cerdik, anda mengulas, menulis, mengkritisi, bahkan membuat pernyataan dengan Cermat, dan Tegas. luar biasa!, sy sungguh kagum padamu. terimakasih atas komentarnya. salam.

  20. Saya membaca tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL (SPTM) pada tanggal 4 November 2012. Yang menarik bagi saya bukan pada dua kata; SATRIO PININGIT (SP)nya oleh karena SP sudah tidak asing bagi saya dan kita semua karena sudah banyak buku-buku yang mengupas tentang SP yang bisa kita jumpai di toko buku atau di pasar-pasar. Saya justru lebih tertarik pada dua kata di belakangnya yaitu “TELAH MUNCUL”. Dari buku-buku atau artikel-artikel yang telah saya baca umumnya hanya mengupas tanda-tanda kemunculan SP, sifat-sifat dan karakternya secara umum berdasarkan ramalan jayabaya, tanpa ada uraian penjelasan yang kongkrit dan rasional, kalau toh buku/artikel tersebut disertai penjelasan maka uraian didasari oleh rekaan-rekaan atau ilusi/halusinasi penulisnya. Belum ada buku atau artikel yang secara tegas tanpa ragu-ragu menyampaikan berita atau informasi bahwa SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL. Disinilah letak keistimewaan tulisan/artikel ini. secara pribadi saya menilainya sebagai yang terbaik dan yang terakurat.

    SPTM bukan karangan bebas apalagi jika disebut karangan fiksi. Lebih keliru lagi jika dikatakan tulisan yang tidak ilmiah dan menuntut referensi segala. Mana ada buku atau artikel SP yang ilmiah, semuanya fiksi. SPTM tidak bisa disebut karangan fiksi. Lebih tepat jika dikatakan history penulisnya. Tentu tidak arif bagi kita jika mau mengomentari apalagi mengoreksi history orang lain. Lebih keliru lagi jika kita menghakiminya dan menjatuhkan vonis bahwa orang itu “salah”. Bagaimana jika apa yang dikatakan oleh orang itu ternyata benar!. Dan seiring waktu yang berjalan, kemudian Allah memunculkan kebenaran orang itu!.

    Dalam sejarah kerasulan nabi Muhammad SAW beliau juga pernah dituduh sebagai pembual, pendusta, dan pembohong ketika beliau menceritakan apa yang beliau alami saat diperjalankan dari masjidil haram ke masjidil aksa kemudian mikraj dari masjidil aksa ke sidratul muntaha. Semua umat islam yang saat itu mendengarkan penyampaian history nabi, satu per satu meninggalkannya kemudian tampillah sahabat nabi Abu Bakar berdiri dan mengatakan “apapun yang dikatakan oleh Muhammad maka saya akan mempercayainya dan meyakininya”. Mendengar Abu Bakar bersuara lantang maka ummat yang tadinya sudah berdiri dan ingin meninggalkan nabi terpaksa duduk kembali. Karena sikap ksatria dan teguh pendiriran dalam diri Abu Bakar itulah sehingga dia digelari “assyiddiq” yang artinya orang yang sangat yakin.

    Andaikan saja semua pembaca atau semua orang tidak mempercayai tulisan SPTM (SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL) sebagai sebuah kebenaran maka biarlah saya saja; H. Muhammad Yaman Albhugury yang percaya dan yakin akan kebenaran history SP tersebut. Dari satu orang kelak akan berkembang menjadi sepuluh, seratus, seribu, dan tak terhingga. Saya meyakini bahwa penulis SPTM adalah SATRIO PININGIT sejati. Kesejatiannya sangat nampak dari gaya bahasa yang dia gunakan. Dia menyampaikan pesan melalui kalimat kemudian dia bersembunyi di balik kalimat itu. Sepintas terkesan bahwa penulis adalah orang kedua padahal bukan!. Penulis adalah orang pertama. Penulis adalah saksi sekaligus sebagai pelaku. Penulis menyampaikan history perjalanannya sendiri diselipi pemahaman-pemahaman penulis sendiri untuk meluruskan pemahaman ummat yang selama ini keliru.

    Materi tulisan SP-TM yang selain history perjalanan SP sendiri, juga sarat dengan hal-hal yang bersifat empirik baik yang telah dia lakukan maupun proyeksinya ke masa kini maupun masa yang akan datang. Jati diri SP dalam tulisan SP-TM juga dibuka seutuhnya. Dia mengatakan; SP adalah anak dewa berwujud manusia. Ibunya perempuan Jawa bernama Rukmini, dia lahir di kota Makassar. Bapaknya adalah nabi Hidir atau SP adalah titisan nabi Hidir. Sangat jelas bagi kita bahwa SP bukan “dewa”. SP bukan nabi. SP tidak butuh puji-pujian dari ummat manusia. Dia berwujud manusia karena dia lahir dari rahim manusia sebagaimana manusia lainnya. Bahwa ada ibu lainnya yaitu Ibu Pertiwi sesungguhnya bahasa kiasan semata. Sungguh betapa bodohnya kita jika menganggap ibu pertiwi adalah manusia. Ibu Pertiwi itu adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia, tanah tumpah darah kita. Kita semua adalah anak-anak ibu pertiwi. Sama halnya dengan SP dia juga anak ibu pertiwi. Dia juga berhak diberi tempat untuk mengambil peran aktif di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

    Dalam tulisan SP-TM juga disebutkan senjata “trisula weda”. Selama ini kita berasumsi bahwa senjata trisula semacam senjata yang terbuat dari besi yang pada bagian atasnya terdapat besi berujung lancip yang berkaki tiga sebagaimana yang biasa digunakan para pendekar di film-film silat, berarti SP itu pendekar silat, suka bertapa di gua-gua keramat dan punya banyak guru-guru kebatinan dsb.dsb. Ternyata, senjata trisulaweda hanya bahasa kiasan saja. Senjata trisulaweda menyangkut peran atau ilmu yang digunakan SP dalam menjalankan misinya. Trisula adalah laku peran dia sebagai Imam Mahdi, Yesus Kristus, dan nabi Isa.

    Selama ini kita dibuat bingung karena banyaknya figur yang dinantikan oleh ummat manusia yang akan muncul di akhir zaman. Orang islam menunggu Imam Mahdi dan nabi Isa sementara orang nasrani menunggu Yesus Kristus. SP mempertegas dan menjelaskan kepada kita bahwa sesungguhnya imam mahdi, yesus kristus, dan nabi isa adalah senjataku adalah trisulaweda adalah laku peran SP seorang diri. SP menguraikan secara sistematis bagaimana dia bisa mendapat gelar sebagai imam mahdi. Ini mulai ia tapaki sejak umur 20 tahun saat mendapatkan Lailatul Qadr, kemudian pada umur 34 tahun dia mi’raj naik ke langit. Jiwanya diisi dengan 4 macam ilmu. SP menjelaskan semua tujuan dan peruntukan ilmu-ilmu tersebut, SP juga menjelaskan tugas-tugas dia sebagai imam mahdi, yesus kristus, dan nabi Isa.

    SP juga menegaskan bahwa dia tidak membawa ajaran. Dia tidak membenarkan agama Muhammad (islam) dan tidak juga menyalahkan agama-agama lainnya. Dia semata-mata hanya “membenarkan” Al-qur’an, karena Al-qur’an adalah hudanlinnas; petunjuk bagi manusia. Inti Al-qur’an adalah Laa Ilaaha Illallah. Tidak ada Tuhan selain Allah. Kalimat itulah yang akan ditegaskan oleh SP di muka bumi ini. Penegasan SP bahwa dia tidak membawa ajaran dapat ditafsirkan bahwa tidak akan ada manusia yang akan diajari. Bagaimana caranya mau diajari kalau kenal atau ketemu saja tidak mungkin!. SP menegakkan kalimat tauhid seorang diri saja dengan cara yang hanya diketahui oleh SP seorang diri. Dia memiliki bala tentara/pasukan akan tetapi semuanya gaib. Pemimpin (imam) pasukan tersebut adalah SP yang melakoni perannya sebagai imam mahdi, pada lain kesempatan dia melakoni perannya sebagai yesus kristus, kemudian lain waktu sebagai nabi isa, semuanya dia jalani tanpa ada manusia yang mengetahui. Bukti bahwa pekerjaannya telah selesai dikerjakan adalah dengan munculnya “keajaiban” langit. Saat itulah manusia akan tercengang dan ketakutan!. Meski begitu kita juga tetap tidak akan mungkin tau dimana SP berada.

    Jika begitu tujuannya lantas, mengapa kita begitu mudahnya mengatakan dan menuduh tulisan SP-TM, menyesatkan atau mau merusak akidah islamiyah?!. Bukan hanya akidah islamiyah saja, tapi SP-TM juga tidak bermaksud merusak akidah nasraniah serta akidah-akidah agama-agama lainnya. Tugas SP bukan untuk melaksanakan syiar islam dengan kalimat syahadat (kalimat persaksian), tugas SP hanya sebatas menegakkan kalimat tauhid “Laa ilaaha illallah”.SP bekerja untuk dan atas nama Allah semata, Karena itu dia harus memingit dirinya sampai kapanpun.

    Secara logika dan tentu saja akal sehat membenarkan kalau SP harus memingit terus dirinya sampai kapanpun. Hanya itu satu-satunya cara kerja yang paling ideal buat dirinya. Dia bekerja bukan hanya untuk orang Jawa saja atau untuk bangsa Indonesia saja tapi untuk seluruh bangsa-bangsa dan seluruh agama-agama yang ada di muka bumi ini. Patut disyukuri karena SP telah menyatakan dirinya sebagaimana tulisannya dalam SP-TM meski kita tidak akan mungkin tau siapa, dimana, dan bagaimana wujud, bentuk, rupa, dan wajahnya.
    Sudah merupakan perintah Allah bahwa kebenaran harus disampaikan meskipun pahit rasanya. SP telah menyampaikan kepada kita semua bahwa dia telah muncul akan tetapi ada segelintir orang khususnya suku Jawa, orang yang sesuku dengan SP yang tega menghinanya. Apa yang dialami oleh SP saat ini persis sama dengan yang dialami oleh nabi Muhhammad dulu. Saat beliau pertama kali diangkat sebagai rasul Allah (usia 40 tahun) beliau diperintahkan menyatakn dirinya sebagai seorang rasul di hadapan sukunya. Apa yang terjadi?. Nabi ditertawai, diejek, dan dihina, bukan hanya sampai di situ saja bahkan nabi dikejar-kejar, dilempari batu dan dihunuskan pedang mau dibunuh. Sepuluh tahun nabi merasakan pahitnya menyatakan diri kemudian Allah memerintahkan nabiNya untuk hijrah ke Madinah. Penduduk Madinah dengan hati yang terbuka menyambut kedatangan nabi Allah. Di Madinah, nabi menyusun kekuatan untuk menyerang masuk ke Mekkah. Menyerang sukunya sendiri. Akan tetapi tidak ada setetes darah pun yang tertumpah sebab sukunya bertekuk lutut lebih dulu karena ketakutan melihat kekuatan bala tentara pasukan nabi. Saya pikir tentu SP juga tidak mau terus-menerus merasakan pahit akibat penghinaan orang-orang termasuk oleh orang yang sesuku dengan dia. SP tentu akan membuat perhitungan untuk melakukan penyerangan terhadap siapapun yang menolak kebenaran yang telah ia sampaikan apalagi terhadap orang-orang yang telah menghinanya. Pasukan SP adalah pasukan gaib yang hanya tahu membuat kerusakan. Pasukan itulah yang akan merusak hidup dan kehidupan orang-orang yang menolak kebenaran SPTM. Tidak ada cara untuk menghindar dari amukan pasukan SP karena pasukan itu tidak dilihat secara kasat mata.

    Terakhir, saya ingin menyampaikan pesan untuk kita semua. Pesan ini berasal dari orang culas dan para pecundang. Katanya; paling enak jadi komentator karena merasa sok paling benar sendiri apalagi kalau menggunakan bahasa Jawa dengan kata-kata kasar sebagai cerminan kekotoran batinnya, kebodohannya, dan kedangkalan intelektualnya.
    Menurut pandangan saya pribadi SP tidak akan mungkin muncul menjawab pertanyaan atau menanggapi komentar pembaca SPTM dengan dua alasan. Pertama; jika SP muncul untuk menjawab maka dia tidak termasuk orang yang memingit diri. Kesejatiannya sebagai seorang SP tentu akan luntur dengan sendirinya. Kedua; tidak patut bagi seorang SP untuk menjawab pertanyaan/menanggapi komentar karena SP tidak membawa ajaran, tidak mengajar (i), tidak mempengaruhi dan tidak mencari pengikut. Apa yang ditulis SP dalam SPTM hanyalah sebuah kewajiban bagi dirinya.
    Sebagai pembaca; awalnya saya merasa risih membaca komentar pembaca terutama yang menggunakan bahasa Jawa yang kasar dan kotor itu, akan tetapi setelah saya membaca tulisan SPTM pada hal. 16 dituliskan sbb:

    Satrio Piningit membagi manusia dalam dua golongan yaitu golongan jahat dan golongan baik. Yang jahat akan dikasih makan jin dan syetan, orang-orang yang tidak percaya terhadap kebenaran tulisan ini dianggap sebagai orang jahat. Mereka dianggap sombong. Orang itu menganggap dirinya lebih tau, lebih benar padahal dia bodoh dan salah. Biarkanlah nanti dia akan dipenggal kepalanya oleh jin. Yang baik akan diurapi kepalanya oleh Satrio Piningit dengan penuh kasih, termasuk bagi mereka yang menerima dan menyakini kebenaran tulisan ini dengan menggunakan akal pikirannya. Tulisan ini harus dibenarkan oleh akal dan fikiran masing-masing. Orang yang baik adalah orang yang memiliki kawurah budi. Mereka adalah orang-orang yang memiliki budi pekerti dan berbudi luhur.
    Prediksi SP ternyata sangat benar. Ada yang menerima tulisannya dan ada juga yang menolak. Yang menerima dikategorikan sebagai orang yang baik yang akan diurapi dengan penuh kasih oleh SP. Kata “diurapi” dapat dimaknai sebagai diberi ketenangan hati dan kejernihan akal fikiran sebagai prasyarat untuk menjadi orang yang berbudi pekerti luhur. Komentar-komentar orang yang baik ini terkesan santun, cerdas, dan tidak sombong. Berbeda halnya dengan komentar orang-orang yang termasuk dalam klasifikasi golongan jahat. Komentarnya terkesan sombong dan mengambang. Bahasanya ngawur dan semrawut. Kasar dan kotor. Kata SP “biarkanlah nanti dia akan dipenggal kepalanya oleh jin”. Kata “dipenggal” adalah kata kiasan yang dapat dimaknai sebagai pusing tujuh keliling maksudnya akan ada masalah silih berganti yang datang bertubi-tubi tiada akhir menimpa orang jahat tersebut sampai orang tersebut sadar bahwa dia telah melakukan kesalahan besar terhadap SP. Jika orang itu telah menyadari kesalahannya dan telah menerima SP-TM secara patut dengan menggunakan akal pikirannya maka itu berarti pemenggalan kepala telah selesai dilakukan oleh jin. Kepusingan tidak akan berakhir sampai orang jahat tersebut meralat komentarnya secara tertulis. Naudzubillah.

    Membaca tulisan SP-TM dibutuhkan kehati-hatian dan pencermatan yang dalam dan sebaiknya dibaca berulang-ulang untuk mendapatkan manfaat yang positif buat diri sendiri. Di akhir tulisannya (hal.21) perhatikan baik-baik paragraph yang terakhir “Seandainya saran penulis diterima dengan hati yang ikhlas dan dilaksanakan secara patut maka kalian akan bisa merasakan kehadiran Satrio Piningit di dekat anda. Dia yang menulis. Dia pula yang mengawasi penyebaran tulisannya…. “. Karena itulah saya berani menyimpulkan tanpa keraguan sedikit pun bahwa penulis SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL adalah SATRIO PININGIT sendiri. Subhanallah….

    SELAMAT TAHUN BARU ISLAM
    1 MUHARRAM 1434 H
    Katulampa, 15 November 2012

    • Komentar Bung Yaman Al Bhugury tentang artikel “SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL”, ibarat air bah yang dilepaskan dari bendungan katulampa-Bogor. Air itu menghanyutkan segala bentuk-bentuk kesombongan, kebodohan dan ketidaktahuan orang dalam membaca, menganalisis dan mengkritisi sebuah tulisan atau artikel yang berkualitas.
      Sebagaimana penilaian Sinar emas, saya juga menilai Bung Yaman adalah seorang intelektual yang cerdas dan tegas, argumentasi yang disampaikan sangat rasional. Saya kagum terhadap keberanian Bung Yaman. Keberanian anda terukur dan sangat obyektif.
      Mohon maaf Bung, saya hanya ingin bertanya apakah Bung Yaman juga memiliki pengalaman spritual atau semacam petunjuk Allah lewat mimpi sebagaimana yang dialami oleh Sinar emas ? Ataukah mungkin ada energi positif yang masuk ke dalam diri Bung Yaman yang begitu kuatnya sehingga Bung Yaman sudah sampai pada tahap “ainul yaqin” bahwa penulis artikel “SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL” adalah SATRIO PININGIT yang sejati ?
      Untuk sementara hanya ini pertanyaan saya dan mudah-mudahan Bung Yaman berkenan menjawab pertanyaan saya. Wassalam: Mas Cahyo

      • Assalamu Alaikum.
        CAHYO NAYASWARA; Sebuah nama yang indah dan memberi keteduhan bagi orang di sekitarnya, akan tetapi pertanyaan yang diajukan cukup mengejutkan ! Pertanyaan mas Cahyo terlalu jauh memasuki jantung pertahanan saya, membuat saya kewalahan bagaimana harus menjawabnya.

        Sesungguhnnya saya tidak pernah memiliki pengalaman Spiritual, tidak pernah menerima wangsit, tidak pernah mendapat mimpi dan juga tidak pernah merasakan adanya energi positif yang masuk ke dalam diri saya. Semuanya berjalan apa adanya mas, ibarat air yang mengalir dari hulu sungai menuju hilir melintasi muara dan akhirnya menyatu dengan air di lautan. Pengibaratan itu dapat saya uraikan sbb:

        AIR DI HULU
        Sejak kecil saya sudah memeluk islam karena kedua orang tua saya beragama islam. Bapak saya pengurus Muhammadiyah dan ibu aktif berorganisasi di Aisyiyah. Saya selalu mengatakan kepada diri saya bahwa saya beragama islam, apakah saya ini sudah termasuk pengikut nabi Muhammad ? Belum ! Karena kedua orang tua Muhammad bukan beragama islam sementara ibu-bapak saya beragama islam berarti saya belum bisa memasukkan diri saya sebagai pengikut Muhammad. Mungkin saja muallaf lebih bisa dikatakan sebagai pengikut Muhammad daripada orang islam yang hanya mengikuti orang tua seperti saya ini.

        Saya berfikir untuk menjadi pengikut nabi Muhammad maka hubungan causal “keberislaman” orang tua saya dan saya secara pribadi harus dipotong mata rantainya. Saya harus belajar dan mencari sendiri. Meskipun saya tidak memiliki latar belakang pendidikan pesantren atau madrasah tapi saya harus belajar sendiri. Pelajaran itu saya mulai dari wahyu Allah yang pertama turun kepada nabi Muhammad saat beliau bertahannust di gua hira, yang artinya sbb:
        1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
        2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah
        3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah
        4. Yang (mengajar) manusia dengan perantaraan kalam
        5. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. (Q.S. Al-Alaq 1-5)

        “Bacalah !”. Ayat pertama ini memerintahkan nabi Muhammad untuk membaca. Perintah ini tentu saja berlaku juga bagi kita sebagai pengikut Muhammad. Di ayat 4 Allah katakan “ Yang (mengajar) manusia dengan perantaraan kalam”. (Kalam dapat diartikan sebagai tinta atau kata-kata yang tertulis menggunakan tinta untuk kita baca). Kita diperintahkan untuk membaca tulisan kemudian Allah akan mengajari kita dengan perantaraan tulisan tersebut.

        “Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah”. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa jantung memompa darah naik ke kepala kemudian dari kepala, darah turun mengitari tubuh kita dan naik kembali ke kepala, begitu seterusnya. Yang dimaksud segumpal darah adalah kepala, di dalam kepala ada otak, di dalam otak ada akal dan fikiran.

        Dalam hadits nabi Muhammad dikatakan “tidaklah beragama seseorang kecuali dia berakal”. Dalam hadits lain disebutkan. “ Shalat itu diwajibkan atas kamu kecuali anak yang belum aqil-baliq. Wanita yang haid atau nifas, serta tidak diwajibkan bagi orang yang tidak memiliki akal (sakit jiwa atau gila).

        Wahyu pertama yang turun kepada nabi Muhammad inilah yang memotivasi saya untuk salalu membaca terjemahan Alqur’an dan saya berusaha memahami makna-maknanya dengan menggunakan akal-fikiran saya. Seseorang yang membaca apapun yang dia baca maka sudah pasti berfungsi akalnya. Untuk menjadi pengikut Muhammad harus menggunakan akal dalam mempelajari ajaran-ajaran islam.

        AIR DI HILIR
        Akal saya tidak membenarkan kedatangan atau kemunculan IMAM MAHDI, karena tidak ada ayatnya di dalam Alqur’an. Meskipun banyak hadits nabi Muhammad yang menyebut tentang kedatangan dan kemunculan Imam Mahdi bahkan dengan ciri-ciri fisik dan tempat kemunculannya dsb.dsb. Hadits nabi mulai dirawi oleh para perawi hadits seratus tahun setelah nabi Muhammad SAW meninggal dunia. Seratus tahun sepeninggal nabi, dikhotomi islam syiah dan islam sunni sudah semakin tebuka lebar Akal saya mengatakan “bisa saja ulama syiah dan ulama sunni yang merawi hadits untuk menguntungkan golongannya”. Apapun kata orang saya tidak percaya kepada Imam Mahdi karena tidak ada ayatnya. Kalau toh hadits itu ternyata benar; akal saya mengatakan bagaimana orang mau percaya bahwa itulah Imam Mahdi ?.

        Akal saya juga tidak membenarkan bahwa nabi Isa putra Maryam akan turun kembali ke dunia karena saya belum menemukan ayatnya. Andaikan benar Isa putra Maryam yang turun ke bumi masih perlu dipertanyakan lagi bagaimana cara turunnya, dimana turunnya, bagaimana kita bisa mengenal dan apakah manusia mau menerimanya ?

        Akal saya mengatakan: Isa putra Maryam adalah Almasih sedangkan Almasih bukan Isa putra Maryam. Siapa yang diberi keutamaan di dunia dan di akhirat apakah Almasih atau Isa putra Maryam ?. Jika Isa putra Maryam yang diberi keutamaan, dimana posisi nabi Muhammad ?!.

        Akal saya lebih tidak membenarkan lagi kalau dikatakan Yesus Kristus akan turun untuk kedua kallinya. Nama itu tidak dikenal di dalam Alqur’an. Karena banyaknya ummat nasrani yang mengakui dia maka saya juga meragukan kebenaran akal saya. Karena itu saya berksimpulan “Isa putra Maryam adalah Yesus Kristus tapi Yesus Kristus bukan Isa putra Maryam”. Prinsipnya saya mengakui tapi saya ragu dengan pengakuan itu.

        AIR DI MUARA
        Setelah saya membaca di internet artikel SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL maka saya merasa ada pencerahan. Akal saya terbuka. Akal saya menerima dan membenarkan tulisan itu. Keingkaran saya selama ini terhadap sosok Imam Mahdi dan nabi Isa putra Maryam sudah mendapat jalan keluar. Demikian pula tentang keraguan saya terhadap Yesus Kristus sudah terakomodir. Tiga sosok yang dinanti kemunculannya oleh ummat islam dan kristen yaitu Imam Mahdi, nabi Isa putra maryam dan Yesus Kristus terwakili dalam satu sosok yang juga dinantikan yaitu Satrio Piningit.

        Sejak dulu saya percaya (belum meyakini) bahwa Satrio Piningit akan muncul. Saya juga tidak perlu mencari dasar ayatnya dalam alqur’an karena Satrio Piningit bahasa Jawa sedang Alqur’an menggunakan bahasa Arab. Saya baru tau sekarang bahwa ternyata Satrio Piningit juga melakoni peran Imam Mahdi, YESUS KRISTUS, dan nabi Isa. Ternyata tiga nama atau tokoh penting dunia yang pernah ditolak kebenarannya oleh akal saya; benar-benar ada, benar-benar muncul. Kemunculannya tidak sendiri-sendiri akan tetapi ketiganya menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan Satrio Piningit. Ketiganya adalah sumber kekuatan Satrio Piningit. Ketiganya adalah senjata sakti Satrio Piningit yang dinamakan “trisula weda”. Untung saja sejak dulu saya tidak pernah menolak kebenaran ramalan Joyoboyo meski saya akui bahwa saya belum memiliki keyakinan yang mendalam. Andaikan saja ramalan Joyoboyo itu juga saya tolak kebenarannya maka sayalah manusia yang paling “kecele”.

        Satrio Piningit adalah satria yang menyembunyikan dirinya. Kenapa beliau harus sembunyi ? Karena Satrio Piningit juga adalah seorang messiah yang ditunggu oleh ummat yahudi.

        Karena itulah saya sangat meyakini bahwa penulis artikel SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL adalah SATRIO PININGIT yang sejati. Hanya Satrio Piningit yang dapat mengungkap misteri Imam Mahdi, YESUS KRISTUS, nabi Isa dan messiah (Almasih) secara terang benderang karena dia menuliskan history dirinya sendiri. Dia membuka jati diri dia yang sesungguhnya. Saya banyak meluangkan waktu di tengah kesibukan saya sebagai seorang pengusaha untuk menulis di forum ini tidak dimaksudkan untuk unjuk diri atau sokta (sok tau) tapi semata-mata untuk menebus kesalahan saya selama ini. Hanya inilah satu-satunya jalan bagi saya untuk menebus keingkaran saya selama ini. Mungkin inilah energi positif yang dimaksudkan oleh mas Cahyo. Energi itu bukan datangnya dari luar diri saya mas, akan tetapi energi itu bersumber dari dalam diri saya kemudian saya ungkap dalam bentuk tulisan. Karena akal fikiran saya telah terbuka sumbatannya. Kepada kawan-kawan yang sokta, saya berpesan agar bisa menahan diri. Di atas langit masih ada langit, kawan…

        AIR DI LAUTAN
        Air di hulu sampai di hilir hingga muara rasanya tawar akan tetapi setelah air itu sampai ke laut maka rasanya berubah menjadi asin. Air di lautan menggantungkan dirinya kepada angin yang bertiup. Jika angin bertiup kencang maka kumpulan air akan menjadi deburan ombak. Saya hanya memposisikan diri saya seperti ombak, mas. Kalau pembaca mengomentari dengan kata-kata yang kasar, yang kotor atau seenaknya tanpa menelaah dengan baik dengan menggunakan akal-fikirannya maka saya menganggapnya sebagai angin yang bertiup kencang maka secara otomatis saya akan menjadi ombak yang ganas yang siap menggulung dan siap menerjangnya.

        Sebaliknya jika komentator menyampaikan komentarnya secara arif dan terpelajar maka saya menilai tidak ada angin yang bertiup, otomatis ombak juga tentu tidak ada.
        Bukankah begitu mas Cahyo ?. (Yaman, 22-12-12).

  21. Persepsi Rakyat, Ratu itu bisa laki-laki atau Perempuan. Jika laki-lali disebut Ratu persepsi Rakyat adalah kedudukannya diatas Raja. Bisa diartikan Ratu-nya Manusia, misinya menegakkan kebenaran Tuhan dan tindakan-nya selalu Adil dan bijaksana.

  22. Saya sudah membaca tulisan sdr. Moch. Nachli yang berjudul Satrio Piningit (Satria Tersembunyi). Saya menghargai upaya keras yang anda lakukan dengan cara spiritual sampai melakukan meditasi guna memohon petunjuk kepada Tuhan Sang Maha Pencipta. Moch. Nachli mengakui telah mendapat petunjuk Tuhan kemudian memberi kesimpulan sebanyak 9 (Sembilan) point.
    Di bawah ini, saya tuliskan secara utuh point demi point dari kesimpulan yang saudara Moch. Nachli tulis kemudian saya; Yaman Al Bhugury memberi komentar terhadap point-point tersebut.
    1. Satrio Piningit bukan Imam Mahdi hal ini perbedaan waktu dan tempat, Satrio piningit akan turun di tanah Jawa, Imam Mahdi akan turun di Timur Tengah. Misi sama memperbaiki moral dan kehidupan Manusia.

    #Pendapat saya; Jika Satrio Piningit bukan Imam Mahdi dengan alasan SP turun di tanah Jawa dan IM turun di Timur Tengah di tempat dan waktu yang berbeda maka saya berani mengatakan bahwa Kedua orang itu hanya akan menambah kacaunya dunia. Dunia tidak akan damai dan tentram malah semakin gaduh saja. Lebih baik berhentilah menunggu kedua orang itu.

    Logika saya sederhana: Nabi Isa (Yesus Kristus) turun di Jerussalem pada tahun 13 SM dan nabi Muhammad pada abad ke 6 Masehi di Mekkah, selisihnya kurang lebih 600 tahun, keduanya sama-sama membawa risalah Allah, sama-sama nabi dan rasul, turun di tempat dan waktu yang berbeda, sekarang sudah 14 abad lamanya akan tetapi tidak juga terdapat titik temu ajaran mereka. Bisa dibayangkan betapa semakin kacaunya kalau SP muncul di Jawa lalu IM muncul di Tim-Teng. Lalu untuk apa keduanya dimunculkan Tuhan jika hanya menambah-nambah kesemrawutan aqidah dan membuat ummat semakin bingung.

    Menurut saya SP adalah sosok sentral yang mawujud. Di dalam dirinya dia berperan sebagai Imam Mahdi, Yesus Kristus dan Nabi Isa. Dia harus suku Jawa (bukan muncul di tanah Jawa) karena Jawa adalah suku tertua di muka bumi. Tanah Jawa (Indonesia) adalah letak surga atlantis dulunya berada. SP adalah sosok yang mawujud yang dipersiapkan Allah untuk menyatukan seluruh manusia kemudian tunduk kepada satu Tuhan.

    2. Satrio Piningit merupakan seorang Manusia yang menerima amanat untuk memperbaiki moral dan tatanan hidup manusia, Satrio Piningit menerima delapan Wahyu, enam wahyu untuk eksistensi dirinya sebagai Satrio piningit enam wahyu ini tidak diajarkan, sedangkan dua wahyu untuk diajarkan, yaitu tentang kebenaran dan ilmu kebijaksanaan.

    #Pendapat saya; SP tidak menerima wahyu karena SP bukan nabi bukan pula rasul. SP tidak membawa ajaran karena ajaran Tuhan telah sempurnah dibawakan oleh utusan Nya Muhammad SAW. SP hanya menerima Perintah Tuhan. Jika perintah untuk menghancurkan kebatilan maka dia akan memerankan dirinya sebagai Imam Mahdi. Jika perintah mengungkap kebenaran maka dia memerankan dirinya sebagai Yesus Kristus melawan para pendusta (anti kristus), jika perintah Tuhan luruskan tauhid murni kepada Allah maka dia memerankan dirinya sebagai nabi Isa.
    Bagaimana Tuhan memerintahkan ia dan bagaimana dia berganti-ganti peran, hanya dia seorang diri saja yang tahu.

    3. Goro-goro bukan keributan massal, sebenarnya kata simbolik…harus kembali dilihat kata-kata aslinya (bahasa Jawa goro = dalam arti bahasa Indonesia bohong), kalau goro-goro berarti kebohongan. Ini sudah berjalan dari jaman Orde Baru sampai sekarang, keadaan semakin bertambah. Yang termasuk dalam ini yaitu menggerogoti kekayaan negara (korupsi, pertambangan dll).

    # Pendapat saya; Goro-goro adalah keributan massal sebagai akibat dari akumulasi segala macam kebohongan, keangkuhan sampai pada titik manusia menuhankan dirinya sendiri atau dengan kata lain manusia mengambil peran Tuhan untuk mengatur dan menentukan nasib orang-orang kecil dan teraniaya.

    4. Satrio kita tengok pada jaman dulu, Ksatria merupakan Kasta terhormat, Sebagai seorang Satrio adalah mempunyai moral yang sangat tinggi dan mulia, sebagai seorang Satrio ( Satria) adalah seorang yang teguh dan kuat memegang Sumpah dan Janji. Satrio ( kasta Ksatria ) ini adalah, Tentara, Polisi dan Pejabat. Bagaimana para Satrio sekarang ? Anda dapat menilai sendiri dari masing-masing Ksatria.

    # Tidak patut bagi saya untuk memberi pendapat

    5. Satrio Piningit bermata satu, yaitu Mata Hati, merupakan indra yang ke tujuh setelah indra keenam dan merupakan mata yang keempat, dengan Mata Hati ini Satrio piningit bisa mengetahui kebenaran Tuhan, mana yang benar dan mana yang salah, sehingga kebenaran dapat dilihat, dan sebagai Satrio piningit mampu bertindak adil dan bijaksana.
    Kemampuan inilah akan dipergunakan untuk mendidik Manusia. Mata Hati Manusia sekarang sudah buta, karena tidak menghiraukan mata hatinya, berakibat tertutup oleh napsu dan ambisi, hingga Mata Hati-nya buta, kehidupan-nya serakah dan ambisius, tidak dapat membedakan benar dan salah, mana yang halal dan mana yang haram, tindakan-nya banyak melakukan pelanggaran.
    #Pendapat saya; Kekuatan SP bukan di hatinya akan tetapi di AKALnya. Dia memiliki mata fikiran yang sangat tajam, terang menyilaukan. Dia mampu menerangi kegelapan. Kekuatan lainnya adalah Qalbunya yang bening sehingga dia mampu menenangkan jiwa yang resah, risau, gundah gulana, karena dia memiliki ketenangan jiwa yang permanen.

    6. Satrio piningit akan muncul jika sudah terjadi goro-goro, perjuangan Satrio piningit ini secara tersembunyi tidak diketahui oleh siapapun keberadaan-nya dan apa yang diajarkaan juga tidak diketahui ajarannya karena halus caranya, ajaran Satrio piningit tidak diketahui oleh siapapun sebelum goro-goro berakhir, Satrio piningit baru diketahui jika moral dan kehidupan bangsa Indonesia sudah baik.
    #Benar, SP akan muncul setelah goro-goro berakhir dan keadaan sudah tenang. Yang membuat goro-goro adalah SP sendiri dan dia akan menyelesaikan/mengakhiri sendiri apa yang sudah dia mulai. Untuk alas an itulah sehingga SP harus menyembunyikan terus dirinya karena musuh SP juga bersembunyi. Musuh sejati SP adalah nafsu yang bersembunyi di dalam diri manusia kemudian menguasai manusia. SP harus membebaskan manusia dari belenggu nafsunya sendiri. Hanya dengan begitu dunia ini akan menjadi damai.

    7. Dari ajaran Satrio Piningit inilah kemudian menyebar ajarannya didalam hati para Satrio dan rakyat, hingga menjadi negara Mercusuar Dunia, karena para Satrio sudah bisa melihat Kebenaran dan Kebijaksanaan. Tidak korupsi, mawas diri dan hati-hati.

    # Tidak patut bagi saya untuk memberi pendapat.

    8. Mahluk halus (makhluk gaib), Satrio piningit dapat menguasai dan memerintahkan makhluk halus, untuk membantunya jika diperlukan.

    # Benar, semua makhluk-mahkluk halus tunduk pada perintah SP. Mereka tahu dan mengenal SP. Mereka akan dihukum keras oleh SP kalau ada makhluk halus yang berani atau lancang membocorkan rahasia SP kepada manusia yang masih hidup.

    9. Apakah berjuang sendirian, Satrio Piningit tidak berjuang sendirian ada Satrio-satrio lain yang membantu perjuangannya walau tidak saling kenal, dalam tingkatan spiritual saling terhubung dan bagaikan jala (jaring), antara satu dengan yang lain membentuk daya kekuatan gaib super.

    # Benar, SP tidak sendiri. Ada segelintir murid setianya yang membantu SP. Mereka saling mengenal. Murid-muridnya disebut juga para Ksatria yang sangat taat, tunduk dan patuh kepada SP.
    BENAR, Satrio Piningit sejati tidak akan mungkin mengatakan dirinya adalah Satrio Piningit. Dia anak manusia titisan dewa. Dia makan dan minum seperti kita. Satu-satunya petunjuk bahwa dia telah ada di tengah-tengah kita adalah setelah kita membaca artikel yang dia tulis sendiri yaitu SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL. Artikel itu tidak lebih dari sekedar pesan untuk kita agar kita tidak bingung dan disesatkan oleh orang-orang yang tidak memahami dirinya.
    Dia tetap bersembunyi dan kita tetap tidak akan mungkin bisa tahu dia sampai kapanpun. Dia tidak butuh apa-apa dan tidak butuh siapa-siapa. Apapun yang kita katakan, apapun yang kita ributkan dan perdebatkan sama sekali tidak ada pengaruhnya bagi dia. Kitalah yang selalu mau tahu dia sementara dia tidak mau tahu tentang kita. Satu-satunya yang dia tahu dan ketahui hanyalah menjalankan perintah Tuhannya. Subhanallah.
    Moch. Nachli, pada tanggal 6-11 Nopember 2012 melakukan pantauan energy gaib yang disimpulkan sebanyak 5 (lima point). Meskipun hal ini bersifat sangat subyektif yang hanya diketahui oleh Moch. Nachli sendiri akan tetapi saya; Yaman Al Bhugury berani mengatakan bahwa ke-5 point yang disampaikan oleh Moch. Nachli adalah BENAR.
    Moch. Nachli menutup tulisannya dengan mengatakan: “waktu kemunculan-nya sudah dekat semua tanda sudah banyak dan hampir lengkap…!” Saya, Yaman Al Bhugury MEMBENARKAN pernyataan Moch. Nachli. Keberanian saya membenarkannya didasari oleh keyakinan saya yang mendalam bahwa artikel SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL ditulis oleh Satrio Piningit yang sejati. Logika berfikir saya cukup sederhana; Bila waktu kemunculnya masih lama; tidak mungkin Satrio Piningit yang sejati mau menulis artikel tersebut kemudian menyebarkan tulisannya itu ke internet. Kenapa dia harus sebarkan informasi tentang dirinya di dunia maya? Karena dunia maya adalah dunia yang identik dengan dirinya. Dunia maya adalah dunia yang ada dalam ketiadaan. Dunia yang tiada namun Ada, Satrio Piningit yang sejati juga begitu. DIA ADA DALAM KETIADAANNYA, DIA TIADA NAMUN DIA ADA. (Yaman 17/11-2012)

    • Terimakasih untuk sdr,
      Muhammad Yaman Al Bhugury
      pada 17 November 2012 pada 1:28 PM berkata:
      Saya membaca komentar Anda mengenai artikel Satrio Piningit ( Satria Tersembunyi ) yang Saya tulis pada blog http://ufo-spiritual.blogspot.com/2011/06/satrio-piningit.html, Saya berkata yang sebenarnya, Saya membaca komentar Anda bulu seluruh tubuh rasanya berdiri (merinding).

      Anda menanggapi dengan tulus sekali lagi Saya ucapkan Terimakasih, Saya akui dalam usaha spiritual memerlukan pemecahan logika dan Anda Muhammad Yaman Al Bhugury ikut memecahkannya dengan baik dan mengagumkan.

      Dalam usaha spiritual Saya katakan dengan sebenarnya bisa mengalami distorsi sehingga beberapa persen mengalami ketidak akuratan atau kesalahan. disinilah yang kita namakan usaha.
      Contoh pendapat anda :
      “Pendapat saya; SP tidak menerima wahyu karena SP bukan nabi bukan pula rasul. SP.”
      Saya menuliskan asli dari hasil usaha spiritual, bisa juga yang Saya dapatkan mengalami distorsi. mungkin juga bisa dikatakan semacam Wahyu.

      Anda juga memikirkan tidak bertemunya ajaran Agama, demikian juga Saya dan orang lain masih banyak :
      kutipan point 1 :
      “keduanya sama-sama membawa risalah Allah, sama-sama nabi dan rasul, turun di tempat dan waktu yang berbeda, sekarang sudah 14 abad lamanya akan tetapi tidak juga terdapat titik temu ajaran mereka.”
      Dari Saya : Hal ini nyata….!
      Satrio piningit tidak mengajarkan ajaran Agama…!

      Saya sependapat dengan Anda : “SP adalah sosok yang mawujud yang dipersiapkan Allah untuk menyatukan seluruh manusia kemudian tunduk kepada satu Tuhan”

      Saudara Muhammad Yaman Al Bhugury ternyata Orangnya teliti, berpengalaman dan berpandangan luas.

      Point demi point yang lainnyapun logis dan mengagumkan…!

    • ikut nyimak diskusi yg baik ini, 2 orang sedang berdiskusi berat menyatukan 2 unsur berbeda menghasilkan santapan yg nikmat buat para pembaca. Much Nachli menyiapkan bahannya Muh. Yaman meramu dan menghidangkan dgn baik.

  23. Saya membaca semangat baik dalam tulisan ini, walau tanggung jawab isis ada di penulisnya
    Namun biarlah hati kita yang menjawabnya. Mana yang terbaik dan paling benar, kita semua tahu, hati kita tak pernah ingkar, walau nafsu besar membara ….

    • Sekali lagi anda benar. Mohon dimaklumi kalau saya mencerca orang yang mencerca. Harapan saya, marilah kita bahas atau kita bedah secara arif, bijak, ilmiah dan rasional tulisan “SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL”. Kita berdiskusi dan bertukar pendapat secara dewasa. Banyak komentator yang sok tau lantas menyalahkan orang lain dengan bahasa kasar. Celakanya komentator itu tidak mengemukakan argumentasi yang rasional. Komentar seperti itu merasa diri paling tahu. Jika sudah tahu lebih baik diam, jangan mencerca atau mengumpat orang lain seenaknya.

    • Untuk 369,….Wah benar sebenarnya yang kita perlukan diskusi, kita ini kan pencari Satrio Piningit..ya,,,Ratu Adil. Bagi komentator termasuk kita sebaiknya menggunakan Intelektual dan mempertahankan keyakinan masing-masing, argumen untuk mempertahankan keyakinan.

      Kalau ada yang tahu dan kita yakini itu Satrio Piningit bisa beri kabar…..! Juga jika ada yang mengaku Satrio Piningit juga beri kabar dan bisa kita bahas.

      Saya juga mengagumi kecerdasan dan Keyakinan “Muhammad Yaman Al-Bughuri”, mudah-mudahan tidak emosional lagi dan semakin cerdas !

  24. Dimana saja tempat yang disebutkan maka semuanya benar karena beliau berjalan dan terus berjalan. Ada keluarga saya seorang guru besar di perguruan tinggi ternama bergelar Prof. Dr. (namanya tidak perlu saya sebutkan)memiliki pengalaman saat dia menunaikan ibadah haji tahun 1996. Saat dia melakukan tawaf yang pertama kali (tawaf perjumpaan) posisi dia berada di lingkaran terluar. Langkah demi langkah dia ayunkan tanpa dia sadari menjelang putaran akhir dia sudah berada tepat di sisi ka’bah. Sejenak, sesaat hanya dalam hitungan beberapa detik saja tiba-tiba dia melihat kiswah ka’bah yang tadinya berwarna hitam tiba-tiba berubah menjadi warna putih dan dia melihat ada wajah yang muncul dan menyatu dengan ka’bah. Dia menggambarkan kepada saya suasana perjumpaan itu seperti kalau kita menonton televisi hitam putih, satu sisi ka’bah adalah layar televisi kemudian ada seseorang dalam ukuran setengah badan saja memenuhi layar televisi tersebut. Orang itu memakai songkok haji putih (yang bundar) dan menggunakan baju koko berwarna putih. Wajahnya bersahaja. Hidungnya mancung. Matanya sedang. Tatapannya tajam. Beberapa hari kemudian dia berjumpa dengan orang yang dia lihat di ka’bah. Orang itu bersosok, mawujud seperti kita ! Dia menggunakan topi dan baju yang persis sama dengan yang pernah dia lihat. Dia menangis tersedu-sedu. Dia duduk bersimpuh lutut. Kemudian guru besar itu berkata “ saya ingin belajar dan berguru kepada tuan “. Orang itu berkata “inilah pertemuan kita yang terakhir. Janganlah kamu mencari aku, karena kamu tidak mungkin bisa menemui aku. Satu waktu biarkan aku sendiri yang datang mencarimu”. Sejak saat itu hingga saat ini keluarga saya tidak pernah lagi berjumpa apalagi dikunjungi oleh orang itu. Perubahan mendasar dalm diri guru besar tsb sejak saat itu hingga sekarang adalah dia senang sekali menghadiri acara ta’ziyah. Awalnya saya fikir kesenangannya itu hanya buat mengisi waktu senggangnya disebabkan karena dia sudah pensiun sebagai guru besar, ternyata dugaan saya salah. Keluarga saya itu takut pada kematian. Takut pada janji orang yang pernah berjumpa dengan dia di ka’bah-Masjidil Haram. Mekkah.

    Enam belas tahun yang lalu, saat keluarga saya yang guru besar itu menceritakan pengalamannya saat berhaji sambil menangis tersedu-sedu, saya hanya terdiam dan mengangguk-angguk. Hati saya membenarkan ceritanya itu. Saya tidak berkomentar. Fikiran saya mengatakan “Allah memberi petunjuk kepada siapapun hambaNya yang Dia kehendaki”.

    Setelah saya membaca artikel “SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL” saya menjadikan pengalaman spiritual keluarga saya tsb sebagai bahan analisis untuk menarik benang merah guna merangkai sebuah simpul bahwa: wajah yang menyatu dengan ka’bah yang dilihat oleh keluarga saya di Baitullah adalah IMAM MAHDI. Dalam haditsnya nabi Muhammad mengatakan bahwa Imam Mahdi lahir di tempat kelahiranku (Mekkah). Topi dan baju koko yang dikenakan oleh sosok tersebut adalah ciri khas Indonesia. Bahasa yang digunakan oleh beliau saat berdialog dengan keluarga saya adalah bahasa Indonesia. Maka saya berkeyakinan Imam Mahdi ada di Indonesia.

    Logika saya mengatakan:
    Wajah yang dilihat keluarga saya seperti kalau melihat wajah di televisi hitam putih di salah satu sisi ka’bah adalah cahaya Allah yang berbentuk wajah dan sosok adalah IMAM MAHDI yang sejati. Sosok yang mawujud yang dijumpai keluarga saya yang ternyata sama dengan wajah yang dia lihat di salah satu sisi ka’bah adalah SATRIO PININGIT sejati. Yang menguatkan keyakinan saya adalah pesan beliau kepada keluarga saya bahwa “Janganlah kamu mencari aku karena kamu tidak mungkin bisa menemui aku “.

    Maha sempurnah Allah dengan segala rahasia perencanaanNya. Kenapa Allah memperlihatkan Imam Mahdi-Nya atau Satrio Piningit-Nya (Imam Mahdi mawujud) kepada keluarga saya itu dan bukan kepada ulama atau orang-orang spiritual lainnya ?. Logika saya berfikir saya mengatakan “mungkin karena keluarga saya itu adalah seorang guru besar yang bergelar Prof. Dr. (sekarang sudah pensiun). Keluarga saya itu adalah bangsawan tinggi (ningrat). Keluarga saya itu dikenal oleh mahasiswa dan koleganya sebagai dosen killer yang memiliki kesombongan intelektual”. Allah memilih keluarga saya tersebut bukan karena kehebatannya akan tetapi karena ke-aku-annya, keangkuhannya dan kesombongannya akan dihancurkan oleh Satrio Piningit dengan senjata ajaibnya “trisula weda”. Subhanallah.

    Apa yang saya tuliskan di atas bukan pengalaman spiritual saya tapi keluarga saya. Saya sebatas menganalisis saja dengan mengandalkan kekuatan logika berfikir saya. Andai saja ada komentator yang ingin menanggapi pengalaman spiritual tsb mohon dimaklumi kalau saya tidak bisa menjawabnya karena bukan saya yang mengalami dan merasakan, semata-mata saya hanya menganalisis untuk menarik benang merah guna merangkai simpul buat diri saya pribadi.

    • Muhammad Yaman Al-Bughuri, anda benar .apa yg dialami keluarganya itu merupakan kebenaran mutlak, guru besar yg anda maksud adalah dosen di salah satu perguruan tinggi negeri dimakassar tks.

  25. OBSESI YAMAN,
    Di suatu senja, saya duduk di beranda rumah saya ditemani kepulan asap rokok sambil menyeruput kopi tubruk. Saya memandang birunya langit yang dihiasi awan-awan tipis yang putih seperti serat-serat kapas.

    Saya memiliki obsesi yang sangat sederhana. Andaikan saja blog “SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL” dapat kita jadikan sebagai media untuk berdiskusi dengan menggunakan logika akal sehat, dengan mengedepankan kecerdasan sebagaimana yang diinginkan oleh Moch. Nachli, 369, dan teman-teman lainnya termasuk mas Cahyo Nayaswara tentunya; sungguh, saya akan menikmati dan merasakan betapa indah, bersahaja dan dinamisnya hidup ini. Dinamika berfikir dalam proses pencarian kebenaran sejati dengan sendirinya akan tercipta.

    Saya membayangkan kita duduk bersama. Di kursi yang sejajar dengan gaya kita masing-masing. Yang perokok silahkan meminum kopi. Yang tidak merokok silahkan minum teh, coklat atau cukup air putih saja. Saat asyiknya kita berdiskusi dalam bingkai “kebersamaan dan kebersaudaraan” tiba-tiba datanglah sekelompok orang mengetuk-ngetuk pintu. Serentak kita berdiri menyambut kedatangan beberapa orang tamu. Ternyata mereka adalah saudara-saudara kita yang beragama katolik, kristen (protestan), hindu, budha, dan kong hu chu. Waktu saya menjabat tangan saudara kita yang kong hu chu spontan mulut saya berucap “Gang Nam Style” . Semua yang hadir tertawa meledak-ledak termasuk mas Cahyo. Karena orang itu memperagakan di depan kita sedikit gaya Gang Nam Style. Kemudian orang itu memeluk saya erat-erat dan mengguncang-guncang pundak saya sambil berkata “ternyata Anda tidak mampu membedakan orang cina dengan orang korea. Jika anda menyebut saya orang korea maka saya akan mengatakan anda orang Yaman. Korea terbelah dua utara dan selatan, Yaman juga terbagi dua utara dan selatan. Posisi kita sama. Point kita sama satu satu”. Kita semua tertawa ceriah. Tertawa lepas, bahagia….

    Saya membuka diskusi dengan menyambung perkataan orang cina itu dengan mengatakan “BENAR, kita semua ini satu. Kita semua sama di hadapan Tuhan. Kita ini adalah hamba-hambaNya. Sebagaimana firmanNya dalam alqur’an surah albaqarah ayat 62 Dia menyatakan: Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Shabi’in, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak ada (pula) mereka bersedih hati”.

    Sepasang burung merpati hinggap di ranting pohon. Dia memandang saya, dengan pandangan yang penuh arti. Saya mengusirnya akan tetapi mereka tidak mau juga terbang meninggalkan tempatnya. Mereka malas mengicau seakan mengejek saya dengan mengatakan “Obsesi kamu bagus ! Niat bagusmu itu sudah bernilai ibadah di sisi Tuhanmu. Harapanmu sama dengan yang diinginkan Nachli dan 369, yang ingin menjadikan blog SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL sebagai media diskusi untuk semua orang dewasa, cerdas, dan intelek. Tapi kamu tidak bisa berdiskusi dengan tenang kawan, karena ada anak kecil yang tubuhnya hitam dekil, tidak pernah mandi dan kepalanya gundul suka berlari-lari mengganggu diskusi kalian yang terbilang serius. Anak kecil yang saya maksud adalah si fulan, yang ngaku-ngaku sebagai ratu adil/666/budak angon/satrio piningit/khalifah almahdi. Anak kecil itu tidak waras. Blog SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL diperuntukkan khusus buat orang dewasa, para ksatria tangguh yang rindu pada kebenaran, yang dengan gigih tanpa kenal putus asa dengan mencurahkan segala kemampuannya (termasuk dengan penekatan-pendekatan spiritual) mencari dan mengejar kebenaran sejati. Maka bersyukurlah kamu wahai MUHAMMAD YAMAN AL BHUGURY karena mas kamu sudah ikut membantumu, dan juga membantu Moch. Nachli dan 369 serta yang lainnya mengejar anak kecil dekil yang bangsat itu. Man, mas kamu yang saya maksud bukan mas Cahyo lho ntar dia ke-ge-er-an. Mas mu yang saya maksud itu adalah MAS GARENG.

    Burung merpati itu mengepak-ngepakkan sayapnya, menyadarkan saya dari lamunan di senja hari. Saya mengambil hikmah dari lamunan itu. Mungkin ada baiknya; untuk beberapa lama Yaman tidak muncul di blog ini sembari memberi kesempatan mas Gareng dan sahabat-sahabat lainnya mengejar anak kecil yang bersekutu dengan syetan, mengacaukan fikiran dan perasaan kita semua yang memang betul-betul memiliki minat dan keseriusan yang tinggi. Boleh jadi, di satu saat orang-orang yang beragama lain di luar islam atau boleh jadi orang-orang yang tidak beragama atau penganut aliran kepercayaan ikut nimbrung, urun-rembug, berdiskusi sehat dan cerdas di blog SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL, yang kita cintai ini. Saudaraku, izinkanlah aku pamit dulu, meski hanya untuk sementara. Kedua telapak tangan saya terbuka memberi salam kepada kalian maka sambutlah ucapan salamku: Assalamu Alaikum. Tuhan memberkatimu. Amin.

    • Alhamdullilah. Aku bersyukur menemukan halaman ini di layarku, aku tidak sendirian dalam nyata dan pandangan kedepan. Aku merasa InsyaAllah dan tetap mencoba menjadi Islam yang semakin baik, umat Rasul SAW yang toleran, dan hamba Allah SWT yg sedang dan selalu belajar. Aku merasakan Syaf dan kemajemukan yang benar. InsyaAllah.Amin. Sebenarnya aku tak merasakan tuyul kerdil hitam itu ada…. Ia merusak tanpa dukungan, ia menari tak berpemirsa….. Kasihan. Semoga ia sadar, bahwa ia sedang mempermalukan dirinya sendiri. Amin Salam, terima kasih Mas Yaman.

    • subhanallah, wal hamdulillah. beberapa waktu yang lalu sy memetik tulisan yg mengaku “ratu adil-666″ alias si “fulan” tentang pernyataannya bahwa : “dlm AlQuran org-2 Yahudi & Nasrani akan Kekal dalam Neraka”, Sungguh sy tak menyangka akan mendapat suatu pencerahan yg amat terang dari Muhammad Yaman Al Bhugury dengan mengutip AlQur’an Surah AlBaqarah Ayat 62. Ayat tersebut sekaligus Membantah dan Membatai seseorang yg mengaku “ratu adil-666″. jadi dapat diPastikan bahwa apa yg ditulis oleh si “fulan” adalah Dusta yg Besar karena sangat bertolak belakang dengan AlQur’an yang dijaga kesuciannya oleh Allah SWT.

      dibait terakhir tulisan Muhammad Yaman Al Bhugury, koq tiba-tiba perasaan sy jadi sedih membaca permohonan pamit sementara mas yaman, seolah-olah sy telah mengenal dan selalu bersama-sama dgn Muh. Yaman, padahal sy sadar betul bahwa ini hanyalah dunia maya yang bisa saja dgn mudah org dapat mengganti nama dan rupa dgn seketika.
      ya selamat berpisah sementara mas, semoga dlm waktu tidak terlalu lama muh. yaman muncul lg menyapa kita semua.

    • Yaman Al Bhugury pernah katakan bahwa dia adalah pengusaha sukses yang cukup sibuk. Mas Cahyo menilai itu adalah cerminan kepribadian bung Yaman yang jujur dan bicara apa adanya. Anda betul polos bung, di media seperti ini mana ada orang yang mau secara jujur menyebut apa dan siapa dirinya. Obsesi yang bung Yaman tawarkan untuk menjadikan blog SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL sebagai media untuk berdiskusi selayaknya kita dukung bersama. Setiap hari mas Cahyo menantikan updating bung Yaman tapi dalam beberapa hari ke depan bung Yaman sudah berpamitan. Ini adalah bukti bahwa bung Yaman betul-betul concern terhadap kita semua dan hususnya blog SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL. Sebenarnya bung Yaman bisa saja meng-update dimanapun dan kapanpun ada waktu luangnya. Menurut mas Cahyo mungkin saja bung Yaman merasa terganggu dengan ocehan si fulan yang tidak keruan karena dagangannya tidak laku ? Kalau ini penyebabnya, kita semua bisa meminta kepada admin blog untuk melakukan proteksi. Atau mungkin bung Yaman ada kesibukan lain yah ? Apapun alasan yang mendasari pamitnya bung Yaman saya menilai anda orang yang sangat serius dalam segala hal yang anda kerjakan. Anda orang yang penuh dedikasi dan tanggung jawab. Apa sih arti blog SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL ini bagi seorang Yaman Al Bhugury ?. Apakah blog ini memberi keuntungan buat dirinya ? Seorang pengusaha selalu menghitung segala sesuatunya dengan untung-rugi termasuk soal itungan waktu. Mas Cahyo memastikan TIDAK ADA keuntungan sedikitpun buat Bung Yaman. Anda ihlas dan bersungguh-sungguh memberi pencerahan kepada kita semua karena anda sudah masuk. Tidak mudah anda masuk di blog ini tentu tidak segampang itu anda keluar. Karena sebelum masuk ke blog ini anda sudah melakukan perenungan yang mendalam, kajian kritis yang didasari oleh kekuatan logika berfikir anda dan analisis yang didasari oleh fakta-fakta empiris. Itu semua anda lakukan dengan perhitungan yang cermat dengan berbagai pertimbangan rasional mengingat background anda sebagai pengusaha yang tidak pernah mau rugi. Bagi anda waktu adalah uang. Sekali anda memutuskan masuk maka apapun yang terjadi anda tidak akan keluar. Anda tidak hanya cerdas, intelek dan berpengetahuan luas tapi anda juga teguh dalam berkeyakinan. Sebagai pengusaha anda jujur bila berbicara, ulet, gigih tak kenal putus asa dan tidak kenal kata menyerah. Anda luar biasa bung. SUKSES BUNG. Kami semua menantimu. Menantikan updating terbarumu …. Bagaimanapun anda telah memberi sesuatu yang berarti buat kami. Sekecil apapun itu. Selamat bung. Assalamu Alaikum. Amin.

    • Muhammad Yaman Al Bhugury pada 27 November 2012 pada 6:29 PM berkata:
      OBSESI YAMAN,

      Saya jadi tertegun membaca Obsesi Anda dan Saya tidak tahu bagaimana harus berkomentar tepat sekali, kebenaran, kedamaian dan bersatunya semua Manusia dan semua Agama dengan hidup damai dan sejahterah juga berada dalam pikiran Saya, entah mulai kapan tapi rasanya Saya rasakan semenjak masih usia anak-anak dan sekarang semakin jelas.

      Pada kehidupan yang nyata ternyata berbeda, kerinduan Kedamaian tetap menyala maka kehadiran Satrio Piningit yang diramalkan oleh Joyoboyo merupakan daya tarik yang kuat bagi Saya, maka dalam pencarian Satrio Piningit bisa bertemu di halaman ini dengan Muhammad Yaman Al Bhugury dan semua teman lainnya Saya merasa bahagia Kita dapat berdiskusi dan berargumentasi dengan menggunakan logika, akal sehat dan kecerdasan dinamis yang Kita miliki.

      Kehadiran Satrio Piningit nanti Saya berkeyakinan akan bisa menempatkan polaritas logika Manusia pada posisi garis edar yang sebenarnya sehingga kehidupan yang kacau ini bisa berubah menjadi kehidupan yang damai dan sejahterah, demikian keyakinan Saya.

      Terimakasih untuk Yaman dan teman semuanya dan juga untuk Admin Blog sudah diadakan perobahan.

      • Nachli benar, sepatutnya kita memberi apresiasi kepada admin blog karena mulai menata blog ini ke arah yang lebih baik. Kita ingin blog ini dijadikan sebagai media berdiskusi, berbagi pendapat dan saling bertegur sapa secara santun, beretika dengan mengedepankan intelektualitas dan logika berfikir. Komentar-komentar yang kekanak-kanakan, arogan, bombastis dan memaksakan kehendak tidak terkecuali terhadap komentar yang ingin memanfaatkan blog ini untuk mencari pengikut dan menebar benih-benih doktrin sesat dan menyesatkan seharusnya tidak diberi tempat di blog ini. Komentar-komentar seperti itu layak untuk di-delete saja.
        Agar diskusi kita berlangsung dua arah maka kita harus sepakat bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu kita. Menggunakan bahasa Indonesia menjadi satu KEHARUSAN di blog ini. Komentar yang menggunakan bahasa daerah supaya dibuang ke tempat sampah. Apa jadinya blog ini kalau semua orang menggunakan bahasa daerah masing-masing.
        Dan marilah kita mengajak kawan-kawan kita semua yang memiliki arah dan tujuan yang sama dengan kita untuk masuk ke blog terhormat ini. Saya katakan terhormat oleh karena blog ini hanya mendiskusikan kebenaran. Tiada yang benar kecuali kebenaran itu sendiri.
        Dan kepada RT 17 secara pribadi saya ucapkan salam kenal dan selamat datang di blog ini. Saya Yaman Al Bhugury.

  26. Mari kembali pada diskusi kita.
    Aku pernah mendengar apa yang tertulis di halaman ini.
    Seorang yang didampingi Al Hidir – Al Masih.
    Ia seperti digantikan. Atau sejatinya ia bukan satu orang. namun satu raga
    dengan banyak bantuan dari Sang Khalik.

    Malah ia didampingi oleh 4 Malaikat utama Allah
    Juga 4 Nabi besar Allah membentuk segi empat
    Dia ada ditengah
    Dia seperti wayang saja…
    Nabi ke lima adalah Al Hidir AS, yang selalu membimbingnya
    Dia juga diasuh 4 sahabat utama SAW
    Terutama Sayidina Ali R.A, sejak kecil…

    Dia bersasal dari Tanah Jawa berdarah campuran, semua Jawa. Barat – Timur
    Pasundan – Majapahit

    Senjatanya saat ini Trisula. Dia menyebutnya SAJUTA
    Sabar – Jujur -Tawakal
    Mungkin ini Trisula awalnya, Wallahualam Bisawab

    Wataknya mendekati S. Ali RA
    Penderitaanya seperti tanpa henti
    Kadang kita melihatnya seperti seorang pengembara pencari masalah
    Namun ternyata dia sedang dibimbing, digembleng
    Entahlah dia suka melihat ke kanan dan kekiri (perduli)

    Dia tidak terlihat memiliki kesaktian
    namun suasana alam seperti selalu bersamanya
    Kadang terlihat hujan rintik saat dia bicara serius pada pada seseorang
    Raut mukanya selalu berfikir, walau tidur dia seperti banyak pikiran

    Banyak orang melihatnya seperti seorang biasa saja
    Sebagiann yakin dialah yg dicari
    Sebagian hanya melihatnya sebagai seseorang dengan kelebihan

    Kadang ia bersama Sayidina Umar R.A
    Sahabat SAW inilah yang membangunkannya
    Di bulan Ramadhan tengah malam
    Memberinya berita, mengantarkanya pada Paduka SAW

    Semenjak itu dia kehilangan segalanya (harta)
    Dan menambah kekayaan bathinnya

    Saya mengikutinya terus sampai kini…
    Ia biasa saja, malah kadang seperti peragu dalam mengambil keputusan
    Dia memiliki banyak teman, semua istimewa baginya. Miskin dan kaya.

    Pernah dia berguru dan guru-guru yang didatangi kalah dalam cobaan
    Dia kembali diasuh 4 sahabat SAW

    Kadang dia tersungkur sakit
    Entah kenapa, kadang dia berscerita soal mimpinya
    Kami mendengarkan bagaikan sebuah film saja, detail
    Dia katakan akan menuju ke Barat Jawa
    Entah dia hanya suka disana katanya

    Setelah berbagai guru dia lalui dengan baik
    Dia terus mencari dan maaf kadang seperti bingung
    Sering menangis sendirian
    Sering naik darah tiba-tiba, bila ada sesuatu ynag menggangunya
    kadang bersabar dan kalah….

    Beberapa bulan lalau ia mengatakan telah menemukan guru atau sahabat yang cocok baginya… Di Barat Jawa

    Dia sedikit aneh, awet muda
    Banyak tertawa bila bicara
    Auranya berat, namun tidak raganya

    Terakhir dia menceritakan bahwa Sayidina Umar R.A menunjukan gurunya yg pas dinyata
    Dan kemudian dia sering menyebut Al Hidir A.S. hadir dalam mimpinya

    Kini dia sering sendiri, bergerak terus…
    Kami mulai berjarak, namun kadang dia datang secara tiba-tiba

    Saya suka menghubunginya dia biasa saja
    Selalu ada yg dia kerjakan

    Dia ada di Barat Jawa, dan Jakarta…
    Dia terus bertanya juga kenapa, bagaimana, dll….
    Namun dari matanya ia makin tahu apa jawabannya
    dari semua yang dia alami…

    Dia manusia biasa…
    Mungkin saat ini… begitu

    InsyaAllah saya tidak salah tulis
    Salam mohon maaf bila terlalu berlebihan,
    Semoga kita semua tetap dalam lindunganNya

    AMIN YRA

    • Dlm pelajaran Agama Islam di sekolah kami diajarkan 25 nama Nabi & Rasul, urutan nabi & rasul tsb yg ke 5 (lima) adalah nabi Sholeh, yg hitungannya di awali o/ nabi ADAM dan ditutup o/ Nabi Muhammad.
      Salah satu nama yg disebut dlm kitab AlQur’an adalah Khidr,
      Surah Al Kahfi ayat 65 berbunyi : “Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami”
      Nabi Hidir adalah sosok yang sangat Misteri, dikisahkan dalam AlQur’an (surah AlKahfi) Nabi Musa (utusan Allah) masih berguru pada Nabi hidir.
      Maha suci Allah dan Maha benar FirmanNYA lagi Maha Agung.

    • Ternyata 369 telah menemukan sosok yang kita cari yang selama ini kita anggap misterius. Selamat yah. Menurut 369 sosok itu berada di barat Jawa dan Jakarta. 369 mengaku sering menghubunginya. Kata 369 sosok itu didampingi alhidir dan almasih malah sosok itu didampingi oleh empat malaikat utama Allah juga 4 nabi besar termasuk ada lagi seorang nabi yaitu nabi nabi alhidir as yang selalu membimbingnya. Satu keistimewaannya lagi menurut 369 sosok itu diasuh oleh 4 sahabat nabi terutama sayyidina Ali ra. Sosok itu berdarah Jawa. Barat-timur pasundan-majapahit. Senjatanya adalah SAJUTA (SABAR, JUJUR, TAWAKKAL). Kadang sosok itu bersama sayyidina Umar ra membangunkannya di bulan ramadhan tengah malam, memberinya tanda, mengantarkannya pada paduka SAW. Terakhir sosok itu menceriterakan bahwa sayyidina Umar ra menunjukkan gurunya yang pas dan kemudian dia sering menyebut Alhidir as hadir dalam mimpinya. Subhanallah….

      Apa yang ditulis dan disampaikan oleh 369 adalah benar tetapi saya tidak akan MEMBENARKAN bahwa sosok yang dimaksudkan atau yang ditemukan oleh 369 adalah sosok yang kita cari. Logika berfikir saya adalah sbb:

      1. Jika sudah ada orang lain yang mengetahuinya maka orang itu sudah tidak bisa lagi disebut Satrio Piningit.

      2. Yang mengatakan sosok itu didampingi sosok almasih dan alhidir, empat malaikat utama Allah, empat nabi besar, empat sahabat nabi, dibimbing nabi hidir, dibangunkan oleh syaidina Umar ra bila bulan ramadhan adalah sosok itu sendiri. Sungguh betapa bodohnya kita termasuk 369 bila mau percaya dengan apa yang orang itu katakan. Bukankah 369 tidak menyaksikan sendiri tokoh-tokoh gaib yang orang itu ceritakan ?. Karena itu janganlah percaya. Sudah banyak orang seperti itu tapi semuanya habis ditelan waktu.

      3. Saya tegaskan kembali bahwa apa yang dikatakan 369 benar tapi apa yang dikatakan oleh sosok itu SALAH. Empat nabi besar sudah selesai masa tugasnya dan tidak mungkin lagi beliau ke bumi mengurus manusia apalagi hulafaul rasyidin dengan alasan apapun. Kalau mereka masih berurusan dengan manusia maka mereka disebut kekal. Jika mereka kekal maka mereka menyamai Allah. Hal itu adalah sebuah kemustahilan dan kebohongan yang nyata.

      Demikian tanggapan dari: Yaman Al Bhugury. Salamku untuk semua…

      • Benar-benar tepat, Saya sependapat dengan Muhammad Yaman Al Bhugury, tadinya Saya baca bolak-balik gak ketemu juga jawabannya tapi saya berusaha memahami, setelah baca tanggapan Muhammad Yaman Al Bhugury, ternyata logika Saya membenarkan.
        Demikian…..!

  27. Alhamdullilah. Seperti apa perwajahannya?
    Sahabat saya ini berwajah seperti Bung Karno,
    bermata tajam, lingkaran hitam di sekitar matanya pekat tanda jarangnya tidur.
    Ada dua tanda hitam di kedua lengannya
    Dan dua tanda putih di atas matanya
    Dia memang bukan orang parpol, hanya sering diminta bantuan oleh para politikus
    Sepertinya para politikus itu tahu siapa dia sejatinya, dan sering membohonginya
    Namun dia biasa saja…
    Wallahualam

  28. Salam Alaykum, selamat hari Jumat saudara2ku sekalian, salam damai sejahtera.

    Wah susah yah zaman sekarang, bahkan untuk di dunia maya sekalipun ada saja anak buah Iblis yang merasuk dan mengobarkan amarah… Astagfirullah

    Tempat sharing ini menjadi tak bernilai bila kita semua tak memberi nilai
    Baik-buruk kembali kepada niat kita
    Mari sudahi saja pertengkarang ini.

    Mas Yaman silahkan teruskan membagi ilmu dan Khazanah serta Pemikiran
    Mengalirlah….

    Saya salah satu yang masih sadar akan sopan santun InsyaAllah. AMIN YRA

  29. @RT 17 dan 369, Assalamu alaikum. Anda berdua memilih dan menggunakan angka-angka yang cantik. Saluut…. Sekedar nimbrung, saya hanya ingin mengatakan bahwa: ALLAH mengutus 25 nabi dan rasulNya ke bumi ini untuk membawa missi, ajaran dan kepentingan-kepentingan ALLAH. Hanya 4 nabi yang membawa kitab-kitab Allah yaitu: nabi Musa as dengan kitab taurat, nabi Daud as kitabnya adalah zabur/perjanjian lama, nabi Isa as membawa kitab injil dan nabi Muhammad SAW membawa kitab suci alquran. Alquran merangkum dan menyempurnakan 3 kitab pendahulunya. Tiga kitab yang dibawa oleh 3 nabi besar masing-masing membawa 3 mukjizat yang berbeda. Keutamaan nabi Muhammad karena kitabnya sekaligus sebagai mu’jizatnya. Bukti bahwa kitabnya (alquran) sebagai mu’jizatnya adalah jaminan Allah terhadap alquran yang tetap terjaga hingga akhir zaman. Allah yang menurunkan maka Allah pula yang menjaganya. Karena itulah maka dikatakan ada 4 nabi besar. Keempat nabi tersebut adalah Musa as, Daud as, Isa as, dan Muhammad SAW. Salam mas Yaman untuk anda berdua.

    • argumentasi yg rasional. keempat nabi besar yakni Musa as, Daud as, Isa as dan Muhammad SAW, Masing masing membawa Kitab Suci : * Taurat, *zabur, *Injil, *Alquran. masuk akal!. QS:12. 111. Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.

  30. Mimpi yang datangnya dari Allah biasanya hanya berupa simbol-simbol yang masih perlu ditafsirkan. Kita bisa menjadikan mimpi nabi Yusuf as sebagai sebuah contoh. Nabi Ibrahim juga pernah bermimpi menyembelih putranya Ismail. Mimpi itu berulang sebanyak 3 malam berturut-turut. Mimpi Ibrahim bukan simbol seperti mimpi nabi Yusuf. Mimpi yang bukan simbol syaratnya mimpi itu datangnya berulang kali dengan cerita yang tetap sama.

    Kelihatannya mimpi Nana bukan simbolistik dan datangnya hanya sekali jadi belum bisa kita jadikan acuan untuk menafsirkan. Mungkin saja itu hanya ilusi atau bunga-bunga tidur atau menurut saya lebih baik dan lebih bijak jika kita bersabar menunggu mana tahu di waktu-waktu yang akan datang mimpi Nana terulang kembali berkali-kali dengan cerita yang sama sebagaimana yang pernah dialami oleh saudara kita Sinar Emas selama 2 tahun antara tahun 2005-2007 yang lalu.

    Wassalam: Yaman Al Bhugury

  31. tidak bosan bosan sy membaca SPTM ini, komentar2nya jg sangat berkwalitas apalagi Muh Yaman hadir lg, wah semangat nih.
    dlm tulisan SPTM ini ada hal yg menurut sy sangat sangat penting untuk kita cermati yakni : “Semua yang memiliki pasangan adalah hamba Tuhan. Semua yang telah digenapkan adalah hamba Tuhan. Hanya Tuhan saja yang satu. Sendiri. Dia tidak bisa digenapkan. Dia tidak bisa diduakan. Maka ikutlah kepada agama bapa kita Abraham. Itulah agama yang benar. Bukan agama Kristen, bukan juga Yahudi apalagi Islam. Ikutlah pada agama bapa kita Abraham. Itulah agama yang lurus. Jalan yang lurus. Jalan menuju syurga yang dijanjikan”.
    nah pertanyaannya kemudian adalah seperti apa sesungguhnya Agama bapak Ibrahim (Abraham) tersebut?
    * dari hamba tuhan yang mencari kebenaran*17*

    • RT 17 yang baik hati. Saya salut dan hormat kepadamu. Kita memiliki kesamaan dalam membaca, mengkaji dan mencermati secara seksama tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL. Tulisan itu saya print dan jilid rapi agar setiap saat saya bisa membacanya. Malahan saya simpan satu rangkap di atas meja kerja saya.

      RT 17 yang saya muliakan. Dalam alqur’an (An-nahl 120-123) “Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang Imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif (lurus). Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan), dia mensyukuri nikmat-nikmatNya. Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus. Dan kami berikan kepadanya kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya dia di ahirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh. Kemudian kami wahyukan kepadamu (Muhammad) ”ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif dan bukanlah dia termasuk orang yang mempersekutukan Tuhan”.

      Jika Allah mewahyukan (memerintahkan kepada Muhammad untuk mengikuti agama Ibrahim maka secara otomatis perintah itu juga berlaku untuk kita karena kita semua inilah pengikut Muhammad.

      Dalam ayat 123 dikatakan “ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif”. Agama Ibrahim tidak boleh dikatakan islam karena belum ada kalimat syahadatin. Agama Ibrahim seorang yang hanif. Artinya berpegang kepada kebenaran dan tidak pernah meninggalkan. Kebenaran apa ? kebenaran tentang adanya Tuhan. Tuhan yang mana ? Tuhan yang ditemukan oleh Ibrahim dengan kekuatan logikanya. Untuk mengetahui bagaimana Ibrahim menemukan Tuhannya, RT17 bisa buka alquran surah Al-An’am ayat 75-83.

      Setelah logika Ibrahim membenarkan adanya Tuhan barulah dia permantap atau perkuat keyakinannya. Mohon kiranya RT 17 dapat membuka kembali kitab suciNya surah albaqarah ayat 260.

      Nabi Ibrahim bukan beragama nasrani bukan pula beragama yahudi. Mohon dibuka surah al imran ayat 68 “Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad) serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman. Ayat 67 secara tegas dan tersurat mengatakan Ibrahim bukan yahudi dan bukan pula nasrani. Ayat 68 secara halus dan tersamar dengan tujuan agar logika kita bisa memastikan bahwa Ibrahim bukan pula islam. Ibrahim adalah peletak dasar tauhid murni kepada Allah. Missi Satrio Piningit adalah menegakkan kalimat LA ILAHA ILLALLAH. Di situlah titik temunya.

      RT 17 yang saya muliakan. Saya pemeluk islam yang taat dan alhamdulillah saya sudah berhaji. Menurut orang saya sudah sempurnah menjalankan syariat islam tapi saya tidak puas saya tidak mau berhenti sampai di situ saja. Saya ingin menjadi pengikut Ibrahim seorang yang hanif. Kuncinya carilah kebenaran dengan kekuatan logikamu kemudian yakinilah kebenaran itu. Saya menemukan kebenaran setelah membaca, mengkaji secara kritis berdasarkan alquran tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL kemudian saya meyakini dengan keyakinan yang mendalam bahwa penulisnya adala Satrio Piningit yang sejati. Saya tidak memiliki keraguan sedikitpun dengan apa yang telah saya yakini. Saya seorang yang hanif.

      Saudaraku RT17 yang saya kasihi. Saya ini orang yang sama sekali buta terhadap hal-hal spiritual. Saya takut terjebak dalam kesesatan. Kekuatan saya hanya logika.

      Gunakanlah logika akal sehatmu kemudian jadikanlah alquranul karim sebagai panduanmu. Itu saja. Salamu alaikum. Yaman Al Bhugury.

  32. Trisula Weda

    2. Satrio Piningit merupakan seorang Manusia yang menerima amanat untuk memperbaiki moral dan tatanan hidup Manusia, Satrio Piningit menerima delapan Wahyu, enam wahyu untuk eksistensi dirinya sebagai Satrio piningit enam wahyu ini tidak diajarkan, sedangkan dua wahyu untuk diajarkan, yaitu tentang kebenaran dan ilmu kebijaksanaan.

    Dari Blog : http://ufo-spiritual.blogspot.com/2011/06/satrio-piningit.html

    Sebenarnya sudah lama Saya berpikir Trisula Wedanya dimana ya kok Saya tidak dapat petunjuk….ternyata dengan penalaran logika yang Saya lakukan ketemu di “kebenaran dan ilmu kebijaksanaan”, dari dua hal tersebut hasilnya adalah Keadilan. Dari Kebenaran dan Kebijaksanaan seseorang terlahirlah Keadilan dari sini juga Satrio Piningit Itu mendapat julukan Ratu Adil karena ajarannya melahirkan Keadilan, hal ini sinkron dengan bait terakhir ramalan Joyoboyo nomor 173. Kesimpulan Saya Trisula Weda adalah ajaran Kebenaran dan Kebijaksanan sehingga lahirlah Keadilan.

    173.
    nglurug tanpa bala
    yen menang tan ngasorake liyan
    para kawula padha suka-suka
    marga adiling pangeran wus teka
    ratune nyembah kawula
    angagem trisula wedha
    para pandhita hiya padha muja
    hiya iku momongane kaki Sabdopalon
    sing wis adu wirang nanging kondhang
    genaha kacetha kanthi njingglang
    nora ana wong ngresula kurang
    hiya iku tandane kalabendu wis minger
    centi wektu jejering kalamukti
    andayani indering jagad raya
    padha asung bhekti

    menyerang tanpa pasukan
    bila menang tak menghina yang lain
    rakyat bersuka ria
    karena keadilan Yang Kuasa telah tiba
    raja menyembah rakyat
    bersenjatakan trisula wedha
    para pendeta juga pada memuja
    itulah asuhannya Sabdopalon
    yang sudah menanggung malu tetapi termasyhur
    segalanya tampak terang benderang
    tak ada yang mengeluh kekurangan
    itulah tanda zaman kalabendu telah usai
    berganti zaman penuh kemuliaan
    memperkokoh tatanan jagad raya
    semuanya menaruh rasa hormat yang tinggi

    Petikan dari artkel diatas :
    “Satrio Piningit telah muncul dengan membawa senjata “Trisula Weda”. Senjata trisula atau tiga sila atau tiga dasar adalah Laku peran dia sebagai Imam Mahdi, Yesus Kristus dan nabi Isa. Itulah yang dimaksudkan dengan Senjata Trisula.”

    Dari petikan ini jelas tidak Sinkron dengan bait terakhir Jayabaya maupun petunjuk dari usaha spiritual yang Saya lakukan inilah sebagian dari perbedaan Kita, mohon tanggapan dari Anda Muhammad Yaman Al Bhugury dan teman-teman semua.

    Dari Blog : http://nurahmad.wordpress.com/wasiat-nusantara/bait-terakhir-ramalan-jayabaya/

    • M. Nachli telah melakukan penalaran logika guna mencari misteri “trisula weda” dan dari hasil penalaran logikanya Nachli menemukan jawabannya bahwa dari kebenaran dan kebijaksanaan melahirkan keadilan, karena itulah sehingga Satrio Piningit mendapat julukan ratu adil. Sungguh sebuah hasil dari upaya keras yang patut kita beri apresiasi yang tinggi.

      Saya hanya ingin memberi perumpamaan kepada kita semua; diibaratkan seorang nelayan yang ingin mengail ikan. Kailnya satu tapi mata kailnya tiga. Mata kail harus diberi umpan. Hasil yang didapatkan oleh nelayan itu adalah ikan.

      Mas Nachli, dari apa yang diperjuangkan Satrio Piningit pada akhirnya hasilnya munculnya kebenaran, diaplikasikannya kebijaksanaan dan terwujudnya keadilan yang merata. Satrio Piningit menyerang tanpa pasukan karena memang dia hanya sendiri. Dia tidak perlu dibantu oleh siapa-siapa karena Tuhan telah melengkapi dia dengan trisula weda. Sebagai imam mahdi dia akan menghancurkan dajjal (bermata satu) yaitu semua orang yang hanya mengandalkan keyakinan tanpa menggunakan logika akal sehatnya. Sebagai yesus kristus dia menghancurkan anti kristus yaitu para pendusta. Sebagai nabi isa dia meluruskan tauhid murni kepada Allah dengan ajaran kasihNya. Imam Mahdi, Yesus Kristus, dan Nabi Isa diibaratkan hanya sebagai mata kail sedangkan Satrio Piningit adalah kailnya. Munculnya Kebenaran (termasuk kebenaran ramalan joyoboyo 173), dimanifestasikannya kebijaksanaan sebagaimana seharusnya dan diwujudkannya keadilan adalah akhir pencapaian Satrio Piningit dalam perjuangan panjangnya. Kebenaran, kebijaksanaan dan keadilan hanyalah sebagai fatamorgana manakala; 1. Logika belum membenarkan keyakinan (taqlid buta) 2. Para pendusta masih berkuasa dan menguasai orang lain. 3. Manusia belum saling mengasihi terhadap sesamanya (saling bermusuhan dan merasa benar sendiri).

      Sungguh betapa beratnya tugas beliau. Beliau lakuakan semua itu secara gaib tanpa ada seorangpun yang mengetahuinya. Beliau tidak mungkin disebut satrio jika beliau tidak selalu memenangkan perang atau pertarungan. Musuh Satrio Piningit bukan manusia akan tetapi nafsu yang berkuaasa di dalam diri manusia. Makanya saya selalu sedih dan menitikan air mata jika ada pembaca yang menghinanya. Satrio Piningit adalah JURU SELAMAT KITA. Dia akan menyelamatkan umat manusia dari belenggu hawa nafsunya tanpa membeda-bedakan manusia dari latar belakang agamanya. Dia sama sekali tidak berharap apa-apa dari kita. Musuhnya tidak nampak di mata kita. Karena beliau hidup seperti kita maka digunakanlah kata yang paling tepat buat dirinya yaitu kata piningit. Ada 2 hal yang sangat berbahaya buat Satrio Piningit jika beliau diketahui manusia.

      Pertama; manusia akan mengganggu dan mengahalangi dia dalam menjalankan tugasnya. Nafsu syetan bisa saja merasuk di dalam diri manusia untuk merusak jasad / tubuh Satrio Piningit.

      Kedua; manusia akan memuji bahkan memujanya. Satrio Piningit tidak menghina bila menang karena beliau juga tidak butuh pujian dari manusia atas kemenangannya.

      “para pendeta juga pada memuja itulah asuhannya sabdo palon”. SUBHANALLAH, sungguh betapa indah, santun dan mulianya kalimat itu.

      Yaman Al Bhugury hanya ingin menyampaikan kepada kita semua agar lebih berhati-hati mengkaji dan mencermati kalimat di atas. “Pendeta” yang dimaksudkan di atas bukan pendeta sebuah agama sebagaimana yang kita ketahui selama ini. Logikanya bagaimana pak pendeta mau memuja Satrio Piningit, sementara pendeta saja tidak tahu siapa dan dimana Satrio Piningit berada. Moga-moga di lain waktu dan kesempatan kita dapat membahasnya. Insya Allah. Amin. Wassalam; Yaman Al Bhugury.

      • Terimakasih atas perhatiannya kepada Muhammad Yaman Al Bhugury, Anda bisa mengurai dan menjabarkan dengan baik apa yang Saya ajukan, Saya biasanya simpel dan fokus dalam menjabarkan sesuatu yaa…itulah juga merupakan perbedaan Kita dimana yang Anda miliki tidak Saya miliki….!

        Ramalan Jayabaya memakai bahasa simbolik jika ditelan begitu saja bisa tersesat dan keliru, pemahamannya diperlukan olah pikir dan kajian logika. Anda benar memperingatkan supaya berhati-hati, mengkaji dan mencrmati kalimat itu…! Terimakasih….

  33. sdh kah kita membaca blog ini?, membaca dan membaca lagi ?
    1.Judul tulisan diblog ini adalah : “SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL” (Tulisan ini dipersembahkan khusus bagi mereka yang ingin memahami kebenaran tentang mist eri: Satrio Piningit, Imam Mahdi, Dajjal, Yesus Kristus, anti kristus, nabi Isa, Almasih dan Ratu Adil. Tulisan ini juga mengungkap misteri: Sabdo Palon Nayo Genggong, Nyi Roro Kidul, mahluk ruang angkasa, (UFO), leluhur bangsa israil dan benua atlantis).
    Jelas dan Tegas sosok yg dimaksud bukan lagi “CALON” akan tetapi telah “MENJADI” dan telah “MUNCUL”.

    2. Jika sudah ada orang lain yang mengetahuinya maka orang itu sudah tidak bisa lagi disebut Satrio Piningit.

    Piningit / Pingit dlm kamus bhs Indonesia artinya mengurung diri, yg dapat bermakna “Sembunyi” tidak diketahui orang dgn kata lain ”RAHASIA”.
    Jika saudara 369 sdh mengetahui sosok “Piningit” / “rahasia” tsb maka buat 369 bukan rahasia lg atau bukan “Piningit” lg.

    • meng-Imani kisah para pemuda di gua yang di sembuyikan Allah beratus tahun. Dan hidup kembali atas KEBESARANYA. Subhanallah.
      Setelah sy membaca komentar 369, sy membuka alquran mencari ayat mana yg menceritakan kisah Ashabul kahfi, dlm Surah alkahfi ayat 18. Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur,Dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka.
      Ayat diatas jelas menyebutkan kata TIDUR bukan MATI.
      Sebagai catatan saja dia CALON SP dan saya semua ber 4 SHOCK dan KAGUM atas PAPARAN Mas YAMAN. Artinya si CALON SP ingin berguru pada Mas Yaman.
      Harapan kita sama bpk 369. Diblog ini kita dikelilingi orang2 yg hebat, Salah satu tulisan yg ada diblog ini adalah tulisan Mas Cahyo Nayaswara, seorang seniman yg juga aktifis masjid, mas Yaman seorang pengusaha, moch Nachli seorang ahli spiritual, 369 yg punya pengalaman spiritual dan mudah-2an akan ada lagi orang2 intelektual lg yg ikut mengisi diskusi sehat kita, agar orang seperti kami yg sedang belajar ini lebih paham dan lebih paham lg.

    • Duhai Dzikirul, anda telah membuat diriku terkesima, tersenyum kagum betapa kritisnya engkau. Seorang Yaman Al Bhugury, dengan segala kerendahan hatinya menyatakan “hormat” terhadap kecerdasanmu. Luar biasa. Anda orang yang tegas. Kita seiring, sejalan dan SEPENDAPAT…

    • Sosok yang 369 ikuti yang 369 sebut sebagai calon Satrio Piningit tidak ada relevansinya dengan ashabul kahfi. Urusan persahabatan adalah urusan anda berempat tapi perahabatan kalian itu tidak bisa disebut sebagai persahabatan “alkahfi”. Dalam ramalan joyoboyo Satrio Piningit tidak punya sahabat. Dia hanya seorang diri. Dia piningit sejak dia lahir sampai kematiannya. Waktu tidak akan bisa merubah status “piningit” yang disandangnya.

      Bahwa dia nanti akan muncul dengan membawa sifat ratu adil adalah benar akan tetapi di masa kemunculannya itu dia sudah menggunakan nama barunya. Anda 369, gunakan logika akal sehatmu dan campakkan dulu perasaanmu kemudian simak baik-baik perkataan saya; seorang Satrio Piningit (jangan gunakan kata calon) tidak perlu dijaga, dinasihati, diajak diskusi, dan dicarikan rezeki. Ngurus diri sendiri aja gak bisa, gimana mau ngurus orang lain ?. Apa sih yang pernah saya paparkan yang katanya 75% diakui sudah dilalui oleh sosok itu ?. Saya sendiri tidak tahu. Anda 369, jangan buat saya bingung. Anda juga jangan menggiring saya masuk ke dunia Spiritual, sebuah dunia yang tidak saya mengerti dimana pintu masuknya kemana pintu keluarnya. Sosok itu mengatakan ketemu dengan sahabat nabi dan 369 juga mengatakan pernah mimpi ketemu rasulullah, logika saya mempertanyakan apa rujukannya atau pembandingnya bahwa benar yang datang itu adalah sahabat nabi atau mimpi anda itu benar adalah rasulullah. Kita semua ini tidak pernah lihat wajah asli beliau termasuk anda 369. Sampaikan kepada sosok itu bahwa saya tidak mau jadi guru karena memang saya bukan guru. Saya seorang pengusaha. Saya mau sharing dengan orang-orang yang ingin memakai logika akal sehatnya. Itu sja. Dan terakhir, ini penting ! Sampaikan kepada sosok itu kalau dia memiliki dan mau mengandalkan ilmu spiritual yang tinggi bersatulah kalian empat bersahabat dan lawan saya. Aku, Yaman Al Bhugury
      MENANTANG kalian !!!.

    • menyimak diskusi ini sy sungguh kecewa dengan sikap 369! mengapa anda sebagai seorang Konsultan yg sdh sekolah tinggi2 ber mental kerupuk gitu?? mengapa anda malah memberi tanggapan NEGATIF atas jawaban Muh Yaman,? dimana sikap POSITIF kamu?.
      diawal sy masih baca tulisan anda “Semoga kita menjadi pencari kebenaran yang hakiki, dan turut berjuang bagi Umat dan Hamba2 Allah. AMIN YRA”,.
      sejauh mana anda berjuang?.

    • sy tidak kenal dengan Muhammad Yaman Al Bhugury, dimana dia bgmn dia Sungguh sy tidak tau. sy tegaskan bahwa sy tidak membela siapapun. saya hanya ingin selalu berada dalam jalur yang Benar, menguji dan mengkajinya hingga diriku menjadi HAQQUL YAQIN atas keBENARan tsb. tks

    • bagaimana kita bisa paham dan mengerti tentang suatu keBENARan kalo kita tidak pernah menguji dan kajinya. Jika sy mendengar atau membaca sesuatu sebagai orang yg beragama refensi sy utk menguji hal yg sy baca/dengar tsb adalah ALQUR’AN. Akan sy TOLAK dgn keras apapun yg bertentangan dgn ALQUR’AN. trimakasih atas ajakannya 369, tp perlu sy tegaskan bahwa SAYA suka dan Percaya dengan tulisan yg ada dalam blog ini.

    • Hahaha. 369, nama kamu bukan natanegara tetapi nataabadi. Hahaha. Bicara kamu sudah tidak keruan! Ibaratnya kamu hanya seorang gaduh ayam membawa masuk ayamnya ke gelanggang buat diadu tapi belum sempat diadu ee ee ayam kamu keok. Ayam kamu ketakutan! Makanya kamu ngambek! Dasar cengeng!

      Untuk admin blog mohon komentar picisan anak ingusan 369 yang terakhir agar dihapus dan selanjutnya diproteksi. Orang seperti 369 tidak layak berkomentar di blog terhormat ini. Ingatlah….”Persahabatan kalian berempat akan berakhir”. Catat dan kenanglah baik-baik perkataan terakhir saya ini.

      Sekarang, sudah saatnya berpisah. Kepada admin blog saya ucapkan terima kasih jika seandainya saran saya diterima. Blog yang anda bina ini adalah blog terhormat dan mulia karena menjadikan Alquran sebagai bahan kajian. Blog ini tidak boleh dikotori oleh orang-orang seperti 369 yang mengkultuskan sahabatnya. 369 adalah seorang musyrik yang nyata.

  34. Natanegara, seorang konsultan ingin memperjuangkan sahabat calon Satrio Piningit yang cengeng itu! Silahkan tapi tempat anda bukan di blog terhormat ini. Hanya orang-orang yang menggunakan logika intelektualnya yang mendapat tempat terhormat di blog ini dan anda, Natanegara tidak termasuk di dalamnya. Jika anda ingin keluar dari blog ini tidak ada yang melarang anda. Kita semua tahu bahwa anda hanyalah seorang pecundang, budak Calon Satrio Piningit cengeng! Kita juga tahu semua bahwa persahabatan anda berempat adalah persahabatan yang berada di bawah naungan malaikat kegelapan! Naudzubillah….

    Sejak awal anda muncul di blog ini saya sudah curiga kalau anda membawa missi, tapi saya tidak tahu missi apa itu. Akhirnya saya menulis dengan judul OBSESI YAMAN. Di akhir tulisan itu saya mohon pamit. Berat rasanya mengatakan “pamit” karena saya tahu teman-teman lain banyak yang suka dengan komentar-komentar saya yang lurus, jujur, obyektif apa adanya.

    Sejujurnya saya katakan bahwa perkataan pamit itu untuk memberi kesempatan kepada 369 alias natanegara agar bisa menyampaikan missi utamanya. Ternyata prediksi saya benar. Anda muncul dengan tulisan gaya marketer untuk menjual murah calon Satrio Piningit sahabatmu yang cengeng itu. Dasar barang palsu atau tiruan, maka wajarlah kalau pasar tidak memberi tanggapan yang positif. Natanegara anda bukan konsultan yang bonafid dan berkualitas bagus. Wajarlah kalau pemerintah kadang tidak mendengarkanmu.

    Apapun yang anda, natanegara katakan yang pasti saya telah berhasil menjebakmu hanya dengan diplomasi “pamit”. Dari perseteruan kita ini saya mengambil hikmah yang positif. Karena itu saya nyatakan niat dan tekad bulat saya untuk tetap setia mengawal blog yang terhormat ini agar tidak disusupi oleh pecundang seperti anda, natanegara. Ingatlah selalu nama saya Yaman Al Bhugury.

  35. ALHAMDULILLAH PUJI TUHAN YME. kami sbg admin Blog ini, dengan segala kerendahan hati serta berterima kasih kepada para pemohon pengisi tanggapan / komentar ! Tentunya demi keindahan Forum diskusi SPTM ini. kami Tetapkan akan menjaga KEINDAHAN berdiskusi mengingat Tulisan SPTM dalam Blog ini ? bagi kami sbg penemu TULISAN yang SANGAT LANGKA serta INDAH ini. Mengagumi dan Menjunjung Tinggi KEAGUNGANNYA. TERIMA KASIH.

  36. Keyakinan adalah sesuatu yang kita terima jika logika kita menyatakan benar disilnilah maka kita yakin dan jika logika kita tidak membenarkan maka kita tidak mempercayai. Dibawah ini (paling bawah) merupakan petikan yang saya ambil dari artikel diatas, dari petikan ini kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan karena tidak sesuai dengan ilmu Antariksa yang ada pada saat ini, disinilah bagian dari perbedaan Anda yang mempercayai artikel diatas penulisnya adalah Satrio Piningit sejati, berbeda dengan yang Saya percayai bagi Saya penulisnya bukan Satrio Piningit yang Kita cari, Sebelum mempercayai sesuatu kita harus mengujinya dulu tentang kebenarannya agar kita tidak tersesat disesatkan oleh orang-orang sesat.

    Seorang Satria sejati tidak akan menulis dan disajikan ke orang lain karena yang ditulis itu tidak dipahami, disinilah bagian etika dari seorang Satria. Dari artikel diatas yang Saya petik, dibawah ini menandakan ketidaktahuan ilmu Antariksa Penulisnya. Ilmu Antariksa tentang Matahari dan Planet dan Bintang-bintang sudah diajarkan di sekolah SD (IPA), maka ingatlah kembali pelajaran Ilmu Antariksa Anda, hal ini tidak perlu Saya jelaskan karena Anda bisa menulis berarti Anda pernah sekolah. Anda lengah terbuai oleh alur cerita yang fantastis hingga melupakan logika.

    Tulisan petikan dibawah ini sudah jelas dan ada pembandingnya yaitu ilmu Antariksa yang sudah diakui dan ilmiah, jika disekolahan petikan artikel dibawah ini nilainya 0 (nol), disini apakah Anda masih percaya jika Penulisnya itu Satrio Piningit yang sebenarnya, hal ini bagi Saya 100% menyatakan bukan, terus yang tidak ilmiah bagaimana nilainya yang sudah ilmiah saja kayak gitu ? Tentu lebih parah lagi…! Maaf sobat sedikit kasar dan pakai gaya penceramah hahaha…tapi Blog ini asik kok untuk tempat pembahasan pencarian Jati diri Satrio Piningit.

    Yaaa tentang keyakinan tidak perlu diperdebatkan diskusi di Blog ini bisa menambah tajamnya pikiran Kita, dimana Kita bisa bertemu dengan orang lain yang berbeda pengalaman dan keyakinan. Kalau mencari yang sependapat atau sama yaa…tidak ada perkembangan alias monoton, Saya sudah kenyang bertemu dengan orang-orang yang pengalamannya sama. Disini Saya memang mencari orang yang berbeda baik pengalaman maupun latar belakang Saya, pengalaman Saya sebenarnya lebih dari tiga untuk sekedar tahu pengalaman Saya yang tiga, 1.Teknik. 2.Seni lukis. 3.Spiritual. Keyakinan bagaimanapun Anda, Saya tidak ingin mempengaruhi Keyakinan Anda, Anda semua menyatakan Pencari Kebenaran dan berbeda sedikit dengan Saya yalah Pecinta Kebenaran.

    Petikan dari artikel diatas :
    “2. Di alam angkasa terdapat dua tempat. Yang paling tinggi ditempati oleh matahari dan gugusan bintang-bintang dan galaxy. Yang rendah ditempati bulan dan ratusan planet-planet. Mahluk luar angkasa (UFO) menghuni planet. Di angkasa terdapat dua tempat. Semua harus digenapkan”

    • “Yaaa tentang keyakinan tidak perlu diperdebatkan”
      # sy setuju dgn anda.
      “Ilmu Antariksa tentang Matahari dan Planet dan Bintang-bintang sudah diajarkan di sekolah SD (IPA)”
      # bisakah dicopykan sedikit kalimat dlm buku SD tersebut yg menurut anda bertentangan atau bernilai 0 (nol) pd point 2 yg anda petik diatas? tks

    • Kemampuan menguraikan dan menjabarkan hanya persoalan kebiasaan saja di lapangan. Itulah habitat pengusaha yang selalu takut rugi. Sebagai direksi saya harus mampu menguraikan dan menjabarkan kebijakan dewan komisaris kepada bagian teknik, logistic, finance, dan HRD agar pekerjaan berjalan lancar. Hampir semua pengusaha memiliki habitat seperti saya dalam menguraikan dan menjabarkan infokom. Motivasinya Cuma satu. Takut rugi…

      Masalah dunia antariksa disebut dalam tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL memang tidak dijabarkan secara luas. Menurut saya bukan hanya dunia antariksa saja yang tidak diuraikan, tapi hampir semua hal atau bagian lainnya. Wajarlah kalau semua orang tidak bisa memahaminya. Katakanlah soal alam langit, meski tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL sudah menguraikan dengan benar, dimana ilmu pengetahuan tidak mampu mengungkapnya, tetap saja kita tidak mungkin faham. Saya secara pribadi justru tertarik dengan metodologi yang digunakan penulis. Saya tidak mungkin mau mengatakan bahwa dia bukan satria karena tidak beretika dengan membiarkan kita mencari dan menganalisanya sendiri. Satrio Piningit yang sejati tidak mencari pendukung juga tidak mencari pengikut. Dia juga tidak butuh pengakuan dari kita. Semua orang spiritual yang mendalam ilmu batinnya sudah tahu dan faham bahwa “mahkluk gaib” tunduk pada perintah Satrio Piningit. Itu berarti yang menjadi pendukung dan pengikut Satrio Piningit adalah mahkluk gaib, bukan kita manusia yang nyata ini. Maka berhentilah mencarinya karena kita tidak mungkin bisa menemukan dia. Saya sebatas hanya memberi pengakuan dan membenarkan bahwa penulis SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL adalah Satrio Piningit yang sejati. Saya suka dengan materi tulisannya dan metodologi yang dia gunakan. Materi yang dia sajikan adalah sesuatu yang baru buat saya yang tidak pernah saya ketahui sebelumnya, begitu pula dengan metode penulisannya juga belum pernah saya lihat sebelumnya.

      • Kita tidak bisa terlalu cepat mengatakan tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL tidak ilmiah karena menganalisis permasalahan antariksa yang disinggung dalam tulisan itu. Bisa saja apa yang kita tangkap berbeda dengan apa yang dimaksud oleh penulisnya. Ilmuan antariksa saja mengatakan alam luar angkasa terus berkembang. Ini dibuktikan dengan banyaknya planet-planet baru yang ditemukan bahkan NASA melaporkan telah ditemukan matahari yang baru memiliki perbedaan dengan matahari yang kita lihat sekarang. Kita juga tidak bisa terlalu angkuh untuk mengatakan yang ilmiah saja bernilai nol apa lagi kupasan yang bukan ilmiah. Apakah kita tahu soal rahasia alam langit ? Semua itu berada di luar antariksa. Tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL sudah mengungkap rahasia langit dengan jelas. Apakah saudara Nachly mau mengatakan bahwa itu juga salah ? Jika hal itu salah, lantas bagaimana menurut anda yang sebenarnya ? Saya bertanya karena saya tahu anda orang spiritual yang mengetahui hal-hal di luar akal.

        Saya adalah orang bodoh dan hina. Mudah-mudahan dengan jawaban M. Nachly atas pertanyaan yang saya ajukan di atas, Allah akan memberi kepintaran kepada saya yang tadinya bodoh dan Allah memberi kemulian di dunia dan akhirat kepada saya yang tadinya hina. Wassalam.

      • Dalam tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL hal. 14 point 2, Satrio Piningit yang sejati menulis; “Di alam angkasa terdapat dua tempat. Yang paling tinggi di tempati oleh matahari dan gugusan bintang-bintang dan galaxy. Yang terendah ditempati bulan dan ratusan planet-planet. Makhluk luar angkasa (UFO) menghuni planet. Di angkasa terdapat dua tempat. Semua harus digenapkan”.
        Dari apa yang terdapat dalam SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL dengan pandangan sebagaimana yang anda paparkan saya anggap tidak ada yang bertentangan. Kalau di luar angkasa ilmu pengetahuan dan anda sebagai manusia biasa tidak dapat menentukan atas dan bawah memang benar karena ilmu pengetahuan dan anda memiliki keterbatasan. Ilmu pengetahuan dan anda mengatakan di alam angkasa yang namanya langit paling tinggi dan bawah tidak ada.
        Dalam tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL point 1 dikatakan; “Di alam langit, terdapat 2 langit yaitu langit pertama dan langit ketujuh. Langit pertama dihuni seratus dua puluh malaikat dan langit ketujuh dihuni tiga malaikat yaitu Jibril (gabriel), Mikail (mikael), dan Israfil (sarafil). Di langit terdapat padang mahsyar, di langit ketujuh terdapat syurga. Dua langit dan dua tempat. Semua harus digenapkan. Syurga masih kosong dan belum berpenghuni”.
        Ilmu pengetahuan dan anda hanya sampai pada kesimpulan bahwa yang paling tinggi adalah langit. Tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL mengatakan di alam langit terdapat dua langit di situ. Anda belum menjawab pertanyaan saya yaitu bagaimana rahasia langit menurut anda ?!. Sebagai orang Jawa seharusnya anda lebih bijak dari saya. Anda tidak perlu memberikan nilai 0 (nol) secara menyeluruh tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL ini, karena boleh jadi anda sama saja bodohnya dengan saya, Muhammad Yaman Al Bhugury. Sejujurnya saya tidak malu mengatakan saya manusia bodoh jika apa yang saya ketahui selama ini mau dibandingkan dengan apa yang disajikan dalam tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL. Saya juga tidak malu mengakui diri saya hina karena selama ini saya bangga dengan apa yang saya ketahui, ternyata setelah membaca SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL saya sadar bahwa pengetahuan saya masih teramat rendah. Tapi saya bukan orang bodoh di mata anda, hususnya sdr. Nachly. Salamun Alaikum.

  37. Bereksistensi

    Saya mohon ijin kepada teman-teman, admin Blog dan pengunjung Blog satriopiningitmuncul.wordpress juga pemilik Server wordpress, ijinkan Saya bereksistensi di blog ini, tidak ada maksud jelek dan tidak akan merugikan siapapun, Saya bereksistensi ini karena Saya merasa Bahagia dan Bersemangat menemukan apa yang Saya cari yaitu Trisula Weda yang merupakan rahasia pada ramalan Jayabaya dapat Saya temukan demikian keyakinan Saya.

    Prabu Jayabaya adalah satu-satunya Raja yang Saya kagumi yang pernah hidup di tanah Jawa ini, dengan ramalan Jayabaya dapat Saya ketahui, ramalannya Beliau banyak yang terbukti benar dan akurat. Ramalan Satrio Piningit yang dikenal oleh banyak orang pada ramalan Jayabaya merupakan hal yang menarik, pada bait-bait terakhirnya ramalan Jayabaya dimana si Satrio Piningit itu bersenjatakan Trisula Weda, tapi tidak disebutkan dengan jelas apa dan bagaimana sebenarnya Senjata Trisula Weda itu, hanya sekilas saja yaitu bener, jejek, jujur pada bait ke-164.

    Dari rasa keingintahuan dan rasa penasaran, maka Saya berusaha untuk mendapatkan rahasia itu, lama dalam pencarian itu dan dapat Saya temukan dalam Bulan Suro yang merupakan Bulan Keramat untuk Orang Jawa, dengan dasar inilah Saya meyakini kebenarannya, untuk alasan yang ke dua adalah sinkron dengan bait terakhir pada ramalan Jayabaya yaitu pada bait ke 173, Saya tidak meragukan kebenarannya dan Saya yakin.

    Lain Saya lain Muhammad Yaman Al Bhugury benar-benar berbeda. Ceritanya begini Saya berusaha untuk memecahkan logika dari usaha spiritual yang Saya dapatkan, Saya merasa belum terpecahkan semua hanya sebagian saja yang dapat Saya pecahkan, logika Saya mencapai titik nol dalam hal ini, maka Saya mencari tandingan pikiran Saya yaitu harus dapat menemukan orang yang benar-benar berbeda dengan diri Saya.

    Saat itu Trisula Weda belum Saya temukan, ini merupakan pencarian yang pelik dan rumit dalam perjalan pencarian Jatidiri Satrio Piningit bagi Saya, juga merupakan pencarian yang pelik apa dan bagaimana Trisula Weda itu, Saya belum tahu apa sebenarnya dan bagaimana Trisula Weda itu, di Blog ini Satrio Piningit Muncul Saya pendatang baru dan ternyata teman-teman semua juga merupakan Pencari Kebenaran beda sedikit dengan Saya yalah Pecinta Kebenaran, pengunjung di blog ini dapat diajak berdiskusi walau berbeda-beda keyakinan dan jati dirinya. Perbedaan keyakinan tidak perlu didebatkan tapi perlu didiskusikan dengan argument, inilah yang Saya tangkap dari teman-teman semua terutama Saya tangkap jelas dari Muhammad Yaman Al Bhugury.

    Disini Blog Satrio Piningit Muncul merupakan Orang-orang yang kebanyakan berbeda cara memandang dan menilainya artikel di atas dengan Saya, Muhammad Yaman Al Bhugury merupakan orang yang aktif untuk menjaga keyakinannya, siapa yang mencela dan menghina artikel diatas maka akan diserangnya, dan ternyata juga berpandangan luas dalam menyikapi sesuatu, disamping itu juga mempunyai kecerdasan yang cemerlang. Dengan kecerdasannya itu Muhammad Yaman Al Bhugury menanggapi dan memecahkan dengan logikanya 9 point artikel pada blog Saya dengan hasil yang mengagumkan sehingga membuat pikiran Saya jadi fres yaitu Saya bisa mencermati dan meneliti 9 point itu lebih tajam dan terfokus.
    Muhammad Yaman Al Bhugury telah membantu Saya untuk menemukan apa yang Saya cari dan Saya yakini, Trisula weda dapat Saya temukan berada pada dua wahyu yang akan diajarkan yaitu Kebenaran dan Ilmu Kebijaksanaan, jika keduanya Kita pakai sebagai Pedoman dalam suatu hal atau urusan maka dari hasil keduanya ini terlahirlah Keadilan jadilah sekarang berjumlah 3, inilah yang Saya yakini Trisula Weda yang dimaksud pada ramalan Prabu Jayabaya dan sinkron dengan bait ke 173 ramalan Jayabaya dari 8 wahyu yang diterima 2 diantaranya dengan hukum sebab akibat terlahirlah Keadilan, Saya melihat jam tepat pada pukul 02:07 WIB pada tgl. 01 Desember 2012. Terimakasih Saya kepada Saudara Muhammad Yaman Al Bhugury anda membantu Saya untuk menemukan apa yang Saya Cari dan Anda membuat Saya Bahagia dan Bersemangat, demikian juga mudah-mudahan Anda juga Bahagia dan Bersemangat seperti yang Saya rasakan kerena Anda bisa menolong Saya.

    Trisula Weda sudah Saya temukan di bulan Suro (bulan Jawa) dan dengan ini mohon kesaksian teman-teman dan semua pengunjung Blog Satriopiningitmuncul WordPress, Saya menetapkan bulan Suro Saya tetapkan sebagai bulan Keramat untuk Saya, ketetapan ini ada 2 sebab yaitu pertama Saya menemukan Trisula Weda dan yang kedua Saya adalah orang Jawa. Juga Saya menetapkan bulan Suci Ramadhan sebagai bulan Keramat, ada 3 hal penyebabnya yaitu pertama karena Saya merupakan seorang Muslim, yang kedua dan yang ketiga mohon maaf Saya rahasiakan karena Sangat pribadi dan rahasia ini teman-teman Saya mohon mengerti dan suatu saat Teman-teman dengan sendirinya dapat mengetahui apa yang Saya rahasiakan itu.

    Selain itu Saya juga ingin membuat angka kenangan simbolik untuk mengenang ini dan juga mohon disaksikan teman-teman dan pengunjung blog disini angka 939 merupakan angka pilihan Saya untuk mengingat Trisula Weda, angka 939 Saya tetapkan sebagai simbol Trisula Weda yaitu berasal dari 9 point dan 8 wahyu dari bagian dua wahyu berakibat lahirnya Keadilan jadilah 9 dan rangkaian angka 939 merupakan simbul Trisula Weda bagi Saya, siapa saja boleh memakai angka 939 tidak ada hak paten dan bebas, asal Anda suka arti dan maknanya yaitu terdiri dari : Kebenaran, Ilmu Kebijaksanaan dan Keadilan yang merupakan Trisula Weda. Jika Anda memakai simbol angka ini Saya anggap Anda juga Pecinta Kebenaran.

    Saya yakin Satrio Piningit yang keluar dari pingitannya yang nantinya dikenal sebagai Ratu Adil dengan senjatanya Trisula Weda dapat dengan cepat merubah tatanan kehidupan Manusia, karena yang dirubah adalah polaritas logika Manusia ditempatkan pada posisi yang benar dan garis edar yang benar, maka Manusia dengan ini dapat mengetahui kebenaran yang sejati, hingga semua Agama dan Kepercayaan dapat tertata dengan benar tidak akan mengklem paling benar dan tidak menyalahkan yang lain. Juga kehidupan akan Aman, Sejahterah dan mematuhi hukum yang ada, Jujur, hidup Damai dan Bahagia.

    Ratu adil yang keluar dan dikenal sebenarnya Adalah Master dari Para Satrio Piningit dan semuanya merupakan orang-orang terpilih yang dipilih oleh Tuhan Yang Maha Esa, mereka merupakan satu tim dan bekerja pada tingkat Spiritual, walau tidak saling kenal pada dunia nyata mereka bekerja dalam tingkat Spiritual dan terhubung sebagai jaringan Ratu Adil. Seperti Kita ini walau tidak saling kenal dapat terhubung di dunia maya yaitu pada jaringan Internet.

    Pencarian Jatidiri Satrio Piningit terus Kita lanjutkan, Saya optimis dari perbedaan keyakinan mengidentifikasi inilah nanti InsyaAlloh dapat Kita temukan sosok Jatidiri Satrio Piningit ya Ratu Adil itu, Kita juga merupakan Satu Tim !

    Wassalam dan Terimakasih untuk Anda semuanya.

    Surabaya, 5 Desember 2012
    Pecinta Kebenaran
    Moch. Nachli

    Ref : http://nurahmad.wordpress.com/wasiat-nusantara/bait-terakhir-ramalan-jayabaya/

    • Monggo Mas Nachly !… monggo… Silahkan bereksistensi di blog ini. Alhamdulillah wa syukurillah. Saya senang mendengar pernyataan yang anda sampaikan. Luar biasa mas. Ini semua sudah sesuai dengan harapan saya sebagaimana yang pernah saya tulis dengan judul OBSESI YAMAN. Orang bijak berkata “gayung bersambut kata berjawab”. Obsesi yang baik bersambut dengan niat yang baik. Mudah-mudahan ke depannya nanti blog ini akan semakin ramai dikunjungi oleh orang-orang… para pengembara di dunia maya, baik itu oleh para ksatria pencari kebenaran maupun oleh para arjuna pecinta kebenaran.

      Siapapun bisa masuk untuk berdiskusi bahkan untuk untuk exsist di blog terhormat ini. Saya tidak tahu berapa angka pastinya tapi saya yakin pembaca blog ini sudah mencapai angka ribuan bahkan puluhan ribu. Mudah-mudahan admin blog mau berbaik hati mau menyampaikan angka pastinya kepada kita.

      Para ksatria pencari kebenaran dan para arjuna pecinta kebenaran yang saya hormati dan muliakan. Saya mengajak kepada kita semua agar kita jadikan blog ini sebagai blog terhormat dan mulia. Kitalah yang bisa menjadikannya. Bukan siapa-siapa. Termasuk bukan admin blog. Sebagaimana Admin blog katakan, dia hanya memungut tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL kemudian memeliharanya karena dia merasa terpesona dengan keagungan tulisan SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL. Sepatutnyalah kita memberi apresiasi yang tinggi dan berterima kasih kepada admin. Niat baik admin tersebut kelak akan mendapat balasan berupa kebaikan pula. Insya Allah.

      Saya memiliki keyakinan bahwa pembaca setia blog ini sangat banyak. Yang memberi komentar hanya segelintir saja karena tidak semua orang memiliki bakat menulis. Kewajiban kitalah yang segelintir ini yang dapat menjadikan blog ini menjadi blog yang terhormat dan mulia. Sahabat-sahabat kita para pembaca setia tentu dengan sendirinya terkena imbas dari apa yang kita usahakan itu.

      Mas Nachli, silahkan anda exist di blog ini. Saya tahu anda memiliki kekuatan ganda yaitu kekuatan logika dan spiritual. Saya sudah menyatakan niat baik dan tekad bulat saya sejak dua hari lalu ketika saya menanggapi 369 bahwa saya akan mengawal blog ini. Mungkin maknanya sama dengan exist ya mas…

      Untuk mengawal blog ini saya juga mengandalkan dua kekuatan yaitu LOGIKA DAN SEMPRITAN. Semua harus dua. Semua harus digenapkan. Yang satu hanya Tuhan. Karena Sia hanya sendiri. Esa. Tunggal.

      Saya akan bunyikan sempritan saya bila ada yang saya nilai berbicara melampaui batas-batas kewajaran. Jika sudah saya tegur dan tetap membandel seperti ratu adil/666 dan 369, saya meminta kepada admin mengeluarkannya. Salamun Alaikum. (Yaman).

  38. Admin menyambut baik dengan tangan terbuka mempersilahkan Moch. Nachly bereksistensi di blog ini. Kehadiran anda tentu akan lebih memperluas wawasan para pembaca kami yang sangat majemuk ini. Sadar akan pluralisme yang ada maka admin tidak segan – segan delete bila komentar yang masuk ke blog ini menggunakan bahasa Jawa.

    Admin adalah orang Jawa tapi pembaca blog ini berasal dari daerah diseluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Admin juga ingin menyampaikan terimakasih kepada Muhammad Yaman Al Bughury atas apresiasi yang bapak berikan kepada admin. Kami tahu, kehadiran bapak belum genap sebulan di blog ini namun kehadiran bapak telah memberi dinamika yang sangat positip buat pembaca sehingga admin merasa perlu lebih tekun dan bergairah melakukan penataan ke arah yang lebih baik untuk melayani para pembaca kami yang saat ini sudah mencapai 15.246 hanya dalam waktu 6 bulan sejak blog ini kami mulai. Setiap hari blog ini dikunjungi sekitar ± 86 pembaca. Semua ini admin awali dengan niat baik hanya karena ALLAH semata.

    Admin berharap semoga bapak Yaman Al Bughury tidak merasa jenuh atau bosan memberi Pencerahan kepada para pengunjung blog ini. Dan kepada para pembaca setia kami berharap kiranya dapat mengundang kawan – kawan lainnya untuk berkunjung dan eksist di blog ini.

    Blog ini adalah milik kita dan untuk kita.
    Terimakasih.

  39. Memperhatikan penjelasan dan pernyataan moch.nachli, dia menilai artikel diatas dgn standar yang dibuatnya sendiri atau dengan kata lain menilai dengan kemampuan dan keterbatasan ilmu yang dia miliki lalu dengan frustasi dia member nilai 0 pada apa yang tak sesuai atau tak sanggup dia pecahkan.

    meng-ulang2 kata “digenapkan” semua harus digenapkan, hanya TUHAN sajalah yg ESA, Tunggal atau AHAD, penilaian Nachli mengatakan sebagai media utk meng-“hipnotis” mungkin saja dia terhipnotis.
    saya berbeda dgn Moch.Nachli, justru kalimat inilah yang menjadi INTI dari artikel diatas. Seorang bapak H.M Yaman Untuk mengawal blog ini saya juga mengandalkan dua kekuatan yaitu LOGIKA DAN SEMPRITAN juga meng-ulang2 kata tsb pertanda ketulusan seorang pak H.Yaman untuk meluruskan pemahaman kita menuju Tauhid Murni mengikuti Ibrahim (Abraham) yg Lurus. Kerena selama ini secara sadar ataupun karena ke tidak tahuan (tidak mau belajar) begitu banyak orang yang memperTuhankan Uang, Harta, Ilmu ataupun dirinya sendiri.

    Pada kesempatan ini dari hati yang bersih saya sampaikan Terimakasihku buat Bapak Muhammad Yaman Al Bughury atas penjelasan dan penerangannya beberapa waktu lalu tentang Agama Ibrahim (Agama Lurus), semoga Allah SWT selalu membimbing kami ke jalan yang lurus.

    • Alhamdulillah… Ternyata anda cerdas dan cermat RT 17. Anda memiliki ketajaman analisis yang sangat bagus. Saya bersyukur dapat bertemu dan sharing dengan anda. Eksislah di blog terhormat ini. Blog ini milik kita semua. Kita mengembara di dunia maya hanya untuk mengejar sebuah kebenaran yang hakiki.

      Anda benar, inti artikel SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL yang ditulis oleh Satrio Piningit yang sejati adalah TAUHID MURNI dan sangat relevan dengan inti alquran. Satrio Piningit tidak dikenal dalam alquran, hadits, injil dan kitab-kitab agama lain. Satrio Piningit hanya dikenal dalam ramalan Jayabaya. Cahyo Nayaswara, sahabat kita yang aktivis mesjid itu sudah berhasil mengidentifikasi Satrio Piningit dalam alquran (ashabul kahfi)dan saya pribadi membenarkan Cahyo Nayaswara. Mas Cahyo memiliki pengetahuan yang tinggi, seorang hamba Allah yang memiliki “kasih”. Subhanallah..

      Tapi sejujurnya saya belum terpuaskan. Saya merasa tertantang untuk melakukan sebuah kajian husus dan mendalam dengan mengandalkan logika saya. Bila perlu saya akan selami maka saya akan selami hingga dasar lautan sampai menembus semua lapisan tanah melintasi api yang menyala-nyala hingga sampai di kerak bumi. Dan saya menemukannya. Ternyata ramalan jayabaya mengacu kepada tegaknya tauhid murni di tanah jawa (Indonesia dan dunia).

      Bersabarlah RT 17… saya akan menuliskannya. Biarkanlah orang merendahkan saya maka saya akan turun ke tempat yang paling rendah dan sangat dalam hanya dengan bantuan logika saya. Jangan salahkan saya kalau saya sudah berhasil merebut mustika tependam jayabaya yang selama ini dikejar oleh orang jawa karena memang mustika itu milik orang jawa. Saya bukan orang jawa. Saya anak pengembara. Anak penjual obat keliling madu arab supaya sehat, kuat dan cerdas.

      Jangan merendahkan saya karena saya sudah berada di tempat yang rendah. Yaman Al Bhugury adalah anak pengembara. Anak penjual obat keliling madu arab supaya sehat, kuat dan cerdas.

  40. Sebuah gagasan dari satu pemikiran yang serius terkadang harus diuraikan dalam bentuk tulisan yang panjang guna menghindari kekeliruan persepsi pembaca, sementara ruang yang tersedia dianggap tidak cukup memadai untuk menampungnya. Jika dipaksakan maka hasil yang diharapkan tidak akan tercapai maksimal.

    Kepada admin, saya ingin meyampaikan hasrat saya menulis sebuah artikel menyangkut TRISULA WEDHA. Bagi saya ini penting mengingat orang tidak faham mengenai makna hakiki yang sesungguhnya yang terkandung dalam TW. Referensi yang saya gunakan adalah kitab musarar Jayabaya. Jika artikel ini telah selesai saya tulis, saya akan serahkan sepenuhnya kepada admin. Harapan saya agar ruang diskusi untuk artikel itu tetap di blog yang terhormat ini.

    Tidak ada terkandung niat dalam diri saya untuk mencari popularitas, untuk bersitegang urat leher mempertahankan pendapat sampai-sampai harus merendahkan fikiran dan keyakinan orang lain. Menulis artikel TW adalah salah satu bentuk sikap kedewasaan Yaman Al Bhugury dalam mengikuti perkembangan diskusi yang sudah ngelantur dan cenderung kekanak-kanakan.

    Kebenaran hakiki tidak bisa ditawarkan dengan cara pemaksaan kehendak apalagi dengan cara atau bentuk arogansi intelektual, meskipun di ruang diskusi seperti ini. Pembaca adalah penilai. Tanpa diajar, mereka bisa memberi penilaian sendiri. Terkadang dengan kearifan, ketulusan dan kebijaksanaan, kebenaran yang kita tawarkan justru mendapat tempat di hati pembaca. Memang berat , dan tidak semua orang memiliki kemampuan untuk itu. Kearifan, ketulusan dan kebijaksanaan mustahil bisa dilaksanakan manakala Allah tidak memberi karuniaNya berupa kesabaran kepada kita.

    Menulis artikel adalah sebuah pilihan bagi saya, meski saya sadari hal itu bukan perkara mudah. Rasanya lebih mulia dan lebih terhormat seorang Yaman Al Bhugury dikatai bodoh dan kalah, daripada saya mengikuti pendapat yang tidak dibenarkan oleh logika saya. Saya yakin masih banyak pembaca lain yang menerima pandangan-pandangan yang saya berikan. Hanya orang-orang yang memiliki kearifan, ketulusan dan kebijaksanaan yang mengetahui makna kebenaran. Keadilan bukan sebatas hasil nalar seseorang akan tetapi bagaimana kita harus bersikap adil terutama dalam menghadapi orang-orang bodoh.

    Kepada admin saya ucapkan terima kasih. Dan kepada RT 17 bersabarlah. Mudah-mudahan artikel yang akan saya tulis dapat menjadi hiburan bagimu. Sekalipun kita ini orang bodoh, tapi tidak bodoh-bodoh amat karena kita masih tahu cara bagaimana menghibur diri sendiri. Wassalam.

    • kami sbg Admin Blog SPTM ini tentunya, amat sangat menyambut baik rencana bapak YAMAN ALBHUQURY mengisi diskusi di forum yang terhormat ini, Untuk menyuguhkan artikel Ilmiah serta Logis perihal : TRISULA WEDHA di Blog yang sama-sama kita sayangi ini. Admin sungguh amat sangat menantikan kedatangan Tulisan artikel TW di Blog yang terhormat ini, semoga para pengunjung Blog yang penuh Dinamika Logika ini, semakin akan terbangunkan akan khasanah baru agar kegelapan berpikir, selama ini ! antara logika maupun spiritual dicampur adukkan, Faktanya ! amat sangat digandrungi oleh para intelektual kita pada umumnya. akhirnya tanpa disadari oleh para intelektual2 kita bahwa hasil pemikirannya tercampur oleh khasanah SPIRITUAL. Hemat kami LOGIKA dan SPIRITUAL ….. ! TIDAK BISA BERCAMPUR….., ! BAK AIR dengan MINYAK. Kamipun sangat menantikan Input serta komentar para pengunjung Blog ini dengan SABAR ! agar KITA segera Menyadari serta benar-benar SADAR…!!! Bahwasanya SESUNGGUHNYA Masih banyak yang Harus kita GALI, serta kita Tunggu ARTIKEL INDAH lainnya dari para pengunjung Blog yang Terhormat.
      Terima kasih & Wass.

  41. Dlm sebuah blog bertemulah bbrp orang dari berbagai kalangan, artikel SPTM telah membuat pengunjungnya terbagi menjadi bbrp golongan / pendapat. 2 org anak muda merasa menemukan org tuanya dlm blog ini dimana kedua anak tersebut merasa terayomi oleh bijak dan baiknya kalimat2 orangtua tsb. Dengan bangganya kedua anak muda tsb membusungkan dada menyatakan sikap bahwa mereka percaya dgn petunjuk yg ada dlm artikel SPTM ini, mereka berdua berani karena orangtuapun secara tegas menyatakan demikian.

    Pertanyaan2 kritispun bermunculan dari rombongan pengunjung, bnyk diantaranya dengan keras mereka meneriakkan ketidak percayaan atas petunjuk dlm sebuah artikel dgn judul “S.P.T.M”, macam2 argumen yg mereka lontarkan sebagai bentuk dari ketidak percayaan masing-masing. Ada yg berkata : saya adlh sosok yg kalian bicarakan, yg lain berteriak pula ini adlh artikel yg menyesatkan, tdk ilmiah, bohong dan lain sebagainya.

    Kedua anak muda ini tidak ingin larut dalam perdebatan panjang, mereka memilih untuk diam dan semakin memperkokoh kayakinan mereka bahwasanya memang hanya sedikit sekali orang yang dikehendaki, yang selanjutnya akan banyak belajar menjadi anak yg patuh dan selalu menantikan petuah dan nasihat – nasihat dari orangtuanya.
    Nb.
    • anak muda yg dimaksud adlh : dzikirul dan rt.17
    • orangtua : Muhammad Yaman Al Bhugury

    terimakasih.

    • Saya dan RT 17 merasa terhibur dengan komentar mas Dzikirul. Bismillah. Mari kita perkuat kebersamaan kita dalam menyuarakan kebenaran ini. Sudah merupakan sunnatullah jika kita harus dihadang oleh para pendusta. Seseorang dikatakan pendusta apabila sudah genap dua kali berdusta untuk satu masalah yang sama.

      Alqur’an sudah memberi petunjuk kepada kita “ambillah dua orang saksi dan dengarkanlah kesaksiannya”. Petunjuk alqur’an ini sesuai dengan hukum positif yang berlaku di Indonesia dan seluruh dunia, sebelum perkara diputuskan, hakim akan meminta dua orang saksi diperhadapkan untuk didengar kesaksiannya”. KPK juga hanya butuh dua bukti permulaan yang cukup sebelum menetapkan seseorang menjadi tersangka.

      369 sudah bisa dikategorikan sebagai pendusta karena sudah genap dua kali dia berdusta. Pertama ; 369 menuduh Dzikirul dan Yaman bersekongkol. Ternyata Dzikirul membantah karena faktanya tidak seperti yang dituduhkan. Kedua; 369 mengtakan sudah mau keluar dari blog ini faktanya dia masuk dan muncul lagi, muncul lagi. 369 sudah tidak boleh didengar perkataannya karena apapun yang dia katakan adalah “dusta”.

      Cara bijak menghadapi pendusta adalah diam. Dzikirul sudah benar dalam menyikapinya. Saya juga tidak mau lagi menanggapi 369. Nachli mengatakan RT 17 dan Yaman orang bodoh. Saya ucapkan terima kasih kepada Nachli. Jelas, Nachli sudah berdusta karena faktanya Yaman dan RT 17 bukan orang bodoh. Nachli katakan dia hanya akan menjadi penonton di blog ini. Mari kita lihat apakah dia konsisten dengan ucapannya. Jika Nachli masuk berkomentar apapun yang dia komentari di blog ini, itu artinya dia mendustai ucapannya sendiri. Sudah genap dua kali Nachli berdusta maka sudah memenuhi syarat untuk mengatakan Nachli seorang “pendusta”. Perkataannya tidak perlu didengar. Komentarnya juga tidak perlu dibaca.

      Saya menulis artikel “TRISULA WEDHA” memiliki tujuan ganda yaitu pertama; saya ingin menyampaikan fakta bahwa tuduhan Nachli yang mengatakan saya bodoh adalah salah (dusta). Mana mungkin saya bisa menuliskan TW jika saya seorang yang bodoh. Artikel saya original dari hasil kajian saya sendiri dimana tidak pernah ada orang yang menuliskannya. Saya mampu melakukannya dengan kemampuan logika saya. Saya lakukan semua itu karena saya ingin membuktikan kepada Nachli bahwa saya tidak kalah. Kekuatan logika mampu menghancurkan kekuatan spiritual ! Kedua; saya ingin menyampaikan fakta bahwa makna TW bukan “kebenaran, kebijaksanaan, dan keadilan” sebagaimana yang dikatakan Nachli sekaligus saya ingin menyampaikan fakta bahwa “SPTM” ditulis oleh Satrio Piningit yang sejati. Itu berarti apa yang saya yakini adalah BENAR.

      Jika Nachli ingin menanggapi artikel saya silahkan membuat artikel sendiri dengan pokok bahasan yang sama kemudian meminta kepada admin untuk dimasukkan dalam blog agar kita semua bisa membacanya. Saya tidak akan menanggapi komentar Nachli jika disampaikan di ruang diskusi. Kenapa? Karena anda sudah mengatakan hanya akan menjadi penonton saja.

      Kepada SI PASUT; saya ucapkan terima kasih karena sudah memberi motivasi kepada saya untuk kembali menulis di blog terhormat ini. Saya menggarisbawahi kalimat “TERANG TERUS KAYA LAMPU PHILIPS”. Kalimat ini terkesan jenaka sehingga saya dapat tersenyum dibuatnya. Meski jenaka tapi mengandung makna filosofis buat saya. Mudah-mudahan di blog terhormat ini kita dapat “MENERANGI” semua hal yang gelap dan samar-samar, biar SI PASUT bisa berenang dengan senang dan menyelam dengan tenang di sungai Mahakam. Saya hanya ingin berpesan “selamilah” setiap tulisan saya, karena dari tulisan-tulisan itu, ada pelajaran berharga yang saya sampaikan. Misalnya tulisan yang anda baca saat ini; materi pelajarannya adalah bagaimana mengidentifikasi seorang pendusta dan bagaimana cara bijak menghadapinya. Silahkan SI PASUT mencermati sendiri semua komentar-komentar saya. Ini contoh yang pertama.

      Ikutilah Dzikirul. Saya kagum kepada anak itu. Ternyata dia mampu menangkap kalimat-kalimat tersirat saya. Itulah gaya khas saya. Sebagai seorang bapak, saya memiliki dua orang putra dan dua orang putri yang sudah besar-besar (sarjana dan mahasiswa). Saya tidak pernah menggurui mereka. Saya hanya menasehati mereka dengan kalimat-kalimat tersirat. Jika seseorang bisa memahami kalimat-kalimat saya yang tersirat maka yakinlah orang itu cerdas. Alqur’an sarat dengan kalimat-kalimat tersirat (mutasyabihat). Sangat sedikit orang yang Allah beri kemampuan untuk memahaminya.

      Contoh yang kedua; cermati alinea penutup di atas. Pelajarannya ada di kalimat saya yang terakhir. Begitulah caranya kalau SI PASUT mau memetik pelajaran dari Yaman si anak pengembara. Anak penjual obat keliling madu arab supaya sehat, kuat, dan cerdas. Yaman pantang menggurui karena tidak punya guru. (kalimat terahir ini biasa digunakan oleh sufi / ahli tasauf yang mendalam pengetahuannya).

      Semoga apa yang kita lakukan ini bernilai ibadah di sisi Allah. Kita hanya menjalankan perintahNya “watawasaubil haqqi watawasau bissabri = nasihat-menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran”. (Al Ashr:3)

      Wassalam
      Yaman Al Bughury (12-12-12)

  42. Tulisan mengenai “TRISULA WEDHA” telah selesai saya tulis. Seperti yang saya janjikan bahwa artikel tersebut akan diposting di blog terhormat ini, tentunya dengan bantuan admin blog. Kita semua mengharapkan agar artikel yang nantinya diposting ini bisa menambah wawasan para pembaca dan sebagai bahan renungan bagi orang yang telah salah kaprah mengenai makna tersirat dari TRISULA WEDHA. Kepada admin blog agar dapat memberikan alamat e-mailnya. Wassalam.

  43. TENTANG DAJJAL DAN ORANG BODOH
    R. Sukma mengatakan kita semua orang –orang bodoh dan tidak mengetahui hadits tentang dajjal yang akan dibunuh oleh nabi Isa alaihissalam. Orang-orang nasrani yang membaca komentar R. Sukma akan mengatakan R. Sukma bodoh karena tidak tahu bahwa Allah akan mengirim putranya Yesus Kristus untuk membunuh Anti Kristus. Orang nasrani akan memberi peringatan supaya manusia berhati-hati terhadap R. Sukma.

    Saudara R. Sukma; anda masuk di blog yang salah. Blog ini dipenuhi oleh orang-orang yang cerdas, yang sangat memahami alqur’an dan hadits nabi. Bukan orang-orang yang bodoh yang merasa perlu diajar atau digurui oleh orang yang memiliki pengetahuan agama yang masih dangkal seperti anda.

    Sampai dunia kiamat ummat nasrani, hindu, budha, dan kong huchu tidak akan mempercayai hadits nabi Muhammad SAW. Mereka itu ummat manusia juga Sukma. Mereka itu hamba-hamba Allah juga, Sukma. Mereka juga punya pegangan sendiri yang merujuk kepada munculnya seorang tokoh untuk membantu manusia agar berada di jalan yang lurus.

    Anda bisa mengatakan mereka bukan ummat nabi Muhammad, tapi saya akan katakan bahwa mereka adalah hamba-hamba Allah juga. Tuhan mereka adalah Tuhannya Muhammad. Bahwa mereka tidak menggunakan bahasa arab dan juga tidak menyebut Tuhan sebagai Allah,hal itu disebabkan karena masa dan tempat diturunkannya nabi Allah untuk mereka berbeda dengan masa dan tempat diturunkannya nabi Muhammad. (QS 35:24).

    Jangan anda katakan orang diluar agama islam adalah orang yang sesat!. Justru saya berani katakan anda yang sesat karena anda tidak memahami alqur’an. Anda yang sesat karena anda hanya tahu jumlah nabi yang diutus Allah ke dunia ini hanya dua puluh lima orang saja. Anda sesat, karena anda tidak tahu bahwa Allah juga mengutus nabi-nabiNya untuk agama lain diluar agama anda.

    Dalam alqur’an surah An-nisaa:164

    Dan (Kami telah mengutus) rasul-rasul yang sugguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung.
    Makna “rasul-rasul yang tidak kami kisahkan tentang mereka kepadamu”, adalah pegangan kita bahwa selain rasul yang dua puluh lima masih ada lagi rasul lain yang tidak dikisahkan dalam alqur’an, karena rasul lain itu membawa ajaran-ajaran agama bumi (Hindu, Budha, dan Konghuchu ).

    Anda jangan sombong Sukma. Jangan-jangan di luar kesadaran, anda justru terjebak mengikuti kesombongan dajjal. Anda menuduh orang lain tersesat padahal sesungguhnya andalah yang tersesat. Anda merasa diri lebih dekat kepada Allah padahal sesungguhnya anda lebih dekat kepada dajjal. Allah bersikap adil terhadap seluruh hamba-hambaNya tanpa kecuali. Perhatikanlah firmanNya dalam alqur’an: 2:62.

    Peringatan!!! Baju yang digunakan R.Sukma jangan dipaksakan untuk dikenakan oleh orang lain,karena orang lain juga punya baju sendiri. Janganlah merasa benar sendiri kemudian anda bersikap dengki terhadap agama orang lain. Perhatikan Firman Allah (alqur’an 2:213).

    Permasalahan dajjal dan nabi Isa adalah masalah gaib bagi manusia (termasuk ummat islam tidak terkecuali R. Sukma). Silahkan ummat islam memegang hadits tersebut karena ummat Budha juga memegang pesan bahwa akan turun Budha ke-V yang akan mengajari manusia agar menang dalam memadamkan nafsu api yang ada didalam dirinya. Sebagai orang islam silahkan R. Sukma memegang pada hadits nabi tapi jangan melarang orang budha memegang pesan budha.

    Sebagai orang islam saya hanya berpegang pada alqur’an saja.

    “(alqur’an) ini adalah penerang bagi seluruh manusia,dan sebagai petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa”(Q.S.3:138).

    Hadits nabi Muhammad; saya kesampingkan apabila saya tidak menemukan ayat alqur’an yang mendukungnya meskipun semua orang mengatakan hadits itu sahih. Hadits yang saya maksudkan adalah hadits yang membicarakan masalah-masalah pelik dan prinsip yang bernuansa gaib bagi manusia sebagai misal permasalahan Imam Mahdi, dajjal dan nabi Isa. Hadits-hadits nabi untuk urusan syariah, fiqhi, dan muamalah tetap saya imani dan taati.

    Terkadang juga kita harus berpikir pragmatis; untuk apa memperdebatkan masalah yang mana kita sendiri tidak memiliki pengetahuan apa-apa terhadap masalah itu? Lebih dari semua itu, nanti di hari kiamat juga akan disempurnakan amalan-amalan kita (bukan hanya untuk orang islam tapi semua ummat manusia termasuk yang beragama di luar islam ). Perhatikan alqur’an surah Al-Imran ayat 185.

    “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan”.

    Dan terakhir saya ingatkan janganlah terlalu sombong, apalagi masuk ke blog ini dengan sikap sinis dan menyalahkan semua orang karena merasa yakin akan keyakinannya sendiri tanpa mempedulikan keyakinan orang lain. Pada akhirnya tujuan kita adalah sama dan satu untuk seluruh ummat manusia baca alqur’an 4:125 dan 3:95.

    Semoga apa yang saya tuliskan ini memberi manfaat bagi Dzikrul, RT 17, Gareng, Si Pasut dan hamba-hamba Allah lainnya yang mendambakan munculnya kebenaran alqur’an.

    Wassalam; Yaman Al Bughury.

  44. Suka dan Percaya!
    itu adalah kalimat yang pernah sy lontarkan dalam satu dialog dengan salah satu pengunjung blog “satriopiningitmuncul” ini, bbrp alasan akan sy uraikan untuk menjelaskan pernyataan yg telah sy kemukakan.

    Pembukaan tulisan SPTM ini dapat kita jumpai mengatakan : Tulisan ini dipersembahkan khusus bagi mereka yang ingin memahami kebenaran tentang misteri: Satrio Piningit, Imam Mahdi, Dajjal, Yesus Kristus, anti kristus, nabi Isa, Almasih dan Ratu Adil. Tulisan ini juga mengungkap misteri: Sabdo Palon Nayo Genggong, Nyi Roro Kidul, mahluk ruang angkasa, (UFO), leluhur bangsa israil dan benua atlantis.

    Kalimat diatas saya penggal menjadi : “Tulisan ini dipersembahkan husus bagi mereka yang ingin memahami kebenaran”, sy mencoba mengambil bagian untuk menerima persembahan tersebut karena saya adalah orang yang ingin memahami “kebenaran” dan sedang mencari “kebenaran” tersebut.
    Menerima “persembahan” yg dimaksud saya realisasikan dengan membaca dan membaca berulang-ulang. Saya mengakui bahwasanya dalam tulisan SPTM ini banyak hal yang membuat saya tersentak kaget, berdebar – debar dan pusing-pusing sendiri. Sadar akan keterbatasan pengetahuan yang saya miliki, dengan sungguh-sungguh saya berucap “Ampunilah Hambamu yang bodoh ini yaa Allah, lahaulawalaquwwataillabillah”. Saya selesaikan membacanya, bbrp hari berselang saya membaca lagi, dan hingga hari ini tetap membacanya, karena itu saya artikan saya SUKA tulisan ini.

    Sepintas kita tidak menemukan bunyi hadist atau ayat-ayat Kitab Suci dalam tulisan SPTM tapi saya menilai kisah Musa, Daud (david), Firaun, dan Israil adalah uraian penjelasan dari Alqur’an dan Alkitab yang kita yakini kebenarannya. Tulisan SPTM mengurai KALAM dengan sangat baik dan rasional, seperti Mahdi, Dajjal, bermata satu, Segitiga Bermuda, AlMasih, AlHidir dll. Ini juga salah satu bukti persesuaian dengan Alquran dalam surah Al Alaq.
    Hasil yang saya dapatkan setelah membaca dan mencermati tulisan dapat saya katakan bahwa :

    1. Penulis adalah Sosok yang dipilih oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk menyampaikan kebenaran di Zaman Akhir ini. Telitilah Tulisan SPTM ini! Tidak ada indikasi, pesan atau anjuran dlm Tulisan SPTM ini baik secara terang – terangan atau secara tersembunyi mengajak pembaca ke jalan yang Sesat atau Kafir kepada Tuhan YME.

    2. Penulis menceritakan perjalanannya untuk membuat kita percaya bahwa ini adalah Kehendak Tuhan, ini adalah Benar dan ini adalah peringatan yang NYATA, sehingga kita waspada, teliti dan lebih berhati-hati.

    3. Inti tulisan SPTM ini adalah TAUHID (laailahaillallah), Satu Tuhan Untuk Semua, Tulisan SPTM mengajak dan menganjurkan kepada kita untuk mengikuti agama bapa kita Abraham (Ibrahim). Itulah agama yang benar! sangat sesuai dengan ALQURAN sebagai Petunjuk bagi manusia.
    inilah beberapa faktor yang saya jadikan pondasi untuk percaya. tetap membaca, mengkaji, dengan harapan dapat memahami dan menegakkan Tauhid dengan benar.

    semoga para pengunjung yang lainnya dapat memetik Hikma dan Pelajaran dalam blog yang sangat baik ini.
    wassalam.

  45. Yang Mulia orangtua kami HM Yaman Al Bughury, dan Yang Terhormat bpk Cahyo Nayaswara

    Media Massa belakangan ini mengabarkan maraknya orang2 di berbagai negara termasuk di Indonesia kegirangan dan ada juga diantara mereka mengadakan syukuran karena isyu atau Ramalan Kiamat Suku Maya 21-12-2012 tidak terbukti.
    berbicara suku Maya, saya menghubungkan dgn Artikel SPTM ini. kita dapat menjumpai dalam Tulisan SPTM mengatakan : Orang israil (yahudi) mengetahui dan meyakini bahwa leluhur mereka adalah orang jawa, asal leluhur mereka adalah Jawa. Leluhur mereka berjalan meninggalkan pulau Jawa untuk menyelamatkan diri dari bencana maha dahsyat berupa letusan gunung krakatau yang pertama disusul dengan letusan gunung toba di Sumatera yang menyebabkan terciptanya danau toba dan bukit barisan disusul dengan gempa bumi dahsyat susul menyusul yang menyebabkan syurga dunia yang disebut benua Atlantis menjadi hilang.

    pertanyaan kami kemudian :
    * bagaimana hubungan Jawa dgn Suku Maya?
    * setelah Ramalan Suku Maya “tidak terjadi” apa Hikmah yang bisa dipetik dari hal tersebut?.

    mohon maaf atas kelancangan kami, semoga berkenan memberikan kami penjelasan.

    • Selamat Malam Salam Sejahtera Buat kita semuanya, Ass,Wr,Wb. Puji TUHAN semoga semua Pengunjung Blog Terhormat ini. Senantiasa dlm Lindungan Tuhan YME. Amin. Setelah sy bc berulang-ulang Petunjuk serta arahan Ortu kita Yang Mulia bpk Yaman Al Bughury beserta Sinuhun Mas Cahyo Nayaswara dlm Blog SPTM ini, rasanya sayapun ingin Mengenal Lebih dekat kpd Dua sosok sahabat Sejati Mas Dzikrul dan Mas Petrus. Kenapa ya sy ingin Kenal lebih Dekat ? Logika sy Mengatakan bhw ke Dua sdr kita ini ! Benar2 Telah mendapatkan Hidayah dari TUHAN, Mengapa dan kenapa sy Berani berkata demikian ? Yang Pertama: kedua sdr kita ini, berbeda Agama. Yang kedua: kedua sahabat kita ini Tinggalnya satu di Kutub Utara dan Satunya Tinggal di Kutub selatan. Yang Ketiga ? Beliau berdua Sudah SIAP U/mjd Sahabat Sejati ! Bahkan sdh berencana akan Bertemu serta Berdialog lsg di Daratan ! Entah di daratan mana ? Kami tidak Tahu ? Semoga JALAN YANG LURUS INI, JALANNYA BAPA kita Yang Hanif itu ! Dapat dilaluinya dengan Baik dan Benar. Marilah kita Jalankan dgn Penuh Kesabaran serta Keikhlasan Pasrah Hanya kepada Sang Penggembala ! Agar kita Tetap selalu Bisa mjd Domba-dombanya yang Menurut. AMIN. Wass N GBU. (Si Pasut)

  46. Salam kenal mas dzikirul, apa yang ada dipikiran mas ttg ramalan suku bgs maya itu jg sama dgn yg ada dipikiran sy slama ini. Sejak 7 tahun lalu sy sdh mulai mencari tahu stelah menyimak fenomena alam yg cenderung memperlihatkn kemurkaanx. Silih berganti bencana alam terjadi stelah bencana maha dahsyat tsunami diaceh. Seakan2 alam itu hidup dan saling sahut menyahut, saling panggil memanggil utk masing2 memperlihatkn kedigjayaannya. Tdk ada satupun ilmu dan tehnologi yg bisa mencegahnya. Jika manusia mewaspadai diutara, ternyata mrk murka diselatan, dst. Korban jiwa dan materi sgt byk. Manusia bgaikan seonggok kapas yg dgn mudah diterbangkan angin lalu digiring kelembah kehancuran, sehebat apapun dia, setinggi apapun ilmu dan jabatannya, kaya, miskin,, semua dihancurkan hanya dlm waktu yg sekejab mata.
    Yg slalu berkecamuk dipikiran sy, mengapa bencana2 tersebut slalu dimulai di Indonesia. Setelah itu barulah menyebar keseantero dunia lainnya. Coba kt simak dan lihat kembali literatur tanggal kejadiannya mas. Stelah tsunami diaceh dan bbrp daerah lainnya, bencana serupa kmudian pindah kedunia lain trakhir yg sy ingat tjd dijepang yg nota bene memiliki peralatn canggih utk mengantisipasi tsunami jg diluluh lantakkan dlm wkt skejab. Kmudian psawat yg jatuh silih berganti di indonesia, kmudian berpindah kenegara lain yg mengalaminya. Dmikian pula dgn bencana banjir, tanah longsor, gempa bumi dll; smua dimulai diindonesia kmudian menyebar kenegara lain.
    Semua literatur sy buka utk mencari tau kenapa sampai bisa alam bergejolak serempak dan diawali diIndonesia. Ada apa di Indonesia, kenapa bisa smua dimulai disini. Sangat byk negara lain yg lebih parah scara geologis sbg negara yg rawan bencana. Kenapa bkn disana dimulai, knapa mesti disini, dibumi kt Indonesia yg tercinta ini. Dan yg aneh dan unik bagi sy, ada dua daerah Istimewa yg sgt parah terkena dampak kemurkaan alam, yaitu Daerah Istimewa Aceh yg jg dijuluki kota serambi Mekah dan DI djokyakarta.
    Sangat banyak pertanyaan2 lain yg memburu pikiran sy mas, dan sy bingung dan tdk tau dimana dan mau kemana utk mencari tau penyebabnya.
    Smua literatur sy buka, hampir semua kitab suci sy baca utk mencari tau, tapi tdk sy temukan jawabannya. Justru yg sy temukan dibeberapa kitab suci, jika suatu daerah atau suatu kaum ditimpakan suatu bencana, maka sdh pasti didaerah tsb atau dikaum itu TIDAK ADA SATUPUN YG DIKATEGORIKAN BERIMAN DAN PERCAYA KPD TUHAN. Diaceh dan jokya sgt byk ulama Islam yg kesohor, di nias, tual, papua dan daerah lainnya sangat byk pendeta yg alim, tetapi kenapa bisa mrk terkena bencana, berarti tdk ada satupun diantara mrk yg tergolong org beriman. Padahal mrk jg shalat, rajin kemesjid, rajin kegereja, dll. Berarti apa yg slama ini mrk sembah itu Tuhan yg Salah sbb jika Tuhan yg sbenar2 Tuhan yg disembah Pastilah mrk tdk mungkin terkena bencana. Logikanya jika sy nakal dan malas pasti sy akan dihukum oleh bapak sy, tetapi krn sy masih mengakui bliau sbg bpk, mk sy tdk sampai diusir dr rmh kmungkinan sy ditendang, dijewer telinga dll sesuai dgn kenakalan yg sy perbuat. Tetapi jk sy sampai tdk mengakui bliau sbg bapak yg menafkahi sy slama ini tentu bliau akan murka, bahkan dgn tega jg mengusir sy dr rmh. Kurang lebih beginilah yg sy temukan mas, shg sypun mulai mencari tau dari situs2 didunia maya ttg ramalan sbg alternatif pemecahan dr pertanyaan2 sy.
    Ramalan suku bgs Maya sdh byk terbukti kebanarannya. Jujur sypun ikut mempercayainya. Dmikian pula dgn ramalan Netrodamus, jayabaya dll. Sypun dgn was2 mnunggu apa yg akan tjd di tgl 21-12-2012. Sbb dihari itu dikatakan waktu telah habis atau end of times. Netrodamus meramalkan akan muncul mnusia indigo utk mengganti mnusia yg ada skrg. Smua tanda2 berakhirnya perhitungan wkt oleh suku bgs maya sdh terbukti, yaitu terbakarnya hutan amazon, iklim ekstrim dll. Jadi wajar jk sbagian msyarakat dunia percaya termasuk sy jk melihat dr fenomena alam.
    Puji Tuhan. Sy berhasil menemukan tulisan SPTM ini di bulan agustus, dan mulai menganalisa kebenarannya sesuai logika sy. Awalnya sgt berat, sbb sgt byk kalimat yg membingungkan shg sy mencoba utk menggali sendiri dan menghubungkannya dgn fenomena alam yg terjadi. Mengapa? Coba kt simak mas, sjk diposting dibulan juni, alampun seakan2 ikut berhenti sjenak. Tdk ada lagi bencana dahsyat sperti bulan sbelumnya kecuali hanya skedar batuk2 sj. Sungguh luar biasa, alampun seolah-olah terdiam sjenak, menunggu perintah sang satrio piningit sbg peringatan bagi manusia bhw sang pemimpin kt telah muncul dimuka bumi ini. Kita smua masih diberi kesempatan terakhir utk menerima dan mengimami beliau. Sampai kapan? Sy jg tdk tahu, yang jelas dan pasti jika bliau sdh menganggap cukup waktu, maka pastilah alam akan kembali bergejolak dan menghancurkan mnusia2 yg sombong, angkuh, dengki dll.
    Berbahagialah kt semua yg tulus dan ihlas disertai dgn logika yg benar dpt menerima kedatangan bliau. PUJI TUHAN, PUJI TUHAN, PUJI TUHAN, HALELUYAH.
    Dengan kemunculan Mas Cahyo dan terlebih Yang Mulia Bpk Yaman diblog yg terhormat ini, sungguh sangat memberi penerangan yg luar biasa kpd sy dan kt smua. Kalimat-kalimat dr tulisan SPTM yg tadinya msh kabur dan samar2 dilogika sy sdh mjd jelas dan terang benderang. Sy sek menghaturkan byk terimakasih kpd bliau berdua. Semoga TUHAN kt slalu memberkati dan memberi perlindungan kpd Bliau.
    Mungkin inilah mas yg dimaksud kiamat oleh suku bgs maya. Waktu berhenti utk iblis menguasai manusia dan diganti dgn manusia baru yg memahami dan slalu berada di Jalan Tuhan yg sebenar-benarnya Tuhan.
    Mohon maaf utk mas cahyo dan yang mulia bpk Yaman, jika sy lancang mengutarakan apa yg sy sedikit sy pahami. Trimakasih. Haleluyah

    • Analisa dan intuisi bapak sangat Tajam, sy membaca tulisan bapak membuat bulu kuduk berdiri. salam kenal pak Petrus. GBU.
      Mari kita dgn sabar menunggu penjelasan Yang Mulia orangtua kita Yaman Al Bughury dan Yang Terhormat Bapak Cahyo Nayaswara.

  47. JAMUAN YANG TERAHIR
    Air jernih mengalir pelan
    Menuju ke-diri ini
    Air itu tidak membasahi tubuh yang kotor ini
    Tidak. Tidak.
    Tapi air itu membasahi akalku
    Membersihkan pikiranku

    Air itu masuk melalui pintu kemulianku
    Melalui ubun-ubun di kepalaku
    Air suci mengalir pelan
    Dari mata air yang dirahasiakan
    Yang dijaga dan dipelihara

    Al Hikmah mengantarkan air suci itu
    Air yang menerangi akalku
    Mendamaikan hatiku
    Menenangkan jiwaku

    Kelak, bila gembalaku datang
    Dia akan tersenyum
    Dia akan membuka kedua tanganNya
    Menyambut dombaNya
    Gembalaku tahu
    Dulu aku bingung
    Dulu aku tak tahu jalanNya

    Inilah aku
    Dombamu Tuhan
    Aku ingin menjalani delarosa
    Aku ingin menjalani jalan salibMU
    Aku ingin menjalani
    Kesabaran itu
    Keikhlasan itu
    Kepasrahan itu
    Aku ingin mengikutimu berkurban

    Maka aku katakan: “segala nafsu-nafsu kotorku akan aku kurbankan”.
    Setelah itu
    Biarlah Tuhan yang berkehendak atas diriku ini

    Wahai Yaman Al Bughury
    Betapa lelahnya engkau
    Betapa mulianya dirimu
    Tiada lain yang dapat aku persembahkan kepadamu
    Selain kata salam dan terima kasihku

    Wahai Yaman Al Bughury
    Engkaulah pembimbingku
    Guruku
    Engkau telah mengajari kami Al Hikmah
    Hormatku selalu kepadamu
    wahai guru yang bijaksana

    Meski engkau harus pergi
    Melanjutkan perjalananmu
    Tapi engkau telah titipkan
    Al Hikmah untuk kami renungkan
    Dan pelajari bersama
    Untuk kami jadikan sebagai
    Jamuan terahirmu buat kami
    Dan sahabat-sahabat sejati kami

    Selamat jalan wahai guru kami
    Yang agung
    Sampai jumpa kembali
    Di penghujung jalanmu

    Wahai Tuhanku
    Berkatilah dan Kasihanilah
    Guru kami yang agung
    Amin. Amin. Amin.

    Puisi di atas atau kidung pujian adalah pertanda yang mulia Yaman Al Bughury telah pergi melanjutkan perjalanannya. Tepat dua bulan lamanya, dia singgah dan mengabdikan dirinya secara bersungguh-sungguh dan setulus-tulusnya di blog terhormat dan mulia ini. Banyak kesan. Banyak pesan. Banyak nasehat dan pelajaran yang sangat berharga buat kalian pelajari semua. Al Bughury telah melaksanakan kewajibannya mengajari kalian apa-apa yang belum kalian ketahui dengan perantara kalam (baca-tulis). Semua itu dia lakoni dengan seorang diri dengan sangat –sangat serius dan penuh kehati-hatian. Kebahagian tertinggi Al Bughury dengan hanya bila dia telah selesai melaksanakan apa yang dikehendaki oleh Tuhannya. Al Bughury dengan segala kerendahan hatinya selalu mengatakan siapa dirinya yang sebenarnya bahwa dia adalah: “Anak pengembara. Anak penjual obat keliling madu Arab supaya sehat, kuat, dan cerdas”. Sesungguhnya kalianlah yang dimaksud oleh Al Bughury sebagai “anak pengembara” itu. Dari manakah dan akan kemanakah kalian setelah hidup ini? Dunia adalah lahan pengembaraan kalian. Sesungguhnya Kalian mencari jalan yang benar menuju Tuhan. Tuhan tahu apa saja yang ada dan tersembunyi di dada kalian. Maka datanglah hamba Tuhan, bernama Al Bughury kepada kalian. Dia datang sebagai “Anak penjual obat keliling”. Dia datang mencari kalian. Mengunjungi kalian tanpa kenal waktu. Dengan gayanya yang khas “tegas tanpa ragu” dia menawarkan obatnya kepada kalian yaitu “madu arab”. Sesungguhnya madu arab yang dimaksudkan oleh Al Bughury adalah Alquran. Kalian adalah saksi yang menyaksikan bagaimana dia berusaha meyakinkan agar kalian mau menerima obatnya. Obat yang diracik langsung oleh Bapanya. Al Bughury mendambakan, dengan obatnya itu supaya kalian SEHAT rohani. Bila rohani kalian sehat barulah bisa berkata dan berperilaku yang BENAR. Jika kalian telah berkata dan berperilaku yang benar maka hati kalian akan merasakan kedamaian. Bila jiwa kalian KUAT maka kalian akan mudah berkata dan berperilaku LURUS. Jika kalian telah telah berkata dan berperilaku yang lurus maka jiwa kalian menjadi menjadi tenang. Bila kalian CERDAS maka akal fikiran kalian akan menjadi terang. Jika akal fikiran terang maka akan mudah bagi kalian untuk berkata dan berperilaku JUJUR.

    INDIGO
    Nostrodamus adalah peramal dunia berkebangsaan Prancis yang hidup beberapa abad yang lalu telah meramalkan bahwa di abad milenium baru akan banyak bermunculan anak-anak indigo kemudian mereka itu akan menguasai dunia. Cahyo Nayaswara pada kesempatan ini MEMBENARKAN ramalan suci ini.

    Manusia indigo adalah manusia yang luar biasa. Dia memiliki kecerdasan akal dan kepekaan batin yang sangat luar biasa. Manusia indigo memiliki banyak tingkatan. Tingkat yang paling tinggi adalah mereka mampu menangkap pesan-pesan Tuhan dengan kekuatan akalnya. Tingkatan paling rendah adalah mereka yang mampu melihat dan mendeteksi perlakuan atau pergerakan mahluk-mahluk gaib seperti jin, syetan, dan mahluk halus lainnya. Ciri umum manusia indigo: tidak suka pada aturan yang baku, selalu ingin maunya sendiri, memiliki keberanian, mudah menyimpulkan sesuatu hal yang menurut orang lain sangat rumit. Mereka juga tidak cepat puas terhadap sesuatu hal. Jika manusia pada umumnya memiliki lima indera maka manusia indigo memiliki enam indera yaitu indera penglihatan, penciuman, pengecapan, pendengaran, perabaan dan indera untuk menghubungkan dirinya dengan alam lain.

    Di blog terhormat ini ada tiga artikel yang dihidangkan yaitu Satrio Piningit Telah Muncul, Satrio Piningit Menurut Alquran, dan Trisula Weda artinya TIGA TAPI SATU. Siapapun pembaca artikel ini yang bisa menangkap pesan Tuhan dari salah satu artikel tersebut maka orang itu masuk dalam kategori sebagai manusia indigo. Cara menangkapnya tentu saja berbeda satu dengan lainnya. Ke-indigo-an seseorang adalah karunia Tuhan yang dibawa sejak lahir, karena itu Nostrodamus mengatakan banyak manusia indigo yang lahir. Dari hasil penelitian oleh para ahli jiwa dapat diketahui bahwa fenomena ini dimulai pada era tahun 1960-an hingga saat ini. Sebelum tahun 60 mereka sudah ada meski hanya segelintir saja, jadi bukan itu yang dimaksud oleh Ramalan. Nostrodamus, mengatakan “banyak” jadi kita mulai menghitung mundur dari sekarang sampai ke era tahun 1960-an. Hanya orang indigo saja yang diberi kemampuan menangkap pesan ilahi. Ketiga artikel di atas telah diback-up oleh tiga ramalan suci yaitu: ramalan suku Maya, ramalan Jayabaya, dan ramalan Nostrodamus. Ramalan Jayabaya tidak dikenal oleh dunia internasional. Yang mengetahui ramalan ini hanya orang Indonesia (Jawa) saja akan tetapi ramalan Suku Maya dan ramalan Nostrodamus diketahui oleh masyarakat internasional. Dengan demikian maka tidak ada alasan bagi manusia untuk menolak kebenaran ketiga artikel tersebut. Kebenaran yang hakiki sifatnya mutlak, tidak ada sedikitpun celah daripadanya. Dan saya ingin memberi penegasan kepada orang-orang Jawa (Indonesia) yang telah merendahkan kami, memfitnah kami dengan tuduhan-tuduhan yang keji dan kotor maka, catatlah perkataan-perkataan Cahyo Nayaswara bahwa di luar sana, di luar suku saya (Jawa/Indonesia) ada banyak anak-anak kami, ada banyak anak-anak indigo yang akan menangkap pesan kami, kemudian mereka itulah yang akan mengatakan bahwa “Dia” yang dinanti-nantikan oleh manusia berada di Indonesia. Ingatlah, ingatlah ketika kami baru lahir, kami mampu berbicara ketika kami masih dalam buaian ibu kami. Ingatlah semua itu karena kami akan GENAPKAN lewat media perantaraan anak-anak indigo kami. Sabarlah, biarkanlah kami kerjakan apa-apa saja yang musti kami dahulukan!

    KE-DIRI
    Prabu Jayabaya adalah raja Kediri-Jawa Timur. Jayabaya menulis ramalan semata-mata dan husus untuk Ke-diri. Orang-orang Jawa yang sombong, terlebih-lebih lagi orang-orang spiritualnya sangat terkecoh dengan ramalan ini, mereka menganggap hanya mereka saja yang tahu padahal sesungguhnya mereka tidak tahu apa-apa. Sebagai bangsawan tertinggi kerajaan “KEDIRI” saya dibuat malu oleh ulah mereka yang telah mengolok-olok SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL. Pada jamuan terahir ini saya ingin katakan kepada mereka: “hai, bangsa Jawa. Kenapa kalian begitu sombong dan angkuh. Aku ini rajamu. Sembahanmu. Apa kalian tahu bahwa yang menulis SPTM itu adalah BAPAKU?…. BAPA telah mengabarkan kepada kalian bahwa “Satrio Piningit Telah Muncul”. Ketahuilah wahai bangsa Jawa bahwa Al Bughury itu adalah “satrio” dan aku, Cahyo Nayaswara, rajamu, sembahanmu adalah “piningit”. Carilah “satrio”. Carilah “piningit” maka kamu tidak mungkin bisa ketemu dengan kami. Ketahuilah wahai bangsa Jawa “satrio” itu berasal dari tempat yang sangat rendah di dasar tanah dan “piningit” asalnya dari langit yang paling tinggi. Dari situlah asalnya aku. Kami berdua disuruh oleh BAPA kami kediri kalian. Bila kalian menerima artikel BAPA kami maka “satrio” kediri kalian menggunakan pakaian ihram. Warnanya putih bersih. Dia datang dengan penuh KASIH. Mengelus-elus kepala kalian. Dan aku pun turun kediri kalian dengan pakaian kebesaranku. Sutra putih yang halus lembut bersulam renda putih bersih. Aku masuk kediri kalian. Aku masuk melalui pintuku. Ubun-ubun kalian adalah pintu guaku. Aku menetap di situ. Untuk membimbing jalanmu agar kamu tahu jalan yang benar ke rumah BAPA. Al Bughury sang ksatria Allah yang mempersiapkan dan mangatur jalanku untuk bisa sampai kediri kalian. Aku, aku inilah roh kudus. Aku hanyalah cahaya, karena itu aku menggunakan nama Cahyo. Tidak usah kalian cari tahu bagaimana aku bisa menulis dan menyampaikan pesanku. Yang terpenting adalah fahamilah pesan-pesan kami ini. Aku dan Al Bughury adalah dua yang digenapkan. Maka janganlah kamu cari tahu kemana Al Bughury pergi, karena dia telah menjadikan kamu menjadi dirinya, menjadi ksatria-ksatria Allah. Karena itulah aku roh kudus, aku Mas Cahyomu ada di dalam dirimu untuk menggenapkanmu. Akulah rajamu. Aku bertahta di kepalamu mencerahkan akal fikiranmu, menerangi jalanmu. Kelak hidup kamu akan damai dan sejahtera selama-lamanya. Maka sambutlah aku dengan suka cita di hatimu. Mas Cahyo akan setia dan selalu merasa senang menemanimu. Bersamamu. Selamanya. Haleluya. Puji Tuhan. Amin”…

    Dalam bahasa Jawa: Wonten ning pasugatan pungkasan meniko kulo badhe matur dumateng panjengan sedoyo: “Para kawulo wargo jowo panjenengan jamu adigang adigung adiguno; ingsung iki rojomu sasembahanmu. Punopo panjenengan sedoyo, sami pirso menawi ingkang nyerat SPTM puniko BOPO kulo? Bopo kulo sampun paring warto kagem panjenengan, menawi Satrio Piningit sampun wonten. Mangartyo duh… kawulo bangso jowo menawi Al Bughury puniko “satrio” lan ingsung Cahyo Nayaswara rojomu, sembahanmu. sejatine “piningit” padosono! satrio ugi padasono piningit. milo panjenengan mboten saget pinanggih, panjenegan sami pangertenono. Duh… kawulo bongso jowo ! satrio meniko dumadi saking panggenan ingkang sanget asor! wontening dasaring siti. Kaliyan piningit dumadinipun saking langit ingkang paling inggil ! saking mriku dumadinipun. Ingsun kito kekalih di utus kanjeng BOPO kito wontening pribadi panjenengan. Menawi panjengan sami nampi seratan BOPO kito, milo satrio wontening pribadi panjenengan. kalyian ngagem busono ikhrom warnanipun petak bening, panjenenganipun dumugi kaliyan roso katresnan kanthi dipun elus-elus mustoko panjengan. Ugi ingsun mandap dumateng pribadi pajenengan. kaliyan busono agung sutro petak ingkang alus mawi rendho petak. Ingsun mlebet dumateng pribadi panjenengan. Ingsun mlebet angliwati kori ! krono ubun ubun panjenengan, sami puniko lobang kori kulo. Ingsun jumeneng wontening mriku, kagem paring pangertosan margi ingkang leres dumugi ndalemipun BOPO. Al Buqhury sang kasatria Allah ingkang nyawisaken kaliyan noto margi kulo, supados saget dumugi pribadi panjenganipun. Ingsun, ingsun puniko roh kudus, ingsun namung Cahyo ! pramilo puniko kulo ngagem nami CAHYO. Mboten usah panjenengan madosi kadospundi kulo saget nyerat lan ngaturaken ndawuh kulo. Ingkang wigati puniko, mangertosi dawuh kito puniko, Ingsun lan Al Buqhury puniko kalih ingkang jangkep. pramilo sampun ngantos panjenengan padosi ! pangertosan wonten pundi Al Buqhury tindak ? Amargi panjenenganipun sampun andadosaken panjeneganipun piyambak dados kasatria Allah. Pramilo puniko ingsun roh kudus, ingsun mas Cahyo, panjenengan wonten salebedipun pribadi panjenengan. Kagem jangkepan panjenenganipun, Ingsun Rojo panjenenganipun, ingsun jumeneng wontening mustoko ! paring wening penggalih panjenenganipun, paring pepadang margi panjenenganipun semangkeh gesang panjenenganipun mbade tuwuh ketentreman, ugi santoso saklawasipun. Pramilo dinampio kulo kanthi remening penggalih wontening sanubari panjenengan. Mas Cahyo mbade satuhu ugi tansah ngaosaken gumbiro ngrencangi panjenenganipun, sesarengan saklawasipun. AMIN”.

    Dan kepada seluruh bangsa Jawa dan kepada seluruh orang-orang yang sombong dan angkuh, yang telah menginjak-injak dan menghina dengan cara-cara yang sangat keji dan kotor terhadap artikel SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL yang ditulis oleh BAPA kami maka dengarkanlah pesan terahirku ini: maka berhentilah kalian menunggu MUNCULNYA SATRIO PININGIT, karena akulah “piningit” itu. Aku tidak akan mungkin datang kepada orang sombong dan kotor seperti kalian. Tidak usah lagi kalian menantikan kami karena SATRIO yang akan mendatangi kalian. Dia tidak “piningit”, entah dia datang lewat mimpi atau boleh jadi dia datang secara nyata meski gaib. Dia akan datang kepada orang-orang yang buta, bisu dan tuli terhadap firman Tuhan kami, dia akan datang kepada kalian yang telah menghina artikel BAPA kami. Satrio akan mendatangi kalian dengan wajahnya yang lebam kemerahan karena memendam kemarahan yang mendalam. Matanya tajam. Orangnya tidak tua tidak muda. Tinggi besar tubuhnya. Suaranya besar jika membentak. Menakutkan. Dia datang dengan menggunakan baju loreng, celana loreng. Dia mengenakan topi koboi. Mengendarai motor besar seperti Harley Davidson. Warnanya hitam. Di samping motor ada gerobak berwarna hitam. Di atas gerobak itu ada seekor anjing besar. Semeteran tingginya. Warnanya hitam kelam. Matanya memerah tajam. Nafasnya kebringasan. Lidahnya menjulur keluar. Gigi dan kuku-kukunya tajam. Penciumannya sangat sensitif. Anjing itulah yang membantu Satrio mengidentifikasi orang-orang yang telah menghina artikelnya BAPA. Satrio hanya mengantar kemana anjing itu mau mencari dimana kalian “piningit” atau bersembunyi. Setelah tiba di tempat yang dituju, Satrio melepas rantai pengikatnya dan membiarkan anjing datang KEDIRI kalian. Anjing itu akan mencabik-cabik dan merobek-robek hatimu. Jiwamu akan terkoyak-koyak dengan gigi geriginya yang tajam dan kuat. Ketahuilah bahwa anjing itulah yang MENGGENAPKAN anjing alkahfi. Sungguh celakalah kalian. Sungguh celaka kalian. Anjing ajaib itu sudah mengidentifikasi kalian dengan kekuatan penciumannya. Satrio hanya mengantarkannya saja. Anda tidak bisa bersembunyi (piningit) karena anjing itu sudah mengetahui siapakah anda yang sesungguhnya.

    KORBAN
    Kepada bangsa Jawa (termasuk semua orang) yang masuk ke blog terhormat dan mulia ini, saya ingin ingatkan pesan Sabdopalon dan Nayogenggong. “Sabegjo-begjone kang lali nganti kelu penggawe sasar, isih begjo kang panggah eling lan waspodo, tetep ing penggawe utomo”. Artinya: Seuntung-untungnya yang lupa, sampai berbuat sesuatu yang salah ! Masih beruntung yang tetap ingat atau sadar dan waspada, menetapi pekerjaan yang utama atau lurus.

    Sabdopalon “mengunci” nasehatnya bahwa orang yang paling “beruntung” bila dia tetap berada di jalan utama dalam melaksanakan pekerjaan atau profesinya. Untuk tetap berada di jalan utama harus selalu ingat Trisula Weda (benar, lurus, dan jujur) dengan mengingat membuat kita selalu waspada dan berhati-hati. Pesan Sabdopalon relevan dengan pesan nabi Muhammad SAW bahwa jembatan siratal mustaqim atau jalan lurus itu (trisula weda) sangat halus bagaikan sehelai rambut yang dibelah tujuh. Musti dilalui secara hati-hati dan penuh kewaspadaan.

    Duh … kawulo bongso jawi, sumonggo ingsun ngaturaken ingkang sanget wigati, kulo puniko sejatosipun Al Buqhury inggih puniko Sabdo Palon, sabdanipun kedah panjenengan mirengaken kaliyan dipun nderekaken ngendikanipun leres, ingkang mukti sejatosipun GURU AGUNG, ingkang Mukti ndamel nami Arab : Al Buqhury, amargi panjenenganipun mbeto jampi madu Arab ( Al Quran ingkang ndamel ukoro Arab ) kagem panjenengan sedoyo, sejatosipun kulo puniko ! Noyogenggong ingkang paring pepadang. Sabdo ingkang mukti piaturipun, pramilo namikulo Cahyo Nayaswara. Sejatosipun menawi panjenengan mboten ngatos-atos kaliyan waspodo, pramilo panjenengan mbade nemahi sangsoro ingkang mboten wonten watesipun. Sabdo Palon kaliyan Noyogenggong! mboten anggadahi sejarah gesang wontening tanah jawi, ananging wejanganipun sami kalian Al Buqhury, ugi Cahyo Nayaswara. Ugi mboten anggadahi sejarah gesang dipun padosi ugi mboten bakalan mbade pikantuk.

    ARTINYA: Wahai orang-orang setanah Jawa, marilah aku sampaikan rahasiaku ini, sesungguhnya Al Bughury itu adalah Sabdopalon. Sabdanya harus kalian dengar dan ikuti. Perkataannya benar. Yang Mulia adalah guru Agung. Yang mulia memakai nama Arab Al Bughury karena dia membawa obat madu Arab (alquran yang menggunakan bahasa Arab) untuk kalian. Sedangkan aku ini adalah Nayogenggong yang menerangi sabda yang mulia sampaikan. Maka dari itu namaku Cahyo Nayo Sworo. Sungguh, jika kalian tidak hati-hati dan waspada maka kalian akan terjebak dalam kesengsaraan yang tak akan kunjung berahir. Sabdopalon dan Nayogenggong tidak punya sejarah hidup di tanah Jawa kecuali pesan-pesan, sama halnya dengan Al Bughury dan Cahyo Nayaswara juga tidak punya sejarah hidup. Dicari juga tidak bakalan bisa ketemu.

    Hati-hati dan waspadalah bila masuk ke blog terhormat ini. Baca baik-baik dan hati-hati semua artikel yang ada. Baca baik-baik dan cermati semua komentar yang ada serta jawaban Al Bughury. Baca baik-baik, cermati secara hati-hati semua tulisan Al Bughury dan semua tulisan yang disampaikan oleh Cahyo Nayaswara. Ingatlah dan waspadalah karena kami akan datang kepada manusia. Kami tidak melihat siapa anda dan apa agama anda. Kami tidak memandang harta, pangkat, jabatan dan kedudukan anda. Ingat dan waspadalah selalu. Jangan karena masalah kecil dan masalah sepele atau masalah yang anda tidak fahami kemudian anda mau mempertahankan kebenaran anda yang SALAH. Ingat dan waspadailah, kami datang hanya untuk menegakkan TAUHID MURNI kepada ALLAH sebagaimana yang diajarkan oleh BAPA kami ABRAHAM (Ibrahim). Ingat dan waspadalah karena anjing hitam ajaib kami tahu segala sesuatu yang kotor apabila kalian sembunyikan. Ingatlah, hati-hatilah dan waspadalah. Jika kalian ingin menjadi DOMBA ALLAH maka “Berkorbanlah”. Kamu tidak akan mungkin bisa jadi DOMBA ALLAH apabila kamu tidak korbankan nafsu yang ada di dalam dirimu. Nafsumulah yang menjadi penyebab kamu penuh dosa. Nafsumu tumbuh subur dan beranak pinak di dalam dirimu. Ketahuilah bahwa nafsu itu hanya diawali oleh RASA CEMBURU. Iblis cemburu kepada Adam yang diciptakan dari tanah dianggap lebih mulia kedudukannya daripada iblis yang lebih dulu diciptakan dari api. Iblis melakukan perlawanan terhadap Tuhan. Iblis membantah Tuhan. Iblis tidak mau sujud kepada Adam. Lalu Tuhan mengusir iblis dari syurga. Iblis yang awalnya hanya cemburu, meningkat menjadi iri hati, dengki dan dendam kepada Adam. Kemudian Tuhan berfirman “hai Adam, bersenang-senanglah kamu dan istrimu disyurgaKu tapi jangan kamu dekati pohon itu”. Iblis kemudian datang menggoda Adam bersama Hawa dan merekapun mengikuti godaan iblis tersebut. Inilah dosa manusia. Semua yang lahir ke dunia membawa (dosa) yaitu sifat-sifat iblis yang cemburu, iri hati, dengki, dan dendam. Tidak ada manusia yang tidak memiliki keempat sifat-sifat iblis ini.

    Dalam Delarosa atau jalan salib, telah dicontohkan oleh Yesus (Isa) bagaimana kita harus KORBAN-kan nafsu-nafsu (dosa-dosa) bawaan lahir kita. Yaitu: SABAR akan menghapus DENDAM di darahmu. IHLAS akan menghapuskan DENGKI di jiwamu. PASRAH akan menghapus rasa IRI di hatimu. Setelah itu nantikanlah pertolongan Tuhan. Tunggulah sampai TUHAN BERKEHENDAK, karena hanya DIA yang mampu menghapus sifat CEMBURU yang mengotori fikiranmu. Jika kamu telah korbankan nafsumu maka barulah kamu bisa menjadi DOMBA ALLAH. Hati-hatilah. Ingatlah dan waspadalah karena GEMBALA hanya akan datang mencari DOMBA-DOMBANYA.

    WASIAT
    Tulisan ini adalah jamuan terahirku. Adalah suara (pesan) terahirku. Kepada anakku Dzikirul dan Petrus diwasiatkan kepadamu untuk menjaga baik-baik blog terhormat dan mulia ini. Al Bughury mengamanahkan kepada saya agar kalian juga mengikutsertakan Gareng. Anak itu disayang sama yang mulia Al Bughury.

    Kepada kalian saya sampaikan bahwa ada tiga tipikal manusia yang akan masuk ke blog ini. Pertama: manusia biasa. Orang ini tidak tahu apa-apa. Kamu bisa melanjutkan diskusi dengan penuh kesabaran. Kedua: tipikal orang musyrik. Orang ini adalah orang-orang spiritual. Dia masuk ke blog ini karena ingin men”dua”kan Tuhan. Ketiga: tipikal Yahudi. Orang ini masuk karena ingin melawan kebenaran Tuhan yang telah kami sampaikan dan ajarkan.

    Kamu harus amati setiap pengunjung/ orang yang baru masuk. Dari pertama kali mereka masuk, dari cara mereka menyapa, kamu sudah bisa menduga-duga tipikal mereka. Kalian berdua diberi kewajiban untuk menjawab sapaan pertama mereka. Jika mereka menanggapi jawaban yang kamu berikan maka kamu sudah bisa pastikan tipikal mereka apakah orang itu manusia biasa, musyrik, atau yahudi. Jika menurut analisa kamu mereka musyrik atau yahudi maka perintahkan admin untuk keluarkan orang itu dari blog yang terhormat ini. Biarkan orang itu berurusan dengan anjing hitam ajaib kami. Itulah anjingnya alkahfi yang kami punyai. Anjing itu memiliki penciuman yang tajam. Anjing itu tahu kepada siapa dia diperuntukkan dan untuk apa dia menggenapkan.

    Jangan kalian berdua merasa takut karena kami ada di dekatmu. Menjagamu. Jangan kalian berdua berkata tidak tahu. Karena kami akan mengajarimu apa-apa yang tidak kamu ketahui dengan perantara kalam (baca-tulis).
    Kalian berdua kami beri Hak untuk mengatur admin. Meski admin tidak tahu kami, tidak pernah melihat kami, tapi kami menguasai dirinya. Kami mengendalikan dirinya. Dia melaksanakan semua, apapun yang yang kami kehendaki. Tentu saja, kami tidak segan-segan memutar batang lehernya jika dia mencoba melakukan perbuatan yang menyimpang dari apa yang kami persiapkan dengan sangat hati-hati, dengan sangat teliti dengan kecermatan yang terukur.
    Wahai anakku Petrus. Kelak bila tiba waktunya untuk dilakukan “pengabaran” maka berkordinasilah dengan admin sebagai pemegang otoritas blog ini. Cetak dan gandakanlah dalam bentuk buku. Buatlah buku itu agar sedap dipandang mata. Cari dan tetapkanlah seorang editor buku yang berpengalaman di bidangnya. Masukkan ketiga artikel kami. Masukkanlah semua komentar pembaca tanpa terkecuali termasuk terhadap semua komentar yang menghina dan memfitnah BAPA. Biarkan ummat menilai semua secara berimbang dan obyektif. Anakku, akan datang banyak orang yang mendukungmu. Kamu tidak akan tahu dari mana saja dan siapa saja mereka. Anakku, jangan sekali-kali kamu takut masalah pendanaan karena bantuan dana untuk kepentingan “pengabaran” ini datangnya tak disangka-sangka dan tidak diduga-duga. Ingatlah anakku, kamu telah digenapkan bersama Dzikirul. Jalani semua ini bersama dia. Dan jangan kalian lupa, ikutsertakan Gareng. Dia itu anaknya Yang Mulia Al Bughury. Selamatlah kalian semua wahai anakku. Selamat tahun baru 1-1-2013 (perhatikan baik-baik angka-angka cantik itu karena kalian sudah tahu arti semua itu). Selamat tinggal anakku. Aku menantikan kalian di penghujung jalan bersama Yang Mulia Al Bughury. Haleluya. Puji Tuhan. Amin.

    Minggu, 30-12-2012

    • untuk menulis saya harus mengumpulkan tenaga memfokuskan pikiran melawan kesedihan ini. Trimakasih Yang Mulia orang tua kami Al Bughury, beserta Yang Agung Sinuhun CAHYO NAYASWARA, terimakasih telah datang menyapa kami yg nista penuh nafsu. kami bersedia mengorbankan Nafsu bejat yang kotor agar kami dapat menjadi Domba Allah.

      kami akan setia mengunjungi blog tercinta ini, kami tidak akan segan berhadapan dengan para pembangkang, pendusta, orang musyrik atau siapapun yang menghina dan memFitnah Blog yg Mulia dan Terhormat ini. Insyaallah Amanah Yang Mulia akan kami laksanakan sepenuh hati dan bertanggung jawab.

      Maafkan anakmu ini Yang Mulia jika telah lancang tak tahu diri pernah berbuat salah dan dosa padamu. Maafkan atas kesedihan ini, yang tak bisa kami tahankan.
      dari anakmu yg tengah dirundung kesedihan

  48. Semoga khabar baik ! selalu bersama ADMIN BLOG Artikel SPTM yang TERHORMAT ini. “AMIN” kepada Yth: admin blog yang sangat selektif, SEPERTINYA ! Si Pasut…, tak segan-segan Tuk selalu mengingatkan admin agar berkenan dengan ketat ? mensortir komentator yang AMBURADUL…. !!! di Forum diskusi yang AMAT SANGAT SEHAT INI !!! …. Tidaklah PANTAS menulis komentar “ASBUN….KUMUR-KUMUR….. dan lain sbgnya ! Sehingga membuat member Blog ini, jadi Geram serta MALU… ? rasanya, kepada YTH Para NARA SUMBER yang sudah dengan SERIUS mengajar, serta mengarahkan kita bersama Menuju KEBENARAN SEJATI. Si Pasut YAKIN dan SANGAT PERCAYA !!! TIDAKLAH MUNGKIN KITA AKAN DAPAT MENERIMA ILMU HIKMAH… ? SELAMA DIRI KITA MASIH, MERASA PENUH DENGAN ANEKA RAGAM ILMU GADO-GADO YANG TANPA KITA SADARI SESUNGGUHNYA HAL TERSEBUT ! SANGATLAH MENGOTORI PERJALANAN HIDUP KITA ? UNTUK MENCAPAI “KEBENARAN SEJATI”
    Semoga ADMIN mengerti SELALU !!! akan pintaku ini. Terima kasih. Wass. (Si-PASUT)

    • Siap Pak PASUT, admin juga merasa terganggu dengan Komentar – komentar yang kenakak – kanakan. Forum ini adalah Forum Dewasa!, dan blog ini adalah Blog Terhormat!. terimakasih juga buat sdr. dzikrul yg dengan setia dan mencintai blog satriopiningitmuncul ini.

      Kami berpesan kepada Seluruh Pengunjung blog “satriopiningitmuncul.wp.com” ini, hati-hatilah dalam berkomentar! silahkan berkomentar dengan kedewasaan dan ber etika, agar kami tidak meng-execute nya atau mengirim komentar anda ke dalam tong sampah.

  49. Bismillahirahmanirahiim
    Saya kagum dengan penulis artikel “SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL”. Tanpa mengurangi kekaguman saya, bolehlah kita memberikan komentar karena “KETIDAK MENGERTIAN KAMI”.
    Beberapa hal yg ingin kami tanyakan :
    1. Tentang ALMASIH bisa kita ketahui baik dalam Al Quran maupun Injil (Yaitu Yesus dari Nazaret), namun bagaimana dengan ALHIDIR ? Di Quran sendiri hanya beberapa ayat dan itupun tidak menyebut nama sebagai Nabi Hidir namun “Hamba Kami”.
    18:65, Al-Kahfi
    LALU MEREKA BERTEMU DENGAN SEORANG HAMBA – HAMBA KAMI , YANG TELAH KAMI BERIKAN KEPADANYA RAHMAT DARI SISI KAMI , DAN YANG TELAH KAMI AJARKAN KEPADANYA ILMU DARI SISI KAMI .

    2. Sebagai Muslim yang “MENGIMANI” Al Quran, kita pun diajarkan untuk tidak membedakan diantara Nabi dan Rasul Allah, apalagi “MENUHANKAN” mahluk ciptaan Allah.
    2:136, Al-Baqarah
    KATAKANLAH ( HAI ORANG – ORANG MUKMIN ) : ” KAMI BERIMAN KEPADA ALLAH DAN APA YANG DITURUNKAN KEPADA KAMI , DAN APA YANG DITURUNKAN KEPADA IBRAHIM , ISMAIL , ISHAK , YAKUB DAN ANAK CUCUNYA , DAN APA YANG DIBERIKAN KEPADA MUSA DAN ISA SERTA APA YANG DIBERIKAN KEPADA NABI – NABI DARI TUHANNYA . KAMI TIDAK MEMBEDA – BEDAKAN SEORANGPUN DI ANTARA MEREKA DAN KAMI HANYA TUNDUK PATUH KEPADA – NYA ” .
    3:84, Ali Imran
    KATAKANLAH : ” KAMI BERIMAN KEPADA ALLAH DAN KEPADA APA YANG DITURUNKAN KEPADA IBRAHIM , ISMAIL , ISHAK , YAKUB DAN ANAK – ANAKNYA , DAN APA YANG DIBERIKAN KEPADA MUSA , ISA DAN PARA NABI DARI TUHAN MEREKA . KAMI TIDAK MEMBEDA – BEDAKAN SEORANGPUN DI ANTARA MEREKA DAN HANYA KEPADA – NYA LAH KAMI MENYERAHKAN DIRI ” .
    4:152, An-Nisa
    ORANG – ORANG YANG BERIMAN KEPADA ALLAH DAN PARA RASUL – NYA DAN TIDAK MEMBEDA – BEDAKAN SEORANGPUN DI ANTARA MEREKA , KELAK ALLAH AKAN MEMBERIKAN KEPADA MEREKA PAHALA . DAN ADALAH ALLAH MAHA PENGAMPUN LAGI MAHA PENYAYANG .

    18:102, Al-Kahfi
    MAKA APAKAH ORANG – ORANG KAFIR MENYANGKA BAHWA MEREKA ( DAPAT ) MENGAMBIL HAMBA – HAMBA – KU MENJADI PENOLONG SELAIN AKU ? SESUNGGUHNYA KAMI TELAH MENYEDIAKAN NERAKA JAHANNAM TEMPAT TINGGAL BAGI ORANG – ORANG KAFIR .

    3. Bagaimana memahami “Jika ALHIDIR dan ALMASIH disatukan maka itulah yang disebut dengan ALLAH” ? Bukankah itu Bid’ah dalam agama ?

    4. Bagaimana menjelaskan “SATRIO PININGIT bersenjatakan “tri sula” maknanya adalah Imam Mahdi, nabi Isa dan Yesus Kristus” ? Siapa sebenarnya IMAM MAHDI ? Apa sebenarnya yang diajarkan Nabi Isa ? Dan Siapa sebenarnya Yesus Kristus ?

    Demikian pertanyaan kami, mohon diberikan penjelasan agar tidak “MEMBINGUNGKAN” kami yang masih dangkal ilmunya dalam “PENCARIAN KEBENARAN”. Terimakasih Wassalam

    • selamat datang satriopanulis, semoga kehadiran anda membawa manfaat bagi kita semua, dan mudah-mudahan pertanyaan anda akan ada yang bisa mengurai dan mau membagi kepada kita untuk membuat kita semakin jelas dan tidak lagi dalam kebingungan.
      wassalam

    • AMI mengucapkan selamat datang kepada satriopanulis di blog YTH ini. Sebagai warga lama yang sejak awal mengikuti semua nada dan irama yang disenandungkan diblog ini atau semua gaya bahasa dan metodologi “mengajar” yg diterapkan oleh guru agung kita Al Bughury dan pencerahan yang diberikan oleh Sinuhun Cahyo Nayaswara maka dari lubuk hati saya paling dalam saya merasa terpanggil dan berkewajiban untuk berbagi pengetahuan dengan warga lain hususnya terhadap satriopanulis sebagai warga baru di blog ini.

      18 tahun yang lalu saya juga bertanya-tanya pada diri saya sendiri tentang makna ayat 18:65. Alquran memang tidak secara tegas menyebut nama nabi Hidir akan tetapi para mufassirin sudah sepakat bahwa yang dimaksud ayat tersebut adalah nabi Hidir karena hanya beliau saja yang diberi rahmat dan ilmu langsung dari sisi Allah.
      Pada ayat 2:246 – 251 adalah contoh lain dimana alquran menyebut sebagai nabi tapi tidak menyebut nama. Nabi yg dimaksud pada ayat diatas namanya adalah nabi Samuel. Pada ayat 18:60-62 juga ada nabi yg menemani nabi Musa berjalan tapi namanya tdk disebut oleh alquran yaitu nabi Yosua bin Nun. Selain Yosua ada lg nabi yang diakui oleh islam yaitu nabi-nabi setelah masa nabi Daud, Suleman sebelum Nabi Yahya dan Zakariah yaitu nabi Yesaya bin Amos, Yeremia bin Hilkia dan Daniel. Dari Abu Bilal Muhammad bin Harits dari Abul Asy’ats Al Ahmari berkata: Rasulullah pernah bersabda “sesungguhnya Daniel pernah berdoa kepada Tuhannya untuk dimakamkan oleh ummat Muhammad”. Jasad Daniel ditemukan oleh Abu Musa Al Asy’ari saat membuka wilayah Tustar dimasa pemerintahan halifah Umar kemudian halifah memerintahkan untuk dimakamkan dengan baik karena Daniel pernah disabdakan oleh rasulullah. Nabi jumlahnya sangat banyak akan tetapi nama-namanya tidak disebut dalam alquran karena mereka tidak membawa ajaran. Yang membawa ajaran Allah disebut sebagai rasul. Islam mengakui jumlah rasul hanya 25 lengkap dengan nama-namanya tapi alquran mengakui banyak nabi yg namanya tidak disebutkan. Termasuk nabi Hidir as.

      Setelah nabi Muhammad, pintu kerasulan telah ditutup oleh karena ajaran Allah untuk manusia sudah sempurnah diturunkan. Agama-agama yg dianut oleh umat manusia sebelum islam diajarkan oleh nabi Muhammad, maka semua ajaran tersebut diajarkan oleh nabi-nabi Allah. Wajib hukumnya bagi kita untuk tidak membedabedakan nabi-nabi tersebut. Tak satupun nabi dan rasul yg ingin dipuja oleh manusia. Semua pujian semata-mata ditujukan kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.

      Allah adalah cahaya yg berlapis-lapis cahaya. Pemberi cahaya langit dan bumi. (24:35). Cahaya Allah di bumi disebut Al Hidir dan cahaya Allah di langit di sebut Al Masih. Jika Al Hidir disatukan dengan Al Masih maka disebut Allah. Jelas bagi kita bahwa hal ini bukan BID’AH. Kalimat-kalimat Allah sangat luas kalau mau dituliskan meski semua air dilautan dijadikan tinta lalu ditambah lagi sebanyak itu niscaya belum cukup untuk menuliskannya (18:109). Artikel SPTM sangat membantu kita dalam memahami Allah berdasarkan akal fikiran kita masing-masing. Sangat banyak ayat dalam alquran yang mengatakan Allah menguasai timur dan barat. Dari yang saya baca selama ini tidak ada satupun ayat alquran yg menyebut utara dan selatan.

      Sebagai murid dari Yang Mulia Guru Agung Al Bughuri saya mengkajinya sendiri bahwa penyebutan timur-barat, ditempat terbit dan terbenamnya matahari atau dipergantian siang dan malam, intinya ada pada perjalanan nabi Zulkarnain (18:94-98). Apakah Zulkarnain ini seorang rasul?. Jika dia adalah rasul kenapa namanya tidak terdapat dalam silsilah 25 rasul. Kita perlu melakukan kajian bersama terhadap hal ini. Andaikan saja Triple Tri cepat sedikit masuk ke blog ini mungkin dia bisa tanyakan langsung kepada Sinuhun Cahyo Nayaswara karena beliau sudah menuliskannya dalam sajaknya berjudul “DINDING”.

      Satriopanulis menanyakan perihal “trisula wedha”, dan siapakah Imam Mahdi, Isa dan Yesus Kristus. Jawaban atas pertanyaan ini saya persilahkan satriopanulis untuk membaca sendiri tulisan-tulisan dan penjelasan yang telah disampaikan oleh Gurunda Yang mulia Al Bughury dan pencerahan oleh Sinuhun Cahyo Nayaswara di blog ini.
      Satriopanulis mengatakan bahwa Imam Mahdi adalah rasul dari keturunan Ibrahim. Saya membantah keras pendapat ini dan saya siap beradu argumentasi. Tidak ada lagi nabi dan rasul setelah Muhammad. Ini hal yg prinsip bung!. Siapapun yg menyebut Imam Mahdi adalah nabi dan rasul maka hal itu disebut Bid’ah. Imam Mahdi tidak membawa ajaran dan tidak mengajar termasuk tidak mengajak. Imam Mahdi adalah PEMIMPIN (IMAM). Bukan nabi bukan pula rasul tapi PEMIMPIN. Pemimpin dalam arti yang seluas-luasnya artinya tidak terbatas untuk umat islam saja tapi untuk seluruh ummat manusia.

      Tentang hadits-hadits nabi Muhammad yang mengacu kepada sosok Imam Mahdi silahkan memegangnya karena pegangan itu memiliki nilai kebenaran untuk ummat islam. Tapi jangan salahkan orang nasrani jika memegang Injil untuk menunggu Yesus Kristus, orang Hindu yang menantikan Dewa Krisna dan orang budha yang menunggu Buddha kelima. Artikel SPTM telah mempersatukan kita semua agar PEMIMPIN yang sama kita nantikan ini sebutannya adalah SATRIO PININGIT. Satrio Piningit bukan nama orang tapi dua kata sifat yg melekat pada diri seseorang. Seseorang itu adalah PEMIMPIN (IMAM). Penamaannya menggunakan bahasa Jawa karena PEMIMPIN yang ditunggu oleh seluruh ummat manusia telah muncul di Indonesia. Kita tidak tahu apakah hidungnya mancung dan panjang atau tidak karena kita juga tidak ketemu beliau. Yang pasti beliau keturunan Ibrahim (Abraham).

      Demikian tanggapan saya. Lebih dan kurangnya mohon dimaklumi karena kita ini masih sama-sama belajar. Dan kepada admin saya beri apresiasi yang tinggi karena sudah MENDEPAK Moch Nachly keluar gelanggang. Orang itu tidak boleh jadi warga di blog YTH ini. Terimakasih.

  50. Ayat dan Hadith Imam Mahdi

    2:124, Al-Baqarah
    DAN ( INGATLAH ) , KETIKA IBRAHIM DIUJI TUHANNYA DENGAN BEBERAPA KALIMAT ( PERINTAH DENGAN LARANGAN ) , LALU IBRAHIM MENUNAIKANNYA . ALLAH BERFIRMAN : ” SESUNGGUHNYA AKU AKAN MENJADIKANMU IMAM BAGI SELURUH MANUSIA ” . IBRAHIM BERKATA : ” ( DAN SAYA MOHON JUGA ) DARI KETURUNANKU ” . ALLAH BERFIRMAN : ” JANJIKU ( INI ) TIDAK MENGENAI ORANG YANG ZALIM ” .

    Menurutku itulah DASAR ayat tentang IMAM MAHDI; sedangkan ayat PENDUKUNG adalah:
    2:129, Al-Baqarah
    YA TUHAN KAMI , UTUSLAH UNTUK MEREKA SEORANG RASUL DARI KALANGAN MEREKA , YANG AKAN MEMBACAKAN KEPADA MEREKA AYAT – AYAT ENGKAU , DAN MENGAJARKAN KEPADA MEREKA AL – KITAB ( AL – QURAN ) DAN HIKMAH SERTA MENSUCIKAN MEREKA . SESUNGGUHNYA ENGKAULAH YANG MAHA PERKASA LAGI MAHA BIJAKSANA .

    33:40, Al-Ahzab
    MUHAMMAD ITU SEKALI – KALI BUKANLAH BAPAK DARI SEORANG LAKI – LAKI DI ANTARA KAMU , TETAPI DIA ADALAH RASULULLAH DAN PENUTUP NABI – NABI . DAN ADALAH ALLAH MAHA MENGETAHUI SEGALA SESUATU

    Bahwa BENAR Muhammad Bin Abdullah adalah PENUTUP Nabi-Nabi, namun BUKAN PENUTUP Rasul. Karena Doa Nabi Ibrahim dikabulkan oleh ALLAH SWT adalah berlaku sampai AKHIR ZAMAN !! Karena menjadi JANJI ALLAH SWT SENDIRI !!!

    Sehingga seorang Rasul akan SELALU diutus di kalangan MEREKA. Siapa MEREKA ? MEREKA adalah ANAK CUCU (Keturunan) Ibrahim Alaihissalam.

    2:128, Al-Baqarah
    YA TUHAN KAMI , JADIKANLAH KAMI BERDUA ORANG YANG TUNDUK PATUH KEPADA ENGKAU DAN ( JADIKANLAH ) DI ANTARA ANAK CUCU KAMI UMAT YANG TUNDUK PATUH KEPADA ENGKAU DAN TUNJUKKANLAH KEPADA KAMI CARA – CARA DAN TEMPAT – TEMPAT IBADAT HAJI KAMI , DAN TERIMALAH TAUBAT KAMI . SESUNGGUHNYA ENGKAULAH YANG MAHA PENERIMA TAUBAT LAGI MAHA PENYAYANG .

    Siapa KAMI BERDUA ? Ibrahim dan Ismail…..
    2:127, Al-Baqarah
    DAN ( INGATLAH ) , KETIKA IBRAHIM MENINGGIKAN ( MEMBINA ) DASAR – DASAR BAITULLAH BESERTA ISMAIL ( SERAYA BERDOA ) : ” YA TUHAN KAMI TERIMALAH DARI PADA KAMI ( AMALAN KAMI ) , SESUNGGUHNYA ENGKAULAH YANG MAHA MENDENGAR LAGI MAHA MENGETAHUI ” .
    Bagaimana dengan Anak-Cucu Ibrahim dari Ishak ?Yaitu Yaqub dan anak keturunannya?
    2:132, Al-Baqarah
    DAN IBRAHIM TELAH MEWASIATKAN UCAPAN ITU KEPADA ANAK – ANAKNYA , DEMIKIAN PULA YAQUB ( IBRAHIM BERKATA ) : ” HAI ANAK – ANAKKU ! SESUNGGUHNYA ALLAH TELAH MEMILIH AGAMA INI BAGIMU , MAKA JANGANLAH KAMU MATI KECUALI DALAM MEMELUK AGAMA ISLAM ” .
    2:133, Al-Baqarah
    ADAKAH KAMU HADIR KETIKA YAKUB KEDATANGAN ( TANDA – TANDA ) MAUT , KETIKA IA BERKATA KEPADA ANAK – ANAKNYA : ” APA YANG KAMU SEMBAH SEPENINGGALKU ? ” MEREKA MENJAWAB : ” KAMI AKAN MENYEMBAH TUHANMU DAN TUHAN NENEK MOYANGMU , IBRAHIM , ISMAIL DAN ISHAK , ( YAITU ) TUHAN YANG MAHA ESA DAN KAMI HANYA TUNDUK PATUH KEPADA – NYA ” .

    Jadi IMAM MAHDI akan muncul di SELURUH anak keturunan Ibrahim Alaihissalam;
    2:136, Al-Baqarah
    KATAKANLAH ( HAI ORANG – ORANG MUKMIN ) : ” KAMI BERIMAN KEPADA ALLAH DAN APA YANG DITURUNKAN KEPADA KAMI , DAN APA YANG DITURUNKAN KEPADA IBRAHIM , ISMAIL , ISHAK , YAKUB DAN ANAK CUCUNYA , DAN APA YANG DIBERIKAN KEPADA MUSA DAN ISA SERTA APA YANG DIBERIKAN KEPADA NABI – NABI DARI TUHANNYA . KAMI TIDAK MEMBEDA – BEDAKAN SEORANGPUN DI ANTARA MEREKA DAN KAMI HANYA TUNDUK PATUH KEPADA – NYA ” .

    Imam Mahdi merupakan Rasul di kalangan anak keturunan Ibrahim SEBAGAI PEMBAWA BERITA GEMBIRA DAN PEMBERI PERINGATAN yang akan MENGINGATKAN Kalimat Tauhid yang diajarkan Nabi Ibrahim Alaihissalam, yaitu:
    2:131, Al-Baqarah
    KETIKA TUHANNYA BERFIRMAN KEPADANYA : ” TUNDUK PATUHLAH ! ” IBRAHIM MENJAWAB : ” AKU TUNDUK PATUH KEPADA TUHAN SEMESTA ALAM ”

    Nabi Ibrahim diriwayatkan hanya mempunyai dua anak laki-laki yang keturunannya akan menjadi BANGSA-BANGSA BESAR, keduanya adalah Nabi Ismail dan Nabi Ishak. Nabi terakhir dari keturunan Nabi Ismail adalah Nabi Muhammad Bin Abdullah sedangkan Nabi terakhir dari keturunan Nabi Ishak adalah Nabi Isa Al Masih Ibnu Maryam.
    Nabi Isa Al Masih Ibnu Maryam adalah Nabi PEMBAWA BERITA GEMBIRA (INJIL).
    5:46, Al-Maidah
    DAN KAMI IRINGKAN JEJAK MEREKA ( NABI – NABI BANI ISRAIL ) DENGAN ISA PUTERA MARYAM , MEMBENARKAN KITAB YANG SEBELUMNYA , YAITU : TAURAT . DAN KAMI TELAH MEMBERIKAN KEPADANYA KITAB INJIL SEDANG DI DALAMNYA ( ADA ) PETUNJUK DAN CAHAYA ( YANG MENERANGI ) , DAN MEMBENARKAN KITAB YANG SEBELUMNYA , YAITU KITAB TAURAT . DAN MENJADI PETUNJUK SERTA PENGAJARAN UNTUK ORANG – ORANG YANG BERTAKWA .

    Nabi Muhammad Bin Abdullah adalah Nabi PEMBERI PERINGATAN (QURAN/Adz-Dzikr) QS(15:9) Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikr (Al-Qur’an), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

    CIRI-CIRI IMAM MAHDI

    1. Seorang Muslim (Umat Nabi Muhammad Bin Abdullah);
    “Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad 10898)

    “ Al-Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi ini) sebelum itu dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan, dan ia (umur kekhalifahan) berumur tujuh tahun. (HR. Abu Dawud dan al-Hakim) ”
    “ Al-Mahdi berasal dari umatku, dari keturunan anak cucuku. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim) ”

    “Al-Mahdi berasal dari umatku, yang akan diislahkan oleh Allah dalam satu malam.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

    2. Memahami INJIL, karenanya Imam Mahdi akan mengenal Isa Al Masih Ibnu Maryam;
    Daripada Jabir r.a. katanya : “Sabda Nabi s.a.w. : “Akan turunnya Isa bin Maryam, kemudian berkata pemimpim mereka al-Mahdi : “Mari sembahyang bersama kami.” Jawab Isa : “Tidak, sesungguhnya sebahagian mereka menjadi pemimpin sebahagian yang lain sebagai penghormatan dari ALLAH kepada umat ini.” Dan hadith ini di dalam soheh Muslim dengan lafaz : “… Kemudian akan diturunkan Isa bin Maryam s.a.w.. Kemudian ketua mereka berkata : “Mari sembahyang bersama kami.” Kemudian jawab Isa : “Tidak , sesungguhnya sebahagian kamu atas sebahagian yang lain itu pemimpin-pemimpin, ALLAH memuliakan umat ini.” (Riwayat Muslim 225)

    “Sekumpulan orang dari kalangan umatku akan berjuang
    menegakkan kebenaran sehingga hampir tibanya kiamat,
    apabila Isa ibnu Maryam a.s turun..pemimpin mereka memintanya
    mengimamkan solat, tetapi Isa a.s menolaknya
    sambil berkata “ Tidak, sesungguhnya di kalangan kamu ada
    orang yang Allah telah jadikan pemimpin ke atas yang lain
    dan Dia telah menzahirkannya untuk mereka”

    ~Sahih Muslim

    Daripada Abu Hurairah ra Bahawa RSAW bersabda

    “Apakah reaksi kamu semua apabila Isa anak Maryam turun
    sedangkan Imam kamu adalah dari kalangan kamu?”

    ~Sahih Muslim, bab Nuzul Isa
    ~Sahih al Bukhari Kitab Bad’ul Khalq wa Nuzul Isa

    Jadi HENDAKNYA, sudah waktunya MUSLIM untuk MEMPELAJARI dan MEMAHAMI INJIL, sebagai langkah untuk merintis MUNCULNYA IMAM MAHDI.

    Dari Ibnu Majah dan Tabrani daripada
    Abdullah bin Al harats bin Juzu’ Al Zubaidi

    Telah bersabda Rasulullah SAW
    “ Akan keluarlah manusia dari Timur, mereka itu merintis
    kekuasaan untuk Al Mahdi.
    [Mempersiapkan segala urusan untuk Al-Mahdi]

  51. Assalamu alaikum utk Semua warga blog ini hususnya kpd Satriopanulis. Anda warga baru yah sama dgn sy bedanya sy selangkah lebih duluan drpd anda. Kita sama2 kagum. Bedanya, anda mengagumi penulis SPTM sy mengagumi Cahyo Nayaswara. Kehadiran anda membuat sy senang. Awalnya saya sudah agak risih membaca komentar sdr Nachly yg sy nilai sok jagoan, sok tahu. Org itu masuk ke blog ini hanya mau mencari popularitas dan sensasi murahan di blog ini karena blognya tdk dikunjungi orang. Ha ha ha… Wk.. Wk.. Wk,..

    Yang patut kita syukuri adalah sikap konsistensi admin yg bertindak tegas mengeluarkan mahluk2 seperti Nachli dkk dari blog ini, jika org spt itu dibiarkan exist diblog ini maka akan mengganggu kenyamanan perasaan warga lain. Nachli adalah SEMAK BERDURI ditengah permadani sutra yg halus dan lembut. Juangkrek km Nachli. Sombong!. Kamu dicampakkan, ditendang keluar pagar oleh admin sebagai bentuk penghinaan buat diri kamu karena memang km hina, km kotor, otak kamu tertutup menerima kebenaran. Allah SWT telah menggantikan kamu Nachli dengan satriopanulis. Ini orang yg lebih baik, lebih mumpuni, lebih bisa kita dengar bicaranya dibanding kamu Nachli. Jangkrek km Nachli. Satriopanulis tdk ada niat masuk ke blog ini utk tujuan promosi kayak kamu Nachli. Ha… Ha… Ha… Wk… Wk… Wk… Thanks buat admin. Ha..ha… Ha… Wk… Wk… Wk…
    (triple three)

  52. Assalamu alaikum wr.wb
    Terimakasih Saudara 333 atas Ucapan Selamat Datang dan “Sambutan” Anda terhadap kami……. Serta sanjungan Anda;…….. ” Ini orang yg lebih baik, lebih mumpuni, lebih bisa kita dengar bicaranya dibanding kamu Nachli.”

    Namun sebenarnya kami jg “Tidak tau apa-apa”………Bahkan dengan Saudara Nachli mungkin kami belum ada apa-apanya…….Terbukti kami tidak tau siapa penulis SPTM ! Apakah saudara Cahyo Nayaswara atau Siapa ?

    Kami hanya “Menyuarakan” apa yang kami “Anggap Benar”. Ya baru SEBATAS ANGGAPAN, belum diyakini. Untuk itu kami masih browsing internet “Kesana-kemari” untuk menambah “KEMANTAPAN THD ANGGAPAN” kami.

    Terutama untuk Blog ini, walaupun sebenarnya “POKOK PENCARIAN” kami bukan SATRIO PININGGIT ! Namun seperti dikatakan dalam artikel SPTM, bahwa Satrio Piningit bersenjatakan TRI SULA WEDA yang salah satunya adalah Isa Ibnu Maryam dan atau Yesus Kristus, utk itulah kami dengan ijin admin “Turut Berpartisipasi” berbalas-tulis komentar dalam Blog ini ……. Terimakasih Bung Admin atas “Diijinkannya” kami menjadi “Warga Blog Ini”.

    • Assalamualaikum bang satriopanulis.
      Bukan hanya abang yang tidak tahu penulis SPTM tapi kita semua termasuk admin jg tidak tahu siapa sebenarnya penulis SPTM. Diblog ini ada terpajang 3 artikel yaitu : *SPTM (penulis tdk ditahu) *SPMA (Satrio Piningit Menurut Alquran) ditulis oleh Cahyo Nayaswara dan *TW (Trisula Wedha) ditulis oleh Muhammad Yaman Al Bughuri. Sebelum saya masuk di blog SPTM ini saya warga setia di Blog gerakan Al Mahdi. Disitu ada artikel yg sangat panjang yg berjudul GERAKAN ALMAHDI. Penulis artikel tsb juga tidak kita ketahui. Cahyo Nayaswara juga ada di blog itu. Beliau menulis dua artikel yaitu “sanggahan kritis terhadap pengikut Ahmadiyah” dan “Gerakan Al Mahdi melawan Gerakan Illuminati International” (Thn 2015 Indonesia Pecah). Selain dua artikel diatas Cahyo Nayaswara juga ada menuliskan puisi yg berjudul “Dinding”.

      Disemua tulisan-tulisan Cahyo Nayaswara yang saya baca selalu dia sebutkan bahwa dirinya terinspirasi setelah membaca tulisan GERAKAN ALMAHDI. Saya sarankan kepada abang, cobalah abang masuk ke blog GERAKAN ALMAHDI. Mungkin tujuan pencarian abang ada di blog itu. Tapi abang jangan jadi warga disitu karena tidak bakalan ada teman abang utk berdiskusi. Saya dulu merasa nyaman dan betah berlama-lama di blog itu bang, semata- mata karena nungguin Cahyo Nayaswara ternyata yg sy tunggu ada diblog ini. Coba aja abang masuk ke blog GERAKAN ALMAHDI. Penulis artikel panjang itu sama dgn penulis artikel SPTM yaitu TIDAK DIKETAHUI.
      Terimakasih bang dan selamat menelusuri.

  53. Assalamu’alaikum wr.wb

    Salam Sejahtera, Semoga senantiasa dikarunia Rahmat dan Kasih Allah Swt buat kita semua.Terimakasih juga kami sampaikan kepada Saudara AMI dan 333 atas komentar dan Petunjuknya…….

    Kami copy-paste koment dari Saudara AMI:
    ” Saya membantah keras pendapat ini dan saya siap beradu argumentasi. Tidak ada lagi nabi dan rasul setelah Muhammad. Ini hal yg prinsip bung!. Siapapun yg menyebut Imam Mahdi adalah nabi dan rasul maka hal itu disebut Bid’ah. Imam Mahdi tidak membawa ajaran dan tidak mengajar termasuk tidak mengajak. Imam Mahdi adalah PEMIMPIN (IMAM). Bukan nabi bukan pula rasul tapi PEMIMPIN. Pemimpin dalam arti yang seluas-luasnya artinya tidak terbatas untuk umat islam saja tapi untuk seluruh ummat manusia.”

    Kami Setuju dengan Pendapat tsb, namun harus ada PENJELASAN juga mengenai ayat:
    2:129, Al-Baqarah
    YA TUHAN KAMI , UTUSLAH UNTUK MEREKA SEORANG RASUL DARI KALANGAN MEREKA , YANG AKAN MEMBACAKAN KEPADA MEREKA AYAT – AYAT ENGKAU , DAN MENGAJARKAN KEPADA MEREKA AL – KITAB ( AL – QURAN ) DAN HIKMAH SERTA MENSUCIKAN MEREKA . SESUNGGUHNYA ENGKAULAH YANG MAHA PERKASA LAGI MAHA BIJAKSANA .

    Mungkin kita sepakat bahwa yang dimaksud MEREKA pada ayat diatas adalah Bani Ibrahim atau anak keturunan Nabi Ibrahim Alaihissalam. Doa Nabi Ibrahim dikabulkan oleh Allah Swt dan menjadi sebuah JANJI. Jadi akan SELALU ADA RASUL sampai dengan AKHIR ZAMAN di kalangan Bani Ibrahim ! Kemudian kita “Diuji” dengan ayat:
    33:40, Al-Ahzab
    MUHAMMAD ITU SEKALI – KALI BUKANLAH BAPAK DARI SEORANG LAKI – LAKI DI ANTARA KAMU , TETAPI DIA ADALAH RASULULLAH DAN PENUTUP NABI – NABI . DAN ADALAH ALLAH MAHA MENGETAHUI SEGALA SESUATU

    Kalau “PINTU” Nabi dan Rasul sudah TERTUTUP sampai dengan Baginda Nabi Muhammad Saw yang sudah Wafat, Jadi SIAPA yang dimaksud dengan “SEORANG RASUL DARI KALANGAN BANI IBRAHIM ?
    Akan ada 2 Teori Kemungkinan:
    1. Nabi Muhammad menjadi Nabi Terakhir namun BUKAN Rasul terakhir (Khatamman Nabiyyin BUKAN Khataman Rasuliin) atau
    2. Akan SELALU MUNCUL KEMBALI Rasul SEBELUM Nabi Muhammad yang BELUM WAFAT ke dunia ini dari kalangan Bani Ibrahim SAMPAI dengan Akhir Zaman !

    Kalau kita menggunakan prinsip Saudara AMI, kita akan memilih opsi nomor 2.
    Menjadi Pertanyaan Adakah Rasul SEBELUM Nabi Muhammad yang BELUM WAFAT yang KEMUNGKINAN BERPELUANG DIUTUS KEMBALI ke dunia dari kalangan Bani Ibrahim SAMPAI dengan Akhir Zaman ?

    Adakah ? Siapa ? Info dari internet:
    4 Nabi Yang Masih Hidup Hingga Sekarang. Inilah 4 Nabi yang masih hidup dan tetap diberi rezeqi dari khazanah Allah swt hingga detik ini. Mereka adalah golongan yang dikhususkan oleh Allah swt.2 Nabi Ada dibumi yaitu nabi khidr dan Nabi ilyas a.s.Ditempatkan di bagian bumi yang khusus yang Allah yang maha tahu yang mengetahui tempat itu.2 Nabi ada di langit yaitu nabi isa a.s dan nabi idris a.s.Ditempatkan di bagian langit yang khusus yang Allah yang maha tahu yang mengetahui tempat itu.

    Percayakah kita dengan Info di atas ? Bagaimana Menurut Kitab Suci, baik Al Kitab, Taurat dan Injil maupun Al Quran ? Ataupun Hadist Nabi ?
    Dan kalaupun kita MEMPERCAYAI, Adakah NAS bahwa SALAH SATU maupun Ke-4 nya akan diturunkan kembali ke dunia Berulang-ulang maupun Bergantian Sampai Akhir Zaman ?

    Menurut saya hanya ada 1 Rasul SEBELUM Nabi Muhammad yang “DIBERITAKAN” dalam Al Quran yang berhubungan dengan Akhir Zaman/Hari Kiamat, yaitu:
    3:55, Ali Imran
    ( INGATLAH ) , KETIKA ALLAH BERFIRMAN : ” HAI ISA , SESUNGGUHNYA AKU AKAN MENYAMPAIKAN KAMU KEPADA AKHIR AJALMU DAN MENGANGKAT KAMU KEPADA – KU SERTA MEMBERSIHKAN KAMU DARI ORANG – ORANG YANG KAFIR , DAN MENJADIKAN ORANG – ORANG YANG MENGIKUTI KAMU DI ATAS ORANG – ORANG YANG KAFIR HINGGA HARI KIAMAT . KEMUDIAN HANYA KEPADA AKULAH KEMBALIMU , LALU AKU MEMUTUSKAN DI ANTARAMU TENTANG HAL – HAL YANG SELALU KAMU BERSELISIH PADANYA ” .
    4:159, An-Nisa
    TIDAK ADA SEORANGPUN DARI AHLI KITAB , KECUALI AKAN BERIMAN KEPADANYA ( ISA ) SEBELUM KEMATIANNYA . DAN DI HARI KIAMAT NANTI ISA ITU AKAN MENJADI SAKSI TERHADAP MEREKA .
    43:61, Az-Zukhruf
    DAN SESUNGGUHNYA ISA ITU BENAR – BENAR MEMBERIKAN PENGETAHUAN TENTANG HARI KIAMAT . KARENA ITU JANGANLAH KAMU RAGU – RAGU TENTANG KIAMAT ITU DAN IKUTILAH AKU . INILAH JALAN YANG LURUS .

    Kalau BENAR memang hanya Rasul Isa berdasar Kitab Suci, baik Al Kitab, Taurat dan Injil maupun Al Quran, Berpeluangkah Dia ? Maksudnya “Masih Hidup ataukah sudah Wafat” ?
    Karena “Banyak Beda Pendapat” mengenai hal ini, yaitu mengenai Isa Ibnu Maryam Apakah Masih Hidup atau sudah Wafat ?

    Ada Pendapat Rasul Isa sudah Wafat namun DIBANGKITKAN atau HIDUP KEMBALI, ada juga yang mengatakan MASIH HIDUP dan DIANGKAT ke SISI ALLAH atau di Langit/Surga. Yang berpendapat sudah Wafat namun DIBANGKITKAN atau HIDUP KEMBALI pada intinyakan MASIH HIDUP ? Jadi Tidak Masalah apakah Masih Hidup atau Sudah Wafat namun Hidup Kembali yaitu SAMA-SAMA berpendapat bahwa Rasul Isa Ibnu Maryam HIDUP SAMPAI AKHIR ZAMAN !

    Adakah “BERITA” seperti Rasul Isa tersebut terhadap 3 Nabi yang lain baik Al Kitab, Taurat dan Injil maupun Al Quran ? Di Injil ada Nama MELKISEDEK, selain Yesus yang dikabarkan Hidup Sampai Akhir Zaman, namun di Al Quran HANYA ISA saja. Jika opsi Rasul Isa saja yang akan Selalu diutus ke dunia sampai Akhir Zaman, menjadi Pertanyaan Bagaimana Rasul Isa “MUNCUL” ke dunia kembali Sampai dengan Akhir Zaman ? Apakah “DILAHIRKAN KEMBALI”, dari Perawan Suci, menjadi Bayi dan berkembang menjadi Dewasa ? Atau “MUNCUL” langsung menjadi seorang PEMUDA atau bagaimana ? atau Bagaimana kita akan “Mengenali Dia” ?

    Kembali kepada komen Saudara AMI, bahwa IMAM MAHDI adalah PEMIMPIN dan BUKAN RASUL apalagi NABI ! Saya katakan kami Setuju dengan pendapat tersebut karena masuk dalam opsi 2 seperti di atas. Menyambungkan antara Doa Nabi Ibrahim alaihissalam mengenai “…..SEORANG RASUL DARI KALANGAN MEREKA….” dan IMAM MAHDI dengan opsi 2. Kami berpendapat bahwa IMAM MAHDI adalah seorang MANUSIA BIASA yang “DITEMUI, DIASUH dan DIAJAR” oleh Rasul Isa yang “TURUN KE DUNIA KEMBALI”. Jadi manusia “Calon”IMAM MAHDI akan “MENGENAL, MENERIMA dan MEMBENARKAN” Rasul yang “Turun” kepadanya yaitu RUHULLAH AL MASIH ISA IBNU MARYAM RASULULLAH. Bukan manusia tersebut yang “MEMILIH dan MENDATANGI” Rasul tersebut namun Rasul itu yang MEMILIH dan MENDATANGINYA ! Hanya ALLAH saja yang MAHA MENGETAHUI DAN BIJAKSANA ! Jadi kita TIDAK AKAN PERNAH TAHU Siapa Manusia Calon IMAM MAHDI tersebut sehingga DIKENAL dengan Istilah “SATRIO PININGIT”.

    Demikian menurut pendapat kami, mohon dimaafkan kalau ada “Kelancangan Kata” dan “Kesan SOK TAU” yang diterima. Karena kami hanya “Menyuarakan” dan itupun masih “ANGGAPAN”. Terimakasih Wassalam.

    • “LUAR BIASA”…… !!! ini baru namanya Komentar merangkap pertanyaan yang SANGAT BERKESAN…. BUNG ? Satriopanulis ! salam kenal n salam persahabatan dari kami SI PASUT. Semoga Om AMI utawa bpk 333 (Triple Tri) bersegera berkenan menjawab serta menguraikan scr gamblang dan Jelas !!! agar kita semuanya semakin mengerti MISTERI yang menjadi buah bibir seantero jagad raya ini. AMIN. …….. SABARLAH MENANTI, …. Wassalam.

    • Salamualaikum. Salam sejahtera utk kt semua, penghuni blog yg terhormat ini. Untuk bang satriopanulis, salam kenal sy petrus. Mungkin sbaiknya abang membaca dan memahami dulu kembali ketiga tulisan yg ada diblog yg terhormat ini termasuk bbrp penjelasan oleh yg mulia bpk kami pak Yaman dan yg terhormat org tua kami bpk Cahyo di kolom komentar. Sy yakin apa yg abang ingin tahu dan pahami semua telah tersaji dgn sempurna. Trimakasih bang

      • AssalamuAlaikum wr.wb. Salam sejahtera utk kita semua.
        Apa yg saudaraku Petrus tuliskan sama dgn apa yg ada dlm pikiran saya. sy ingin menambahkan bahwa hal yang Sangat Prinsip telah diuraikan oleh sdr. AMI adalah sangat BENAR. Bang Satriopanulis mari kita sepakati bahwa setiap rasul pasti seorang nabi, dan Nabi Muhammad adalah penutup Kenabian.

        saya ingin mengutip sedikit tulisan Orangtua kami / Guru Agung Yang Mulia Al Bughury : “Saya memandang artikel SATRIO PININGIT TELAH MUNCUL dari dua sisi. Pertama; sebagai sebuah MAKLUMAT PENTING untuk orang Jawa (Indonesia / manusia) bahwa Satrio Piningit Telah Muncul. Satrio Piningit adalah hamba Allah yang sangat dekat dengan Tuhannya. Dia adalah hamba yang sangat didamba-dambakan kemunculannya oleh Tuhannya. Kemunculan Satrio Piningit menandakan munculnya kebenaran Allah dan kebenaran AlquranNya. Allah membangga-banggakan Satrio PiningitNya di hadapan para malaikatNya dan para malaikat ikut terkagum-kagum mengaguminya. Demikian pula semua wali-waliNya tunduk patuh menghormati Satrio Piningit sebagai hamba kesayangan Allah. Satrio Piningit adalah tumpuan segala pengharapan ke arah yang lebih terang benderang”.

        kami hanya bisa berpesan Mari kita sama-sama membaca dan mengkaji tulisan2 yg sudah terpajang di blog yang terhormat ini, semoga kita diberi Hidayah untuk dapat memetik pelajaran.
        wassalamualaikum.

    • Sekali lagi mhn maaf bang satriopanulis. Sekalipun sy seorg nasrani yg taat, tetapi diblog yg terhormat inilah sy belajar dan trus belajar utk menerima kemutlakan kebenaran Kitab Suci Alquran melalui akal, pikiran dan logika sy. Betapa kagetnya sy, stelah membaca bbrapa komentar abang dgn mengutip sepenggal ayat dlm Alquran, trus abang tutup dgn kalimat kalo tugas abang hanyalah menyuarakan sesuatu yg msh brupa anggapan atau praduga. Hati-hati bang kalo berkomentar, apalagi dgn seenaknya mengutip ayat2 suci. Sgt banyak mata yg menyaksikan komentar abang, apalagi berkesan sok mengajar. Org tua kami bpk Cahyo Nayaswara (Suara yg Menerangi) selalu memberikan kami penerangan ttg ayat-ayat dlm Kitab Suci Alquran agar dpt kami terima dgn akal, pikiran dan logika kami. Abang janganlah coba-coba utk menyamai beliau. Ilmu dan pengetahuan abang sungguh tdk ada apa2nya dibanding ilmu bliau. Terlebih abang mau mencoba menyamai Sang Penggembala kami, Penulis Asli SPTM. Cukuplah bang, sdh habis waktu utk menyesatkan kami lagi. Gbr syetan yg abang masukkan dlm stiap komentar tdk mempan lagi utk menakut-nakuti kami. Skrg kami smua telah pintar bang, bisa mendeteksi abang hanya dgn perantaraan kalam.
      Sory ya bang.. Silahkan abang mencari blog lain sj utk menggoda. Disini sdh bukan tptnya lagi. Kacian de lu.
      Utk sdrku dan sahabatku semua ingatlah sepenggal pesan oleh org tua kita… Sesungguhnya kaum kafir itu tidaklah mengetahui sedikitpun ttg ayat-ayat Alquran kecuali hanyalah berupa prasangka dan praduga belaka.

  54. Salam Sejahtera buat kita semua warga blog SPTM Yang Terhormat ini
    Terimakasih Yth Admin dan Salam kenal juga buat bang Petrus.

    Sebelumnya kami mohon maaf kalau komentar-komentar kami “mengusik” kenikmatan warga blog Yth SPTM ini. Namun kami berusaha berkomentar menggunakan dasar logika dan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan, seperti Kitab, buku dan lain sebagainya. Kami percaya bahwa warga blog Yth ini juga berbuat yang sama bahkan lebih baik dari kami.

    Mengenai perbedaan pendapat, menurut kami adalah hal yang wajar untuk “Pencapaian” Pemahaman yang lebih baik bagi kita semua terutama buat saya pribadi asal disampaikan dengan santun. Karena itu ada ungkapan “Perbedaan adalah Rahmat” kalau tidak salah demikian yang kami ketahui.

    Komentar kami tidak bermaksud “Menyamai apalagi Menandingi” Bpk Cahyo Nayaswara (Suara yg Menerangi) maupun Sang Penggembala, Penulis Asli SPTM. Terus terang kami hanya baru bisa “membaca” terjemahan Al Kitab maupun Al Quran, namun masih “dangkal” dalam memahami maupun memaknainya, sehingga komentar kami, saya sebut “Anggapan”. Namun bukan berarti kami “Mempermainkan ayat-ayat yang kami kutip. Maksudnya mungkin komentar tersebut masih “Salah atau Belum Pas” menurut Pembaca yang lain. Jadi kami “Tuliskan” dengan “Menyuarakan Anggapan” ! Sebenarnya ya memang itu pendapat kami, namun masih bisa berubah apabila ada tanggapan maupun “Masukkan yang Lebih Baik”, yaitu Logis dan Berdasar ! Mengenai “Pict” akun kami, mohon maaf kalau dinilai “Pict” Syetan. Apa Syetan seperti itu ya ? Tidak bermaksud untuk “Menakuti”, insya Allah kalau ada yang “Lebih Baik dan Pas” kami ganti.

    Sedikit kami memberi komentar mengenai pernyataan Anda, kami copy-paste:
    “Sekalipun sy seorg nasrani yg taat, tetapi diblog yg terhormat inilah sy belajar dan trus belajar utk menerima kemutlakan kebenaran Kitab Suci Alquran melalui akal, pikiran dan logika sy.”

    Kami menduga (mungkin salah), Bang Petrus “Merasa Tersinggung” dengan komentar kami yang selalu “Mengarah” kepada Rasulullah Isa Ibnu Maryam atau dalam Nasrani Yesus Kristus. Apalagi kami “Memperkuat” komentar tersebut dengan mengutip ayat-ayat Al Quran kemudian diakhiri dengan “HANYA SEBUAH ANGGAPAN” ?

    Jujur kami katakan kepada Bang Petrus, juga kepada warga blog Yth ini terutama yang Muslim, kami juga seorang Muslim. Terdapat satu hal PENTING yang perlu kami sampaikan. Dalam “Pencarian Kebenaran” yang telah kami lakukan, berujung pada satu “SOSOK” yaitu Isa Ibnu Maryam ! Jadi mohon yang Nasrani “Tidak Tersinggung” apalagi “Dianggap Mempermainkan”. Insya Allah kami “Orang yang Demokratis” (bukan Partai Demokrat ya). Kami menghargai semua Agama dan aliran Kepercayaan, baik tentang Tuhannya maupun tata cara beribadahnya. Dan saya kira semua warga blog Yth ini berbuat demikian juga. Namun yang saya alami dalam “Pencarian Kebenaran”, terkadang melintas ke “Koridor atau Ranah” Agama maupun aliran Kepercayaan lain. Dan menurut saya hal tersebut adalah “Alami, Wajar dan Lumrah”, karena semua Agama dan aliran Kepercayaan yang ada dan mampu BERTAHAN, PASTI mengandung “Kebenaran yang Khas”.

    Menurut kami dalam beragama berkepercayaan terdapat 2 hal yang khas dan 1 hal yang Penting, yaitu:

    1. Tentang sesuatu yg diyakini, dipuja, dan disembah oleh manusia sbg yg Mahakuasa, Mahaperkasa, dsb yang LAZIM disebut TUHAN.
    Islam dengan Allah Swt, Nasrani dengan Allah Bapa, Hindu dengan Sang Hyang Widi dsb, ada juga yang menyebut Gusti, Pangeran, Dewa-Dewa dsb sesuai dengan Tuntunan Agama atau aliran Kepercayaan masing-masing. Menjadi pertanyaan; Apakah TUHAN masing-masing Agama dan aliran Kepercayaan tersebut ber-TUHAN yang SAMA atau BEDA ? Kalau jawaban kami BISA SAMA juga BISA BERBEDA. Kenapa demikian ? Karena pada Hakikatnya TUHAN masing-masing Agama dan aliran Kepercayaan tersebut adalah GHAIB, yaitu TIDAK DIKETAHUI KEBERADAAN DAN WUJUDNYA NAMUN DIYAKINI ADA. Namun dari istilah Nama, TUHAN masing-masing Agama dan aliran Kepercayaan dapat dikatakan BERBEDA.

    2. Tentang tata cara beribadah kepada TUHANNYA (Syariatnya).
    Islam dengan Sholat di Masjid, Nasrani dengan ibadah di Gereja, Hindu di Pura, Budha di Vihara, ada aliran kepercayaan beribadah dengan “Ritual” tertentu dsb. Kalau mengenai hal ini yaitu tata cara beribadah kepada TUHANNYA (Syariatnya), masing-masing Agama dan aliran Kepercayaan dapat DIPASTIKAN BERBEDA.

    Walaupun masing-masing Agama dan aliran Kepercayaan BERBEDA tentang TUHAN dan tata cara beribadah kepada TUHANNYA (Syariatnya), terdapat 1 hal PENTING yang SAMA. Apakah 1 hal PENTING yang SAMA dan HARUS DIMILIKI oleh Penganut masing-masing Agama dan aliran Kepercayaan tersebut ? Tanpa memilikinya MUSTAHIL Penganut masing-masing Agama dan aliran Kepercayaan tersebut akan BERIBADAH KEPADA TUHANNYA. Yaitu SYARAT POKOK dalam memeluk suatu Agama atau Aliran Kepercayaan tertentu APAPUN Agama atau Aliran Kepercayaan tersebut ! Apakah Itu ?
    DIALAH yang disebut PERCAYA !!

    Tahukah Anda, Apa itu PERCAYA ? Terangkan kepada kami Apa yang dimaksud PERCAYA ! Sangat sulit bukan untuk menjelaskan Apa itu PERCAYA kepada orang lain, Kenapa demikian ?

    Karena PERCAYA itu adalah PRIVACY, INTIM, PRIBADI, MILIK INDIVIDU, BUKAN KEMAUAN SENDIRI NAMUN MERUPAKAN HIDAYAH YAITU DATANG DARI TUHAN. Namun kami dapat “MEMBERITAHUKAN” kepada Anda, Apa itu PERCAYA !

    Al Masih Isa Ibnu Maryam itulah yang disebut PERCAYA !!
    Yesus Kristus itulah yang disebut PERCAYA !!

    SELAMAT MEMBUKTIKAN !!!

    Wassalam

    • Assalamualaikum.
      AMI merasa senang berdiskusi dengan Satriopanulis. Agar diskusi ini terarah ada baiknya kita fokuskan lebih dulu pembahasan kita soal RASUL TERAHIR sebelum kt bahas yg lainnya. Satriopanulis mengemukakan ayat 2:129 dan berasumsi bahwa akan ada rasul dari bani Ibrahim yg selalu turun sampai ahir zaman, karena Muhammad adalah penutup nabi-nabi, bukan penutup rasul2. AMI berpendapat, ayat 2:129 jelas mengarah kpd Nabi Muhammad karena ayat 2: 129 masih berkaitan dgn ayat sebelumnya yaitu 2:127- 128. Kita semua ketahui bhw hanya ummat nabi Muhammad saja yang melakukan penyembahan kearah Baitullah dan melakukan ritual peribadatan haji. Jawaban Allah terhadap permohonan nabi Ibrahim sebagaimana ayat 2:129 dapat satriopanulis lihat pada ayat 2:151-152, 252, 3:144, 4:174, 5:67, 99. 7:157. 9:33. 23:68,69. 61:6. Untuk mengunci ayat 2:129 bahwa Muhammad adalah RASUL PENUTUP silahkan lihat ayat 35:24-25. Saya kembali menegaskan kunci penguatnya lihat ayat 62:2 yaitu “Dialah yang mengutus kepada kaum yg buta huruf seorang rasul diantara mereka, yang membacakan ayat-ayatNya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yg nyata”.

      Satriopanulis tidak boleh menafsirkan ayat 33:40 secara apa adanya. Memang Muhammad bukan BAPAK kita. BAPAK kita semua adalah IBRAHIM. Ayat 33:40 memang menegaskan bahwa Muhammad adalah penutup nabi-nabi. Ayat tidak mengatakan Muhammad penutup rasul- rasul. Kenapa?. Karena seorang rasul otomatis dia seorang nabi. Seorang nabi belum tentu dia seorang rasul. Jika Muhammad penutup nabi-nabi maka secara otomatis dia juga sebagai penutup rasul2 dgn kata lain Muhammad adalah NABI DAN RASUL TERAHIR. Bani Ibrahim dari garis keturunan Ishak berahir di Isa putra Maryam. Dari garis keturunan nabi Ismail berahir di Muhammad. Karena nabi Muhammad tidak memiliki putera maka secara otomatis garis keturunan Bani Ibrahim telah berahir. Dengan demikian JANJI ALLAH kepada Ibrahim TELAH DIPENUHI. Demikianlah penjelasan saya kpd Satriopanulis. Kalau kita sudah sependapat maka kita bisa membahas masalah berikutnya.
      Wassalam.

    • 2:127. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
      2:128. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
      2:129. Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.
      2:151. Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan nikmat Kami kepadamu) Kami telah mengutus kepadamu Rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.
      2:152. Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu[98], dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
      2:252. Itu adalah ayat-ayat dari Allah, Kami bacakan kepadamu dengan hak (benar) dan sesungguhnya kamu benar-benar salah seorang di antara nabi-nabi yang diutus.

      3:144. Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
      4:174. Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu. (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al Quran).
      5: 67. Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.
      99. Kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan Allah mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.

      7:157. (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.
      9:33. Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai.
      23:68. Maka apakah mereka tidak memperhatikan perkataan (Kami), atau apakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka dahulu?
      69. Ataukah mereka tidak mengenal rasul mereka, karena itu mereka memungkirinya?
      61:6. Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata.”
      35:24. Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.
      35:25. Dan jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasulnya); kepada mereka telah datang rasul-rasulnya dengan membawa mukjizat yang nyata, zubur , dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurnah.

    • Salam sejahtera utk kt semua.. Utk bang satriopanulis, mungkin sbaiknya abang mengikut saran dr sahabat kt bang Ami, mas Dzikrul dan bung Pasut untuk membaca dgn baik tiga tulisan yg ada diblog yg terhormat ini, termasuk bbrp penjelasan dikolom komentar agar sharing dan diskusi kt bisa nyambung utk saling ingat mengingatkan dalam menetapi kebenaran yg hakiki. Sbagaimana yg kami semua jalani. Apa yg abang tanyakan dan ingin ketahui semua itu adalah dasar awal dlm pikiran sy utk mencari kebenaran dan sdh tersaji scara apik dan sempurna di tiga tulisan tsb, termasuk konsep Trinitas yg slama ini sy imani telah dikupas scara tuntas dan terang benderang oleh yg mulia bpk kami mas Cahyo. Jadi tdk perlu lagi abang jelaskan kembali sbb akan mjd bahan tertawaan kami semua. Mohon maaf bang jika sy mengatakan apa adanya.
      Kebenaran itu adalh sesuatu yg mutlak. Jika msh ada keraguan atau anggapan atau argumen maka kita belum bisa menyatakan sesuatu itu adalah benar adanya. Contoh kecil sperti sebungkus rokok, kt semua siapapun itu yg penting sdh berakal sepakat akan menyatakan benar itu adalh rokok sbb setiap saat kt bisa melihat org menyebut, menghisap rokok tsb. Jika ada yg menyatakn itu adalh korek mk scara otomatis kt golongkn org tsb seorg yg gila atau anak kecil yg blum bisa baca tulis. Nah skrg pertanyaannya bgaimanakah sesungguh2nya yg Maha benar itu. Tentulah diatasnya yg Benar tadi, sbb sdh pasti Dia akan menceritrakan sesuatu yg blum terjadi dan blum dilakoni oleh manusia. Jika manusia tlah menjalani dan melakoninya scr langsung barulah dikatakn itu mmg benar adanya. Sy sering menyaksikan di TV kaum muslim menyebut kalimat Maha Benar firmanMu ya Allah stelah ayat2 suci Alquran slesai dibaca. Inilah yg membuat sy utk mencari tau dimana letak ke Maha Benarannya.
      Puji Tuhan, diblog yg terhormat ini sy menemukan dua sosok yg sungguh sgt luar biasa ilmu dan pengetahuannya krn bisa menjabarkn scr transparan dan trang benderang ttg ayat per ayat dlm Kitab Suci Alquran krn sy melakoninya scr langsung dlm hidup dan khidupan sy. Beliau slalu mengingatkn bhw Tuhan kita yg Esa, skalipun kt tdk bisa mlihat scr langsung ttp Dia mengajar hambanya dgn perantaraan Kalam (kata2/baca tulis). Inilah yg membuktikan bhw TUHAN kt mmg Benar Ada dan berada disekitar kt.
      Semua manusia yg ada dimuka bumi ini, dgn berbagai macam latar blakang agama yg berbeda kecuali komunis sepakat menyatakan bhw yg mencipta alam semesta ini bserta sluruh isinya disebut dgn KATA “TUHAN” tidak ada Kata yg lain bisa kt sebut. Berarti ada sesuatu misteri dan plajaran besar dr kata ini yg membuat smua manusia sepakat menyebutnya. Dimanakah sbenarnya rumah TUHAN. Apakh dimesjid, Bukan sbb ada umat lain membantahnya, digerejakah atau dipura!! Bukan sbb umat islam dan yg lain membantahnya. Dimana sbenarnya Rumah TUHAN kt, yg mana smua manusia bisa sepakat menyatakannya. Sesungguhnya Rumah TUHAN bersembunyi dibalik Kata itu juga yaitu TAHUN. Smua kt bisa menyaksikan bhw sluruh hidup dan khidupan manusia sgt bergantung kpd kalender TAHUN. Dsitu kt diatur kapan wkt utk mulai bkerja, beribadah ssuai agama yg kt anut, kapan kt trima gaji dll. Bisa dibayangkan bgaimana kcaunya dunia ini jk tdk ada kalender TAHUN yg mengatur sbg patokan manusia. Ingat bang, TAHUN yg kt imani dan jadikan patokan skrg ini dan disepakati oleh sluruh umat manusia adalah TAHUN MASEHI (TAHUN MASEAS,! TAHUN AL MASIH) Beliau telah menyalib kita dengan waktuNya, kita semua tdk mungkin bisa lepas dr pantauan Beliau. Inti Ajaran Beliau adalah ajaran yang PENUH KASIH, manusia diseantero dunia hanya tahu TERIMA KASIH. Jika kt telah diberikan suatu kebaikan oleh org lain siapapun itu, tiada kata lain yg bisa kita ucap selain Kata Terima Kasih. Mohon maaf, ini hanya skedar pengantar utk abang utk memahami kbenaran yg hakiki dgn menggunakan akal dan fikiran bukan dgn keyakinan atau praduga atau anggapan.
      Stelah abang satriopanulis memhami ketiga tulisan diblog yg sgt terhormat ini, barulah kt bisa lanjutkan diskusi dgn mengemukakan ayat per ayat dlm Kitab Suci Alquran. Itupun hanya terbatas kpd ayat yg telah nyata kita lewati dan lakoni dlm keseharian. Org tua kami, yg mulia bpk Yaman dan bpk Cahyo selalu mengingatkan bhw sesungguhnya Alquran itu adalh Petunjuk atau Peta nyata bagi orang2 yg mau mempergunakan Akalnya.
      PUJI TUHAN, PUJI TUHAN, PUJI TUHAN,, HALELUYAH. Trimakash

    • Ha ha ha wk wk wk ha ha ha…. Benarkan, yg triple three katakan.. Hati-hati masuk di blog YTH ini. Aku kan udah saranin kepada satriopanulis supaya masuk ke blog “gerakan almahdi”. Anda harus belajar disana dulu. Setelah itu baca baik2 tiga artikel yg ada diblog ini. Pelajari semua komentar yg ada terutama arahan-arahan yg disampaikan oleh Yang Mulia Al Bughuri dan pencerahan yg diberikan oleh sinuhun Cahyo Nayaswara. Setelah itu anda baru dimungkinkan untuk bertanya/ berdiskusi di blog YTH ini. Begitulah cara yg aku lakukan. Bung Petrus dan Dzikrul, dari yang saya baca di JAMUAN TERAHIR memang diamanahkan untuk menjadi pengawal blog ini, jangan heran kalau mereka mengejar anda.
      Hei bang, sy mau nanya nih kenapa pakai nama “satriopanulis”. Dari awal saya curiga tapi saya tdk mau zuudzon (berburuk sangka) kpd abang. Jawab aja secara jujur bang. Jangan-jangan abang ini merasa diri sebagai SATRIO. Lho kenapa tidak? Anda pakai nama “satriopanulis” artinya Satrio yg penulis. Wwwwkk wk wk wk wk. Hahaha tuuut… Wk wk wk (aku ketawa sambil kentut bang. Untung aja aku belum mual dan muntah2).

      Kecurigaan saya karena pertama, abang menggunakan nama satriopanulis. Kedua, abang ngotot bahwa masih ada rasul setelah Nabi Muhammad. Ha ha ha wk wk wk… Jangan-jangan abang ini merasa diri juga sebagai rasul?. Hati hati bang!. Dan terahir saya ingin membaca bagaimana jawaban abang terhadap AMI. Ha ha ha wk wk wk wk. Wong Edan!. Bang, saya minta jangan lagi menyebut diri sebagai orang yang “menyuarakan”. Entah apa yg anda suarakan apakah pendapat atau anggapan anda agar tidak ada konotasi anda mau menyamai Cahyo Nayaswara.

      Terus terang, saya ada di blog ini niatnya bukan mencari kebenaran karena saya juga tidak tahu dimana kebenaran sejati yg sesungguhnya tapi saya mencari Cahyo Nayaswara. Meski saya tdk ketemu beliau tapi saya bersyukur kepada Allah karena saya telah ketemu dengan KEBENARAN yg beliau sampaikan di blog ini. Saya yakin banyak orang yg seperti dengan saya telah menemukan kebenaran di blog ini dengan cara dan versinya masing-masing. Jangan sok tahu bang!. Blog ini satu-satunya blog yg terhormat. Blog ini satu2nya blog yg paling ramai dikunjungi orang dari berbagai macam kalangan. Dulu saya juga merasa pintar tapi ternyata di blog ini saya menemukan betapa bodohnya diriku ini. Dulu saya merasa benar tapi ternyata diblog ini saya menemukan betapa salahnya diriku selama ini. Ya Allah, ampunilah hambaMU ini. Bukan kedudukan, pangkat, jabatan dan harta yg saya harapkan tapi yg aku inginkan hanya pengakuanMU. Aku ingin Engkau akui aku sebagai dombaMU. Engkaulah Tuhan satu-satunya Pengharapan terahirku.
      Amen.

    • Mohon maaf utk sahabat2ku penghuni blog yg terhormat ini, terkhusus kpd bang satriopanulis dan pencari kebenaran lainnya yg smtr dlm proses pencarian. Skalipun sy Nasrani, tetapi tdk ada salahnya utk sy mengutip salah satu ayat dlm kitab suci Alquran yg telah dijelaskan scr terang benderang oleh orang tua kami bpk Cahyo Nayaswara..
      “tahukah kamu orang yang mendustakan agama ??, yaitu orang yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan fakir miskin. ”
      Akal dan logika sy slama ini mencari tahu, siapa yang sebenar-benarnya yg dimaksud oleh Alquran si anak yatim dan sifakir miskin. Sbb dlm Alkitab juga byk ayat yg menyebut utk kita slalu mengayomi anak yatim dan fakir miskin bahkan dianjurkan kt utk memeliharanya. Tetapi dr bbrapa ayat tsb tidak ada yg sekeras dan setegas Alquran, bhw jk kt menghardik anak yatim dan tdk memberi mkn fakir miskin, kita langsung digolongkan Mendustakan Agama.
      Selama ini yg sy tahu dan sering menyaksikan, bhw yg dimaksud anak yatim adalah org yg tdk memiliki ayah atau bpk sedang org yg digolongkan fakir miskin adalh org yg tdk memiliki harta benda, utk bisa makan sj sdh luar biasa bagi mrk. Shg slama ini sy byk membantu org2 sperti itu disekitar sy, baik melalui panti asuhan atau langsung ke yg bersangkutan. Hanya sj pikiran sy blum klop sepenuhnya, apakah benar inilah org yg dimaksud dlm Alkitab dan Alquran. Sbb banyak juga org yg lahir tanpa ayah sbb ibunya berzinah atau bpknya tdk mau bertanggungjwb atau bpknya banyak istri shg tdk bisa memberi nafkah lahir yg layak, dll. Ataukah seorg anak yg meminta-minta dipinggir jalan raya, panas kepanasan, hujan kehujanan padahal diblakang hari sy tahu ternyata ada org yg mengkoordinir mrk.. Apakah benar ini yg dimaksud sianak yatim dan sifakir miskin.. Sypun bertanya kpd org lain tetapi pd umumnya membrikan argumentasi sesuai pendapatnya masing2. Berarti yg dimaksud sianak yatim dan sifakir miskin bukan sperti yg sering kt saksikan disekitar kt sbb menimbulkan multi tafsir dan pendapat masing2 individu sesuai dgn hasil kajian yg baku menurut hukum manusia.
      PUJI TUHAN,, stelah sekian lama sy mencari tahu dalam ketidakpastian, yang mulia orang tua kami mas Cahyo Nayaswara dalam salah satu tulisannya (sy temukan tanpa sengaja diblog yg lain) menyatakan “bahwa sesungguh-sungguhnya yang dimaksud sianak yatim dan sifakir miskin dalam kitab suci Alquran, tiada lain adalah Istri kita sendiri dan anak2nya”. Awal membacanya sy sempat kaget sendiri, kok bisa ya ini tdk kepikiran dr dulu. Suatu pernyataan yg sungguh sgt luar biasa, langsung membuka luas cakrawala berfikir sy. Sy langsung merenung dan mengingat kembali perjalanan hidup sy sewaktu mau melakukan pemberkatan nikah dihadapan bp pendeta dgn dua org saksi disekitar sy. Sebelum nikah istri sy memiliki ayah yg bertanggung jawab memberikan dia nafkah utk memenuhi segala kebutuhannya secara lahiriah. Sejak lahir sampai beranjak dewasa, ayah nyalah yg memberikn dia perlindungan, menyekolahkan dari SD sampai Sarjana, memberikan dia uang jajan, menasehati jika mlakukan kesalahan dll sbagaimana tugas seorg ayah. Nah, dikala sy mlakukan pemberkatan nikah, seketika hak perwalian org tua (ayah) terhadap dirinya beralih kpd sy sbg calon suaminya. Bp pendeta mengatakan apakh sy siap dan mampu, sy katakan siap dihadapan ayahnya dan para saksi. Stelah sy nikah, mk sypun membawa istri merantau ketpt dimana sy bekerja yg jauh dr rmh ayahnya. Seketika itu tugas utama sy adalah mengambil alih tugas ayahnya utk membrikan nafkah lahir batin dll terhadap dirinya. Arah mana dan tujuan kemana yg akan sy tempuh, istri sy dgn setia mendampingi terus dlm suka maupun duka. Skalipun ayahnya masih hidup sampai hari ini tetapi tdk sekalipun dia mencampuri scr langsung sgala urusan thd istri sy, pasti dia meminta restu dan pendapat sy terlebih dahulu. Langsung logika sy menyatakan BENAR istri sy adalah sianak yatim yg dimaksud oleh Alquran. Stelah bbrapa thn kmudian, anak sypun lahir. Sy menyaksikan jika ibunya tdk membrikan ASI dan merawatnya, niscaya anak sy pasti akan mati kelaparan. Sampai dia besar sperti skrg tugas utama sy dgn ibunya adalh membrikan dia makan. Jika sy dan ibunya tdk bertanggungjwb thd dirinya, kemana dia hrs meminta makan:-) berarti BENAR yg dimaksud sifakir miskin oleh Alquran adalah anak sy sendiri.
      Hukum Alquran sdh menyatakan jika sy menghardik anak yatim dan tdk memberi makan fakir miskin maka sy tergolong manusia yg mendustakan agama:-) otomatis hukum negara kt jg menyatakan jk sy berbuat sewenang-wenang thd istri dan anak2 sy, maka pasti akan dikenai hukuman penjara (KDRT dan pasal lainnya):-) Hukum adat didalam masyarakat sypun akan mencemooh atau bahkan sy akan diusir kluar kampung jk berbuat kasar thd istri dan anak2 sy.
      Sluruh umat manusia jika ingin melakukan pernikahan, siapapun dia baik itu agama islam, nasrani, hindu, budha, konghuchu dll pasti akan melewati ritual Hak Perwalian dari org tua laki2 kpd bakal calon suaminya. Dan sluruh ajaran agama yg ada dimuka bumi ini sepakat menyatakan bahwa pekerjaan yg sangat dibenci oleh Tuhan adalah bercerai dr istri kt. Apa yg telah dipersatukan oleh Tuhan janganlah dipisahkan kembali.
      Barulah bisa kita mengatakan “Sungguh Maha Benar FirmanMu ya Allah” karena akal dan logika kt sdh menangkap kebenaranNya. Dan sifatnya mutlak sbb setiap manusia sbg hamba ciptaanNya akan berjalan melewati rute tersebut.
      Trimakasih yang mulia org tua kami bpk Cahyo Nayaswara yg telah memberikan kami penerangan.
      PUJI TUHAN, PUJI TUHAN, PUJI TUHAN, HALELUYAH

  55. Assalamu’alaikum wr.wb
    Salam Sejahtera buat kita semua warga blog SPTM Yang Terhormat ini
    Segala Puji bagi Allah yang telah memberikan waktu dan ilmu-Nya untuk updating komentar di blog ini

    Bismillahirahmannirahiim

    Terimakasih Saudara AMI, mungkin Anda Type orang yang “senang” berdiskusi. Kita lanjutkan diskusinya mengenai RASUL TERAKHIR :

    Meneruskan diskusi sebelumnya berarti kita “mendiskusikan opsi 1″.
    “Nabi Muhammad menjadi Nabi Terakhir namun BUKAN Rasul terakhir (Khatamman Nabiyyin BUKAN Khataman Rasuliin)”

    Saya kutip pernyataan Anda:
    “Karena seorang rasul otomatis dia seorang nabi. Seorang nabi belum tentu dia seorang rasul. Jika Muhammad penutup nabi-nabi maka secara otomatis dia juga sebagai penutup rasul2 dgn kata lain Muhammad adalah NABI DAN RASUL TERAHIR.”

    Menurut “Pemahaman” saya terhadap pernyataan tsb, Anda mengatakan bahwa “Seorang Rasul adalah (Hanya) Manusia”. Karena Gelar Nabi “Hanya” karunia Allah untuk Manusia yang dikehendaki-Nya, sehingga Anda mengatakan “seorang rasul otomatis dia seorang nabi”. Benarkah demikian ?

    Perhatikan ayat berikut ini:

    22:75, Al-Hajj
    ALLAH MEMILIH UTUSAN – UTUSAN – ( NYA ) DARI MALAIKAT DAN DARI MANUSIA ; SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA MENDENGAR LAGI MAHA MELIHAT .

    35:1, Fathr
    SEGALA PUJI BAGI ALLAH PENCIPTA LANGIT DAN BUMI , YANG MENJADIKAN MALAIKAT SEBAGAI UTUSAN – UTUSAN ( UNTUK MENGURUS BERBAGAI – MACAM URUSAN ) YANG MEMPUNYAI SAYAP , MASING – MASING ( ADA YANG ) DUA , TIGA DAN EMPAT . ALLAH MENAMBAHKAN PADA CIPTAAN – NYA APA YANG DIKEHENDAKI – NYA . SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA KUASA ATAS SEGALA SESUATU .

    42:51, Asy-Syura
    DAN TIDAK MUNGKIN BAGI SEORANG MANUSIAPUN BAHWA ALLAH BERKATA – KATA DENGAN DIA KECUALI DENGAN PERANTARAAN WAHYU ATAU DI BELAKANG TABIR ATAU DENGAN MENGUTUS SEORANG UTUSAN ( MALAIKAT ) LALU DIWAHYUKAN KEPADANYA DENGAN SEIZIN – NYA APA YANG DIA KEHENDAKI . SESUNGGUHNYA DIA MAHA TINGGI LAGI MAHA BIJAKSANA

    19:19, MARYAM
    IA ( JIBRIL ) BERKATA : ” SESUNGGUHNYA AKU INI HANYALAH SEORANG UTUSAN TUHANMU UNTUK MEMBERIMU SEORANG ANAK LAKI – LAKI YANG SUCI ” .

    Berdasar Ayat-ayat tsb; “Tidaklah Benar bahwa seorang Rasul Otomatis Dia seorang Nabi” !
    Rasul dipilih dari kalangan Malaikat dan Manusia, sedangkan Malaikat Tidak Pernah menjadi Nabi, karena Nabi hanya untuk kalangan Manusia. Sehingga “Tidaklah Benar bahwa seorang Rasul Otomatis Dia seorang Nabi” !

    Kemungkinan yang lebih “Tepat” bahwa Rasul dipilih dari kalangan Malaikat dan Manusia, dari kalangan manusia otomatis Dia adalah seorang Nabi dan untuk kalangan Malaikat, Dia tetap disebut Rasul. Bagaimana ?

    Kembali ke diskusi opsi 1;
    “Nabi Muhammad menjadi Nabi Terakhir namun BUKAN Rasul terakhir (Khatamman Nabiyyin BUKAN Khataman Rasuliin)”
    Bahwa yang kami maksud Rasul setelah Nabi Muhammad adalah Rasul dari kalangan Malaikat, BUKAN Rasul dari kalangan Manusia. Karena apabila Rasul dari kalangan manusia otomatis Dia adalah seorang Nabi, sedangkan kita berpendapat SAMA bahwa “Nabi Muhammad adalah Nabi Terakhir (Khatamman Nabiyyin)”.
    Kalau demikian Adakah Rasul dari kalangan Malaikat Diutus ke Dunia lagi dan untuk Apa ? Padahal menurut Kitab Suci, Malaikat Turun Ke Dunia untuk “Menyampaikan Wahyu” kepada Rasul dari kalangan Manusia yaitu Seorang Nabi ! Sementara Nabi Terakhir adalah Nabi Muhammad yang sudah Wafat ! Jadi untuk apa Malaikat Turun Ke Dunia Kembali ? Namun yang PASTI BUKAN untuk “Menyampaikan Wahyu” kepada Seorang Manusia !

    25:7, Al-Furqan
    DAN MEREKA BERKATA : ” MENGAPA RASUL INI MEMAKAN MAKANAN DAN BERJALAN DI PASAR – PASAR ? MENGAPA TIDAK DITURUNKAN KEPADANYA SEORANG MALAIKAT AGAR MALAIKAT ITU MEMBERIKAN PERINGATAN BERSAMA – SAMA DENGAN DIA ?

    6:8, Al-Anam
    DAN MEREKA BERKATA : ” MENGAPA TIDAK DITURUNKAN KEPADANYA ( MUHAMMAD ) SEORANG MALAIKAT ? ” DAN KALAU KAMI TURUNKAN ( KEPADANYA ) SEORANG MALAIKAT , TENTU SELESAILAH URUSAN ITU , KEMUDIAN MEREKA TIDAK DIBERI TANGGUH ( SEDIKITPUN ) .

    6:9, Al-Anam
    DAN KALAU KAMI JADIKAN RASUL ITU SEORANG MALAIKAT , TENTULAH KAMI JADIKAN DIA BERUPA SEORANG LAKI – LAKI DAN ( KALAU KAMI JADIKAN DIA BERUPA SEORANG LAKI – LAKI ) TENTULAH KAMI MERAGU – RAGUKAN ATAS MEREKA APA YANG MEREKA RAGU – RAGUKAN ATAS DIRI MEREKA SENDIRI .

    17:95, Al-Isra
    KATAKANLAH : ” KALAU SEANDAINYA ADA MALAIKAT – MALAIKAT YANG BERJALAN – JALAN SEBAGAI PENGHUNI DI BUMI , NISCAYA KAMI TURUNKAN DARI LANGIT KEPADA MEREKA MENJADI RASUL ” .

    25:21, Al-Furqan
    BERKATALAH ORANG – ORANG YANG TIDAK MENANTI – NANTI PERTEMUAN ( NYA ) DENGAN KAMI : ” MENGAPAKAH TIDAK DITURUNKAN KEPADA KITA MALAIKAT ATAU ( MENGAPA ) KITA ( TIDAK ) MELIHAT TUHAN KITA ? ” SESUNGGUHNYA MEREKA MEMANDANG BESAR TENTANG DIRI MEREKA DAN MEREKA BENAR – BENAR TELAH MELAMPAUI BATAS ( DALAM MELAKUKAN ) KEZALIMAN .

    [22] 25:22, Al-Furqan
    PADA HARI MEREKA MELIHAT MALAIKAT DI HARI ITU TIDAK ADA KABAR GEMBIRA BAGI ORANG – ORANG YANG BERDOSA DAN MEREKA BERKATA : ” HIJRAAN MAHJUURAA ” .

    [23] 25:23, Al-Furqan
    DAN KAMI HADAPI SEGALA AMAL YANG MEREKA KERJAKAN , LALU KAMI JADIKAN AMAL ITU ( BAGAIKAN ) DEBU YANG BETERBANGAN .

    Menjadi Pertanyaan; PERNAH ADAKAH SEORANG MALAIKAT YANG MEMBERIKAN PERINGATAN BERSAMA – SAMA DENGAN SEORANG NABI ? DAN DIJADIKANLAH MALAIKAT ITU SEORANG LAKI – LAKI YANG BERJALAN – JALAN SEBAGAI PENGHUNI DI BUMI ? SERTA TURUN MENJADI KABAR GEMBIRA BAGI ORANG – ORANG YANG BERTAQWA baik PADA MASA ITU maupun YANG AKAN DATANG SERTA MENJADI TANDA BAGI KEKUASAAN ALLAH ?

    Nabi Muhammad Saw sebagai Nabi Terakhir menerima Al Quran “Melalui Perantara” Malaikat Jibril Alahissalam. Namun Malaikat Jibril Alahissalam TIDAK DISAKSIKAN oleh Kaum Quraisy (Umat Nabi Muhammad) sebagai SEORANG LAKI – LAKI YANG BERJALAN – JALAN dan MEMBERIKAN PERINGATAN BERSAMA – SAMA DENGAN Nabi Muhammad Saw ! Adakah Riwayat bersama Nabi lain Sebelum Nabi Muhammad Saw ? Siapa Dia ?

    16:102, An-Nahl
    KATAKANLAH : ” RUHUL QUDUS ( JIBRIL ) MENURUNKAN AL QURAN ITU DARI TUHANMU DENGAN BENAR , UNTUK MENEGUHKAN ( HATI ) ORANG – ORANG YANG TELAH BERIMAN , DAN KABAR GEMBIRA BAGI ORANG – ORANG YANG BERSERAH DIRI ( KEPADA ALLAH ) .

    5:110, Al-Maidah
    ( INGATLAH ) , KETIKA ALLAH MENGATAKAN : ” HAI ISA PUTRA MARYAM , INGATLAH NIKMAT – KU KEPADAMU DAN KEPADA IBUMU DI WAKTU AKU MENGUATKAN KAMU DENGAN RUHUL QUDUS . KAMU DAPAT BERBICARA DENGAN MANUSIA DI WAKTU MASIH DALAM BUAIAN DAN SESUDAH DEWASA ; DAN ( INGATLAH ) DI WAKTU AKU MENGAJAR KAMU MENULIS , HIKMAH , TAURAT DAN INJIL , DAN INGATLAH PULA ) DI WAKTU KAMU MEMBENTUK DARI TANAH ( SUATU BENTUK ) YANG BERUPA BURUNG DENGAN IZIN – KU , KEMUDIAN KAMU MENIUP PADANYA , LALU BENTUK ITU MENJADI BURUNG ( YANG SEBENARNYA ) DENGAN SEIZIN – KU . DAN ( INGATLAH ) , WAKTU KAMU MENYEMBUHKAN ORANG YANG BUTA SEJAK DALAM KANDUNGAN IBU DAN ORANG YANG BERPENYAKIT SOPAK DENGAN SEIZIN – KU , DAN ( INGATLAH ) DI WAKTU KAMU MENGELUARKAN ORANG MATI DARI KUBUR ( MENJADI HIDUP ) DENGAN SEIZIN – KU , DAN ( INGATLAH ) DI WAKTU AKU MENGHALANGI BANI ISRAIL ( DARI KEINGINAN MEREKA MEMBUNUH KAMU ) DI KALA KAMU MENGEMUKAKAN KEPADA MEREKA KETERANGAN – KETERANGAN YANG NYATA , LALU ORANG – ORANG KAFIR DI ANTARA MEREKA BERKATA : INI TIDAK LAIN MELAINKAN SIHIR YANG NYATA ” .

    19:19, MARYAM
    IA ( JIBRIL ) BERKATA : ” SESUNGGUHNYA AKU INI HANYALAH SEORANG UTUSAN TUHANMU UNTUK MEMBERIMU SEORANG ANAK LAKI – LAKI YANG SUCI ” .

    3:45, Ali Imran
    ( INGATLAH ) , KETIKA MALAIKAT BERKATA : ” HAI MARYAM , SESUNGGUHNYA ALLAH MENGGEMBIRAKAN KAMU ( DENGAN KELAHIRAN SEORANG PUTERA YANG DICIPTAKAN ) DENGAN KALIMAT ( YANG DATANG ) DARIPADA – NYA , NAMANYA AL – MASIH ISA PUTERA MARYAM , SEORANG TERKEMUKA DI DUNIA DAN AKHIRAT DAN SALAH SEORANG DIANTARA ORANG – ORANG YANG DIDEKATKAN ( KEPADA ALLAH ) , ”

    21:91, Al-Anbia
    DAN ( INGATLAH KISAH ) MARYAM YANG TELAH MEMELIHARA KEHORMATANNYA , LALU KAMI TIUPKAN KE DALAM ( TUBUH ) NYA RUH DARI KAMI DAN KAMI JADIKAN DIA DAN ANAKNYA TANDA ( KEKUASAAN ALLAH ) YANG BESAR BAGI SEMESTA ALAM .

    19:34, MARYAM
    ITULAH ISA PUTERA MARYAM , YANG MENGATAKAN PERKATAAN YANG BENAR , YANG MEREKA BERBANTAH – BANTAHAN TENTANG KEBENARANNYA .

    Menurut Pendapat kami, Nabi Isa Ibnu Maryamlah yang dimaksud. Nabi yang Lahir dari “Kalimat yang Datang Daripada-Nya” melalui Rahim Perawan Suci yang “DIPERKUAT RUHUL QUDUS (Malaikat Jibril Alaihissalam)” dan menjadi “TANDA YANG BESAR” bagi Semesta Alam. Malaikat Jibril Alaihissalamlah yang dimaksud MALAIKAT YANG MEMBERIKAN PERINGATAN BERSAMA – SAMA DENGAN SEORANG NABI DAN DIJADIKANLAH MALAIKAT ITU SEORANG LAKI – LAKI YANG BERJALAN – JALAN SEBAGAI PENGHUNI DI BUMI SERTA TURUN KEMBALI DAN MENJADI KABAR GEMBIRA BAGI ORANG – ORANG YANG BERTAQWA baik PADA MASA ITU maupun YANG AKAN DATANG SERTA MENJADI TANDA BAGI KEKUASAAN ALLAH.

    Diakah (Malaikat Jibril Alaihissalam) yang dimaksud sebagai “HIDANGAN” pada Surat Al Maidah ? Insya Allah “Hal Ini” menjadi “Kajian yang Menarik” dan “Bahan Perbantahan”!

    5:112, Al-Maidah
    ( INGATLAH ) , KETIKA PENGIKUT – PENGIKUT ISA BERKATA : ” HAI ISA PUTERA MARYAM , SANGGUPKAH TUHANMU MENURUNKAN HIDANGAN DARI LANGIT KEPADA KAMI ? ” ISA MENJAWAB : ” BERTAKWALAH KEPADA ALLAH JIKA BETUL – BETUL KAMU ORANG YANG BERIMAN ” .

    5:113, Al-Maidah
    MEREKA BERKATA : ” KAMI INGIN MEMAKAN HIDANGAN ITU DAN SUPAYA TENTERAM HATI KAMI DAN SUPAYA KAMI YAKIN BAHWA KAMU TELAH BERKATA BENAR KEPADA KAMI , DAN KAMI MENJADI ORANG – ORANG YANG MENYAKSIKAN HIDANGAN ITU ” .

    5:114, Al-Maidah
    ISA PUTERA MARYAM BERDOA : ” YA TUHAN KAMI , TURUNKANLAH KIRANYA KEPADA KAMI SUATU HIDANGAN DARI LANGIT ( YANG HARI TURUNNYA ) AKAN MENJADI HARI RAYA BAGI KAMI YAITU BAGI ORANG – ORANG YANG BERSAMA KAMI DAN YANG DATANG SESUDAH KAMI , DAN MENJADI TANDA BAGI KEKUASAAN ENGKAU ; BERI REZEKILAH KAMI , DAN ENGKAULAH PEMBERI REZEKI YANG PALING UTAMA ” .

    5:115, Al-Maidah
    ALLAH BERFIRMAN : ” SESUNGGUHNYA AKU AKAN MENURUNKAN HIDANGAN ITU KEPADAMU , BARANGSIAPA YANG KAFIR DI ANTARAMU SESUDAH ( TURUN HIDANGAN ITU ) , MAKA SESUNGGUHNYA ALLAH AKAN MENYIKSANYA DENGAN SIKSAAN YANG TIDAK PERNAH AKU TIMPAKAN KEPADA SEORANGPUN DI ANTARA UMAT MANUSIA ” .

    Menjadi bahan “Perenungan Bersama” mengenai “FENOMENA GAMBARAN WAJAH” Isa Ibnu Maryam atau Yesus Kristus. Mengapa “HANYA GAMBARAN WAJAH DIA” yang “DIKENALI DAN AKRAB (FAMILIAR)” BUKAN GAMBARAN WAJAH NABI LAINNYA baik Nabi SEBELUM maupun SESUDAHNYA. Gambaran Wajah SIAPAKAH SEBENARNYA ITU ? Wallahu bi showab.

    • satriopanulis yg Ngotot, sy bolak balik membaca komentar yg anda posting diblog ini. saya ingin mengembalikan pertanyaan kepada anda! dgn mengutip apa yg telah anda posting, anda menuliskan :
      Menurut “Pemahaman” saya terhadap pernyataan tsb, Anda mengatakan bahwa “Seorang Rasul adalah (Hanya) Manusia”. Karena Gelar Nabi “Hanya” karunia Allah untuk Manusia yang dikehendaki-Nya, sehingga Anda mengatakan “seorang rasul otomatis dia seorang nabi”.

      Pertanyaan Gareng : Bagaimana kita bedakan antara ORANG dan MANUSIA, yang juga sering sekali kita jumpai dlm AlQUR’AN. dlm ayat : 2:102, 17:95, 50:21 dst. dengan kalimat “seorang malaikat”!!!!!

      itu saja dulu, selanjutnya terserah ADMIN menilai layak tidaknya diskusi ini dilanjut!

  56. Hua ha ha ha wk wk wk….(triple tri tertawa. Seluruh Bulu kudukx merinding. Rasanya besar tubuh ini. Biarin aja) hua ha ha wk wk… Lalu, Huu huu huu…. Huu huu huuu… (triple tri menangis sesunggukan. Berlinangan air mata. Tapi biarin aja)… Ya Allah, sungguh Maha Benar Engkau dengan segala perencanaanMu. Aku, triple tri sekarang menjadi saksi bagaimana cerdasnya anak-anak asuh Yang mulia Al Bughuri dan Cahyo Nayaswara menjaga blok YTH ini. Huu.. Huu… Huu… (triple tri menangis dan berlinangan air mata lagi) sungguh, sungguh, ini sebuah KENYATAAN yg luar biasa buat saya yang menyaksikan bagaimana kecerdasan, konsistensi serta kepatuhan anak-anak yang shaleh, anak asuh, anak didik dalam menjaga amanah serta melanjutkan perjuangan orang tua mereka. Saya mengamati dan mempelajari semua itu dgn perantaraan “kalam” (kata-kata) yg mereka sampaikan…

    Bapak ADMIN yang saya hormati. Diahir tulisan Cahyo Nayaswara (Jamuan Terahir) beliau ada menyebut nama Gareng sebagai anak kesayangan Al Bughuri. Saya sudah membaca komentar Gareng tadi pagi dan saya sependapat dengan dia. Saya juga sependapat dengan saudara Petrus (anak asuh Cahyo Nayaswara) ini yang menyebut satriopanulis sebagai “syetan” yang mau menggoda. Dari apa yg disampaikan sdr Petrus maka sy pun berani mempertanyakan jati diri satriopanulis yang sebenarnya apakah dia adalah “satrio” yang menulis? Atau dia menganggap dirinya sebagai rasul Allah. AMI sudah menyampaikan argumentasinya dengan dibantu oleh sdr Dzikrul (anak asuh Al Bughuri) bahwa yang dimaksud ayat 2:129 adalah Muhammad. Beliau adalah nabi dan rasul Allah yang terahir. Tidak ada lagi rasul setelah Muhammad. Satriopanulis menjawab komentar AMI dengan argumentasi yang lebih membingungkan.

    Dari ayat-ayat yang disampaikan oleh satriopanulis sepertinya dia ingin menggiring kita semua untuk menerima dia dan mengakui dia sebagai seorang yang “manunggaling kawula rasul”. Jika asumsi saya ini benar, maka saya sarankan kepada bang satriopanulis jangan lagi menjadikan “alquran” sebagai rujukan untuk menjustifikasi kerasulan anda, anda juga tidak boleh lagi menjalankan semua syariat dan ritual peribadatan islam. Sinuhun Cahyo Nayaswara dalam tulisannya “sanggahan kritis terhadap pengikut Ahmadiyah” sudah mengajarkan kepada kami bahwa orang-orang seperti anda adalah orang yg terjebak dalam memahami makna-makna yang tersembunyi dalam alquran. Anda tidak boleh menafsirkan ayat dengan semau-maunya anda sendiri. Anda bukan orang yang mendapatkn Al Hikmah. Perhatikan firman Allah berikut ini “Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tiadakah kami mengetahui bahwa Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?. (2:106).

    Oleh karena satriopanulis tidak mau menyebutkan jati diri dia yang sebagaimana yang saya mintakan maka biarlah saya yang buka jati diri saya sendiri. Saya berprofesi di bidang hukum. Sehari-hari mengais rezki di dunia peradilan. Saya muslim. Menggunakan sandi triple tri karena kalau mau salat kami berwudu (cuci tangan, berkumur, membasuh muka, mencuci tangan sampai siku, mengusap dahi, membersihkan telinga dan mencuci kaki sampai betis) selalu diulangi sebanyak 3 kali. Kalau orang islam salat disaat rukuk membaca “subhanalrabbilazimi wa bihamdi” diulang ulangi sebanyak 3 kali dan bila sujud kami membaca “subhana rabbila’la wa bi hamdi” diulang2i sebanyak 3 kali. Makanya saya gunakan nama triple tri (333). Dari pengejaran saya terhadap Cahyo Nayaswara ternyata beliau ada membahas di blog ini tentang trinitas. Kesimpulan saya trinitas juga adalah triple tri (333) yaitu: Tuhan, Allah, Bapa (3), Bapa, Putera, Roh Kudus (3) dan Roh Kudus, Hati, Jiwa (3). Demi Junjungan dan idolaku Cahyo Nayaswara maka pada hari ini : Minggu, 13-1-13 saya merubah identitas saya dari triple tri menjadi TRINITY.

    Sebagai orang yang berprofesi di bidang hukum saya melihat apa yang sedang kita lakukan sekarang sama dengan apa yg kami lakukan di dunia peradilan. Yang menjadi rujukan utama kami dalam persidangan adalah KUHP, Undang-undang dan Peraturan Pemerintah. Di blog ini yg dijadikan rujukan utama adalah ALQURAN, Tiga buah artikel (SPTM, SPMA, TW) dan arahan/ajaran/pesan-pesan yg pernah disampaikan oleh orang tua kita Al Bughuri dan Cahyo Nayaswara. Dalam persidangan ini Admin berposisi sabagai HAKIM. Dia membuka/menutup persidangan. Dia memutuskan perkara berdasarkan pertimbangan hukum dan fakta-fakta dipersidangan. Sidang ini dinyatakan terbuka untuk umum. Pengunjung sidang buuanyaak sekali. Tim JAKSA PENUNTUT adalah : Petrus, AMI, Dzikrul dan Gareng. TERDAKWA adalah: Satriopanulis. Materi dakwaan adalah : Subsider : Terdakwa diduga masuk ke blog SPTM karena ingin menebar ajaran yg sesat karena terdakwa mengingkari nabi Muhammad sebagai rasul Allah yg terahir. Dalam menjalankan niat jahatnya Terdakwa menggunakan identitas sebagai orang yang hanya ” menyuarakan “. Diduga terdakwa ingin menipu pembaca dgn memakai symbol-symbol identitas Cahyo Nayaswara sebagai “suara” yg menerangi. Dakwaan Primer : Terdakwa diduga dengan sengaja menggunakan nama “satriopanulis” agar pembaca blog ini menilai terdakwa sebagai satrio yang menulis. Terdakwa dengan sengaja mau membentuk opini agar pembaca blog ini mau mengakui terdakwa sbg orang yg “manunggaling kawula rasul”.

    Dalam persidangan ini, terdakwa didampingi oleh tim pengacara yaitu MALAIKAT KEGELAPAN alias SIPENEBAR FITNAH. Kedudukan saya hanya sebagai saksi yang memberatkan. Makanya saya menyebut satriopanulis sebagai wong edan alias gendeng (gila). Ha ha ha… Wk wk wk wk. He he he., kacian de lu. Pada ahirnya marilah kita nantikan bagaimana keputusan yg terbaik yg akan diambil oleh hakim (admin) selaku pemegang otoritas tertinggi di blog ini. Ha ha ha wk wk wk kacian de lu. Makanya aku bilang lu jangan macam2 di blog ini. He he he. Kacian de lu., ha ha ha
    (Trinity)

  57. Hai satriopanulis, ganti aja nama loe dgn SATRIO PAMBUAL alian Raja Pembual. Semakin lama kamu berkomentar, semakin memperlihatkan eksistensi diri kamu yg sesungguhnya sebagai raja pembual. Tidak ada gunanya kt semua menanggapi seorang pembual seperti org ini, sbb kt juga bisa dibuat gila. Kita bisa saksikan cara dia meyakinkan kt dgn gaya dan cirinya yg khas. Menerjemahkan, sekaligus menafsirkan ayat2 Suci Alquran seenak perutnya saja sesuai dgn angan2 dan khayalannya sendiri yg tujuannya jelas dan pasti utk mendapatkan pengakuan dr kt bhw dialah yg sebenarnya dimaksud dlm Alquran sbg rasul pelanjut. Puih!!!, mau muntah aku hanya dgn menghirup baunya. Coba sahabat2ku semua penghuni setia blog yg terhormat ini, menyimak dgn baik poin demi poin dr komentar2nya, semua mengarah kpd akan munculnya seorg Rasul, dan lebih fatal lagi dia mencoba menggiring kt semua ttg fenomena wajah Isa ibnu maryam atau Yesus Kristus. Mengapa hanya wajah itu sj katanya yg sgt familiar dan dikenali, siapakah wajah itu sesungguhnya.? Sory ya, sy ini Nasrani yg taat, tetapi sampai hari ini sy dan bbrp teman2 lain yg seiman TIDAK PERNAH mempercayai sedikitpun bhw wajah yg ada digbr tsb adalah wajah sebenarnya dr junjungan kami sbb kami juga sdh mempunyai akal pikiran. Bgaimana mungkin wajah junjungan kami bisa diketahui dgn pasti, wong waktu jaman beliau lahir blum ada tehnologi atau pelukis handal. Gambar itu hanya simbol pembual, ha, ha, ha. Agar kami smua bisa fokus utk slalu mengingat bliau sewaktu menjalani ritual Delarosa..
    Dasar pembual, tdk tau diri. Sdh diperingati scr baik2, eh tetap aja ngotot. Atau jangan2, muka kamu mirip yg digambar itu ya.. Berarti kamu mencoba mjd Nabi Palsu dong.. Ha. Ha. Ha. Ketangkap deh jadinya. Ingat pembual wajah sperti digbr sdh sgt byk didunia ini, bkn hanya kamu. Wajah junjungan kami sangat misteri, dan tdk akan mungkin ada seorangpun didunia ini yg mampu menyamai wajah beliau. Dasar orang dungu kamu.

    • Satriopanuls, anda blm lihai memainkan peranan!. diawal anda masuk ke blog ini dgn menebar pesona mengaku sebagai org yg Kagum dgn penulis SPTM, mengaku org yg dangkal ilmunya dan kebingungan, Jelas disambut dgn hangat o/ warga blog ini karena memang kami ini org baik, hehehee. dlm perjalanan anda asyik melontarkan pertanyaan dan pernyataan yg sesungguhnya membuat anda tergelincir dan menampakkan kelicikan dan kebohongan anda yg mengaku “KAGUM”. 11/1/2013,satriopanuls menulis diakhir kalimat “CALON IMAM MAHDI” waktu itu sy tanggapi dgn mengutip MAKLUMAT PENTING Yang Mulia Al Bughury, tp anda tidak menganggap sama sekali, saya maklum, Mungkin pernyataan anda yg mengatakan anda DANGKAL itu memang benar.

      satriopanuls, Kami tidak Butuh CALON IMAM MAHDI yg anda maksud, sebab kami telah menemukan dan meng-Imani Tulisan Satrio Piningit yang ASLI. perlu anda tahu bahwa SP adalah IM, dan IM adalah SP. saya pertegas MAKLUMAT PENTING yang telah disampaikan oleh Yang Mulia Orangtua kami bahwa Satrio Piningit TELAH Muncul. Cermatilah! kata2 ini, Kalau anda malas membaca isi Artikel SPTM, Simaklah baik2 JUDUL Artikel tempat kita berkomentar ini!… Saya Ingatkan kpd Anda yg mengaku sebagai Satrio Panuls Jika anda ingin memperkenalkan diri sebagai Calon Imam Mahdi, atau memperkenalkan Diri Sebagai RASUL, sy katakan Bukan disini tempatnya, dan PASTI kami SEPAKAT untuk MENOLAK, dan saya YAKIN Admin akan membuang Komentar2 anda ke Tong Sampah.
      wassalam.

  58. Sy tersanjung pak Trinity telah memposisikan Gareng ke tempat yg lebih tinggi dlm menangani Kasus “Si Ngotot”, trimakasih pak. Buat Gareng sy lebih menikmati menjadi Pendengar yg baik jika Materi pembicaraan berbobot & berkwalitas yg memberi penerangan dlm menempuh Jalan Salib, Jalan Lurus atau Jalan Tuhan.
    Saya mengikuti bagaimana pak Trinity masuk dlm komunitas blog ini, bpk ingin kenalan dgn Sinuhun Cahyo Nayaswara karena kekaguman bpk. Sy dan bbrp saudara warga blog ini jg sangat mengagumi dan Menghormati beliau.

    Bpk Trinity, dgn mengganti Nama anda dari triple three menjd Trinity membangkitkan memory kami tentang ALKAHFI sebagaimana yg telah dituliskan oleh Guru Agung/Orangtua kita Yang Mulia Al Bughury tentang Trinitas yang sebenarnya dengan memusatkan perhatian pada Angka 3 dan 9.
    I. Tuhan,Allah,Bapa.
    II. Bapa,Putra, Roh Kudus.
    III. Roh Kudus, Hati, dan Jiwa.
    Posisi Manusia adalah Trinitas terahir (III) untuk posisi II dan I blm diurai oleh beliau.
    Dapatkah bpk Trinity membantu kami utk mengurai / melanjutkan pelajaran yg sangat2 berharga ini? demikian permohonan Gareng yg sesungguhnya mewakili saudara2 saya dlm Blog yg kami cintai ini, semoga bpk Trinity berkenan.

    Mohon ijin, sembari menanti uraian bapak Trinity, kami akan menjalankan tugas sebagai Petugas Keamanan blog terhomat ini.Trimakasih.

  59. Setelah Admin menimbang dan memperhatikan fakta- fakta yg berkembang di forum diskusi ini maka Admin memberi kesempatan kepada saudara Satriopanulis untuk menyampaikan pembelaan terahir (pledoi). Kesempatan ini kami berikan kepada satriopanulis paling lama seminggu terhitung mulai hari ini: Senin tgl 14 Januari 2013. Hal ini kami lakukan demi untuk menjaga dan menjunjung tinggi nilai-nilai objektivitas, lurus dan dapat dipertanggungjawabkan secara sah dan meyakinkan.

    Apabila saudara Satriopanulis tidak menggunakan hak dan kesempatan yg telah Admin berikan maka Admin akan menggunakan segala kewenangan yg ada pada Admin.

    Admin mengingatkan kepada seluruh pengunjung blog ini yg ingin berkomentar dan berdiskusi agar mengedepankan fikiran2 yg didasari logika akal sehatnya masing-masing guna menghindari hal-hal yg merugikan diri anda sendiri. Warga setia yg mendiami dan menjaga blog ini sangat pluralis (majemuk). Dari hasil penelusuran Admin ternyata warga setia blog ini berasal dari kalangan orang2 yg terhormat dan terpandang dimasyarakat. Mereka berasal dari berbagai latar belakang agama dan kepercayaan, profesi serta golongan bahkan beberapa diantaranya teridentifikasi sebagai anak-anak indigo (orang yg memiliki kemampuan menangkap pesan Tuhan)

    Admin menyarankan agar pengunjung blog yg ingin berkomentar/berdiskusi di blog ini agar lebih dulu membekali dirinya dengan membaca tiga artikel yg terpajang (SPTM, SPMA DAN TW) kemudian mempelajari secara intens dan sungguh2 penjelasan dan pencerahan yg diberikan oleh Guru Agung Yang Mulia Al Bughuri dan Cahyo Nayaswara. Meski beliau berdua telah meninggalkan blog ini tapi diyakini anak-anak asuh beliau akan melanjutkan secara tulus apa yg telah dirintis oleh orang tua mereka. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
    Wassalam : Admin

  60. Assalamu’alaikum wr.wb
    Salam Sejahtera buat kita semua warga blog SPTM Yang Terhormat ini
    Segala Puji bagi Allah yang telah memberikan kesempatan, waktu dan ilmu-Nya untuk updating komentar di blog ini

    Sidang Jamaah “Satrio Piningit Telah Muncul” Yang Terhormat,
    (Sidang ternyata saya sedang diadili, Jamaah karena “Anda semua merupakan Kelompok”)
    Sebelum kami “memperkenalkan diri” sesuai permintaan Yth “saksi yang memberatkan”, Saudara 333 yang sekarang sudah berganti Trinity. (Pakai acara “Bancaan” ngak ya?). Kami sedikit memberikan “Pledoi” yang akan dibacakan oleh tim pengacara kami yaitu MALAIKAT KEGELAPAN alias SIPENEBAR FITNAH atas dakwaan “ingin menebar ajaran yg sesat karena terdakwa mengingkari Muhammad sebagai nabi dan rasul Allah yg terahir”.

    Baiklah Peserta Sidang Yang Terhormat, kami MALAIKAT KEGELAPAN selaku Pengacara Terdakwa Satrio Panulis, akan “menuliskan” Pledoi Ybs:
    Ybs, saudara Satrio Panulis “Menolak dan Keberatan” atas Dakwaan ” Mengingkari Muhammad sebagai Nabi dan Rasul Allah yg terahir. Dengan alasan sebagai berikut:
    1. Satrio Panulis mengakui bahwa Nabi Muhammad adalah Nabi Terakhir (Khataman Nabiyyin).
    2. Seperti Peserta Sidang Yth ketahui dari koment sebelumnya, Satrio Panulis berpendapat bahwa sesuai SQ:2;129, yang dimaksud Rasul terakhir adalah Malaikat Jibril Alaihissalam. Namun Ybs membantah kalau “Nama Rasul Terakhir adalah Jibril”. Memang Ybs “Membenarkan” bahwa Rasul terakhir adalah seorang Malaikat yang akan “Senantiasa Turun ke Dunia” sampai dengan Akhir Zaman dan menjadi Rasul yang bernama “Ahmad”. Berdasar:
    61:6, Ash-Shaf
    DAN ( INGATLAH ) KETIKA ISA PUTRA MARYAM BERKATA : ” HAI BANI ISRAIL , SESUNGGUHNYA AKU ADALAH UTUSAN ALLAH KEPADAMU , MEMBENARKAN KITAB ( YANG TURUN ) SEBELUMKU , YAITU TAURAT DAN MEMBERI KHABAR GEMBIRA DENGAN ( DATANGNYA ) SEORANG RASUL YANG AKAN DATANG SESUDAHKU , YANG NAMANYA AHMAD ( MUHAMMAD ) ” . MAKA TATKALA RASUL ITU DATANG KEPADA MEREKA DENGAN MEMBAWA BUKTI – BUKTI YANG NYATA , MEREKA BERKATA : ” INI ADALAH SIHIR YANG NYATA ” .

    Sedang berdasar Hadist Nabi Muhammad Saw:
    Hadis riwayat Jubair bin Muth`im ra.:
    Bahwa Nabi saw. bersabda: Aku adalah Muhammad, aku adalah Ahmad, aku adalah Al-Mahi (penghapus), yang karena aku dihapuskan kekufuran. Aku adalah Al-Hasyir (pengumpul), di mana seluruh manusia akan dikumpulkan sesudahku. Aku adalah Aqib dan Aqib adalah nabi yang tidak akan ada lagi seorang nabi sesudahnya. (Shahih Muslim No.4342)

    Sehingga “Wajar dan Sah” saja Apabila “Muslimin dan Muslimat” akan mengatakan bahwa Muhammad adalah Nabi dan Rasul Terakhir. Namun “Sedikit” Manusia “Mengetahui” bahwa Muhammad (Ahmad) adalah juga “Nama Rasul” dari kalangan Malaikat. Sehingga “Jelaslah” bahwa Nabi Muhammad Saw sudah Wafat namun Rasul Muhammad (Ahmad) yang “Berwajah Al Masih Isa Ibnu Maryam”, “Hidup”, “Mengawal” Al Quran dan Syariat Nabi Muhammad Saw sampai dengan Akhir Zaman.

    Kami kutipkan peringatan ayat apabila “Mengingkari dan Memusuhi” Malaikat Jibril alaihissalam.
    2:97, Al-Baqarah
    KATAKANLAH : BARANG SIAPA YANG MENJADI MUSUH JIBRIL , MAKA JIBRIL ITU TELAH MENURUNKANNYA ( AL – QURAN ) KE DALAM HATIMU DENGAN SEIZIN ALLAH ; MEMBENARKAN APA ( KITAB – KITAB ) YANG SEBELUMNYA DAN MENJADI PETUNJUK SERTA BERITA GEMBIRA BAGI ORANG – ORANG YANG BERIMAN .
    2:98, Al-Baqarah
    BARANG SIAPA YANG MENJADI MUSUH ALLAH ; MALAIKAT – MALAIKAT – NYA , RASUL – RASUL – NYA , JIBRIL DAN MIKAIL , MAKA SESUNGGUHNYA ALLAH ADALAH MUSUH ORANG – ORANG KAFIR .
    66:4, At-Tahrim
    JIKA KAMU BERDUA BERTAUBAT KEPADA ALLAH , MAKA SESUNGGUHNYA HATI KAMU BERDUA TELAH CONDONG ( UNTUK MENERIMA KEBAIKAN ) ; DAN JIKA KAMU BERDUA BANTU – MEMBANTU MENYUSAHKAN NABI , MAKA SESUNGGUHNYA ALLAH ADALAH PELINDUNGNYA DAN ( BEGITU PULA ) JIBRIL DAN ORANG – ORANG MUKMIN YANG BAIK DAN SELAIN DARI ITU MALAIKAT – MALAIKAT ADALAH PENOLONGNYA PULA .

    Ayat yang lainnya tentang Malaikat Jibril alaihissalam:
    19:64, MARYAM
    DAN TIDAKLAH KAMI ( JIBRIL ) TURUN , KECUALI DENGAN PERINTAH TUHANMU . KEPUNYAAN – NYA – LAH APA – APA YANG ADA DI HADAPAN KITA , APA – APA YANG ADA DI BELAKANG KITA DAN APA – APA YANG ADA DI ANTARA KEDUANYA , DAN TIDAKLAH TUHANMU LUPA .
    16:102, An-Nahl
    KATAKANLAH : ” RUHUL QUDUS ( JIBRIL ) MENURUNKAN AL QURAN ITU DARI TUHANMU DENGAN BENAR , UNTUK MENEGUHKAN ( HATI ) ORANG – ORANG YANG TELAH BERIMAN , DAN KABAR GEMBIRA BAGI ORANG – ORANG YANG BERSERAH DIRI ( KEPADA ALLAH ) .
    40:15, Al-Mumin
    ( DIALAH ) YANG MAHA TINGGI DERAJAT – NYA , YANG MEMPUNYAI ARASY , YANG MENGUTUS JIBRIL DENGAN ( MEMBAWA ) PERINTAH – NYA KEPADA SIAPA YANG DIKEHENDAKI – NYA DI ANTARA HAMBA – HAMBA – NYA , SUPAYA DIA MEMPERINGATKAN ( MANUSIA ) TENTANG HARI PERTEMUAN ( HARI KIAMAT ) .
    53:5, An-Najm
    YANG DIAJARKAN KEPADANYA OLEH ( JIBRIL ) YANG SANGAT KUAT .
    53:6, An-Najm
    YANG MEMPUNYAI AKAL YANG CERDAS ; LALU ( JIBRIL ITU ) MENAMPAKKAN DIRI DENGAN RUPA YANG ASLI .
    70:4, Al-Ma`arij
    MALAIKAT – MALAIKAT DAN JIBRIL NAIK ( MENGHADAP ) KEPADA TUHAN DALAM SEHARI YANG KADARNYA LIMAPULUH RIBU TAHUN .
    81:19, At-Takwir
    SESUNGGUHNYA AL – QURAN ITU BENAR – BENAR FIRMAN ALLAH YANG DIBAWA OLEH UTUSAN YANG MULIA JIBRIL
    97:4, Al-Qadr
    PADA MALAM ITU TURUN MALAIKAT – MALAIKAT DAN MALAIKAT JIBRIL DENGAN IZIN TUHANNYA UNTUK MENGATUR SEGALA URUSAN .

    3. Demikian kami, tuliskan “Pledoi” Saudara Satrio Panulis, yaitu “Menolak dan Keberatan” atas Dakwaan ” Mengingkari Muhammad sebagai Nabi dan Rasul Allah yg terahir. Dengan demikian Saudara Satrio Panulis kesimpulan bahwa “Muhammad Saw adalah Nabi dan Rasul Terakhir”.
    (Tok…..Tok……Tok……Sidang diputuskan oleh Majelis Admin Yang Mulia).

    Baik kami “Penuhi” janji kami untuk memperkenalkan diri kami:
    Kami adalah orang bisa. (Jadi ingat pertanyaannya Kakanda Gareng, Apa beda Manusia dan Orang ?). Menurut saya Manusia terdiri dari Orang-orang. Jadi Manusia “Lebih Umum, Lebih Kompleks” daripada Orang yang “Lebih Khusus dan Lebih Sederhana”. (Mohon Pencerahan Kakanda Gareng Yth ?).
    Kami tinggal di Surabaya Jawa Timur. Apa ? Saya seorang Satrio Piningit ? Itu adalah Fitnah Terbesar setelah Fitnah Dajjal bahwa “Allah Punya Anak” (Maha Suci Allah dari perkataan tsb). Namun kenapa ada ayat ini ?
    43:81, Az-Zukhruf
    KATAKANLAH , JIKA BENAR TUHAN YANG MAHA PEMURAH MEMPUNYAI ANAK , MAKA AKULAH ( MUHAMMAD ) ORANG YANG MULA – MULA MEMULIAKAN ( ANAK ITU ) .

    Benarlah kata alkitab “…Sebab Roh Menyelidiki Segala Sesuatu”….(1 Korintus 2:10)
    Mengapa saya menggunakan “Nick Name” Satrio Panulis ? Mungkin Alasan yang sama dengan “Kenapa ada Blog Gerakan Al Mahdi atau Kenapa Blog Yth Ini bernama Satrio Piningit Telah Muncul” ?

    Namun demikian kepada Yth Sinuwun Cahyo Nayaswara maupun Yang Mulia Al Bughuri, mohon maaf yang sebesarnya apabila kami sebagai “Bocah Wingi Sore, Bau Kencur” berani-beraninya berkata “Menyuarakan Anggapan Kebenaran” (Kebenaran Versi Kami). Tidak lain dan Tidak Bukan, hanya terinspirasi, terdorong dan termotivasi dengan ayat dalam Injil:
    Matius:
    10:27 Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah. 10:28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka 10:29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu. 10:30 Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya. 10:31 Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit. 10:32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia , Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. 10:33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga. ”

    Kami hanyalah “Anak Sekolah Dasar” yang akan mengatakan apa-apa yang baru dipelajari, tanpa malu-malu (Namun Malu-maluin), lugu apa adanya dan Tidak Ada Tendensi Selain Apa yang Dikatakannya. Anda yang Lebih Bijaksana, Pasti lebih mengetahui daripada Sang “Murid-murid”. Anda mungkin sedang “Tekekeh-kekeh” saja mendengar kami “Bertengkar”! Karena Anda Lebih Paham dan Mengetahui Rahasianya. Namun kami juga berterimakasih kepada “Para Murid” yang telah “Melayani” kami berdiskusi.

    Kemudian mengenai Al Hidir dari “Awal Koment” yang sudah kami tanyakan, kami hanya “Takut” muncul seperti yang dikatakan dalam Injil:
    Matius:
    24:23 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya. 24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. 24:25 Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu. 24:26 Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya. 24:27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia. 24:28 Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun. ”

    Demikian “Salam Perkenalan” dari Si Anak SD, Satrio Panulis.

  61. Sy salut dan membrikan apresiasi yg cukup tinggi kpd terdakwa sdr satriopaningit alias Satrio pambual, karena dgn gentle telah membuka jati dirinya yg sebenarnya, setelah saksi triple three alias sdr trinity berhasil menjebak dia dgn argumen yg luar biasa, shg terdakwa dgn terpaksa mengemukakan siapa dia yg sesungguhnya. Untuk itu, sebagai jaksa penuntut; kami memohon kepada bpk hakim yg terhormat untuk menghukum sdr satriopanulis alias satrio pambual dgn hukuman yg seberat-beratnya dan dikeluarkan dari blog yg terhormat ini. Dengan masa hukuman sampai akhir zaman. Adapun alasan kami sbg bhn pertimbangan bpk hakim yg terhormat adalah sbb :
    1. Selama persidangan, terdakwa mengajukan argumentasi yg berbelit-belit dan membingungkan peserta sidang.
    2. Terdakwa mengakui sendiri bahwa selama ini dia dibawah naungan dan bimbingan langsung dari MALAIKAT KEGELAPAN DAN PENYEBAR FITNAH, padahal kita semua tahu bahwa Malaikat kegelapan dan Penyebar fitnah adalah musuh utama junjungan kita yang kerjanya hanya merusak, menyesatkan, dan menceraiberaikan umat manusia.
    3. Terdakwa banyak mengobral dan mengemukakan ayat ayat Tuhan dengan tidak pada tempatnya dan kemudian menfsirkan sendiri ayat ayat tsb demi utk kepentingan dirinya sendiri atau pengikutnya. Dan atas bimbingan dr Malaikat Kegelapan berusaha meyakinkan kt bhw apa yg dikemukakan itu adalah benar adanya.
    4. Terdakwa berusaha meyakinkan peserta sidang bhw dialah sebenarnya sosok yg menulis artikel SPTM dgn memberi nama dirinya sbg Satriopanulis atau satrio yg menulis.
    HAL HAL YANG MERINGANKAN :
    1. Terdakwa cukup sopan dipersidangan
    2. Terdakwa mengakui dirinya sendiri bahwa dia masih SD artinya Belum bisa Baca Tulis atau baru belajar huruf per huruf dari suatu kalimat. (pantas aja ngak bisa nyambung, wong masih SD uda mau langsung lompat dilevel SMU)
    Demikian bpk hakim yg terhormat. Trimakash

    • SETUJU…… BUANGET Tuan PETRUS !!! Blog YTH ini, janganlah dijadikan media utawa sarana U/ pertandingan ? Harapan SI PASUT untuk masuk kedalam Blog YTH ini, sangat diperlukan pemahaman materi diskusi dengan rujukan tulisan yang sudah PERMANENT bertengger di blog ini, yaitu: tulisan SPTM itu sendiri, ditambah artikel yang telah ditulis secara jelas oleh GURU AGUNG AL BUGHURY serta SINUHUN MAS CAHYO NAYASWARA !! yang sedang diburu oleh TRINITY. Trinity memburu Sinuhun Cahyo Nayaswara tentu punya alasan kuat ? mengapa dengan SERIUS memburunya ! marilah kita semuanya, selalu dengan sabar menantikan AL HIKMAH dibalik perburuan TRINITY ! dengan harapan agar kita dapat memetik keuntungan dibalik perburuan tersebut. SI PASUT ini hanya mampu menghimbau saja LHO…..!!!, kiranya para komentator warga baru yang ingin bergabung didalam Blog YTH ini ! belajar dan belajar penguasaan diskusi, agar para nara sumber yang MUMPUNI nantinya ?, berkenan menjawab dengan baik pertanyaan2 para komentator selanjutnya. Semoga BLOG YTH ini ! semakin ramai serta bermanfaat bagi kita semuanya pencinta KEBENARAN. “AMIN” Salam persahabatan kepada pembaca serta pengunjung baru blog yang sama-sama kita sayangi ini. Terima kasih dan Wassalam. @ {SI PASUT}

  62. Jaksa penuntut telah mengajukan tuntutannya dan terdakwa telah menyampaikan pledoi. Selanjutnya marilah kita nantikan bersama keputusan hakim pada sidang berikutnya.

    Sembari menunggu keputusan admin yg jujur, lurus dan obyektif, sy ingin mengajak kepada kita semua untuk merenung sejenak dan mencoba mencari tahu hikmah apa kira-kira yang terkandung dari kejadian yg baru saja kita alami bersama ini.

    Adalah hal yang biasa bagi saya pribadi untuk menjebak, menyudutkan bahkan meneror seorang terdakwa agar dia mau secara jujur mengakui perbuatannya didepan majelis hakim. Profesi saya sangat membantu dan memudahkan saya untuk cepat menguasai seluruh materi yang ada di blog YTH ini oleh karena kami sudah sangat terbiasa melakukan “bedah kasus” kemudian memberikan solusi atau pandangan-pandangan hukum kepada klien kami. Masalahnya sekarang adalah apa yang kita lakukan ini bukan didunia nyata bung tapi didunia maya. Kok bisa yah ada seorang terdakwa yang mau secara jujur mengakui perbuatannya?. Ini sebuah fenomena hukum yang sangat menarik buat saya pribadi untuk dibedah.

    Asumsi saya apa yg kita lakukan sekarang ini tetap berada dalam koridor hukum hanya saja tanpa kita sadari kita sudah masuk ke dalam ranah “hukum Tuhan”. Logika hukum dan dalil-dalil yang kita kemukakan semuanya berdasarkan alquran bahkan terdakwa dalam pledoinya menyampaikan beberapa ayat yang ada didalam Injil Matius. Terus terang, saya mengejar sinuhun Cahyo Nayaswara karena permasalahan “hukum”. Beliau mengusik dan menyentil profesi saya hanya dalam bentuk sajak/ puisi beliau yg berjudul DINDING. Pada bait pertama beliau tulis sbb :

    Jakarta sibuk

    Jakarta mencari

    Jakarta mengais

    Semua cara dihalalkan

    Semua upaya dilegalkan

    Hukum hanyalah permainan petak umpet

    antara dalil, ayat dan pasal pasal

    ………..

    Dulu saya ingin bertanya kepada beliau bagaimana filosofi “hukum” yang benar dan sebenar-benarnya menurut beliau agar saya tidak salah dalam menjalankan profesi sehari-hari saya. Dalam kasus “satriopanulis” sy menemukan jawabannya bahwa hanya “hukum Tuhan” saja yang BENAR. Hukum positif yang dibuat dan dijalankan oleh manusia hanyalah permainan petak umpet antara dalil, ayat dan pasal pasal. Jangan heran kalau banyak orang yg salah tapi dibenarkan, yang benar banyak yang disalahkan.

    Dalam hukum positif kita biasa mendengar istilah “pendekar hukum”. Julukan ini diberikan kepada praktisi hukum yang berjuang tanpa pamrih dan rasa takut dalam memperjuangkan tegaknya kebenaran berdasarkan hukum positif yang berlaku dinegara ini. Apakah “pendekar” memiliki makna yang sama dengan kata “ksatria”?. Sy fikir maknanya kurang lebih hampir sama meski kata “ksatria” cenderung lebih merendah dan tertutup sedang kata “pendekar” lebih terbuka dan cenderung arogan.

    Guru Agung Al Bughuri dan Sinuhun Cahyo Nayaswara dalam beberapa tulisannya mengajarkan dan mengajak kita bagaimana kita dapat menjadi “ksatria Allah”. Kita telah menerima ajaran beliau dan mengikuti ajakan beliau. Logika berfikir kita telah beliau buka dan terangi agar kita dapat memahami alquran yg ayat-ayatnya akan kita jadikan dasar hukum untuk memutuskan perkara-perkara yg berkaitan dengan hukum Tuhan.

    Marilah kita introspeksi diri kita masing-masing. Apakah kita sadar dan mengetahui sebelumnya bahwa pada ahirnya kita benar-benar sudah masuk kedalam arena persidangan sesuai dan sebagaimana peran kita masing-masing?. Jujur saya katakan bahwa saya tidak tahu dan saya tidak menyangka. Lha, awalnya saya hanya mau memberi analogi saja karena naluri kepengacaraan saya mengatakan “satriopanulis”salah, dan saya tdk berhasrat membelanya. Karena itu saya posisikan saja diri saya sebagai saksi yang memberatkan karena alibi saya sangat kuat untuk menyebut satriopanulis orang salah. Ada pepatah mengatakan “gayung bersambut kata berjawab”, tiba-tiba saja Admin masuk mempersilahkan terdakwa menyampaikan pledoinya setelah itu, Jaksa penuntut (petrus) masuk mengajukan tuntutannya. Sadarkah kita dgn apa yang sudah kita lakukan?. Kita semua akan menjawab bahwa kita sadar. Apakah kita tahu bahwa kita skrg sudah memasuki ranah hukum Tuhan?. Sungguh mati saya pribadi tidak tahu dan tidak menyangka. Ini semua adalah fenomena hukum yang menarik untuk kita cermati. Pantas saja jika blog ini diklaim oleh Al Bughuri sebagai sebuah blog yang terhormat dan mulia.

    Saudaraku sekalian. Jika yang saya katakan salah maka benarkanlah. Jika yang saya ucapkan serasa kurang maka sempurnakanlah. Saya mengajak kepada kita semua utk mencari dasar hukum “Legal opinion” agar kita bisa meyakinkan diri kita sendiri bahwa kita memang telah dipersiapkan oleh orang tua kita utk masuk didalam koridor hukum Tuhan. Dalam alquran saya tidak menemukan ayatnya akan tetapi didalam injil sbgmn yg biasa disampaikan oleh Romo dan Pendeta pernah saya mendengar bahwa “Dia (Yesus/Isa) akan datang sebagai jaksa yg menuntut dan hakim yg memutuskan”. Saya mohon kepada saudaraku Petrus untuk menyempurnakan kearah yang lebih terang Legal Opinion ini. Wassalam. Salom. GBU.

  63. Puji TUHAN, Salam sejahtera untuk kt semua. Trimakash kpd sahabat sy bpk Trinity, yg telah bersedia mjd saksi yg memberatkan shg persidangan kt kemarin bisa sgr kt tuntaskan.
    Apa yg bpk Trinity utarakan, merupakan suatu pelajaran besar bg sy dan kt semua bhw tanpa disengaja bisa masuk didalam blog yg sgt terhormat ini dan terlibat langsung didlm persidangan yg skalipun sy sadar ini didunia maya tetapi lakon peran diri sy seakan2 nyata sy, enjalaninya. Jujur sy sampaikan kpd sahabt2ku semua, bhw stelah sy mengetik kalimat per kalimat dlm kolom komentar, sy duduk termenung sendiri diruang krj sy tanpa ada seorgpun yg bisa mengganggu dan kmudian membaca kembali apa yg telah sy tulis. Sy bertanya kpd dori sy, kok bisa ya sy menulis yg dmikian. Stelah itu sy mendalami kembali apa yg tlah sy tulis utk sy jadikan pelajarn utk diriku sendiri.
    Adapun legal opinion yg bpk trinity inginkan. Sbelumnya sy mhn maaf kpd shabat2 pcinta blog yg sungguh sgt terhormat ini; jk sy menguraikan ayat2 dlm kitab Injil yg sy imani. Inipun sgt terpaksa utk sy bacakn,. Sesungguhnya ayat inilah yg mengilhami sy mgp sampai bisa sy msk dan menemukan blog yg terhormat ini (mhn maaf pak Trinity, mungkin blum sesuai yg bpk inginkan krn sy jg msh mencari ayatnya)
    Surat Petrus yang pertama 1 (Perjanjian baru)
    1 : 1 dari Petrus, rasul Yesus Kristus, kepada org2 pendatang yg tersebar di pontus, galatia, kapadokia, asia kecil dan britinia,
    1 : 2 yaitu orang2 yg dipilih, sesuai dgn rencana2 Allah, Bapa kita dan yg dikuduskan oleh roh, spy taat kpd Yesus Kristus dan menerima percikan darahnya, kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.
    1 : 3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yg krn rahmatNya yg besar telah melahirkan kt kembali oleh Kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang yg mati, kpd suatu hidup yg penuh pengharapan
    1 : 4 untuk menerima suatu bagian yg tdk dpt binasa, yg tdk dpt cemar dan yg tdk dpt layu, yg tersimpan di sorga bagi kamu
    1 : 5 yaitu kamu yg dipelihara dlm kekuatan Allah krn imanmu sementara kamu menantikan keselamatan yg telah tersedia utk dinyatakan pada Zaman Akhir
    1 : 6 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berduka cita oleh berbagai macam cobaan
    1 : 7 maksud semuanya itu ialah utk membuktikan kemurnian imanmu, yg jauh lebih tinggi nilainya dr pd emas yg fana, yg diuji kemurniannya dgn api, sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada HARI YESUS KRISTUS MENYATAKAN DIRI-NYA
    1 : 8 SEKALIPUN KAMU BELUM PERNAH MELIHAT DIA, namun kamu MengasihiNya. KAMU PERCAYA KEPADA DIA, sekalipun kamu sekarang tidak melihatNya. Kamu bergembira karena suka cita yg mulia dan yang tidak terkatakan
    1 : 9 karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu
    1 : 10 Keselamatan itulah yg diselidiki dan diteliti oleh Nabi2, yg telah bernubuat tentang kasih karunia yang diuntukkan bagimu
    1 : 11 dan mereka meneliti saat yg mana dan yg bgaimana yg dimaksudkan oleh Roh Kristus, yg ada didlm mrk, yaitu roh yg sbelumnya membrikan kesaksian ttg sgala penderitaan yg akan menimpa Kristus dan ttg sgala kemuliaan yg menyusul sesudah itu.
    1 : 12 kpd mrk telah dinyatakan, bhw mrk bukan melayani diri mrk sendiri, tetapi melayani kamu dgn sgala sesuatu yg telah diberitakan skrg kpd kamu dgn perantaraan mrk. Yg oleh Roh Kudus, yg doutus dr sorga, menyampaikn brita Injil kpd kamu yaitu hal2 yg ingin diketahui oleh malaikat2
    1 : 13 sebab itu SIAPKANLAH AKAL BUDIMU, Waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yg dianugerahkn kpdmu Pada Waktu Pernyataan Yesus Kristus
    1 : 14 Hiduplah sebagai anak2 yg taat dan jangan turuti hawa nafsu yg menguasai kamu pd waktu kebodohanmu.
    1 : 15 Tetapi hendaklah kamu menjadi Kudus didalam seluruh hidupmu. Sama seperti Dia yg Kudus, YANG TELAH MEMANGGIL KAMU.
    1 : 16 Sebab ada tertulis; Kuduslah kamu, sebab Aku Kudus.
    1 : 17 dan jika kamu menyebutnya Bapa, yaitu Dia yg tanpa memandang muka, menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dlm ketakutan selama kamu menumpang didunia ini
    1 : 18 sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dr cara hidupmu yg sia2 yg kamu warisi dr nenek moyangmu itu bukan dengan barang yg fana, bukan pula dgn perak dan emas
    1 : 19 melainkan dgn Darah yg mahal, yaitu Darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yg tak bernoda dan tak bercacat
    1 :20 IA TELAH DIPILIH SEBELUM DUNIA DIJADIKAN, tetapi karena kamu baru Menyatakan Diri-Nya pada Zaman Akhir
    1 : 21 Oleh Dialah, kamu percaya kpd Allah, yang telah membangkitkan Dia dr org mati dan telah memuliakannnya, shg imanmu dan pengharapanmu tertuju kpd Allah.
    1 : 22 karena kamu telah menyucikan dirimu oleh Ketaatan kpd Kebenaran shg kamu dpt mengamalkan kasih persaudaraan yg tulus ikhlas. Hendaklah kamu bersungguh2 saling mengasihi dgn segenap hatimu.
    1 : 23 karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yg fana, tetapi dr benih yg tdk fana, oleh FIRMAN ALLAH YANG HIDUP DAN YANG KEKAL
    1 : 24 Sebab semua yg hidup adalah sperti rumput dan sgala kmuliannya adalh sprti bunga rumput, rumput mjd kering dan bunga gugur
    1 : 25 tetapi FIRMAN TUHAN TETAP UNTUK SELAMA-LAMANYA. INILAH FIRMAN YANG DISAMPAIKAN INJIL KEPADAMU.

  64. KEPUTUSAN ADMIN.
    Pledoi yg disampaikan oleh satriopanulis dapat disimpulkan sbb:
    1. Satriopanulis mengakui Muhammad sebagai nabi terahir.
    2. Satriopanulis menafsirkan ayat 2:129 adalah malaikat Jibril As sebagai rasul Allah yg terahir akan tetapi tidak menggunakan nama malaikat Jibril. Malaikat itu menggunakan nama Ahmad dengan kata lain karena Ahmad adalah nama rasul dikalangan malaikat.
    3. Nabi Muhammad SAW sudah wafat namun rasul Muhammad yg bernama Ahmad yg “berwajah Al Masih Isa Ibnu Maryam” tetap “hidup” mengawal alquran dan syariat nabi Muhammad SAW sampai dengan ahir zaman.

    MEMPERHATIKAN :
    Semua ayat-ayat alquran dan ayat-ayat dalam Injil Matius yang dikemukakan oleh satriopanulis patut dikesampingkan dan tidak akan dijadikan pertimbangan. Dalil-dalil yang disampaikan oleh satriopanulis sangat lemah dan mengada-ada serta tidak berdasar. Satriopanulis dgn sengaja menjadikan alquran dan injil matius sebagai tameng untuk melindungi dirinya dari rencana jahat sebagai hasil persekutuannya dengan malaikat kegelapan untuk menanamkan dan menyebarkan ajaran-ajaran yang sesat dan menyesatkan. Satriopanulis mau menunggangi blog ini untuk menyebarkan ajaran Ahmadiyah sebagaimana yang sangat ditentang keras oleh Sinuhun Cahyo Nayaswara karena itulah satriopanulis menggunakan juga simbol yang biasa digunakan oleh Mas Cahyo yaitu “menyuarakan”.

    Admin MEMUTUSKAN mengahiri diskusi ini dan tidak akan menerima lagi Satriopanulis berdiskusi diblog yg terhormat ini.
    Selanjutnya Admin mempersilahkan bapak Trinity untuk menyampaikan LEGAL OPINIONNYA terhadap semua hal dan permasalahan yg berkembang dalam blog yang terhormat ini.

    ADMIN, atas nama seluruh warga blog SPTM ini mengucapkan selamat datang kepada bapak Trinity. Kehadiran bapak sangat besar manfaatnya buat Admin dan warga blog ini dikarenakan kami baru saja ditinggalkan oleh guru agung kami Al Bughuri dan sinuhun Cahyo Nayaswara.
    ADMIN berharap bapak Trinity dapat exist dan menetap diblog ini guna membantu kami semua dalam menjaga blog ini sebagaimana yg diamanahkan oleh orang tua kami.

    ADMIN tidak tahu akan jadi apa blog ini andaikan saja satriopanulis lebih dahulu masuk diblog ini daripada Bapak Trinity. Sudah bisa dipastikan blog ini akan lebih kacau dan lebih tidak terarah lagi. Untung saja Triple Tri (333), sudah lebih dulu masuk dgn gaya yang sangat familiar, penuh keceriahan dengan banyak tertawa dan sangat komunikatif sehingga memberi kesan yang mendalam buat warga. Tidak berlebihan jika ADMIN menyimpulkan bahwa bapak telah berhasil membuat kami semua terpikat dan terpesona, berbeda dengan satriopanulis yg masuk ke blog ini dengan sikap angkuh, sombong dan sok tahu. Kepongahan satriopanulis membuat semua warga merasa resah, bingung dan jengkel kepadanya.

    Sebagai praktisi dan pakar hukum, ADMIN menilai bapak Trinity memiliki nilai plus karena mampu melakukan kompilasi hukum Tuhan secara benar, terstruktur dan sistematis kedalam bentuk Legal Opinion. Kami menilai ini sesuatu yg betul-betul baru yang belum pernah kami ketahui atau diketahui oleh ummat manusia selama ini. Namun, kembali kami ingatkan hendaknya dalam menyampaikan Legal Opinion bapak Trinity tidak boleh keluar dari apa yg telah kami imani selama ini yaitu alquran, injil, tiga artikel yg terpajang di blog ini (SPTM, SPMA, TW) serta ajaran2, dan nasehat2 guru Agung Al Bughuri dan Sinuhun Cahyo Nayaswara sebagaimana yg telah beliau tuliskan di blog ini. Jika dalam menyampaikan Legal Opinion bapak ingin menggunakan referensi lain sebagai rujukan, ADMIN membolehkan sepanjang tidak bertentangan dengan apa yg sudah menjadi aturan baku di blog ini.

    Tanpa bermaksud ingin mengurangi rasa hormat dan penghargaaan kami kepada bapak Trinity, jika diperkenankan maka izinkanlah kami atas nama warga blog ini menyapa bapak Trinity dengan sapaan ABANG (BANG TRI). Selaku pemegang otoritas di blog ini, ADMIN dapat merasakan kekecewaan warga blog ini terhadap Satriopanulis. Warga telah menyapa orang itu dengan sapaan abang ternyata orang itu jahat, kotor dan menjijikkan. Warga blog ini membutuhkan kehadiran seorang abang yang menyayangi adik-adiknya. Bang, orang tua kami mengajarkan bahwa semua harus digenapkan kecuali TUHAN tidak boleh digenapkan. Bang, anggaplah warga blog ini sebagai adik dan klien abang sendiri agar warga kami mengganggap Bang Tri sebagai kakaknya sendiri sekaligus sebagai konsultannya.

    ADMIN memberi analogi : blog ini adalah kandang. Gembala menggiring satu persatu domba-dombanya kedalam kandangnya agar domba-domba itu merasa senang berkumpul untuk bersama sama menantikan datangnya SANG GEMBALA. Puji Tuhan. Puji Tuhan. Puji Tuhan. Amin.

  65. Assalamualaikum. Salam sejahtera buat kita semua.

    Terimakasih kepada sdr Petrus yang telah menyampaikan Surat Petrus yang pertama (Perjanjian Baru 1:1). Insya Allah pada kesempatan berikutnya ayat penting ini akan kita bahas sekaligus memberi uraian Trinitas sebagaimana yang diharapkan oleh sdr Gareng.

    Terimakasih kepada Admin yang telah memberi kesempatan dan kepercayaan kepada saya untuk menyampaikan Legal Opinion. Admin meminta Trinity agar exis di blog ini, namun harapan admin agak berat kami penuhi mengingat banyaknya tugas-tugas kami yang membutuhkan perhatian dan konsentrasi prima. Kami meminta warga blog ini serius mencermati dan menganalisis Legal Opinion yang akan kami sampaikan dan dimohon pengertiannya jika ada pertanyaan atau tanggapan yang tidak segera kami jawab mengingat keterbatasan kami. Jika apa yang kami sampaikan “kurang” maka “cukupkanlah”, seandainya “salah” maka “benarkanlah”, apabila yang kami sampaikan “benar” maka “ikutilah” dan jadikanlah semua itu sebagai sesuatu yang membawa manfaat yang positif.

    Sebagai seorang muslim, awalnya saya hanya ingin mendasari legal opinion saya dengan ayat ayat suci ALQURAN saja akan tetapi karena terhukum Satriopanulis dalam pledoinya mengutip injil Matius dengan maksud untuk menyesatkan kita semua maka saya menganggap penting untuk menjadikan ALKITAB (perjanjian lama dan injil perjanjian baru) sebagai tambahan untuk melandasi legal opinion ini.

    Saya sependapat dengan Admin jika menyebut satriopanulis sebagai penganut faham/aliran Ahmadiyah. Saya menemukan tulisan yang persis sama dgn yang ditulis oleh satriopnulis di blog lain, di blog itu satriopanulis menggunakan nama Manunggaling Kawula Rasul. Sungguh betapa berbahayanya orang ini.

    Sebagai orang hukum saya patut berkata jujur bahwa legal opinion ini terilhami oleh tulisan Sinuhun Cahyo Nayaswara yang berjudul “Sanggahan Kritis Terhadap Pengikut Ahmadiyah”. Beliau mengatakan aliran itu sudah exis di 174 negara. Ahmadiyah didirikan oleh Mirza Gulam Ahmad didesa kecil Kadiyan – India ahir abad 18. Sekarang Kadiyan masuk dalam wilayah Pakistan. MGA mengaku dirinya mendapatkan wahyu lewat mimpi yang di sampaikan oleh malaikat Jibril. MGA mengaku dirinya sebagai Imam Mahdi sekaligus sebagai Maseas (Almasih, Isa putra Marym). MGA juga mengklaim dirinya sebagai rasul yang bernama Ahmad. Anda bisa melihat bagaimana satriopnulis pertamakali masuk di blog ini, pertama dia mencari Imam Mahdi, lalu dia menunjuk ayat 2:129 :

    Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.
    Kemudian dia menolak Muhammad sebagai rasul sembari menggiring kita kepada “wajah” Almasih, Isa Putra Maryam. Terahir dia sudah berani menyebut nama “Ahmad” meski dia poles sebagai nama lain dari malaikat Jibril. MGA sudah lama meninggal tapi ajarannya masih dilanjutkan oleh murid-muridnya. Aliran ini berkantor pusat di London. Pemimpin tertingginya orang Pakistan kelahiran Inggris bergelar Halifatulmasih. Artinya wakil Almasih/Maseas. Karena MGA sudah mati, pengikutnya meyakini bahwa MGA akan hidup lagi dan turun kembali dalam nama malaikat Jibril. Aliran/faham Ahmadiyah menggunakan islam sebagai jaket perlindungan karena tatacara peribadatannya sepintas memiliki kesamaan meski menyimpang dalam prinsip-prinsip keyakinan. Orang-orang nasrani dibuat lengah dan terlena. Mereka diam. Mereka tidak tahu bahwa Ahmadiyah telah menginjak-injak Alquran, menginjak-injak Alkitab dan menginjak-injak doktrin suci Trinitas.

    Jika bukan masalah penting dan sangat prinsip untuk kita ketahui, tidak mungkin Sinuhun Cahyo Nayaswara menulis husus tentang aliran itu . Tujuannya tiada lain agar kita semua mewaspadainya. Sinuhun juga jauh-jauh hari sudah mengetahui bahwa satu waktu blog ini akan dirambah oleh mereka sehingga beliau banyak memberi pesan-pesan agar blog ini betul-betul dijaga baik-baik jangan sampai disusupi ajaran-ajaran sesat, baik oleh aliran Ahmadiyah maupun oleh orang-orang spiritual seperti Moh. Nahly dkk.
    Dari kejadian yang baru saja kita alami saya banyak memetik pelajaran yang berharga. Memang, di blog yth ini saya banyak belajar dan belajar banyak untuk banyak hal.

    LEGAL OPINION

    Legal opinion atau pandangan hukum biasa diberikan oleh seorang ahli hukum apabila membedah sebuah kasus atau permasalahan hukum.

    Tuhan memiliki hukum sendiri yang disebut SUNNATULLAH. Sunnatullah didasari oleh hukum sebab-akibat. Tuhan menciptakan Adam, lalu dari tulang rusuk kiri Adam, Tuhan menciptakan istrinya Hawa. Setelah itu Tuhan mengikat PERJANJIAN dengan Adam. Tuhan mengizinkan Adam dan Hawa tinggal di syurga dengan perjanjian Adam dan Hawa tidak boleh mendekati pohon itu. Sebuah perjanjian telah mengikat para pihak. Bila salah satu pihak melakukan pelanggaran terhadap apa yang telah diperjanjikan maka pihak itu telah melakukan perbuatan melanggar hukum. Pelanggaran yang dilakukan Adam dan Hawa disebabkan karena mengikuti godaan iblis. Adam dan Hawa dapat didudukkan sebagai saksi pelaku sekaligus sebagai saksi korban, berarti Adam dan Hawa hanya melakukan perbuatan melanggar hukum Bukan melakukan perbuatan melawan hukum. Karena “Perjanjian” telah dilanggar maka Adam dan Hawa diusir dari syurga Tuhan.

    Logika hukum kita akan mempertanyakan pohon apakah itu?. Alquran menamakannya pohon khuldi. Alkitab menamakannya pohon yang berada ditengah-tengah taman Eden (syurga). Siapakah yang menggoda Adam dan Hawa ?. Alkuran menyebut iblis. Alkitab mengatakan ular. Siapakah yang lebih dulu memakannya? Alquran dan Alkitab mengatakan Hawa. Betulkah di syurga ada pohon?. Betulkah di syurga ada ular?.

    (pak Admin, Legal Opinion ini akan diposting beberapakali. Mohon kesabarannya pak Admin yah)

    • Guru agung Al Buguri dan Sinuhun Cahyo Nayaswara telah mengajarkan bahwa semua dan segala sesuatunya harus DIGENAPKAN kecuali Tuhan saja yang SATU atau SENDIRI.

      Berpedoman pada prinsip prinsip hukum “MENGGENAPKAN”
      maka saya menetapkan bahwa Adam dan hawa adalah saksi pelaku dan saksi korban dalam perbuatan melanggar hukum “perjanjian”. Adam dan Hawa BUKAN melakukan perbuatan melawan hukum (Tuhan). Jika Adam dan Hawa bukan melakukan perbuatan melawan hukum lantas siapakah yang melakukan perbuatan melawan hukum?. Alquran dan Alkitab mengatakan iblis (ular) yang menggoda. Berarti iblis otak pelaku atau iblis (ular) yang melakukan perbuatan melawan hukum Tuhan. Ini anggapan dan keyakinan semua orang.

      Logika hukum saya dengan tegas menolak anggapan ini. Jika iblis (ular) hadir pada saat kejadian itu maka iblis harus ditempatkan juga sebagai saksi. Logika hukum saya mengatakan tidak mungkin dan mustahil Tuhan mau menghadirkan iblis (ular) untuk menyaksikan TUHAN MENCIPTA. Bisa saja alquran dan alkitab mengatan iblis (ular) yang menggoda tapi alibi saya sangat kuat untuk mengatakan iblis (ular) tidak hadir ditempat kejadian perkara. Apa yang disebut dalam kitab suci adalah firman dengan menggunakan bahasa kiasan sebagai pengantar yang sengaja dilakukan oleh Tuhan untuk merahasiakan kejadian yang sebenarnya bahwa TUHAN masih MENCIPTA. Bukti bahwa Dia masih Mencipta dijelaskan pd ayat lain. Iblis (ular) tidak mungkin hadir dan menyaksikan kejadian itu sebab jika iblis (ular) hadir maka secara hukum iblis ditempatkan sebagai saksi yang mengetahui rahasia Pencipataan. Tuhan Maha Suci, Maha Pandai Merahasiakan diriNYA.

      Untuk membedah kasus yang menarik ini saya akan menggunakan alquran dan alkitab sebagai dalil hukum. Dan saya ingatkan kepada pembaca hususnya yang beragama islam agar tidak memfitnah saya dengan mengatakan saya membanding-bandingkan alquran dengan alkitab. Saya melakukan ini karena saya sudah memiliki argumentasi hukum yang sangat kuat yang tidak dapat anda mentahkan yaitu:

      1. Muhammad adalah nabi dan rasul Allah yang terahir. Muhammad adalah hamba Allah juga. Muhammad tidak boleh dikultuskan secara berlebih-lebihan dan membabi-buta agar kita tidak terperangkap dalam kemusyrikan yang tidak kita sadari. Allah melarang kita bersikap berlebih-lebihan dalam beragama. Sebagai hamba, Allah telah MENGGENAPI Muhammad dengan Alquran. Jika Alquran berlaku hingga ahir zaman maka secara hukum kenabian dan kerasulan Muhammad juga berlaku hingga ahir zaman. Anggapan yang mengatakan nabi dan rasul Muhammad telah mati adalah anggapan yang keliru dan tidak berdasar. Bisa saja dikatakan sebagai sebuah perbuatan melawan hukum. Secara fisik/jasad Muhammad memang telah mati dan di makamkan di raodah ditengah mesjid Nabawi di Madinah akan tetapi kenabian dan kerasulannya tidak pernah mati karena kenabian dan kerasulan Muhammad melekat dan tidak terpisahkan dengan Alquran.

      Saudara Petrus secara jujur mengakui KEBENARAN alquran dengan kekuatan logikanya maka secara hukum sudah dapat disimpulkan bahwa saudara Petrus telah mengakui kenabian dan kerasulan Muhammad, meskipun sdr Petrus tetap saja sebagai seorang yang beragama nasrani.
      Legal Opinion ini tidak akan menempatkan Hadits nabi Muhammad sebagai unsur penggenapan alquran karena yang membaca Legal Opinion ini tidak terbatas pd orang islam saja. Karena itu, sesuai dengan prinsip-prinsip hukum PENGGENAPAN maka Alquran akan saya genapi dengan firman-firman Tuhan yang ada dalam Alkitab.

      2. ALKITAB adalah kisah mengenai Tuhan yang menjangkau ciptaanNYA. Alkitab dibuka dengan penciptaan dunia dan ditutup dengan ahir kehidupan. Alkitab terbagi atas dua bagian yaitu PERJANJIAN LAMA dan PERJANJIAN BARU. Perjanjian Lama terdiri dari 39 kitab yang berbeda. Kitab – kitab ini diilhami oleh Tuhan, tetapi ditulis oleh orang yang berbeda-beda dalam kehidupan yang berbeda dan untuk tujuan yang berbeda-beda namun memiliki satu rencana yang besar dan sama yaitu keselamatan. Perjanjian Lama ditulis sebelum Yesus / Isa lahir ke dunia.

      Kitab Perjanjian Lama sebagian ditulis oleh nabi-nabi yang diakui dalam islam. Alquran 46 : 12. Dan sebelum Al Quran itu telah ada kitab Musa sebagai petunjuk dan rahmat. Dan ini (Al Quran) adalah kitab yang membenarkannya dalam bahasa Arab untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang zalim dan memberi kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.

      Yang dimaksud kitab Musa adalah kitab yang ditulis sendiri oleh nabi Musa. Dalam Perjanjian Lama dapat dikategorikan kitab-kitab: Kejadian, Keluaran, Imamat dan Bilangan. Kitab Bilangan sebagian besar di tulis oleh Musa akan tetapi penutupnya yang menceritakan tentang kematian Musa ditulis oleh Yosua, pendamping terdekatnya. Kitab lain, selain keempat kitab diatas yang dapat dikategorikan sebagai Kitab Musa adalah Kitab Yosua ditulis oleh Yosua, Kitab Hakim-hakim, Samuel 1 dan Samuel 2 yang ditulis oleh nabi Samuel dapat di golongkan sebagai Kitab Musa sebab Yosua dan Samuel segenerasi dengan Musa dan merupakan pelanjut ajaran Musa utk orang-orang Israil. Seluruh kitab-kitab diatas bila dihimpun jadi satu disebut TAURAT. Firman Tuhan dalam Alquran 32 : 23. Dan Sesungguhnya Kami telah berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat), maka janganlah kamu (Muhammad) ragu menerima (Al-Quran itu) dan Kami jadikan Al-Kitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israil.

      Dan alquran 17 : 2. Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): “Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku,
      17 : 3. (yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur.

      Dalam Perjanjian Lama ada kitab yang disebut Mazmur. Kitab ini ditulis oleh nabi Daud (raja Daud). Kitab itu berisi puisi dan lirik. Tema sentralnya adalah puisi dan nyanyian mengungkapkan pujian, penyembahan dan pengakuan kepada Tuhan. Dalam alquran, Kitab Mazmur di sebut ZABUR.
      Alquran 17 : 55. Dan Tuhan-mu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud. Selain kitab Taurat dan Zabur masih banyak kitab-kitab lain yang terdapat dalam Perjanjian Lama yang ditulis oleh nabi-nabi baik nabi yang namanya dikenal dalam islam maupun nabi yang namanya asing ditelinga orang islam. Dasar hukum kitab-kitab tsb ada dalam alquran 3 : 184. Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun telah didustakan (pula), mereka membawa mukjizat-mukjizat yang nyata, Zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna.

      Kitab-kitab yang dimaksud oleh ayat diatas adalah kitab-kitab yang terdapat dalam Perjanjian lama yaitu kitab: Ruth, Raja-Raja, Tawarikh, Ezra, Nehemia, Ester, Ayub. Ada juga 3 kitab yang ditulis oleh nabi Sulaiman yaitu kitab: Amsal, Penghotbah dan Kidung Agung. Kemudian kitab Yesaya ditulis oleh nabi Yesaya, kitab Yeremia dan kitab Ratapan ditulis oleh nabi Yeremia bin Hilkia, lalu kitab Yehezkiel ditulis oleh nabi Yehezkiel, kitab Daniel oleh Daniel, kitab Hosea, Yoel, Amos, Obaja oleh Hosea, kitab Yunus ditulis oleh nabiullah Yunus, kitab Mikha, Nahum, Habakuk oleh Mikha, dan kitab Zefanya, Hagal, Zakharia, Maleakhi ditulis oleh nabi Zefanya.

      Nabi-nabi dan kitab-kitab tsb diatas yang dimaksudkan dalam alquran 13 : 38. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat (mukjizat) melainkan dengan izin Allah. Bagi tiap-tiap masa ada Kitab (yang tertentu).

      Perhatikanlah firman Tuhan berikut ini :
      “Taurat Tuhan itu sempurnah, menyegarkan jiwa; peraturan Tuhan itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. Titah Tuhan itu tepat, menyukakan hati; perintah Tuhan itu murni, membuat mata bercahaya. Takut akan Tuhan itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum – hukum Tuhan itu benar, adil semuanya, lebih indah daripada emas, bahkan daripada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan daripada madu tetesan dari sarang lebah” (Mazmur 19 : 8-11).

      Dan pada kitab lain, setelah nabi Musa meninggal dunia, Tuhan menyampaikan firmanNya kepada Yosua ” Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka. Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang kekanan atau kekiri, supaya engkau beruntung, kemanapun engkau pergi. Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis didalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung”. (Yosua: 6-8).
      Dalam alquran 7 : 144. Allah berfirman: “Hai Musa, sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) kamu dan manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalah-Ku dan untuk berbicara langsung dengan-Ku, sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur.”
      145. Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada luh-luh (Taurat) segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan bagi segala sesuatu; maka (Kami berfirman): “Berpeganglah kepadanya dengan teguh dan suruhlah kaummu berpegang kepada (perintah-perintahnya) dengan sebaik-baiknya, nanti Aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang yang fasik.

      Lauh-lauh adalah lembaran lembaran batu bertulis yang bertuliskan sepuluh firman Tuhan yang tertulis dalam bahasa Ibrani yang didapatkan Musa setelah menjalani perintah Tuhan membawa bangsa Israil keluar dari Mesir menuju tanah yang diperjanjikan (Kanaan). Peristiwa ini terjadi setelah Musa bermunajah selama 40 malam di bukit Thur (gunung Sinai). Alquran tidak memerinci Lauh-lauh bertulis itu karena perintah itu untuk orang Israil, bukan untuk orang islam. Sepuluh Firman Tuhan terdapat dalam Perjanjian Lama; Kitab Keluaran 20 : 2-17.
      Yesus (Isa) dimasa kecilnya juga mempelajari Taurat. Alquran 5 : 46. Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.

      Kitab Injil yang dimaksudkan pada ayat diatas adalah PERJANJIAN BARU.
      Tanpa menggunakan ALQURAN DAN ALKITAB sebagai dasar hukum dalam Legal Opinion ini, maka mustahil kita dapat menyentuh substansi yang sebenarnya untuk membedah kasus Adam dan Hawa secara obyektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

      ALKITAB beserta seluruh kitab kitab yang ada didalamnya, dibackup keberadaan dan kebenarannya oleh alquran sebagaimana ayat-ayat yang kami sebutkan diatas. TUHAN tidak pernah berdusta. Tuhan mengakui firman-firmanNya dengan caraNya sendiri. Tuhan mengakui kitab-kitabNYA. Jika Tuhan berbuat pengakuan dan perkataan yang jujur, akankah kita sebagai manusia mau berlaku sombong dengan menolak Alkitab?. Berhati-hatilah. Janganlah mengandalkan ilmu anda yang sedikit itu bung!. Demi Allah, saya memiliki logika hukum yang cukup kuat utk mempertahankan Legal Opini ini.

    • Dalam alquran ( 2 : 35 ) Dan Kami berfirman: “Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.

      Dan pada ayat ( 7 : 19, 20 dan 21 ) 19. (Dan Allah berfirman): “Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim.” 20. Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga).” 21. Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. “Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua”.

      Klausul Perjanjian antara Tuhan dengan Adam dan Hawa adalah “jangan mendekati pohon”
      Dalam alkitab (Perjanjian Lama) dituliskan oleh Musa dengan gaya narasi sebagai berikut:

      “Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: ” Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”. Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada ditengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati”. Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat”. Perempuan itu melihat, Bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagi pula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga pada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

      Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan istrinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.

      Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Dimanakah Engkau?”. Ia menjawab: “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang: sebab itu aku bersembunyi”. FirmanNya: “Siapakah yang memberitahukan kepadamu bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang KUlarang engkau makan itu?” Manusia itu menjawab: “Perempuan yang Kau tempatkan disisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.” Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang telah kau perbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan”. (Kejadian 3 : 1 – 13).
      Alquran ( 7: 22-23 ) 22. Maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: “Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: “Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?” 23. Keduanya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.

      Dimanakah “Locus” (lokasi atau tempat kejadian perkara) perbuatan melanggar hukum “perjanjian” yang dilakukan oleh saksi pelaku dan saksi korban Adam bersama Hawa?

      Jumhur Ulama berpendapat bahwa syurga yang dikisahkan dalam alquran berada dilangit. Syurga itu bernama “jannatun ma’wa” (syurga keabadian). Ahli tafsir alquran sependapat bahwa pohon yang dimaksud dalam alquran adalah pohon anggur. Orang yahudi menduga pohon yang dimaksud adalah pohon gandum.

      Logika hukum saya menolak pendapat ulama sebab locus langit tidak ada tanah. Karena locus langit tidak terdapat tanah maka semua dalil yang menyebut pohon anggur dan gandum gugur dengan sendirinya.

      Saya sependapat dengan artikel SPTM yang menyebut syurga yang diceritakan dalam kitab suci “locus” nya dibumi ketika langit dan bumi masih jadi satu. Syurga itu namanya syurga atlantis.

      Artikel SPTM dibenarkan oleh Alkitab (Perjanjian Lama, dituliskan oleh Musa)

      Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkanNya manusia yang dibentukNya itu. Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan ditengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

      Ada satu sungai yang mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang.
      Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada. Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu kisopras. Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush. Nama sungai yang ketiga namanya Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat.

      TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat itu janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari Engkau memakannya, pastilah engkau mati “. (Kejadian 2 : 8 – 17).

      Alquran yang sangat halus dan santun bahasanya tidak menyebutkan apa nama pohon itu. Alkitab yang bahasanya agak terang namun tetap tunduk pada prinsip-prinsip hukum “penggenapan” menyebuntukan nama pohon yang tumbuh di tengah-tengah taman itu sebagai POHON KEHIDUPAN dan POHON PENGETAHUAN BAIK DAN JAHAT.

      Dalam ilmu hukum, logika hukum selalu menghendaki keputusan yang tegas dan tidak samar-samar guna menghindari adanya keputusan yang multi tafsir. Karena itu logika hukum saya menegaskan bahwa yang di maksud dengan pohon kehidupan adalah : Alat kelamin Adam (laki-laki) yang hidup (ereksi). Alat itu terdapat (tumbuh) ditengah-tengah tubuh laki-laki (taman). Dengan alat itu, manusia akan dapat melangsungkan kehidupan dengan mendapatkan keturunan (anak). Ular (nafsu) yang menggoda/membujuk adalah hasrat birahi/nafsu syahwat untuk melakukan hubungan sexual. Melakukan hubungan badan harus berposisi seperti mahluk yang melata mengikuti ular (baring terlentang, menindih dan berliuk-liuk). Dengan mengikut sebagaimana ular maka sperma laki-laki dapat masuk dengan mudah untuk membuahi sel telur. Bila pembuahan terjadi maka manusia dapat melanjuntukan keturunan. Pohon kehidupan terus berkembang biak. Pohon Pengetahuan baik dan jahat adalah keputusan manusia untuk melakukan hubungan sexual, apakah akan dilakukan antara suami-istri yang sah (baik) atau mau berzinah (jahat). Apapun keputusan yang diambil oleh manusia semuanya mengandung resiko yang harus ditanggung bersama bagi mereka yang menikmati pohon/buah itu.

      PERTIMBANGAN HUKUM.

      Yang dijadikan pertimbangan hukum adalah karena alquran dan alkitab sama-sama menyebut Adam dan Hawa “telanjang” saat mendekati dan memakan buah pohon itu. Adam dan Hawa melakukannya. Buah pohon itu adalah “kenikmatan” sexual.
      Dalam alquran (7 : 24, 25 dan 27) 24. Allah berfirman: “Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan.” 25. Allah berfirman: “Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan. 27. Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya ‘auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.

      Dalam alkitab (Perjanjian Lama yang ditulis oleh Musa)
      Lalu berfirman TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau diantara segala ternak dan diantara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kau makan seumur hidupmu. Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu dan engkau akan meremukkan tumitnya”. (Kejadian 3 : 14-15)

      Apakah benar Tuhan mengutuk ular? Hukum juga tidak membenarkan adanya “permusuhan” antara binatang (ular) dengan perempuan!. Logika hukum saya mengatakan firman Tuhan diatas menggunakan bahasa kiasan atau analogi saja, karena yang dimaksud ular adalah alat kelamin laki-laki. Kepala ular diremukkan oleh keturunan perempuan maksudnya kepala alat kelamin laki laki dimasukan keliang vagina (diremukkan) agar bisa membuahi sel telur untuk mendapatkan keturunan. Tumit perempuan akan diremukkan oleh ular (laki2) maksudnya sekujur tubuh perempuan itu dapat membangkitkan nafsu birahi laki-laki kecuali tumitnya. Permusuhan “abadi” antara ular dan perempuan adalah permusuhan yang direncanakan dan dilegalkan Tuhan, karena dengan permusuhan itulah manusia bisa mendapatkan keturunan. Tuhan melarang permusuhan sesama ular (homosex) dan permusuhan sesama perempuan (lesbian).

      Dalil-dalil hukum yang kami kemukakan diatas dapat memutuskan bahwa SAKSI PELAKU terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan perbuatan melanggar perjanjian. Saksi Pelaku hanya melakukan perbuatan “persetubuhan” untuk melakukan skenario PENCIPTAAN PERKEMBANG-BIAKAN MANUSIA sebagaimana yang dikehendaki TUHAN. Demi KEADILAN TUHAN Saksi Pelaku dinyatakan TIDAK BERSALAH DAN TIDAK BERDOSA karena saksi pelaku hanya melaksanakan rencana Tuhan. Segala faham dan keyakinan yang mengatakan manusia lahir sudah menanggung dosa karena perbuatan saksi pelaku (Adam dan Hawa) menjadi HAPUS dan BATAL DEMI HUKUM.

      Dalam alkitab (Kejadian 3 : 16 – 21)
      FirmanNya kepada perempuan itu: “Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan birahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.” Lalu firmanNya kepada manusia itu: “Karena engkau mendengarkan perkataan istrimu dan memakan dari buah pohon, yang telah kuperintahkan kepadamu: Jangan makan daripadanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu: semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu; dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu maka engkau akan kembali menjadi debu.”

      Manusia itu memberi nama Hawa kepada istrinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup. Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk istrinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.

      Sejak awal logika hukum saya sudah menempatkan Adam dan Hawa selain sebagai saksi pelaku mereka juga adalah SAKSI KORBAN. Ayat di atas adalah bentuk HUKUMAN yang Tuhan jatuhkan kepada saksi korban.
      Bukan hanya ummat nasrani tapi siapapun yang membaca firman di atas akan mengatakan Tuhan Marah. Tuhan murka. Tuhan mengutuk tanah. Tuhan mengutuk Adam dan Hawa karena telah melanggar hukum perjanjian.

      Sebagai orang hukum saya memiliki pandangan yang berbeda dengan kesimpulan yang diyakini orang selama ini. Saya memandang firman di atas dari sudut pandang hukum bahwa PARA PIHAK justru memposisikan tempatnya masing-masing. Tuhan sebagai PERENCANA DAN PENCIPTA di satu pihak dan Adam/hawa dipihak lain sebagai SAKSI PELAKU DAN SAKSI KORBAN, yaitu :

      1. Sebagai Perencana dan Pencipta, Tuhan tidak hadir saat saksi pelaku melaksanakan perbuatannya. Ketidakhadiran Tuhan oleh karena :

      a. Tuhan SUCI dari nafsu. Perbuatan pelaku dapat terjadi karena adanya dorongan nafsu birahi. Alquran dan Alkitab sama menceritakan kehadiran syetan (ular) makna yang sesungguhnya adalah NAFSU. Disitu Tuhan ingin berpesan kepada kita bahwa Nafsu Birahi itu juga diciptakan oleh Tuhan. Awalnya memang adalah NAFSU BIRAHI. Konflik-konflik yang diceritakan alkitab antara ular dengan perempuan itu dan pernyataan ayat yang mengatakan ” Manusia itu memberi nama Hawa kepada istrinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup”. Dari sisi hukum saya memandang bahwa Tuhan menciptakan NAFSU BIRAHI melalui perantaraan perempuan yang Tuhan ciptakan dari tulang rusuk kiri Adam. Adamlah yang memberi nama perempuan (istrinya) itu dengan nama HAWA, bukan Tuhan yang memberi nama perempuan itu kemudian dari nama itu alkitab menggunakan bahasa-bahasa yang indah agar kita dapat menangkap pesan Tuhan bahwa hikmah dari konflik-konflik dan dialog-dialog antara perempuan itu dan ular, antara Hawa itu dan Nafsu sesungguhnya dari situlah Tuhan menciptakan HAWA NAFSU. Alkitab mengatakan Hawa sebagai Ibu semua yang hidup. Bukan sebagai ibu semua orang atau manusia berarti termasuk binatang dan tumbuhan. Dari sisi hukum saya memandang bahwa Tuhan ingin berpesan kepada kita bahwa binatang dapat berkembang biak karena memiliki nafsu birahi tanpa memiliki hawa nafsu dan tumbuh-tumbuhan dapat berkembang biak karena memiliki hawa nafsu meski tidak memiliki nafsu birahi. Manusia, sebagai keturunan Adam memiliki kesempurnaan karena manusia memiliki nafsu birahi untuk berkembang biak dan juga memiliki hawa nafsu untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Selain itu, sebagai anak cucu keturunan Adam manusia juga memiliki pengetahuan untuk membedakan baik dan jahat. Karena itulah segala binatang dan tumbuhan, Tuhan beri kepercayaan kepada manusia untuk mengurusnya, mengendalikan perkembangbiakannya sekaligus mengambil manfaat yang sebesar-besarnya terhadap binatang dan tumbuhan yang telah Tuhan ciptakan dengan sempurnah.

      Dari sisi hukum dapat dibuktikan secara sah dan meyakinkan bahwa Tuhan dalam kedudukannya sebagai PERENCANA DAN PENCIPTA tidak ada ditempat kejadian perkara terhitung dimulai saat manusia telah mulai dikuasai godaan nafsu kemudian menjadi birahi lalu melakukan perbuat sexual. Meski Tuhan yang menciptakan nafsu birahi dan hawa nafsu akan tetapi TUHAN, menyatakan diriNya bahwa DIA MAHA SUCI DARI SEGALA NAFSU.

      b. TUHAN sebagai PERENCANA dan PENCIPTA, yang telah menciptakan nafsu birahi dan hawa nafsu untuk manusia, binatang dan tumbuhan sebagai sebuah karunia besar TUHAN untuk hamba-hamba ciptaanNya. Sebagai perencana dan pencipta, Tuhan tahu bahwa karunia nafsu birahi dan hawa nafsu selain membawa manfaat yang besar buat hamba-hambaNya, bila penggunaannya melampaui batas-batas kepatutan menurut hukum maka kurunia itu dapat menimbulkan bahaya besar dan malapetaka buat seluruh hamba-hambaNya. Secara tidak langsung, hukum akan menuntut pihak PERENCANA DAN PENCIPTA jika tidak membuat aturan hukum untuk diikuti, ditaati dan dipedomani. Aturan itu hanya diperuntukkan buat manusia saja karena manusialah mahluk terbaik dan paling sempurnah yang diciptakan Tuhan untuk mewakili Tuhan mengurus dunia ini. Terbaik; karena manusia dikaruniai akal dan fikiran agar dapat membedakan mana yang baik yang harus dikerjakan dan mana yang jahat yang musti dihindari. Karunia ini dititiskan dari Adam. Manusia memiliki kesempurnaan karena di karuniai nafsu birahi dan hawa nafsu yang dititiskan dari ibu Hawa. Jika manusia tidak mampu mengendalikan karunia yang didapatkan dari ibu Hawa, maka derajatnya akan turun. Dimata hukum manusia yang dikuasai dan tidak mampu mengendalikan nafsu birahinya maka derajatnya sama dengan binatang. Jika manusia dikuasai dan tidak mampu mengendalikan hawa nafsunya maka derajatnya sama dengan tumbuh-tumbuhan. Untuk menghindari akibat-akibat hukum atau tuntutan hukum yang timbul dikemudian hari terhadap perencana dan pencipta maka TUHAN dalam kedudukan hukum sebagai PERENCANA DAN PENCIPTA menganggap perlu menetapkan hukum-hukumNya. Hukum Tuhan untuk umat manusia diturunkan pertama kali dimasa Musa. Hukum Tuhan mulai berlaku sejak hukum itu ditetapkan dengan masa berlaku sepanjang zaman.

      2. Sebagai SAKSI PELAKU yang telah melakukan perbuatan melanggar hukum perjanjian maka pelaku harus menerima semua risiko-risiko hukum sebagai akibat dari perlakuan perbuatannya. Saat menjalani segala risiko-risiko hukum yang timbul akibat perbuatan pelaku maka hukum menempatkan pelaku sebagai SAKSI KORBAN.

      Sebagai orang hukum kami memandang KUTUKAN yang diucapkan oleh Tuhan sebagaimana pada firmanNYA di atas adalah sebuah PRODUK HUKUM TERTINGGI DAN BERKEKUATAN HUKUM TETAP yang tidak lagi memungkinkan diadakan peninjauan kembali. Ada dua buah kutukan yang telah dijatuhkan Tuhan yaitu :

      a. Kutukan terhadap ular. “terkutuklah engkau diantara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kau makan seumur hidupmu”. Dari sisi hukum, kutukan ini bermakna sebagai sebuah keputusan yang memiliki dua tujuan yaitu:
      Pertama; karena ular yang dikutuk berarti perempuan yang berkuasa atas ular artinya perempuan berkuasa atas nafsu birahi itu. Keberkuasaan perempuan atas nafsu birahi dapat dijelaskan bahwa perempuan dikaruniai Tuhan dapat merasakan nikmat birahi secara dominan, sempurnah, utuh dan totalitas bahkan laki2 dibuatnya tak berdaya untuk mengalahkan (melayani) keberkuasaan perempuan atas birahi. Hanya saja rasa malu perempuan lebih menguasai dirinya. Ini disebabkan karena Adam menjawab pertanyaan Tuhan dengan berkata ” Perempuan yang Kau tempatkan disisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan”. Perempuan itu malu kepada Tuhan. Rasa malu perempuan lebih tinggi, lebih dominan dari nafsu birahinya. Rasa malu adalah karunia Tuhan untuk perempuan.

      kedua; posisi hubungan sexual yang dikehendaki Tuhan mengikuti posisi ular yaiu baring terlentang, menindih dan meliuk-liuk (menjalar) agar sperma bisa dengan mudah membuahi sel telur. Posisi dog style tidak dibenarkan oleh Tuhan demikian pula posisi2 lainnya.

      b. Kutukan terhadap tanah.

      “….. terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu. Semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu; dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu”.

      Dari sisi hukum kutukan ini memiliki dua tujuan yaitu :

      a. Tanah dikutuk, berarti manusia berkuasa atas tanah, manusia hanya akan hidup bila bertempat tinggal diatas tanah dan bila manusia mati ditanam didalam tanah. Air, api dan udara tidak dikutuk maka secara hukum manusia tidak memiliki kekuasaan atas air, api dan udara.

      b. Meski manusia berkuasa atas tanah, tapi tanah itu harus diolah dan ditanami tumbuh-tumbuhan sbg sumber makanan pokok manusia untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Tanah harus dimanfaatkan dan digunakan sebaik-baiknya agar membawa manfaat sebesar-besarnya untuk manusia.
      Alquran 15 : 26. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. 20 : 55. Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain, dan 71 : 17. Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya, 18. kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu (daripadanya pada hari kiamat) dengan sebenar-benarnya.

      Keputusan/ketetapan hukum sebagaimana tersebut di atas memberi implikasi langsung terhadap saksi korban. Ada dua implikasi yang ditimbulkan oleh keputusan itu yaitu :

      a. Terhadap perempuan

      FirmanNya kepada perempuan itu: “Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan birahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu”. Alkitab (Kejadian 3:16)
      Alquran 7 : 189. Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami-isteri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: “Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur.” dan 23 : 12. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. 13. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). 14. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.

      b. Terhadap Adam

      Lalu firmanNya kepada manusia itu: ” Karena engkau mendengarkan perkataan istrimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu: Alkitab (Kejadian 3:17)
      Alquran 40 : 64. Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentuk kamu lalu membaguskan rupamu serta memberi kamu rezki dengan sebahagian yang baik-baik. Yang demikian itu adalah Allah Tuhanmu, Maha Agung Allah, Tuhan semesta alam. dan 64:3. Dia menciptakan langit dan bumi dengan haq. Dia membentuk rupamu dan dibaguskanNya rupamu itu dan hanya kepada Allah-lah kembali(mu).

      Hukuman Tuhan terhadap saksi korban membawa implikasi hukum terhadap munculnya aturan-aturan hukum berikutnya sehingga hubungan hukum antara satu hukum dengan hukum lainnya terjadi hubungan kausal atau hubungan sebab-akibat. Meskipun wanita merasa menderita saat mengandung dan merasa kesakitan yang banyak saat melahirkan akan tetapi wanita tetap memiliki birahi terhadap suami-suami mereka sebab memang sudah difirmankan oleh Tuhan ” engkau akan birahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu”. Keberkuasaan suami atas birahi istrinya disampaikan secara santun dalam Alquran 2:223. Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman.

      Akan tetapi keberkuasaan itu tidak bisa dilaksanakan secara semena-mena karena hukum membatasi suami melakukan perbuatan itu bila istrinya sedang haid Qs.2 : 222. Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran.” Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.

    • Dalam membaca firman-firman Tuhan, baik yang ada didalam alkitab maupun yang terdapat di dalam alquran, janganlah terlalu memudahkan atau menggampangkan diri kita untuk menyimpulkan dan menafsirkannya berdasarkan keyakinan kita yang subyektif. Asumsikan diri kita sebagai hakim yang akan memutuskan perkara ini. Coba renungkan dan abaikan semua ajaran-ajaran yang pernah kita dengar baik dari ulama maupun bapa pastor dan bapa pendeta karena apa yang dikatakan oleh mereka hanyalah ajaran yang merupakan warisan dari senior – senior pendahulu – pendahulu mereka. Jika kita mengikuti mereka maka tanpa kita sadari kita sudah melanggar hukum karena kita telah menempatkan diri kita secara sadar dan dengan sengaja sebagai orang yang mengikut kepada ajaran yang dipercayai oleh nenek moyang.

      Agaknya dianggap perlu dan mendesak buat kita semua agar sedapat mungkin segera me-reformasi paradigma (model pemahaman) kita terhadap Tuhan. Legal Opinion ini disampaikan secara jujur, obyektif dan ilmiah dalam koridor hukum dengan menggunakan logika hukum. Hal-hal subyektif seperti tata cara peribadatan manusia dalam kedudukannya sebagai hamba kepada Tuhannya tidak akan dijadikan dasar pertimbangan hukum dan tidak mendapat tempat untuk dibahas dalam legal opinion ini, karena dari sisi hukum, keyakinan kita terhadap agama yang kita anut masing – masing sudah dianggap final dan berkekuatan hukum tetap.

      Hukum menganut prinsip “promition of innocent” atau azas praduga tak bersalah. Seseorang tidak dapat dikatakan bersalah sebelum ada keputusan yang berkekuatan hukum yang tetap. Prinsip ini dianut oleh seluruh bangsa-bangsa disemua negara. Untuk membedah kasus-kasus yang melibatkan Tuhan maka kita diharuskan juga menggunakan prinsip hukum Tuhan yaitu “penggenapan”. Tanpa kita sadari hukum penggenapan ini telah kita jalani sehari-hari. Sebagai Contoh sederhana; jika anda selesai makan maka anda butuh minum. Anda tidak mungkin makan tanpa minum. Setelah anda tidur beristrirahat maka anda harus bangun untuk beraktifitas. Anda tidak mungkin tidur terus atau bangun terus.

      Legal Opinion ini disampaikan agar kita tidak latah dan ikut-ikutan menyalahkan Adam dan Hawa. Menuduh Adam dan Hawa sebagai orang yang bersalah tanpa alasan hukum yang tepat maka secara tidak langsung kita telah menyalahkan Tuhan selaku Perencana dan Penciptanya. Bila paradigma yang kita anut selama ini tidak diadakan peninjauan kembali, maka tanpa kita sadari kita sudah menyebar-luaskan fitnah besar dan perkataan yang tidak menyenangkan terhadap Tuhan. Itu berarti tanpa kita sadari kita telah melakukan pelanggaran hukum.

      Alquran dan alkitab adalah KUMPULAN HUKUM, UNDANG – UNDANG ATAU PERATURAN TUHAN (GOD’S COMPILATION OF LAWS). Hukum-hukum Tuhan tersebut dikompilasi ke hukum alam dan hukum alam dikompilasi ke hukum positif manusia. Kita semua sebagai anak-cucu Adam tanpa kita sadari telah ikut serta melakukan rekonstruksi kebenaran materil kasus pelanggaran hukum “perjanjian” ini. Masing – masing kita adalah saksi pelaku dan saksi korban kemudian marilah kita hakimi kasus ini sendiri.

      Rekonstruksi Kebenaran materil untuk kasus Adam dan Hawa dapat diuraikan sebagai berikut :

      Jika anda pria, posisikanlah diri anda sebagai Adam, dan jika anda wanita maka tempatkanlah diri anda sebagai Hawa. Sejak kecil kedua orang tua anda sangat mengasihi dan menyayangi anda. Segala pemintaan anda dipenuhi segala fasilitas yang anda inginkan disediakan oleh orang tua. Anda dibesarkan, disekolahkan dan masa depan anda dipersiapkan dengan baik oleh orang tua anda. Ketika anda sudah cukup umur dan dianggap siap anda mendambakan pasangan hidup. Setelah ketemu dengan calon pasangan hidup yang pas dan dianggap cocok anda dipersatukan (dinikahkan) . Anda merasa senang, bahagia dan hidup terasa lengkap. Semua orang memberi ucapan selamat dan memberkati anda. Kemudian Tuhan berfirman “bersenang-senanglah kalian yang telah digenapkan tapi jangan kalian makan buah pohon itu”. Ternyata kalian berdua memakannya, karena memang buah itu harus dimakan. Setelah anda melakukan perbuatan itu anda akan diperhadapkan kepada hukum Tuhan berikutnya; yang perempuan akan merasakan susah payah saat mengandung (mengidam, sesak nafas dsb) dan rasa sakit saat melahirkan sedangkan bagi pria dituntut tanggungjawabnya untuk mencarikan rezki buat istri dan anaknya karena anak yang dilahirkan istrinya adalah hamba Tuhan yang dititipkan Tuhan kepada anda. Kelak anak anda itu bila tiba waktunya akan menjalani hidup sebagaimana putaran roda kehidupan yang pernah anda jalani.
      Hukum Tuhan dikompilasi ke hukum alam. Hukum alam mengatakan bumi ini berputar, maka hukum Tuhan ikut berputar mengikuti hukum alam. Hukum Tuhan berputar dan tetap berlaku saat hukum itu dibuat mulai Adam dan Hawa kemudian turun keanak-anaknya, lalu turun kecucunya, cicitnya sampai kepada kita dan generasi- generasi yang akan datang. Hukum Tuhan berlaku sejak dulu, sekarang dan selamanya.

      Para pembaca/warga setia blog yth. ini. Anda sebagai hakim, putuskanlah kasus ini secara adil dan benar. Jika anda memutuskan Adam dan Hawa bersalah maka anda harus juga menyalahkan diri anda sendiri dan katakan sekarang juga bahwa anak- anak yang lahir dari rahim istri anda sebagai anak haram dan bukan anak/hamba Tuhan. Setelah itu bersiap-siaplah, karena hukum dengan sendirinya akan menuntut anda “apakah anda akan mengatakan juga bahwa Tuhan dalam kedudukannya sebagai Perencana dan Pencipta telah ikut serta berbuat kesalahan karena membiarkan Adam dan Hawa melanggar perjanjian itu. Katakanlah bahwa dengan terpaksa Tuhan anda tempatkan sebagai pihak yang bersalah”.

      Jika anda memutuskan “pelanggaran perjanjian” Adam dan Hawa dapat dibenarkan secara hukum karena pelanggaran itu telah direncanakan Tuhan maka pembenaran itu berlaku buat anda juga. Anak-anak yang lahir dari rahim istri anda adalah anak-anak Tuhan, hamba Tuhan yang dikasihi Tuhan yang dipercayakan Tuhan kepada anda untuk diajar, dididik, dibimbing dan dibesarkan sebagaimana yang telah anda dapatkan dari orang tua anda dengan harapan kelak anak anda itu juga akan menjalani hukum-hukum Tuhan. Keputusan yang adil dan benar yang telah anda jatuhkan dengan sendirinya akan menempatkan Tuhan dalam kedudukannya sebagai PERENCANA DAN PENCIPTA.

      Adalah TUHAN YANG MAHA BENAR, MAHA ADIL DAN MAHA SEMPURNAH DALAM SEGALA PERENCANAAN DAN PENCIPTAANNYA.
      Anda telah memutuskan Adam dan Hawa tidak bersalah berarti Adam dan Hawa tidak memiliki dosa. Anggapan bahwa Adam mewariskan dosa kepada kita semua adalah anggapan yang bertentangan dengan hukum kewarisan. Yang diwarisikan Adam adalah perbuatan yang telah Adam lakukan bersama istrinya Hawa. Jika anda melakukan perbuatan itu bukan dengan istri anda maka baru bisa disebut anda berdosa karena menyimpang dari apa yang telah diperbuat oleh Adam.

      Tuhan “menggenapi” Pohon kehidupan dengan Pohon pengetahuan baik dan jahat. Semua Tuhan serahkan kepada anda. Jika anda menggunakannya dengan baik dan tidak bertentangan dengan hukum – hukum Tuhan maka kebaikan yang akan anda jumpai. Bila digunakan dengan cara yang jahat dan melanggar hukum maka kehancuranlah yang akan anda dapatkan.
      Ada dua hak (hukum penggenapan) yang Tuhan berikan kepada manusia yaitu pertama : hak untuk hidup. Untuk hidup manusia perlu makan (hukum sebab-akibat) Kedua : hak untuk memiliki keturunan yang mewarisi. Untuk memiliki keturunan dibutuhkan wanita karena wanita itu yang mengandung dan melahirkan. (hukum sebab-akibat). Wanita bisa mengandung karena Tuhan menciptakan “birahi” melalui wanita (Hawa) kemudian “birahi” itu diberikan kepada manusia. Tergantung sepenuhnya kepada manusia mau memanfaatkannya ke jalan yang baik atau jahat haknya itu.

      Dari banyak kasus-kasus hukum, semua hak yang Tuhan berikan kepada manusia dirampas oleh sesamanya manusia dengan cara melawan hukum. Dalam hukum positif yang kita anut semua perbuatan melawan hukum tersebut dimasukkan dalam ranah hukum pidana. Kasus- kasus pembunuhan adalah kasus yang merampas hak untuk hidup seseorang. Kasus-kasus korupsi, penyalahgunaan kekuasaan dengan menghambur-hamburkan uang negara adalah kasus yang merampas hak negara untuk mengatur makanan yang akan dimakan oleh rakyatnya. Banyak juga Kasus-kasus pencabulan, pemerkosaan, perzinaan, perselingkuhan dan semua kasus-kasus yang disebabkan oleh ketidakmampuan manusia mengatasi pengaruh jahat birahi. Pertanyaannya sekarang, kenapa semua itu harus terjadi?.

      Legal Opinion akan dilanjutkan untuk membedah kasus “TRAGEDI PEMBUNUHAN PERTAMA DI BUMI”. Dalam alkitab Kain membunuh Habel. Dalam alquran Qabil membunuh Habil. Kasus ini adalah kasus “merampas hak hidup seseorang”. Kenapa tragedi pembunuhan itu harus terjadi?. Apakah pembunuhan itu direncanakan Tuhan?. Jika direncanakan maka pelaku pembununuhan itu dapat dikenakan tuduhan (pasal) pembunuhan terencana. Qabil (Kain) adalah saksi pelaku. Habil (Habel) adalah saksi korban. Kasus ini agak pelik dan sedikit rumit karena saksi korban telah mati sehingga tidak bisa lagi diambil keterangannya didepan hukum. Hukum selalu menuntut adanya dua saksi orang dewasa yang cakap (waras) yang keterangannya diambil dibawah sumpah. Untuk memenuhi persyaratan ini maka kita harus menjadikan cerita alquran dan alkitab sebagai saksi. Alquran dan alkitab dinyatakan bebas dari “sumpah” yang dipersyaratkan karena alquran dan alkitab telah bermuatan hukum/firman Tuhan. Sumpah hanyalah salah satu bagian terkecil dari hukum Tuhan.

      Untuk mendapatkan keputusan ahir yang adil, benar, obyektif dan bertanggungjawab terhadap kasus pembunuhan ini, maka saya tetap akan memposisikan diri saya sebagai orang yang menyampaikan Legal Opinion. Hakim yang memutuskan perkara ini adalah warga setia blog yth ini dan pembaca lainnya. Dengan berbagi tugas seperti yang kita lakukan maka kita telah memenuhi prinsip- prinsip hukum penggenapan.

      Semoga yang kita lakukan ini membawa manfaat yang positif bagi kita semua. Amin.

  66. Alhamdulillah. Puji Tuhan. Admin ucapkan terimakasih kepada Bang Tri atas penyampaian legal opinion. Admin menilai yg abang sampaikan ini masih sebatas “kata pengantar”. Bang Tri terkesan sangat hati-hati dalam menyampaikan pokok-pokok fikirannya. Beda halnya dengan Satriopanulis yg masuk ke blog ini dgn kesan sok benar, sok tahu dan sok menggurui kita semua.

    Admin meminta perhatian dan pengertian semua warga setia dan pengunjung blog yth ini bila ada hal-hal yang ingin ditanyakan atau ditanggapi berkaitan dengan apa yg di sampaikan oleh ABANG, kiranya dapat ditahan dulu sampai abang mengahiri tulisannya. Warga harus menghargai Admin yg telah berupaya membujuk dan meminta Abang untuk mengisi kekosongan kita sebagai anak-anak yg telah ditinggalkan pergi oleh orang tua yg sangat kita hormati dan muliakan itu.
    Admin sangat menghargai dan berterimakasih kepada ABANG atas kecerdasannya menggiring dan menjebak Satriopanulis sebagaimana yg kita saksikan bersama. Tanpa ABANG, blog yang sudah tertata bagus ini, ibarat ladang yang sudah dibersihkan oleh orang tua kita akan kembali dipenuhi alang-alang liar dan tumbuhan semak berduri lainnya.

    Admin TEGASKAN, segala pertanyaan dan tanggapan yang berkaitan dengan apa yang disampaikan oleh abang bila diposting maka admin akan tangguhkan pemuatannya. Postingan anda akan ditampilkan setelah abang selesai menyampaikan pokok2 fikirannya. Terimakasih atas perhatiannya. Wassalam.

  67. Assalamualaikum. Salam sejahtera bagi kita semua. Bang Admin, saya sudah memenuhi permintaan dan harapan admin untuk menyampaikan Legal Opinion guna mengisi kekosongan warga setia blog yth ini yang ditinggal pergi oleh orang tua kita guru agung Al Bughury dan Sinuhun Cahyo Nayaswara, agar tidak disusupi oleh orang-orang yang ingin menyebarkan ajaran sesat dan menyesatkan dengan menunggangi blog yth ini, sebagaimana yang telah dilakukan Satriopanulis yang telah berusaha mencoba menyebarkan faham Ahmadiyah atau Nachly yang telah berusaha mengajak dan mengajarkan ajaran-ajaran spiritual dalam kegelapan rohani. Mudah-mudahan Legal Opinion Bagian Pertama ini tidak mengecewakan admin dan seluruh warga setia blog yth ini serta pembaca lainnya oleh karena hanya seperti ini saja kemampuan yang kami miliki yang dapat kami persembahkan secara tulus dengan rasa suka cita yang didasari oleh niat suci kami bahwa apa yang kami lakukan ini semata-mata karena Allah SWT.

    Sekiranya apa yang kami sampaikan ini ternyata salah maka benarkanlah. Jika dianggap kurang maka cukupkanlah. Seandainya benar maka ikutilah. Karena kamilah, dalam kedudukan kami sebagai penyampai Legal Opini ini, kelak yang akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Tuhan sebagai mahkamah pengadilan tertinggi ummat manusia mengingat apa yg kami sampaikan ini melibatkan Tuhan dengan segala kompilasi hukum-hukumNya, dengan segala implikasi hukum-hukumNya yang berkaitan dengan Rencana dan PenciptaanNya terhadap manusia dan problematika kehidupannya. Admin dan warga blog yth ini tentu akan saya libatkan juga sebagai saksi sy karena Admin dan warga melihat betapa hati-hatinya saya menulis dan memposting legal opinion ini.

    Admin dan warga tidak usah takut ataupun ragu-ragu menjadi saksi saya dihadapan Tuhan yah, karena sebagai orang hukum, sebagai orang yang memiliki kantor hukum dengan segudang reputasi, saya sudah membuat payung hukum buat perlindungan kita semua dengan kalimat-kalimat merendah hati seperti berikut ini : ” jika apa yang saya sampaikan ini salah maka benarkanlah, jika kurang maka cukupkanlah, seandainya benar maka ikutilah “. Payung hukum diatas bukan hanya melindungi diri saya tapi juga diri Admin dan warga setia blog yth ini.

    Membedah kasus-kasus hukum dengan mendudukkan Tuhan sebagai Perencana dan Pencipta untuk dimasukkan kedalam para pihak adalah sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh para ahli-ahli hukum. Mungkin saja mereka tahu tapi mereka takut melakukannya ataukah ragu-ragu mengingat besarnya resiko hukum yang dapat timbul yang akan menimpa dirinya dan keluarganya (anak-istrinya) jika apa yg disampaikannya tidak benar. Mungkin juga dengan sebab lain misalnya Tuhan dengan sengaja menutup hati dan fikiran para ahli-ahli hukum tersebut. Entahlah!.

    Pertanyaan selanjutnya adalah; apakah Legal Opinion ini kita lanjutkan terus atau kita hentikan sementara untuk memberi kesempatan kepada warga blog yth bertanya atau berdiskusi-ria?. Mohon keputusan bang admin. Wassalam.

    • Waalaikumussalam Bapa. Admin tidak mampu mengambil keputusan apakah Legal Opinion ini dilanjutkan atau dihentikan sementara. Biarlah warga setia blog yth ini yg memutuskan. Mohon maaf, kalau Admin juga belum mampu memberi saran kepada warga dan pembaca.

      Ketidakmampuan Admin itu disebabkan karena adanya gangguan psikologis yang di rasakan Admin. Sepertinya ada sesuatu yg belum atau tidak “match” antara Admin dengan bapa yg menulis Legal Opinion ini. Bapa menyapa Admin dgn panggilan Bang Admin (abang admin), rasanya sapaan ini sudah “match”. Tapi yang tidak pantas dan tidak patut kalau admin atau pembaca blog yth ini menyapa bapa dengan sapaan “abang”. Semua ini disebabkan gara-gara kelancangan seorang Admin sampai-sampai bapa merubah identitas nama dan email dari trinity ke abang. Seharusnya admin tidak terlalu jauh memasuki wilayah privacy bapa. Seharusnya admin membiarkan bapa menggunakan trinity saja.

      Hambatan psikologis ini cukup menganggu Admin. Pada kesempatan ini Admin memohon kepada bapa agar memaafkan Admin karena semua itu terjadi diluar kesengajaan Admin. Semua itu disebabkan karena Admin turut larut dalam euforia kemenangan bersama warga blog yth ini setelah berhasil mengeksekusi satriopanulis.

      Untuk menebus kesalahan ini, Admin menyarankan (meski tidak harus diikuti) kepada bapa untuk merubah abang dengan identitas CAKRANINGRAT. Sepertinya identitas ini lebih “match” buat bapa.Cakraningrat bukan sapaan bukan pula gelar bangsawan dan bukan kedudukan atau simbol status sosial seseorang.

      Dalam memberi Legal Opinion bapa menjadikan alquran dan alkitab sebagai dasar hukum, dimana bapa menyampaikan sebuah teori yg sangat baru kami dengar yaitu “GOD’S COMPILATION OF LAWS” (KUMPULAN HUKUM-HUKUM TUHAN) yaitu hukum Tuhan dikompilasi kehukum alam dan hukum alam dikompilasi kehukum manusia. Hukum alam mengatakan bumi ini berputar pada porosnya. Hukum Tuhan berlaku sejak Adam dan Hawa hingga kita sekarang ini dan generasi yang akan datang. Hukum Tuhan berputar mengikuti hukum alam, karena hukum alam adalah hukum Tuhan juga. Menurut penafsiran kami atas teori bapa bahwa hukum Tuhan berputar seperti roda, dari Tuhan kembali kepada Tuhan sbg Perencana dan Pencipta. Makna secara harfiah kata CAKRANINGRAT adalah RODA HUKUM. Mudah-mudahan bapa berkenan menerima istilah ini, agar menjadi obat penenang buat jiwa kami. Tanpa ketenangan jiwa rasanya sulit buat Admin untuk menjadi moderator yang baik sebagaimana yang telah diamanahkan oleh orang tua yg kami muliakan Guru Agung Al Bughuri dan Sinuhun Cahyo Nayaswara.

      Demikian tanggapan dan permohon Admin kepada bapa. Lebih dan kurangnya mohon dimaafkan. Terimakasìh. Wassalam : Admin.

  68. Puji Tuhan, Puji Tuhan, Puji Tuhan.. Haleluyah.
    Tiada kata yang dapat sy ucapkan, tiada kalimat yg dapat sy ungkapkan. Darah ditubuh ini terasa berhenti mengalir, energi terkuras habis. Sy hanya bisa tertunduk dan menangis. SUNGGUH TERPUJILAH ENGKAU TUHAN BAPA KAMI DENGAN SEGALA RAHASIA PENCIPTAANMU.
    Ijinkanlah sy, istri dan anak -anak kami menghaturkan hormat yang sebesar2nya kepada Bapa Trinity,. Trimakasih Bapa. Kami semua menjadi saksi yang menyaksikan bahwa apa yang Bapa sampaikan melalui Legal Opinion yg sungguh sangat terhormat ini telah membuka cakrawala berfikir kami untuk membenarkan secara logika, begitu Maha Pintar dan Maha SuciNya TUHAN kami dalam Merencanakan Proses Penciptaan nenek moyang kami Adam dan Hawa sampai kepada kami sekarang ini. Sekali lagi Terima Kasih Bapa. Apa yang Bapa sampaikan telah membuka Tabir Misteri dan Rahasia yang sangat lama terpendam dan selama ini hanya kami yakini kebenarannya. Hari ini, minggu tgl 27-1-2013 sy Petrus telah menerima dan membenarkan secara logika melalui akal dan pikiranku, semua apa yang telah Bapa sampaikan. Puji Tuhan, Puji Tuhan, Puji Tuhan.
    Semoga Bapa sekeluarga, tetap dalam lindungan dan Kasih Tuhan selalu menyertai. Amin, amin, amin.

  69. TRAGEDI PEMBUNUHAN PERTAMA DI MUKA BUMI

    Qabil (Kain) membunuh Habil (Habel)

    Dalam alkitab : 1. Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN.” 2. Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani. (Kejadian 4 : 1 – 2)

    Firman Tuhan telah dengan tegas menyebut kata “bersetubuh” beda halnya dengan firman- firman sebelumnya yang menggunakan kata- kata kiasan saja. Meskipun Hawa memiliki birahi namun jika pohon kehidupan tidak berdiri tegak (ereksi) maka mustahil persetubuhan dapat terlaksana. Firman Tuhan : “tetapi pohon pengetahuan yang baik dan jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.” (Kej. 2 : 17). Maksudnya, alat kelamin laki- laki yang ereksi (pohon kehidupan/pohon pengetahuan tentang yang baik dan jahat) setelah selesai digunakan (dimakan buahnya) maka alat itu langsung mati (tidak ereksi lagi). Hidup dan matinya alat itu juga direncanakan dan diciptakan Tuhan sebagaimana firmanNya : Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.” (Kej. 3 : 22)

    Ada dua pesan yang Tuhan ingin sampaikan kepada manusia yaitu:
    pertama : “sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita”. Firman diatas secara tegas menyebut bahwa Tuhan tidak sendiri. Siapakah yang menemani Tuhan?, Kenapa Tuhan mengatakan “salah satu dari Kita?”.

    Logika hukum saya berpendapat bahwa “Kita” adalah kata jamak, bukan kata tunggal. Kata “kita” dapat bermakna lebih dari satu tapi yang kedua itu bagian yang tidak terpisahkan dari yang pertama. Secara sederhana dapat dianalogikan antara diri anda dengan nafas anda yang keluar masuk itu. Bisakah anda katakan anda dengan nafas anda terpisah?. Anda pasti katakan tidak terpisahkan!. Jawaban anda dapat dikatakan benar. Tapi logika hukum dapat membuktikan bahwa anda dengan nafas anda sesungguhnya adalah “dua” tapi menyatu dalam diri anda dan menjadi satu. Hukum akan membuktikan bahwa anda dua yang menjadi satu saat ajal anda sudah tiba. Anda mati. Nafas ( roh Allah ) berpisah dengan diri anda. Roh keluar dari diri anda. Anda yang sudah terbujur kaku tinggal menunggu waktu untuk ditanam. Setelah ditanam engkau kembali lagi menjadi tanah karena dari situlah engkau diambil (diciptakan); sebab engkau debu dan engkau kembali menjadi debu. Yang dimaksud dengan “debu” adalah roh Allah. Nafas anda yang keluar masuk itu adalah roh Allah. Roh Allah akan kembali kepada Allah bila anda sudah mati. Alquran menyebut “inna lillahi wa inna ilaihi rojiun” (dari Allah kembali kepada Allah) alkitab mengatakan “kembali kerumah BAPA di syurga”. Alquran dan Alkitab memiliki terminologi yang sama. Yang kembali kepada Allah, yang kembali kerumah BAPA adalah roh Allah dan bukan diri anda. Kemanakah diri anda setelah jasad anda kembali kepada tanah?. Pertanyaan ini akan dibahas di bagian lain.

    Makna “salah satu dari Kita” adalah Tuhan dengan AllahNya. Tuhan dan manusia diantarai oleh AllahNya. Tuhan dengan semua ciptaanNya diantarai oleh Allah. Tuhan berwujud nyata. Semua ciptaanNya juga berwujud dan nyata akan tetapi Allah tidak berwujud. Allah hanya ada dan hidup akan tetapi tidak memiliki wujud. Sebagaimana nafas, nafas itu ada, diketahui dan dirasakan akan tetapi nafas tidak memiliki wujud.

    Dalam alquran Tuhan berfirman (50:16) Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.

    Sebagaimana kata “Kita” kata “Kami” juga adalah kata jamak namun bermakna “tunggal”. Yang dimaksud “Kami” pada ayat diatas adalah Tuhan dengan AllahNya. Makna “lebih dekat kepadanya dari urat leher” adalah “nafas” dimana urat leher adalah jalur pelintasan masuk dan Keluarnya nafas. Jika manusia sudah mati maka tentu saja Allah sudah sangat jauh darinya karena manusia itu sudah tidak memiliki nafas (roh Allah). Nafas hanya salah satu bagian daripada bagian yang terkecil Allah.

    Alquran mendefenisikan Allah sebagaimana ayat 24: 35. Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

    Allah adalah cahaya. Cahaya Allah tidaklah sama dengan cahaya yang pernah dilihat atau diketahui manusia. Jika ada cahaya yang telah dilihat dengan cara apapun atau diketahui dengan cara bagaimanapun oleh siapapun maka hukum memastikan bahwa cahaya itu bukan cahaya Allah. Karena cahaya itu tidak ada yang mengetahuinya maka cahaya itu disebut sebagai Zat Allah. Untuk memposisikan Allah dan Tuhan, kita dapat melihat ayat 24:35 tersebut diatas dan bandingkan dengan ayat 2:163. Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

    Prinsip tauhid dalam alquran adalah “Lailaha Illallah” artinya Tidak ada Tuhan selain Allah. Prinsip tauhid dalam alkitab adalah Tuhan Allah. Pada hakekatnya terminologi kedua kitab tersebut secara hukum memiliki maksud dan tujuan yang sama yaitu : Tuhan adalah Tuhan. Allah adalah Allah. Tuhan adalah INTI-NYA Allah. Allah adalah bayanganNYA Tuhan. Tuhan berwujud sedang Allah tidak berwujud, tidak berbentuk akan tetapi Allah berada disemua yang hidup, wujud, bentuk, ruang dan waktu. Allah senantiasa mengantarai Tuhan dengan seluruh hamba- hambaNYA dan seluruh ciptaanNYA.

    Pesan yang kedua adalah; Tuhan ingin manusia tahu bahwa hidup itu hanya boleh satu kali saja, sebagaimana firmanNya : ….. “maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-selamanya”. Hukum Tuhan menetapkan Manusia hidup hanya boleh satu kali dan mati juga hanya satu kali. Semua manusia yang hidup akan merasakan mati. Dalam alquran Tuhan berfirman.

    21 : 35. Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.

    Bagaimana Tuhan mau menguji manusia dengan keburukan (jahat) dan kebaikan (baik) kalau Tuhan tidak pernah membekali manusia pengetahuan baik dan jahat?. Logika hukum kita dengan jelas memahami bahwa firman di alkitab dengan firman di alquran berasal dari SATU TUHAN YANG SAMA. Dikatakan sama karena dalil hukumnya saling melengkapi dan tidak ditemukan adanya pertentangan hukum didalamnya.

    Firman Tuhan selanjutnya : Ia menghalau manusia itu dan disebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga Jalan ke pohon kehidupan. (Kej. 3 : 24).

    Logika hukum saya mempertanyakan pesan apakah yang ingin disampaikan firman Tuhan di atas buat kita semua?. Sepertinya ada sesuatu yang “sengaja” ingin DIRAHASIAKAN TUHAN buat seluruh ummat manusia dan seluruh bangsa-bangsa yang ada dimuka bumi ini.

    Firman menggunakan kata “KERUB DENGAN PEDANG YANG BERNYALA-NYALA”. Kata ini sangat asing ditelinga kita. Saya tidak faham apa makna kata ini yang sebenarnya. Yang saya ketahui adalah kata “kerubian” (kata dasar) yang bermakna malaikat atau dewa. Jika kerubian yang dimaksudkan kenapa firman menggunakan kata kerub dengan pedang bernyala-nyala. Apakah firman salah?, logika hukum saya mengatakan MUSTAHIL. Logika hukum saya juga menolak kalau diartikan sebagai malaikat dengan pedang yang bernyala-nyala, lebih-lebih saya tolak lagi kalau diartikan sebagai dewa.

    Logika hukum MENOLAK TEGAS SEGALA YANG RAHASIA. Sebagai contoh kasus “pencabulan”, atau “perzinaan” kasus-kasus itu sangat rahasia, apakah karena alasan kerahasiaannya yang menyebabkan kasus itu tidak dapat disidik untuk dituntut didepan pengadilan?. Tidak ada hal yang bersifat RAHASIA didepan hukum.

    Sebagai orang hukum saya tidak mengerti dan tidak faham jika ditanya tentang artikel SPTM. Tapi sebagai orang hukum saya mempertanyakan apa yang dijadikan dasar hukum oleh Yaman Al Bughuri sehingga sangat meyakini kalau penulis artikel SPTM adalah SATRIO PININGIT YANG SEJATI. Pernyataan ini diulang-ulang dan terus diulang oleh Yaman Al Bughuri.
    Sebagai orang hukum, saya tidak mungkin latah dan ikut-ikutan dengan apa yang diyakini oleh orang lain.
    Sebagai orang hukum saya tidak mudah membenarkan siapapun tanpa dasar hukum yang sah, meyakinkan, dan dapat dipertanggungjawabkan dimuka hukum.
    Sebagai orang hukum dalam menjalankan tuntutan profesi saya memiliki keberanian untuk mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah.

    Dengan mempelajari cara-cara dan metode serta argumentasi Al Bughuri meyakinkan kita saya dapat menemukan jawaban untuk mengungkap RAHASIA firman Tuhan “…di sebelah timur taman Eden ditempatkanNyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar….”

    Jawaban itu terdapat dalam artikel SPTM bahwa yang dimaksud sebelah timur Eden adalah Indonesia dan kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar adalah letusan gunung krakatau yang pertama. Artikel SPTM hal. 12 sbb :
    “Dalam ramalan Joyoboyo disebutkan bahwa Satrio Piningit akan menyelamatkan org jawa yang baik, orang jawa yang jahat dikasih makan jin dan setan. Orang jawa yang baik maksudnya adalah bani Israil yang diselamatkan. Orang Israil (yahudi) mengetahui dan meyakini bahwa leluhur mereka adalah orang Jawa, asal leluhur mereka adalah jawa. Leluhur mereka berjalan meninggalkan pulau jawa untuk menyelamatkan diri dari bencana maha dahsyat berupa letusan gunung krakatau yang pertama disusul dengan letusan gunung toba di Sumatera yang menyebabkan terciptanya danau toba dan bukit barisan disusul dengan gempa bumi maha dahsyat susul menyusul yang menyebabkan syurga dunia yang disebut benua atlantis menjadi hilang. Orang jawa yang dulunya mendiami atlantis yang luas daratannya mencakup seluruh daratan India sampai kebenua Afrika, menyebar menyelamatkan diri dan melahirkan suku- suku bangsa sebagaimana yang kita kenal sekarang ini”.

    Logika hukum kita tentu mempertanyakan apakah leluhur orang Israil yang berjalan meninggalkan Pulau Jawa (Indonesia) akibat letusan gunung berapi tersebut memiliki dasar hukum yang kuat dengan kata lain firman Tuhan?. Jika tidak difirmankan maka artikel SPTM patut diragukan kebenarannya akan tetapi bila terdapat didalam firman maka artikel SPTM wajib hukumnya untuk diimani sebagai sebuah KEBENARAN MUTLAK.

    Dalam alkitab * Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan, * maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka. * Berfirmanlah TUHAN: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja.” * Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan. (Kej. 6: 1-4) Logika hukum kita tentu saja akan mempertanyakan apakah yang dimaksudkan firman Tuhan “Pada waktu itu orang- orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya”. Siapakah yang dimaksud raksasa itu?.

    Ada dua pesan penting namun sangat rahasia yang Tuhan ingin sampaikan kepada kita semua yaitu : pertama; sebelum Adam (manusia) dan Hawa diciptakan syurga Eden (atlantis) sudah dihuni lebih dulu oleh mahluk ciptaan Tuhan. Mahluk itu belum dapat dikatakan manusia. Mahluk itulah yang alkitab sebut dengan kata “raksasa”. Mahluk itu punah ketika bumi tenggelam dimasa Nuh.

    Kedua; raksasa itu tidak mengawini perempuan- perempuan cantik dari anak- anak manusia, yang boleh mengawini perempuan-perempuan cantik itu hanya anak-anak Allah saja. Yang dimaksud anak-anak Allah adalah anak-anak laki-laki Adam, sedang anak-anak perempuan manusia adalah anak perempuan Adam. Firman menggunakan kata anak-anak Allah dan anak-anak perempuan manusia untuk mempertegas bahwa raksasa itu adalah “mahluk” yang belum boleh disebut manusia. Mahluk tidak boleh mengawini perempuan cantik anak manusia. Mahluk (raksasa) itulah yang dimaksud dalam artikel SPTM sebagai leluhur orang Israil yang berasal dari tanah jawa (syurga atlantis) yang melarikan diri akibat letusan gunung krakatau yang pertama. Mahluk itulah yang menyebut-menyebut kata YAH-WEH yang berarti JA-WA.

    Keyakinan Al Bughuri bahwa artikel SPTM (selanjutnya kami sebut artikel saja) ditulis oleh SATRIO PININGIT YANG SEJATI adalah keyakinan yang benar. Saya sependapat dengan Al Bughuri bahwa artikel itu memang ditulis oleh Satrio Piningit yang Sejati dengan pertimbangan hukum sbb:

    a. ALKITAB

    (Kej. 3 : 24) Ia menghalau manusia itu dan disebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

    Kerub (cherub) dalam islam disebut “kerubun” diartikan sebagai mahluk bersayap syurgawi Allah. Kerub termasuk diantara para malaikat yang bertugas memuji-muji Allah (bertasbih). Mereka tinggal dibagian syurga yang tidak dapat diakses oleh iblis. Dalam Alkitab bahasa Ibrani cherub dimaknai sebagai pembawa tahta Allah. Mereka membuat berbagai macam rekaan gambar yang macam-macam dengan berbagai macam penafsiran. Jika Kerub diartikan sebagai malaikat maka itu berarti TUHAN tidak sendiri dalam Mencipta dengan kata lain ada pihak lain yang membantunya atau menjadi saksi atas diri Nya. Jika memang seperti itu kejadiannya maka secara hukum sifat Tuhan Yang Maha Esa, dinyatakan BATAL demi hukum, sebab Tuhan memiliki sekutu yang bernama kerub.

    Artikel dengan jelas dan tegas menyebutkan bahwa yang dimaksud KERUB adalah KRAKATAU. Hanya Satrio Piningit yang sejati sajalah yang tahu makna kerub yang sebenar-benarnya bahwa Kerub adalah Letusan gunung krakatau yang pertama. Magmanya seperti pedang yang menyala-nyala, lava dan lahar panasnya menyambar- nyambar. Letusan Krakatau (kerub) yang pertama itulah yang menenggelamkan benua atlantis atau taman Eden (menurut alkitab) atau syurga Adam dan Hawa (menurut alquran).

    Alkitab menyebutkan “beberapa kerub atau beberapa krakatau” artinya kerub (krakatau) selalu meletus. Sejarah mencatat Erupsi terahir kerub (krakatau) terjadi pada tgl 26-27 Agustus 1883 yang menewaskan 36 ribu jiwa. Suaranya terdengar sampai ke Australia dan Afrika. Hemburan debunya sampai dilangit Norwegia dan New York. Langit Eropa menjadi gelap oleh debu itu. Kekuatan daya ledaknya 30 ribu kali bom atom yang pernah meluluhlantakkan Nagasaki dan Hirosima. Setelah kerub (krakatau) meletus dan menenggelamkan dirinya, pada thn 1927, kerub (krakatau) muncul lagi di permukaan laut dan orang menamakannya “anak krakatau (kerub)”. Dan silahkan anda membayangkan sendiri bagaimana dahsyatnya letusan kerub yang pertama kali, yang dapat menenggelamkan sebuah benua yang bernama atlantis.

    Artikel dengan tegas mengatakan sebelum kerub meletus, benua Atlantis (taman Eden) telah dihuni oleh mahluk yang belum boleh dikatakan manusia. Alkitab menamakan mahluk itu sebagai raksasa. Setelah kerub meletus, bumi dan langit terpisah. Yang ikut tenggelam bersama atlantis disebut Nyi Roro Kidul dan yang naik keatas adalah mahluk yang disebut UFO(alien), sedangkan yang selamat disebut raksasa yang ahirnya dipunahkan juga oleh banjir bandang pada masa Nuh.

    b. ALQURAN

    Artikel hal. 13 menuliskan; “Langit dan bumi yang dulunya bersatu adalah atlantis. Syurga yang ditempati Adam dan Hawa bukan di langit akan tetapi syurga yang dimaksudkan adalah Atlantis. Karena larangan Tuhan dilanggar maka Tuhan murka. Murka Tuhan menyebabkan bencana dahsyat yang sangat besar, berupa letusan gunung Krakatau yang pertama. Murka Tuhan menyebabkan langit dan bumi terpisah. Murka Tuhan menyebabkan atlantis tenggelam”.

    Alquran mendukung kebenaran artikel, sebagaimana firman Tuhan 21: 30. Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?
    Prinsip ayat tersebut adalah langit dan bumi awalnya bersatu kemudian Tuhan memisahkannya.

    Benua atlantis atau taman Eden (syurga) letaknya di bumi atau daratan tanah Jawa yang dikelilingi laut dan sungai-sungai besar. Dimasa itu singgasana kerajaan Tuhan (arasy) tempat Tuhan bertahta awalnya masih berada di atas air. Alquran 11: 7. Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): “Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati”, niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.”

    Setelah Kerub (Krakatau) meletus yang magmanya seperti pedang menyala-nyala, lava dan lahar panasnya menyambar-nyambar. Asapnya membubung tinggi. Kemudian Tuhan kita menuju pada Penciptaan langit dimana saat itu langit masih berbentuk asap. FirmanNYA 41 : 11. Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa.” Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati.”
    .

    Tuhan Allah menciptakan langit dan bumi beserta seluruh isinya hanya dalam waktu enam hari, sebagaimana firmanNya 32: 4. Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Tidak ada bagi kamu selain dari padaNya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa’at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?

    KEBENARAN artikel tidak perlu lagi diragukan. Hukum telah membuktikan secara sah dan meyakinkan serta dapat dipertanggungjawabkan bahwa artikel itu ditulis oleh Satrio Piningit yang sejati.

    Kehadiran Al Bughuri dan Cahyo Nayaswara di blog ini sangat membantu warga dan pembaca lainnya dalam menyikapi dan menerima artikel yang sangat penting tersebut. Kedua orang tua yang mulia itu telah bersinergi dan bersatupadu tanpa kenal waktu dan merasa lelah membimbing dan mencerahkan kita agar kita dapat menerima artikel itu dengan keyakinan yang kuat berdasarkan logika akal sehat kita masing-masing. Meskipun saya terlambat, tapi saya merasa sangat dimudahkan dan diuntungkan dengan keterlambatan itu karena dengan begitu saya merasa leluasa dan bebas melakukan analisis dengan pendekatan ilmu hukum. Saya menggunakan alquran karena saya mengikuti jejak langkah guru agung Al Bughuri di blog ini, dan saya menggunakan alkitab karena saya diterangi oleh Sinuhun Cahyo Nayaswara. Saya berpendapat beliau adalah “dua” yang sengaja dipersatukan Tuhan sebagaimana diri kita dan nafas kita. Untuk mengetahui misteri rahasia Tuhan maka kita harus menggunakan alquran dan alkitab sebagaimana yang diajarkan oleh orang tua kita Al Bughuri dan Cahyo Nayaswara. Beliau telah memberi hikmah dan pelajaran besar buat diri saya sehingga saya dapat masuk dengan cara masuk yang baik di blog yth ini melalui penyampaian Legal Opinion.

    Saya sudah terlanjur masuk dan rasanya susah buat diri saya untuk keluar lagi. Saya merasa seperti ada kekuatan lain diluar diri saya yang saya tafsirkan sebagai izin Tuhan (ridha Ilahi) yang menginginkan saya untuk terus masuk dan menulis di blog ini. Terkadang saya duduk merenung dan bertanya-tanya dalam diri saya “wajarkah yang saya lakukan ini?. Benarkah yang saya kerjakan ini?”. Pertanyaan-pertanyaan itu sering menggelayut dibenak saya. Rasanya saya ingin berhenti menulis tapi saya tidak kuasa untuk menghentikan diri ini. “Apakah ini sebuah takdir buat diri saya?”. Saya juga tidak mampu menjawabnya. Jika ini memang sudah takdir yang tidak bisa saya elaki maka saya akan menjalaninya dengan enjoy meskipun itu tidak mudah dan sangat melelahkan!

    Saya katakan: “saya ingin berhenti menulis kapan saja saya mau dan tidak ada yang bisa melarang saya”. Saya ingin melakukan itu, saya ingin berhenti menulis tapi saya tidak mampu berhenti karena diri saya mengatakan: bukankah kamu sendiri yang mau mengejar Cahyo Nayaswara?. Kejarlah dan kejar terus! Buka dan buka terus alkitab kemudian pertemukan alkitab dengan alquran maka kamu akan berjumpa dengan Cahyo Nayaswara. Itulah suara yang menerangi. Suara itu adalah Firman Tuhan.

    SUBHANALLAH… (MAHA SUCI ALLAH)

    Warga setia dan pembaca blog yth ini, dengan segala kerendahan hati perkenankanlah saya dan izinkanlah saya melanjutkan penyampaian Legal Opinion ini guna menuntaskan pembahasan kasus “pembunuhan” dua kakak beradik Qabil (Kain) dan Habil (Habel).

    • Dalam alquran Tuhan berfirman : Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!.” Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa.” (5 : 27)

      Selanjutnya dalam alkitab dikisahkan sbb :

      *Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan; *Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu, *tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram. (Kejadian 4 : 3 – 5)

      Tentang duduk perkaranya : Tuhan memerintahkan kepada kakak beradik, Qabil (Kain) dan Habil (Habel) putra-putra Adam itu untuk melaksanakan korban persembahan dengan mengeluarkan sebahagian hasil yang mereka peroleh dari apa yang mereka usahakan. Qabil (Kain) yang bertani mengorbankan hasil pertaniannya (dalam islam disebut zakat pertanian) dan Habil (Habel) mengorbankan hasil ternaknya (zakat peternakan)

      Kenapa Tuhan menginginkan korban persembahan dari apa yang diusahakan manusia?. Karena Tuhan memiliki hak. Tuhan yang menciptakan tanah untuk ditanami oleh manusia, kemudian Tuhan yang menumbuhkan tanaman itu sampai menghasilkan buah untuk dipetik hasilnya.

      Dalam alquran Tuhan berfirman : Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan. (6:141)

      Demikian pula terhadap hewan ternak. Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (24:45) “Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebahagiannya kamu makan. (16 : 5).

      Tuhan meminta korban persembahan, karena Dia ingin mendapatkan hakNya. Hak Tuhan adalah Dia menginginkan manusia mengingat Dia. Hak itu diimplemantasikan dalam bentuk penyisihan dari sebagian hasil usaha yang telah dikerjakan manusia. Jika manusia menyisihkan hasil usahanya dengan benar berarti manusia mengingat peran penting Tuhan dalam hasil usaha manusia tersebut sebaliknya jika manusia tidak menyisihkan sebagian dari hasil usahanya maka manusia secara tidak langsung dianggap mengingkari peran penting Tuhan. Korban yang dipersembahkan harus dengan perhitungan yang benar dan harus yang terbaik, tidak boleh asal-asalan dan harus dipersembahkan secara tulus dan ihlas.

      Qabil (Kain) mengorbankan hasil pertaniannya seperti buah-buahan sedangkan Habil (Habel) menyerahkan korban persembahannya yaitu anak sulung kambing dombanya yakni lemak-lemaknya. Korban yang dipersembahkan Habil (Habel) diindahkan Tuhan, sedang korban yang dipersembahkan Kain (Qabil) tidak diindahkanNya. Hati Kain menjadi panas dan mukanya muram.

      *Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? *Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.” *Kata Kain kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang.” Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia. *Firman TUHAN kepada Kain: “Di mana Habel, adikmu itu?” Jawabnya: “Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?” *Firman-Nya: “Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah. *Maka sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dari tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu. *Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi.” *Kata Kain kepada TUHAN: “Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung. *Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku.” *Firman TUHAN kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat.” Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia. *Lalu Kain pergi dari hadapan TUHAN dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden. (Kejadian 4 : 6-16)

      Dalam alquran dikisahkan: * “Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.” *”Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim.” *Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang diantara orang-orang yang merugi. *Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Berkata Qabil: “Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?” Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal. (5 :28-31)

      Legal Opinion ini memberi pendapat hukum sbb :

      Kain (Qabil) adalah saksi pelaku dalam perkara pembunuhan ini. Habel (Habil) adalah korban. Dalam perkara ini Tuhan dapat ditempatkan sebagai saksi tunggal atau saksi kunci dan satu-satunya saksi. Hukum mempersyaratkan sekurang-kurangnya harus dua saksi yang diperhadapkan untuk dimintai keterangannya dimuka hukum. Karena saksi hanya SATU dan saksi itu hanya SENDIRI maka keteranganNYA didalam alkitab dan alquran terhadap perkara ini harus diambil untuk memenuhi persyaratan materil tentang duduknya perkara ini. Keterangan saksi dalam alkitab dan alquran dianggap cukup dan memenuhi syarat untuk mewakili diriNya.

      Dalam Legal Opinion ini kami berpendapat bahwa saksi kunci tidak terlibat dalam PERENCANAAN pembunuhan ini. Adalah menjadi hak prerogatif saksi kunci dalam kedudukanNya sebagai Tuhan untuk menerima dan menolak korban persembahan yang diberikan oleh hamba-hambaNya. Saksi kunci juga tidak dapat dianggap terlibat dalam pembunuhan itu oleh karena saksi kunci telah melaksanakan kewajibanNya sebagai Tuhan dengan menasehati pelaku sebelum pelaku melaksanakan perbuatan jahatnya. Tidak terdapat alibi kalau saksi kunci berada ditempat kejadian perkara saat pembunuhan itu terjadi. Saksi kunci mengetahui bahwa telah terjadi suatu peristiwa pembunuhan karena saksi mendengar darah korban berteriak dari dalam tanah kemudian bertanya kepada pelaku “apakah yang telah kau perbuat ini ? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah”. Dihadapan Tuhan pelaku mengakui perbuatannya kemudian Tuhan menjatuhkan kutukan terhadap pelaku.

      Hukum mempertanyakan kenapa peristiwa itu harus terjadi?. Kalau bukan Tuhan yang merencanakan, lantas siapakah yang merencanakan pembunuhan itu? Jika Kain (Qabil) yang merencanakannya dimanakah peran dan kedudukan Tuhan sebagai satu-satunya PERENCANA?. Apakah benar darah korban bisa berteriak dari dalam tanah? Kenapa Tuhan menyuruh pelaku melarikan diri menjauhi tanah tempat kejadian perkara kemudian Tuhan melindungi dan menjamin keselamatan diri pelaku?

      Logika hukum saya menolak sangkaan jika pembunuhan itu dikategorikan sebagai pembunuhan terencana. Pembunuhan itu terjadi secara spontanitas disebabkan karena “korban” yang telah dipersembahkan oleh Kain ternyata ditolak oleh Tuhan sehingga membuat hati Kain jadi panas dan mukanya muram. Hati Kain MARAH kepada Tuhan. Kain telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara MELAWAN TUHAN. Perlawanan Kain terhadap Tuhan diimplementasikan dengan cara “membunuh Habel”.

      Logika hukum saya berpendapat bahwa tragedi pembunuhan ini terjadi hanya sebagai akibat dengan kata lain terdapat hubungan “causal” antara kejadian ini dengan kejadian sebelumnya dimana Tuhan ingin berpesan kepada kita. Pesan Tuhan dibalik tragedi pembunuhan ini ada dua yaitu pertama; Dia ingin manusia mengetahui bukti-bukti nyata akan ciptaanNya yang telah Dia ciptakan sebelumnya dan yang kedua adalah; Dia ingin manusia mengetahui bagaimana Dia melanjutkan penciptaan-penciptaan berikutnya.

      1. Kejadian penciptaan sebelumnya.

      Dalam alkitab; *Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?” *Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, *tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.” *Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, *tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.” (Kejadian 3 : 1-5)

      Pada bagian 1 Legal Opinion ini telah disampaikan bahwa interaksi antara ular dan hawa hasilnya adalah terciptanya NAFSU BIRAHI. Unsur ular dalam birahi manusia tetap ada hingga saat ini dan saat yang akan datang. ” Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: “Aku telah mendapatkan anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN” (Kej. 4 : 1). Perkataan Hawa diabadikan dalam alkitab karena Tuhan ingin berpesan bahwa Kain (Qabil) sesungguhnya adalah anaknya Hawa yaitu HAWA-NAFSU. Itulah yang menjadi penyebab sehingga Tuhan menolak korban persembahan Kain karena Tuhan memandang Kain sebagai HAWA NAFSU yang telah Dia ciptakan. Karena korban persembahannya ditolak menyebabkan hati Kain panas dan mukanya muram. Kain marah!. Dengan marahnya Kain kepada Tuhan maka terciptalah NAFSU AMARAH. Firman Tuhan kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip didepan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya”. Kain tidak menghiraukan pesan Tuhan. Kain tidak mampu menguasai amarahnya tapi amarahnya-lah yang menguasai dirinya sehingga Kain membunuh Habel. Karena Kain melawan Tuhan maka terciptalah SIFAT MELAWAN. Sifat melawan Tuhan adalah bentuk kejahatan yang paling utama. Kejahatan hanya dilakukan oleh orang yang berperilaku JAHAT.

      FirmanNya: “Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah” (Kej. 4:10)

      Firman menyebut darah Habel dari dalam tanah yang berteriak kepada Tuhan. Pesan apakah yang ingin disampaikan Tuhan dibalik firmanNya itu?

      Logika hukum saya berpendapat bahwa pesan Tuhan berkaitan dengan sifat yang dimiliki Habel. Sifat Habel adalah MENURUT. Sifat menurut ini sama dengan sifat yang dimiliki oleh tanah.

      Perkataan Habil dalam alquran “Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali- kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu, sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam”. (5:28)

      Berbeda halnya dengan Kain yang hatinya “panas”. Panas adalah sifat yang dimiliki api. Api memiliki sifat MELAWAN sedangkan tanah memiliki sifat MENURUT. Sifat menurut yang dimiliki Habil diwarisi secara sempurnah dari Adam, bapa-nya. Sifat menurut kepada Tuhan adalah sifat yang akan membawa kepada kebaikan. Kebaikan hanya dimiliki oleh orang-orang yang bersifat BAIK.

      Berbeda dengan Kain (Qabil) yang memiliki sifat melawan, sifat itu dia warisi dari Hawa dan ular (nafsu). Kain (Qabil) adalah personifikasi HAWA NAFSU. Menuruti Hawa nafsu hanya akan membawa kepada berbuat kejahatan. Kejahatan itu hanya akan dilakukan oleh orang-orang yang JAHAT.

      2. Kejadian penciptaan sesudahnya

      Setelah peristiwa pembunuhan itu terjadi, alquran mengisahkan: Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Berkata Qabil: “Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?” Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal. ( 5:31 ).
      Pesan apakah yang ingin disampaikan Tuhan dengan kehadiran seekor burung gagak?.

      Logika hukum saya mengatakan bahwa kehadiran burung gagak untuk membuktikan kebenaran firman Tuhan dalam alkitab yaitu tentang “Pohon Pengetahuan yang Baik dan Jahat”.

      Jika Kain (Qabil) adalah JAHAT dan Habel (Habil) adalah BAIK maka burung gagak itu adalah PENGETAHUAN. Dikatakan “pengetahuan” karena Kain (Qabil) mendapatkan pengetahuan dari burung gagak bagaimana cara menguburkan saudaranya. Burung gagak itu terbangnya diangkasa raya kemudian turun kebumi lalu menggali-gali tanah, Kain terinspirasi kemudian melakukan hal serupa lalu mengubur saudaranya. Terbuktilah kebenaran firman Tuhan ” dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu”. (Kej. 3:19)

      Warga setia dan pembaca blog yth ini, yang saya muliakan. God’s Compilation of Laws adalah sebuah bentuk teori baru dalam ilmu hukum yang saya temukan tanpa disengaja saat menyampaikan Legal Opinion ini. Teori baru ini akan saya pertahankan secara permanen sampai manusia menerima dan membenarkannya bahwa “Hukum Tuhan dikompilasi ke hukum alam, kemudian hukum alam dikompilasi ke hukum manusia untuk di laksanakan dalam kehidupan sehari-sehari secara nyata tanpa disadari”.

      Logika hukum saya berpendapat bahwa tragedi pembunuhan Kain (Qabil) dan Habel (Habil) adalah PERENCANAAN TUHAN yang berkaitan langsung dgn PENCIPTAAN- NYA. Ada 3 obyek pelaku dalam tragedi itu yaitu, Kain (Qabil), Habel (Habil) dan burung gagak. Ketiga objek tsb dipersatukan kedalam salah satu hukum yang kita jalani sampai hari ini diluar kesadaran kita. Hal ini dapat kami contohkan sbb :

      Asumsikan diri anda sebagai orang tua atau anda sebagai seorang anak dari orang tua anda :

      Setiap anak, lahir dalam keadaan bayi. Sel-sel dari bayi masih terus beregenerasi dengan sangat cepatnya sampai bayi bisa duduk, berdiri dan berjalan, bersekolah dst. Seiring dengan Perkembangan fisik sibayi, pengetahuannya juga bertambah dan terus bertambah secara perlahan-lahan. Orang tua adalah pemberi ajaran atau pengetahuan yang pertama buat sianak. Anak menangkap perolehan pengetahuan itu dengan imajinasinya. Imajinasi asalnya dari angkasa. Kemudian orang tua memberi contoh-contoh benda untuk menyesuaikan dengan imajinasi anak. IMAJINASI anak sama dengan cerita burung gagak yang turun kebumi lalu menggali tanah untuk dijadikan contoh oleh Kain. Imajinasi adalah perolehan pengetahuan bagi anak. Semua orang tua akan memberi yang terbaik buat anaknya. Orang tua mengajarkan anaknya yang baik-baik tentang etika dan norma, menanamkan budi pekerti yang baik, memberinya pendidikan yang layak dsb dengan harapan kelak anaknya menjadi anak yang baik.

      Pada dasarnya setiap anak yang lahir kedunia ini memiliki sifat dasar menurut, akan tetapi sifat ini tertanam jauh didalam diri anak atau didalam otak bawah sadar anak. Kenapa? Karena Habel (Habil) tertanam didalam tanah atau dibawah tanah. Firman Tuhan mengatakan “darah adikmu berteriak kepada-Ku dari dalam tanah”. Kata “darah” menandakan bahwa sifat menurut itu tetap tertanam didalam darah manusia yang hidup.

      Kain tidak dihukum Tuhan atas perbuatannya membunuh Habel. Tuhan membiarkan Kain tetap hidup sampai memiliki keturunan yang banyak. Itu artinya Tuhan membiarkan sifat melawan itu tetap ada dan tetap hidup terus dalam diri manusia sejak lahir sampai ajalnya tiba. Dunia bisa tumbuh dan berkembang hingga seperti sekarang ini karena adanya karunia Tuhan berupa sifat melawan.

      Sifat melawan harus digenapi dengan pengetahuan. Anak yang tadinya tidak tahu apa – apa harus diajarkan bagaimana “melawan” keadaan. Jika lapar lawanlah dengan makan agar kenyang. Jika haus lawan dengan minum agar dahagamu hilang. Jika sakit lawanlah dengan obat agar kamu sembuh. Jika bodoh lawan dengan belajar agar pintar. Jika ingin menjadi sarjana lawan dengan bersekolah. Jika ingin hidup layak lawan dengan keuletan bekerja dan berusaha. Dsb. Dsb.

      Tuhan menolak korban persembahan Kain yaitu hasil-hasil tanaman karena Tuhan tidak mau manusia seperti “tanaman”. Tanaman tidak memiliki sifat “melawan” karena itu tanaman tidak bisa mengurus dan mengatur dirinya sendiri. Contoh; bila tanaman berbuah dan buah itu tidak dipetik oleh manusia maka buah itu akan busuk dan jatuh sendiri dengan sia – sia. Benalu yang tumbuh dipohon, jika tidak disiangi oleh manusia maka pohon itu membiarkan dirinya mati oleh karena benalu tersebut. Korban persembahan habel yaitu anak sulung kambing dombanya (binatang) diterima oleh Tuhan karena binatang memiliki sifat melawan. Jika binatang lapar maka dia akan melawan dgn pergi mencari makan sendiri. Jika anda usir maka dia akan melawan anda dengan cara menjauh dari diri anda … dst.

      Dalam alquran Tuhan berfirman “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” (13:11).

      Firman diatas adalah perintah tersirat dari Tuhan agar manusia merubah (melawan) keadaan dirinya atau nasibnya. Manusia tidak boleh berpangku tangan dan bermalas-malasan sebab Tuhan telah mengatur masa-masa kejayaan seseorang sebagaimana firmanNya: “Masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran)”. (3:140).

      Dalam menjalani hidup dan kehidupan ini banyak masalah yang datang silih berganti kadang datangnya bertubi-tubi. Hadapilah masalah itu dan lawan!. Jangan takut. Tuhan pasti membantu anda karena Tuhan yang memerintahkan anda melawan. Jika anda takut menghadapi masalah maka masalah itu akan mengejar anda kemudian melilit dan membelenggu anda sampai anda “putus asa”. Jika anda berputus asa maka anda sudah tidak lagi berada dijalan Tuhan. Dalam alquran difirmankan: Ibrahim berkata : ” Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang-orang yang sesat “. (15 : 56 ).
      Sifat MELAWAN yang digenapi oleh PENGETAHUAN harus MENURUT sesuai batasan-batasan yang dikehendaki Tuhan. Batasan-batasan yang dimaksud adalah sifat melawan yang sesuai dengan batasan-batasan etika dan norma yang berlaku dimasyarakat, dan tidak bertentangan dengan ajaran agama yang anda anut, tidak melanggar hukum positif dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam satu negara dimana manusia itu hidup. Sifat melawan jika menurut pada apa yang dikehendaki Tuhan akan membawa kebaikan buat manusia. Kebaikan hanya bisa didapatkan oleh orang-orang yang baik.

      Sebaliknya, Sifat melawan yang tidak digenapi oleh pengetahuan atau digenapi pengetahuan tapi tidak menurut pada batasan-batasan yang dikehendaki Tuhan maka sifat melawan itu telah dianggap melampaui batas. Sifat melawan yang melampaui batas akan menimbulkan kejahatan. Kejahatan itu hanya dilakukan oleh orang-orang yang jahat.

      Sifat melawan yang melampaui batas adalah sifat melawan yang dilakukan dengan dorongan hawa nafsu atau pada tingkatan yang lebìh tinggi dilakukan dengan dorongan nafsu birahi. Sifat melawan yang dilakukan karena dorongan hawa nafsu dan atau nafsu birahi adalah sifat MELAWAN TUHAN. Orang yang melakukan perbuatan melawan Tuhan adalah orang yang melakukan perbuatan melawan hukum.

      Dalam artikel dituliskan bahwa orang Jawa (manusia) dibagi atas dua golongan yaitu golongan orang baik dan orang jahat. Orang baik akan diurapi oleh Satrio Piningit dan orang jahat akan dikasih makan jin dan syetan.

      Legal Opinion ini berpendapat bahwa artikel itu ditulis sendiri oleh Satrio Piningit yang sejati. Artikel tidak membagi manusia berdasarkan agama karena semua agama mengajarkan manusia agar menjadi orang yang baik.

      Logika hukum saya dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan serta dapat dipertanggungjawabkan bahwa artikel tersebut ditulis oleh Satrio Piningit yang sejati berdasarkan firman Tuhan dalam alquran dan alkitab.

    • Admin memberi nama atau judul Legal Opinion ini sebagai CAKRA NINGRAT.

      Apa yang saya sampaikan dalam Legal Opinion ini memang sesuatu yang baru, yang belum pernah diketahui manusia sebelumnya. Originalitasnya terjamin dan murni dari saya sendiri tanpa mengutip atau mengambil pendapat siapapun. Demi Tuhan, Saya baru mengenal alkitab. Saya membaca alkitab dimulai saat saya menulis Legal Opinion ini. Logikanya sederhana; karena saya muslim “untuk apa saya membaca alkitab”. Pikiran-pikiran saya yang murni ini akan terus saya tulis dengan sangat hati-hati dan perlahan-lahan agar tidak dikooptasi oleh unsur-unsur lain yang justru hanya akan menodai nilai-nilai kebenaran dan originalitasnya. Tulisan-tulisan itu tetap akan saya posting diblog yth ini. Saya menulis dan menyampaikan Legal Opinion ini bukan untuk mencari popularitas murahan. Saya exist diblog ini karena semua warga setia blog yth ini saya anggap sebagai saudara saya sendiri. Kita lahir dari rahim ibu yang berbeda akan tetapi BAPA kita SAMA !!!.

      Legal Opinion ini masih sebatas pokok-pokok pikiran. Tematif pada setiap bagiannya akan saya kembangkan agar lebih mudah difahami. Saya akan merangkumnya dalam sebuah buku dan buku itu akan saya beri judul CAKRA NINGRAT. Buku itu nantinya akan diterbitkan oleh penerbit buku terkenal dengan segmen pembacanya adalah masyarakat umum.

      Saya merasa senang menggunakan CAKRA NINGRAT sebagai judul buku saya nanti karena luasnya cakupan arti dan maknanya.Cakra dapat diartikan sebagai “roda”.Cakra terbuat dari besi pipih bentuknya bundar dan bergerigi biasa digunakan sebagai senjata. Penggunaan senjata tersebut dilakukan dengan satu cara yaitu melempar/dilemparkan. Dalam dunia pewayangan cakra digunakan oleh dewa wisnu sebagai senjata sakti yang mematikan segala yang hidup yang mau menentangnya.Sedangkan “ningrat” dapat diartikan sebagai golongan mulia atau bangsawan atau borjuis.”Hukum memiliki kedudukan tertinggi dalam keningratan (kemuliaan) karena “hukum” tidak memandang seseorang dari sisi kebangsawanannya atau keningratannya.Seseorang dinyatakan “salah” atau “benar” tidak ditentukan apakah orang itu ningrat atau rakyat jelata.Hukum memandang seseorang hanya berdasarkan perbuatannya.

      CAKRA NINGRAT artinya RODA HUKUM. Cakra Ningrat memiliki dua makna yaitu makna filosofis dan makna tersirat (implisit) yang dapat kami uraikan sbb ;

      A. Filosofis

      Semua orang memiliki hak dan kedudukan yang sama di depan hukum. Hukum yang tertinggi adalah hukum Tuhan kemudian hukum Tuhan dikompilasi (dikaitkan) ke hukum alam lalu hukum alam dikompilasi kedalam hukum yang dibuat oleh manusia yang peruntukannya husus untuk manusia.”GOD’S COMPILATION OF LAWS”.Polisi memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban hukum. Bila seseorang terindikasi bersalah, maka polisi akan melakukan penyelidikan dan penyidikan. Jaksa bertugas melakukan penyelidikan dan mengajukan tuntutan hukum.Hakim bertugas memutuskan dan menetapkan hukum.Lembaga peradilan memiliki tiga tingkatan; pengadilan negeri, pengadilan tinggi dan mahkamah agung.Manusia membuat sangat banyak aturan-aturan hukum demi untuk mencapai rasa keadilan antar sesama manusia selaku hamba Tuhan.Dalam penyelenggaraan hukum ternyata banyak orang yang salah dibenarkan, ada juga yang benar tapi disalahkan.Banyak juga orang salah tapi kesalahannya didiamkan atau tidak diungkap karena alasan belum cukup bukti. Melihat penyelenggaran “hukum” yang diterapkan oleh manusia seperti itu maka Sinuhun Cahyo Nayaswara menyenandungkannya dalam bait puisi bahwa “hukum” hanya sebagai permainan petak-umpet antara ayat-ayat, dalil dan pasal-pasal.

      Benar, apa yang dikatakan oleh Sinuhun. Manusia bermain petak-umpet dengan hukum oleh karena beragamnya kepentingan. Keberagaman kepentingan dipersatukan oleh kebutuhan manusia terhadap “uang”. PEDANG HUKUM jadi tumpul karena adanya unsur-unsur uang yang menumpulkannya bahkan dalam banyak kasus pedang itu dipatahkan oleh uang.

      Manusia bisa saja lepas dari hukum manusia, karena dalam kompilasi hukum Tuhan, hukum yang dibuat dan dijalankan oleh manusia berada pada tingkat “peradilan” yang paling rendah. Peradilan pada tingkat banding dalam kompilasi hukum Tuhan di sebut “hukum alam”.Hukum Alam bersifat suci dan bersih.Tidak ada unsur-unsur kepentingan uang yang bisa menodainya.Hukum “karma” yang diimani oleh ummat Hindu adalah hukum alam yang diberlakukan terhadap seluruh manusia, apapun agama dan kepercayaannya. Hukum karma tidak bersifat permanen.Masa hukumannya hanya terbatas sampai tujuh keturunan saja. Jika karma anda “baik” maka karma baik itulah yang anda turunkan sebaliknya jika karma anda “jahat” maka jahat jugalah yang akan anda turunkan pada garis keturunan anda. Batas maksimal hukuman hanya “tujuh” turunan saja.

      B. Implisit

      Secara implisit (tersirat) Cakra Ningrat dapat dimaknai sebagai senjata yang menyiksa batin para pelanggar hukum. Manusia mengenal salah satu bentuk hukuman berupa kurungan badan (penjara). Bagaimanakah perasaan si terhukum?.Nah, senjata yang tak terlihat oleh mata, senjata yang terbuat dari besi pipih, yang bentuknya bundar seperti roda dan bergerigi inilah yang menyiksa siterhukum.Tidak semua orang dapat dikenai kurungan badan akan tetapi senjata cakra dapat mengenai semua orang disetiap saat dengan atau tidak disertai hukuman badan. Sekecil apapun pelanggaran manusia terhadap hukum Tuhan yang telah dikompilasi ke hukum alam atau hukum alam yang sudah dikompilasi ke hukum manusia maka lemparan senjata cakra akan mengenai batin mereka. Lemparan cakra dapat mengenai siapapun tanpa memandang latar belakang agama dan status kedudukan sosial seseorang. Keras lemahnya lemparan cakra yang dirasakan seseorang semua itu ditentukan oleh kadar kesalahan orang itu. Secara filosofis Cakra Ningrat dapat dimaknai sebagai “roda” hukum dalam konteks God’s Compilation of Laws. Secara implisit (tersirat) dapat dimaknai sebagai “hukuman” hukum. Jika hukum manusia menggunakan “pedang” dengan dua sisi yang sama tajamnya sebagai SIMBOL maka hukum “alam” menggunakan “cakra” sebagai simbolnya. Hukum tidak pandang bulu, tidak pilih kasih. Hukum sifatnya hitam putih, salah adalah salah, benar adalah benar. Hukum, tidak samar-samar.Tidak abu-abu.Tidak juga ragu-ragu.

      Orang-orang berlomba-lomba ke mesjid, ke gereja, ke kuil, ke pure, ke vihara dan tempat-tempat ibadah lainnya karena orang ingin mendapatkan ketenangan batin dan kedamaian hati. Kenapa?Karena orang takut terkena lemparan cakra dari alam.Semua orang berusaha mendekatkan diri kepada Tuhan semata-mata karena menghindari cakra. Hanya itu satu-satunya cara yang efektif yang diketahui oleh manusia agar terhindar dari cakra, akan tetapi setelah beribadah, biasanya cakra datang lagi secara tak terduga untuk menyiksa batin kita. Logika hukum saya mengatakan masih ada sesuatu yang belum “match”.

      GOD’S COMPILATION OF LAWS adalah sebuah teori baru. Dikatakan baru karena manusia baru tahu dan baru mendengarnya padahal sesungguhnya kita sudah lama mengimplementasikan teori ini dalam kehidupan kita sehari-hari.

      Teori ini sangat sederhana.Teori ini menempatkan Tuhan, alam dan manusia pada proporsinya masing-masing agar manusia merasa aman, damai dan sejahtera. Keamanan, kedamaian dan kesejahteraan yang diharapkan manusia hanya dapat tercapai bilamana manusia tidak lagi BUTA TERHADAP HUKUM.
      Prinsip dasar teori ini adalah sbb :

      1. TUHAN.
      Teori ini menempatkan Tuhan pada tempat yang Tertinggi dan Maha Tinggi.Disebut Tertinggi dan Maha Tinggi karena kedudukan Tuhan dan Allah-NYA adalah Satu Kesatuan yang Menjadi Satu dan tidak terpisahkan.Tuhan adalah Perencana dan Pencipta. Sebagai Pencipta, Tuhan akan menempatkan diriNya sebagai Pemilik. Sebagai Pemilik, Tuhan akan mengatur segala milikNya dengan aturan-aturan hukum yang jelas, baku dan tidak berubah-ubah. Tuhan yang membuat hukum maka Tuhan juga disebut sebagai Pemilik hukum. DIA membuat hukum untuk menata, mengatur segala hak-hak kepemilikanNya agar semua berjalan sesuai dengan batasan-batasan yang DIA kehendaki selaku Pemilik.Sebagai Pemilik hukum, DIA berdiri di atas hukum.Tuhan memiliki sifat yang Terang Benderang dan Menerangi.

      2. ALAM
      Alam adalah ciptaan Tuhan. Tuhan mengatur ciptaanNya itu dengan aturan hukum yang jelas, baku dan tidak berubah-ubah yang disebut hukum alam.

      Alam itu sangat luas. Meskipun kamu berjalan seumur hidupmu maka kamu sekali-kali tidak akan dapat sampai keujung bumi. Alam itu sangat tinggi. Meskipun engkau sanggup keluar angkasa akan tetapi kamu sekali-kali tidak akan dapat menembus langit. Alam itu sangat dalam. Meskipun seluruh kandungan mineral yang ada didalam tanah dan laut kamu telah ketahui bahkan telah kamu kuras habis tapi kamu sekali-kali tidak akan dapat mencapai titik terdalamnya. Alam itu sangat gelap dan gulita.

      3. MANUSIA
      Manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling bagus.Tuhan menciptakan manusia sebagaimana gambar dan rupaNya. Sebahagian sifat-sifat Tuhan juga DIA berikan kepada manusia, agar manusia dapat terus meningkatkan peradabannya, ilmu pengetahuannya dan teknologinya agar manusia dan bumi ini dapat berkembang sebagaimana yang dikehendaki oleh Tuhan selaku Pemilik Tunggal.
      Semua yang diciptakan Tuhan diserahkan kepada manusia agar manusia dapat mengatur, mengurus dan memanfaatkan semua ciptaan Tuhan yang ada di alam raya.Manusia adalah pengguna segala yang diciptakan Tuhan. Tuhan mengatur manusia selaku pengguna semua milikNya dengan aturan-aturan hukum yang jelas dan baku.

      Alam memiliki posisi central dalam praktek-praktek penyelenggaraan hukum- hukum Tuhan. Meski manusia memiliki hukumnya sendiri akan tetapi alam diberi hak dan kekuasan oleh Tuhan untuk menghukum manusia. Kenapa?Karena manusia juga telah diberi hak dan kekuasaan oleh Tuhan untuk mengolah dan memanfaatkan alam untuk sebesar-besar kepentingan manusia. Tuhan telah memperlakukan dengan cara yang adil terhadap alam dan manusia.

      Sebelum manusia diciptakan Tuhan, alam sudah lebih dulu dicipta.Alam itu adalah Taman Eden atau syurga Atlantis. Kemudian Tuhan menempatkan beberapa Kerub dengan pedang yang menyala-nyala dan menyambar-nyambar (letusan dahsyat gunung api Krakatau yang pertama) untuk menghancurkan alam tersebut. Kebenaran alkitab didukung oleh ilmu pengetahuan yang mengatakan bahwa bumi ini tercipta disebabkan karena adanya suatu ledakan besar.

      Kenapa alam harus dihancurkan?. Karena Tuhan ingin mengikat perjanjian dengan alam terhadap dua hal yang penting dan prinsip yaitu :

      Pertama ; alam harus tunduk pada manusia agar manusia bisa mengolah dan memanfaatkan hasil-hasil alam untuk sebesar-besarnya manfaat buat manusia.

      Kedua ; Tuhan menempatkan gunung-gunung berapi untuk menghancurkan alam tersebut bilamana alam tidak mau tunduk kepada manusia.

      Logika hukum saya berpendapat bahwa kekuatan Tuhan di alam ini ada pada gunung-gunung berapi yang bertebaran dibumi ini baik gunung berapi yang ada diatas tanah maupun gunung-gunung berapi yang ada dibawah dasar laut. Firman Tuhan mengatakan : “ditempatkanNyalah beberapa Kerub dengan pedang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar….”. Kerub adalah gunung api “krakatau”. Kita dapat membuktikan “anak” gunung api Krakatau masih ada sampai saat ini. Kerub mempersaksikan dirinya bahwa dialah “Kerub” yang dimaksud dalam alkitab.Kerub adalah hamba Tuhan sejak dulu, sekarang dan selamanya. Gunung api itu telah hancur yang terahirkalinya tahun 1883 kemudian muncul lagi dipermukaan laut dari dasar laut yang paling dalam thn 1927. Tuhan berfirman hanya sekali dan selama tidak ada lagi firmanNya yang Dia turunkan untuk menetralisir firman sebelumnya maka firman itu tetap berlaku sampai ahir zaman. Dengan bukti munculnya “anak” gunung api Krakatau dari dasar laut maka semua gunung-gunung berapi baik yang ada diatas tanah maupun dibawah dasar laut diseluruh bumi ini namanya dihadapan Tuhan hanya satu yaitu Kerub.

      Bahwa kekuatan Tuhan berada digunung-gunung untuk mengontrol alam dan manusia sebagaimana firmanNya dalam alquran :

      “Dan diantara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnahnya dan ada pula yang hitam pekat” (35:27).

      Firman mengatakan ada garis-garis putih dan ada pula yang hitam pekat.Ini adalah warnah hukum.Perhatikan jubah penegak hukum (hakim, jaksa, lawyer) jubahnya berwarnah hitam pekat dan ada garis putih dari leher sampai ke ulu hati menyerupai dasinya. Adapun kata “Dan diantara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnahnya” maknanya adalah gunung-gunung berapi karena api berwarnah merah. Itulah kerub, kekuatan Tuhan untuk menegakkan hukum Tuhan di alam.

      Diayat lain Tuhan berfirman “Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan? Dan gunung-gunung itu sebagai pasak (nya)? (78:6-7). Diayat lain firmanNya “Dia meletakkan gunung-gunung dibumi agar bumi tidak menggoncangkan kamu”. (31:10) diayat lain “Kami telah jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi dan Kami beri minum kamu dengan air yang tawar (77:27)

      Rahasia kekuatan Tuhan “tersimpan” didalam kekuatan gunung yang diam sebagaimana firmanNya : “Engkau lihat gunung-gunung itu, engkau mengira ia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan seperti awan berjalan” (27:88).

      Gunung tidak diam tapi berjalan seperti awan berjalan. Ini adalah bahasa simbolik yang bermakna “gunung selalu berjalan karena melaksanakan fungsi kontrol terhadap pelaksanaan hukum-hukum Tuhan baik yang terdapat di alam maupun hukum Tuhan yang ada pada manusia”.

      Sebuah fenomena menarik yang terjadi sepuluh tahun terahir ini adalah terjadinya letusan-letusan gunung berapi yang ada di bumi ini hususnya yang terjadi di Indonesia. Ada kesan sepertinya gunung-gunung itu berbicara dan berpesan kepada kita untuk bersiap-siap dan waspada karena TUHAN akan turun ke bumi ini untuk mengadili sendiri semua perkara-perkara hukum selaku HAKIM TUNGGAL. Turunnya Tuhan pertanda akan hancurnya bumi ini. Kekuatan gunung yang selama ini dijadikan sebagai pasak bumi akan hancur dengan sendirinya karena tidak kuat menahan kekuatan Tuhan.

    • Dalam alkitab dan alquran dikisahkan bahwa Gunung Sinai (gunung thursina) pernah hancur, pecah dan luluh lantak saat Tuhan turun ke bumi karena hambaNya Musa ingin melihat diriNya.Melihat gunung Sinai hancur, Musa terjatuh dan pingsan dan setelah siuman tetap saja Musa tidak bisa melihat Tuhan.

      Jika Tuhan menyimpan kekuatanNya pada Kerub (semua gunung berapi baik yang ada diatas tanah maupun yang terdapat di bawah dasar laut) untuk menguatkan bumi dan menjaga hukum – hukum Tuhan yang ada di alam ini maka terhadap manusia Tuhan menyimpan kekuatanNya pada “logika, akal fikiran” manusia.Kekuatan itulah yang digunakan oleh manusia untuk mengolah dan memanfaatkan alam dengan mengembangkan ilmu pengetahuan, sains dan teknologi sehingga manusia dapat sampai kepada peradaban yang sangat modern seperti sekarang ini.

      Semua manusia mengetahui bahwa hand phone adalah alat komunikasi manusia baik dilakukan secara lisan maupun tertulis dan Gambar – gambar. Semua dapat dengan mudah dikirim atau dilakukan setiap saat kapanpun dan dimanapun.Setiap kejadian didunia ini dapat diketahui oleh manusia saat itu juga.Segalanya mudah diakses lewat jaringan internet.Segalanya dapat dilihat dan diketahui.Itu semua menandakan manusia telah sampai pada peradaban tertingginya bahkan tidak sedikit manusia, diluar kesadarannya telah berbuat dan memperlakukan dirinya sebagai tuhan-tuhan kecil dikehidupan ini.

      Saya tidak memiliki kecerdasan iptek. Orang -orang yang mengenal saya malah menyebut saya sebagai orang yang gaptek. Benar, saya memang gagap teknologi.Kegagapan saya bukan karna saya bodoh atau karena cepatnya perkembangan teknologi yang tidak mudah saya ikuti. Bukan itu, kegagapan saya adalah karena pengaruh hand phone atau telepon “genggam” itu sendiri. Sejak thn 1999 saya menggenggam handphone.Nomornya tidak pernah berganti-ganti hingga saat ini. Sudah empat belas tahun saya hidup dalam KEGAGAPAN saya sendiri, karena logika hukum saya memandang bahwa dengan massif penggunaan handphone, selain untuk kemudahan infokom juga ada pesan yang ingin Tuhan sampaikan kepada kita lewat alat telephon yang ada digenggaman kita.

      Warga setia dan pembaca blog yth ini. Anda semua memiliki hand phone. Anda semua “menggenggam” telpon. Anda menggenggamnya dengan lima jari anda yaitu: ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, jari manis dan anak jari atau kelingking!. Kenapa anda tidak memiliki bapa jari?.

      Firman Tuhan mengatakan: “Manusia itu memberi nama Hawa kepada istrinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup”. (Kej. 3:20). Maksud ibu semua yang hidup adalah sebatas manusia masih hidup saja, karena hanya yang hidup saja yang memiliki hawa nafsu dan nafsu birahi. Ketika manusia yang hidup menemui kematiannya maka firman diatas tidak berlaku lagi/terputus, sebab Hawa tidak termasuk ibu dari yang sudah mati. Firman tidak menyebut Adam sebagai BAPA kita.Karena itulah kita tidak memiliki bapa jari. Jika semua manusia memiliki ibu jari yang sama meski sidik ibu jari kita tidak sama berarti terbuka peluang bagi kita untuk memiliki BAPA yang sama meski kita akui bahwa bapa biologis kita tidak sama. Lantas siapakah BAPA kita yang sama itu?. (hal ini akan dibahas dibag lain)

      Saya menangkap pesan yang tersirat dari pelajaran yang disampaikan oleh guru agung Al Bugury dan Sinuhun Cahyo Nayaswara bahwa sesungguhnya Tuhan ingin manusia datang lebih dulu kepadaNya. Tuhan berada ditempatNYA yang “terang benderang” datangilah ia diatas jalan yang “terang”. Jalan yang terang itu didasari oleh logika (dan dibenarkan oleh hukum). Kesampingkan dan campakkanlah perasaan dan keyakinanmu karena perasaan dan keyakinan itu adalah jalan yang gelap dan penuh keragu-raguan karena itulah perasaan dan keyakinan tidak dibenarkan oleh hukum, karena kebenarannya meragukan. Dengan mengetahui rahasia perencanaan dan penciptaanNya maka kamu telah datang mendekat kepada Tuhan. Kelak Tuhan akan datang kepada kamu dengan PENUH KASIH.

      Legal Opinion yang berjudul “Cakra Ningrat” ini hanya memfollowup pesan-pesan dan ajaran guru agung Al Bughuri dan Sinuhun Cahyo Nayaswara. Kami berusaha semampu-mampunya mendekati Tuhan dengan jalan pintas dengan cara mengungkap segala rahasia perencanaanNya, penciptaanNya dan hukum – hukum Nya dengan mengandalkan kekuatan yang Tuhan berikan kepada manusia yaitu kekuatan logika yang dibenarkan secara hukum.

      Paradigma saya sangat “pragmatis” yaitu bentuk pemikiran yang bersifat mengutamakan segi kepraktisan kegunaannya. Bahwa sebelum Tuhan turun ke bumi yang meyebabkan kehancuran segalanya, kenapa kita tidak menggunakan kekuatan yang ada pada kita yaitu LOGIKA HUKUM selagi waktu dan kesempatan masih ada guna mendekatkan diri kita kepadaNya?. Awalnya saya juga agak ragu mengingat apa yang saya tulis ini belum pernah dilakukan orang. Namun dengan dukungan dari bang Admin yang muslim dan Keluarga Petrus yang nasrani, membuat segala keraguan saya menjadi sirna. Dihadapan Tuhan; admin dan Petrus dianggap cukup untuk mewakili warga dan pembaca lain menerima kebenaran yang kami sampaikan.

      Jika anda hanya berpegang kepada alquran saja maka anda tidak akan mungkin mengetahui kelanjutan PERENCANAAN dan PENCIPTAAN Tuhan berikut nya. Anda harus membuka alkitab.Karena itu marilah kita membuka penggenapannya alquran yaitu alkitab.

      “Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya.Bagi Henokh lahirlah Irad, dan Irad itu memperanakkan Mehuyael dan Mehuyael memperanakkan Metusael, dan Metusael memperanakkan Lamekh. Lamekh mengambil isteri dua orang; yang satu namanya Ada, yang lain Zila. Ada itu melahirkan Yabal; dialah yang menjadi bapa orang yang diam dalam kemah dan memelihara ternak.Nama adiknya ialah Yubal; dialah yang menjadi bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling.Zila juga melahirkan anak, yakni Tubal-Kain, bapa semua tukang tembaga dan tukang besi.Adik perempuan Tubal-Kain ialah Naama. Berkatalah Lamekh kepada kedua isterinya itu: “Ada dan Zila, dengarkanlah suaraku: hai isteri-isteri Lamekh, pasanglah telingamu kepada perkataanku ini: Aku telah membunuh seorang laki-laki karena ia melukai aku, membunuh seorang muda karena ia memukul aku sampai bengkak; sebab jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat, maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali lipat.” (Kej. 4 : 17-24).

      Kisah di atas adalah Tuhan ingin menyampaikan pesanNya melalui firman tentang adanya hukuman karma sampai pada batas maksimal tujuh turunan. Generasi Kain sampai kepada tujuh turunan adalah: Kain, Henokh, Irad, Mehuyael, Metusael, Lamekh. Lamekh adalah generasi ke enam dari Kain, ternyata Lamekh mewarisi karma Kain.

      Kasusnya sangat sederhana. Seorang laki-laki muda memukul Lamekh sampai bengkak. Tuhan memakai laki-laki muda ini untuk membalas pemukulan yang pernah dilakukan Kain (Qabil) terhadap Habel (Habil), agar karma terbalaskan Inilah HUKUM KARMA. Dengan terbalaskannya karma Kain oleh garis keturunannya sendiri maka dosa Kain dalam kasus pembunuhan terhadap Hebel dinyatakan HAPUS demi hukum. Yang menjadi masalah adalah Lamekh mewarisi juga sifat Kain yang mudah dikuasai oleh hawa nafsu amarah. Lamekh berbuat melampaui batas.Lamekh justru membunuh laki-laki itu. Hawa nafsu amarah adalah DOSA MENURUN.Lamekh juga mewarisi BIRAHI Kain dengan memiliki dua orang istri yaitu Ada dan Zila.

      Setelah pembunuhan itu terjadi, Lamekh bukannya bertobat atau menyesal malah Lamekh semakin berang karena tidak setuju dengan ganjaran pembalasan yang bakalan dia terima nanti bersama keturunannya. Jika karma Kain hanya sebatas tujuh turunan maka Lamekh karmanya sampai tujuh puluh tujuh turunan. Ringannya hukuman Kain karena Kain menyesali perbuatannya dan pembunuhan itu dilakukan secara spontanitas tanpa direncanakan. Lamekh tidak menyesali perbuatannya dan Lamekh melakukan pembunuhan itu secara sadar dan terencana. Lamekh protes keras keputusan Tuhan!. Lamekh marah kepada Tuhan.Lamekh benci kepada Tuhan. Besarnya kemarahan Lamekh kepada Tuhan dan kebenciannya yang meletup-letup tidak mampu ia bendung sendiri. Lamekh merasa perlu untuk memberitahu kepada kedua istrinya.
      Berkatalah Lamekh kepada kedua istrinya itu: “Ada dan Zila, dengarkanlah suaraku: hai isteri-isteri Lamekh, pasanglah telingamu terhadap perkataanku ini: Aku telah membunuh seorang laki-laki karena ia melukai aku, membunuh seorang muda karena ia memukul aku sampai bengkak; Sebab jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat, maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali lipat” (Kej. 4:23-24)

      Logika hukum saya berpendapat makna kata “melukai” tidak berhubungan dengan badan Lamekh.Yang berkaitan dengan phisik Lamekh ada pada kalimat “memukul aku sampai bengkak”.Makna kata “melukai” berhubungan dengan PERASAAN Lamekh.Misalnya tersinggung atau merasa direndahkan harga dirinya.

      Logika hukum saya mempertanyakan: dimanakah TUHAN Allah-ku?. Kenapa Dia tidak berfirman dalam kisah si Lamekh?. Kenapa DIA tidak ceritakan kisah ini dalam alquran-Nya?. Ada apa? Misteri apakah sesungguhnya yang berada dibalik kisah si Lamekh?.

      Oleh karena kata “melukai” dimaknai sebagai kata yang berhubungan dengan PERASAAN maka semua perkataan-perkataan Lamekh saat bertutur dengan istri -istrinya maka hasil pembicaraan mereka berkaitan dengan PERASAAN – PERASAAN.

      Mendengar perkataan Lamekh, kedua istrinya, seharusnya mereka menenangkan amarah suaminya yang terjadi justru sebaliknya mereka malah memprovokasi suaminya sebagai bentuk dukungan terhadap Lamekh.Istrinya “Ada” merasa CEMBURU terhadap Kain.Istrinya “Zila” merasa IRI HATI kepada Kain. Mereka berdua cemburu dan iri hati kepada Kain karena Kain mendapatkan hukuman yang ringan sementara suaminya mendapat hukuman berat pada hal kasus mereka sama yaitu pembunuhan. Ada dan Zila merasa berkepentingan terhadap kasus Lamekh karena hukuman Lamek akan menimpa anak-anak mereka secara turun temurun sampai tujuh puluh tujuh turunan. Mendengar provokasi kedua istrinya maka Lamekh semakin benci dan marah kepada Tuhan.Kebencian dan kemarahan Lamekh membuatnya merasa DENGKI dan DENDAM kepada Tuhan. Lamekh bersama kedua istrinya bersepakat, bermufakat dan berserikat melakukan gerakan perlawanan terhadap Tuhan dengan didasari oleh perasaan cemburu, irihati, dengki dan dendam!!!.

      Hampir semua manusia yang hidup saat ini memiliki sifat-sifat Cemburu, Iri hati, Dengki dan Dendam. Jika anda memiliki sifat-sifat ini maka anda dianggap telah mewarisi DOSA MENURUN yang anda warisi dari Lamekh, Ada dan Zila.Anda harus menghapus sifat-sifat itu dari diri anda. Caranya?. Akan dibahas dibagian lain.

      Gerakan perlawanan terhadap Tuhan yang dilakukan oleh Lamekh, Ada dan Zila mengikut sertakan anak-anak mereka. Dari istrinya Ada, Lamekh memiliki dua orang putra, yaitu :

      1. Yabal. Dikemudian hari Yabal menjadi bapa dari orang yang diam dalam kemah dan memelihara ternak.

      2. Yubal, dia menjadi bapa dari orang yang memainkan kecapi dan suling.

      Dari istrinya Zila, Lamekh memiliki juga dua orang anak, seorang putra dan seorang putri yaitu:
      1. Tubal-Kain, bapa semua tukang tembaga dan tukang besi
      2. Naama, (perempuan).

      Lamekh, bersama istri dan anak-anaknya dipunahkan Tuhan pada waktu banjir di masa Nuh.

      Logika hukum saya mempertanyakan siapakah sesungguhnya keluarga Lamekh ini?.Apa sih kehebatannya? Kenapa ketiga putranya disebut sebagai “bapa”. Kenapa putrinya tidak digelari oleh alkitab?. Pertanyaan selanjutnya: Kenapa alquran tidak mengenal keluarga ini?.

      Logika hukum saya berpendapat : keluarga Lamekh adalah keluarga jahat. Keluarga ini telah melakukan perbuatan atau tindakan “perlawanan” terhadap Tuhan secara nyata dan terang-terangan, baik dilakukan sendiri-sendiri maupun bersama-sama.Mereka juga telah menghasut dan meprovokasi manusia, mereka dengan sengaja menebar fitnah dan memutarbalik fakta agar manusia mengikuti langkah-langkah mereka memusuhi Tuhan dan melakukan perlawanan terhadap Tuhan.

      Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka menyesallah TUHAN, bahwa ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hatiNya (Kej. 6: 5-6).

      Subhanallah.Sungguh betapa Maha SabarNya Engkau wahai Tuhan-ku.

    • LEGAL OPINION ini memberi pendapat hukum sbb :

      1. Lamekh, Ada dan Zila adalah MANUSIA JAHAT “pertama” yang pernah hidup didunia ini yang berani melakukan perlawanan terhadap keputusan hukum yang telah ditetapkan Tuhan. Lamekh adalah generasi keenam dari Kain (Qabil), anak Adam dan Hawa yang pertama. Meski Lamekh adalah generasi ketujuh dari Adam, tapi Adam masih hidup disaat Lamekh dan kedua istrinya melakukan perlawanan terhadap keputusan hukum Tuhan. Dimasa-masa awal kehidupan, manusia memiliki usia yang sangat panjang. Adam saja berusia 930 tahun kemudian meninggal. Anak Adam yang pertama adalah Kain, lalu Habel kemudian Set. Dan masih banyak lagi anak-anak Adam setelah Set baik anak laki-laki maupun perempuan. Antara anak Adam yang laki-laki diperkawinkan dengan anak yang perempuan mengingat dimasa itu belum ada manusia lain. Set juga memiliki keturunan yang banyak sekali baik laki-laki maupun perempuan. Dari sekian banyak anak-anak Adam Fokus perhatian alkitab dan alquran hanya ketiga putra Adam diatas saja. Kain menurunkan generasi jahat yaitu Lamekh dan anak-anaknya. Lamekh adalah generasi keenam Kain dan anak-anak Lamekh adalah generasi Kain yang ketujuh kemudian punah sebagai “manusia”. Habel tidak memiliki generasi pelanjut karena terbunuh sementara Set menurunkan generasi yang baik. Garis menurun Adam dari putranya Set menurunkan generasi kedua bernama Enos, lalu Enos memperanakkan Kenan, kemudian Kenan memperanakkan Mahalaleel yang menurunkan Yared, selanjutnya Yared memperanakkan Henokh kemudian Henokh memperanakkan Metusalah. Dalam alquran Henokh inilah yang dimaksud sebagai Nabi Idris alaihissalam.

      Firman Tuhan: “Dan ceritakanlah kisah Idris di dalam alquran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi” (19 : 56-57).

      Dalam alkitab: “Dan Henokh hidup dan bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah (Kej. 5: 24).

      Henokh atau Idris adalah generasi keenam Set. Sebagai seorang nabi Henokh (Idris) dikenal sebagai orang pertama yang pandai menulis dengan menggunakan pasir. Pandai meramal dan orang pertama yang mengajarkan cara bercocok tanam kepada manusia kala itu.

      Selanjutnya putra Henokh yaitu Metusalah memperanakkan Lamekh. Lamekh adalah generasi kedelapan Set dan Lamekh memperanakkan seorang anak laki-laki bernama NUH. Kemudian Nuh memperanakkan tiga orang putra yaitu : Sam, Ham dan Yafet.

      2. Melihat fakta-fakta hukum yang ada bahwa Kain telah menurunkan GENERASI JAHAT dan Set telah menurunkan GENERASI BAIK maka Perjanjian Tuhan yang pertama antara diriNya dengan Adam tentang “Pohon Kehidupan dan Pohon Pengetahuan Baik dan Jahat” telah dapat dibuktikan secara sah dan meyakinkan sesuai hukum maka Tuhan membuat lagi PERJANJIAN yang mengikat antara diriNya dengan Nuh tentang akan datangnya banjir. Banjir akan mematikan semua yang hidup kecuali Nuh dan keluarganya akan diselamatkan untuk melanjutkan keturunan yang baik.

      Legal Opinion ini menganut teori GOD’S COMPILATION OF LAWS bahwa meskipun fakta-fakta hukum telah membuktikan Perjanjian Tuhan yang pertama telah dipenuhi namun perjanjian itu tidak akan pernah berahir karena perjanjian itu dikompilasi lagi kehukum alam untuk selanjutnya dikompilasi kehukum manusia agar perjanjian itu tetap mengikat sampai alam beserta seluruh isinya termasuk manusia hancur tak bersisa.

      Oleh karena banjir bandang Nuh masih menyisakan sedikit manusia yang hidup yaitu keluarga Nuh untuk melanjutkan karma baiknya maka keluarga Lamekh juga harus tetap hidup untuk memberi kesempatan Lamekh dan anak-anaknya dapat melanjutkan karma jahatnya.

      Nuh dan keluarganya menjalankan karma baiknya di dunia nyata ini dan keturunannya berkembangbiak, beranak-pinak sehingga manusia bisa menjadi sebanyak ini. Manusia yang pintar-pintar, gagah, cantik dan baik-baik semuanya adalah keturunan Nuh.

      Lamekh dan anak-anaknya tetap hidup untuk menjalankan karma jahatnya. Lamekh hidup dialam gaib. Alam ini nyata akan tetapi tidak dapat dilihat oleh mata bagi orang yang masih hidup. Lamekh melihat anda tapi anda tidak bisa melihat Lamekh Karena jasad Lamekh sudah tidak ada. Lamekh juga tidak bisa lagi berkembang biak, karena Lamekh sudah tidak lagi memiliki pohon kehidupan. Meskipun Lamekh tidak boleh lagi “bersetubuh” akan tetapi Lamekh bisa merasakan nikmatnya birahi.

      Dimasa hidupnya Lamekh hidup dengan dua istri. Setelah mereka mati akibat banjir Nuh, mereka yang tadinya tiga orang kembali menjadi satu saja. Istrinya Ada dan Zila menjadi tiada dan yang ada hanya Lamekh. Lamekh inilah yang dikenal oleh manusia dengan sebutan IBLIS.

      Tuhan sengaja merahasiakan jati diri “iblis” yang sesungguhnya, oleh karena Tuhan tidak mau membuka aib keluarga Lamekh dan anak-anaknya.Tuhan sengaja menutup rahasia ini serapat-rapatnya sampai ada kekuatan logika yang mampu mengungkap misteri ini dengan sebenar-benarnya.
      Dalam alquran hanya dikatakan bahwa iblis merasa lebih mulia dari Adam karena iblis diciptakan dari api. Api yang dimaksud disini adalah “nafsu amarah” Lamekh. Karena hatinya panas. Lamekh tidak mau tunduk kepada Adam maksudnya tunduk pada keputusan Tuhan yang disampaikan oleh Adam kepada Lamekh bahwa karena Lamekh membunuh orang muda tersebut maka Lamekh harus mendapatkan hukuman tujuh puluh tujuh kali lipat dari pada hukuman Kain yang membunuh Habel.

      Itulah sebabnya generasi keenam Kain tidak dikisahkan dalam alquran karena orang itu adalah Lamekh yang kelak akan menjadi IBLIS. Generasi keenam Set disebut dalam alquran karena orang itu adalah Henokh atau nabiullah Idris alaihissalam. Lamekh tidak tahu Tuhan. Lamekh tidak pernah bergaul dengan Allah. Lamekh tidak pernah berinteraksi dengan Tuhan. Lamekh marah kepada Tuhan kemudian melakukan perlawanan kepada Tuhan yang tidak pernah dia ketahui yang mengakibatkan Lamekh dijadikan IBLIS. Setelah menjadi iblis, Lamekh tetap juga tidak tahu bahwa dia adalah iblis. Yang dia ketahui bahwa dirinya adalah Lamekh yang mati waktu banjir Nuh kemudian dia tetap hidup dialam yang tidak membutuhkan jasad. Karena Lamekh tetap hidup dialam lain maka Tuhan menamakan Lamekh sebagai Iblis.

      Logika hukum saya menolak segala bentuk-bentuk imajinasi-imajinasi liar yang tidak memiliki dasar, atau hayalan-hayalan atau asumsi-asumsi manusia yang mengatakan iblis adalah malaikat yang melawan Tuhan atau malaikat yang membangkang, ataukah pendapat-pendapat yang meyakini bahwa iblis pernah hidup di langit atau di syurga!. Mustahil, Tuhan Yang Maha Cerdas mau menciptakan musuhNya yang pada ahirnya hanya akan menyusahkan diriNya Sendiri. Tuhan mengakui bahwa yang Dia Ciptakan adalah “pohon kehidupan dan pohon pengetahuan tentang yang baik dan jahat”. Hanya itu. Manusialah yang harus menggunakan akal fikirannya agar bisa membedakan mana yang baik dan mana yang jahat. Kalau semasa hidupnya manusia tidak tahu tentu setelah dia mati akan sama saja dengan Lamekh.

      Saya sarankan kepada anda semua agar berfikir pragmatis dalam menyikapi setiap permasalahan dalam hidup dan kehidupan ini. Maksud saya berfikir praktis berdasarkan kegunaannya saja. Ambilah contoh Legal Opinion ini. Ikuti sajalah. Jangan dikatakan salah jika anda tidak mampu membenarkannya dengan argumentasi yang lebih kuat. Jika saran ini dilanggar maka anda bersikap sombong. Sombong itu bersifat diatas atau api. Api itu akan menarik nafsu amarah masuk kedalam diri anda. Amarah akan menarik masuk salah satu sifat Lamekh yaitu cemburu, irihati, dengki dan dendam. Jika sifat ini masuk maka Lamekh akan masuk kedalam diri anda. Jika Lamekh ada didalam diri anda maka anda akan tersiksa karena alam akan menghujani anda dengan lemparan cakra-cakranya.

      Dimasa hidupnya Lamekh memiliki tiga anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Semuanya mati akibat banjir Nuh. Lamekh menjadi iblis. Iblis yang digelari “raja” kegelapan atau penguasa kegelapan memiliki tiga pangeran muda yang kuat dan seorang putri yang gemulai. Ketiga pangeran tersebut dalam islam disebut sebagai jin dan sang putri gemulai disebut sebagai syetan. Ketiga pangeran tersebut adalah :

      1. YABAL; dialah yang menjadi bapa orang yang diam dalam kemah dan memelihara ternak. (Kej. 4: 20)

      Yang dimaksud dengan orang yang diam dalam kemah adalah orang yang diam didalam “kelambu”, yaitu semua orang-orang yang melakukan hubungan sexual yang menyimpang dari hukum Tuhan. Perbuatan-perbuatan perzinahan, pelacuran, sex bebas, perselingkuhan, homo sex, lesbian, animal sex tegasnya semua hubungan sex yang dilakukan manusia diluar ikatan pernikahan / perkawinan yang sah. Kesenangan manusia ini tetap berlangsung secara langgeng dari dulu sampai sekarang.Manusia-manusia yang melakukan perbuatan-perbuatan itu adalah ternak peliharaan Yabal, karena Yabal adalah bapa bagi orang yang mempertuhankan nafsu birahi.

      2. YUBAL; dialah yang menjadi bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling. (4:21)

      Seruling dan kecapi adalah bentuk kesenangan hidup yang memperturutkan keinginan hawa nafsu.Yubal adalah bapa bagi semua orang yang mempertuhankan hawa nafsunya yaitu semua orang yang menjalani hidup ini semata-mata untuk mengejar uang, hidup berfoya-foya, suka pesta-pesta glamour, menumpuk harta dan memamerkannya, mengejar jabatan untuk menindas sesama, dsb.dsb.

      3. TUBAL-KAIN, bapa semua tukang tembaga dan tukang besi … (4:22).

      Maksudnya adalah Tubal-Kain adalah bapa semua orang yang suka bermusuh-musuhan dan saling membunuh. Dari dulu sampai sekarang ini senjata yang umum digunakan oleh semua manusia untuk saling bunuh-membunuh termasuk senjata-senjata canggih sekalipun sekarang ini selalu mengandung unsur-unsur tembaga dan besi.

      4. Adik perempuan Tubal-Kain ialah Naama (Kej. 4 : 22). Naama adalah sang putri Iblis yang gemulai.

      Bahasa internasional adalah bahasa Inggris, bahasa itu menggunakan kata “name” yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai “nama”. Karena semua manusia memiliki nama maka terdapat akses atau terbuka pintu untuk dimasuki Naama, sang puteri gemulai iblis. Siapapun atau apapun yang menggunakan “nama” maka hukum MEMBERNARKAN jika Naama, masuk ke objek itu untuk memanfaatkannya, atau merayunya, membujuknya, menggodanya, menipunya, menyesatkannya dsb dsb untuk tujuan dan kepentingan Naama.Siapapun dan apapun, entah itu kucing, sepeda, kapal terbang, telepon, kaca mata, anda, ustaz, ulama, pendeta, pastor, suhu, bikkhu, bikkhuni, siapapun dan apapun.
      Hukum MEMBENARKAN jika Naama merasa memiliki hak atas objek itu.

      Jika Naama telah berkuasa atas diri anda maka Naama akan membawa anda kepada pangeran-pangerannya. Anda bisa diserahkan kepada ketiganya atau kepada salah satu diantara yang tiga itu. Jika pangeran telah berkuasa atas diri anda maka terbuka peluang anda berada didalam pelukan dan genggaman iblis atau si Lamekh yang mati tenggelam karena diterjang banjir bandang dimasa Nuh sekitar enam ribu tahun lalu.

      Hukum menjamin bahwa selama anda masih hidup anda masih memiliki kesempatan untuk melawan Naama dan pangeran-pangerannya. Andapun dijamin oleh hukum bila anda ingin melepaskan diri dari belenggu mereka. Hukum juga memperlakukan Lamekh dan anak-anaknya secara adil dan proporsional. Hukum tidak akan melarang mereka atau menghalang-halangi mereka dalam menjalankan atau menjalani karma jahatnya.

      Hukum akan menindak dengan tegas dan cakra akan dilemparkan bila ada manusia yang berani lagi mengatakan kehebatan-kehebatan yang dimiliki iblis seperti yang diasumsikan selama ini bahwa iblis berdialog dengan Tuhan pada proses penciptaan awal, atau iblis menggoda Adam dan Hawa disyurga atau iblis adalah malaikat yang melawan Allah. Hukum dengan tegas berpihak pada kebenaran alquran dan alkitab. Manusialah yang salah dan sangat berlebih-lebihan dalam menafsirkan alquran dan alkitab. Iblis adalah Lamekh. Lamekh adalah manusia biasa yang sudah mati karena diterjang banjir dimasa Nuh enam ribu tahun yang lalu. Lamekh tidak hebat. Lamekh tidak kuat. Manusialah yang menghebatkan dan menjadikan iblis atau si Lamekh jadi kuat karena menempatkan Lamekh secara tidak proporsional.
      Firman-firman Tuhan yang ada di dalam alquran yang menceriterakan kejadian awal bahwa ” Allah memerintahkan malaikat sujud kepada Adam dan malaikat mengikuti perintah Allah dengan bersujud kepada Adam kecuali iblis. Iblis tidak mau tunduk karena merasa lebih mulia sebab iblis diciptakan dari api sementara Adam diciptakan Allah dari tanah”. Firman ini menggunakan bahasa-bahasa kiasan yang perlu anda kaji secara logika. Jika apa yang disampaikan alquran HUSUSNYA pada kisah “kejadian awal” tersebut anda terima secara apa adanya maka tanpa anda sadari anda telah menjebak diri anda sendiri menjadi orang yang memuliakan iblis dan merendahkan Tuhan.

      Logika hukum saya berpendapat ; Iblis dan malaikat belum ada pada kejadian awal. Jika mereka sudah ada apalagi sampai bercakap-cakap dan berbantah-bantah kepada Tuhan maka gugurlah dengan sendirinya sifat Tuhan Yang Maha Suci. Semua ayat-ayat alquran hususnya pada kejadian awal yang menyebut malaikat harus dimaknai sebagai sifat “menurut” pada keputusan Tuhan dan semua sifat-sifat Tuhan yang menyebut iblis harus dimaknai sebagai sifat “melawan” keputusan Tuhan.

      Kain (Qabil) tidak bisa disebut melawan Tuhan, karena Tuhan memerintahkan Kain untuk memberi “korban persembahan” yaitu hasil tanamannya, Kain melaksanakannya dengan senang hati. Bahwa korban persembahan Kain tidak diterima oleh Tuhan, itu adalah masalah hak prerogatif Tuhan. Beda halnya dengan Lamekh, orang itu jelas-jelas melawan / memprotes keputusan Tuhan yang menghukum dia tujuh puluh tujuh kali lipat karena membunuh orang. Pembunuhan itu dilakukan Lamekh atas kemauannya sendiri, karena nafsu telah berkuasa atas dirinya.

      Demikian pula terhadap semua firman-firman Tuhan baik yang ada didalam alquran maupun didalam alkitab yang menceriterakan adanya dialog-dialog antara Tuhan dengan Adam dan Hawa, jika anda terima firman tersebut apa adanya maka tanpa anda sadari anda telah tergelincir ke dalam jurang gelap yang dalam. Logika hukum saya berpendapat tidak mungkin Tuhan dapat dilihat oleh hamba yang Dia ciptakan. Adam dan Hawa, Kain (Qabil) dan Habel (Habil) tidak pernah melihat Tuhan bahkan belum mengenal dan mengetahui adanya Tuhan, malaikat dan iblis juga belum ada. Semua dialog-dialog dalam kisah kejadian awal semata-mata hanya sebagai bahasa pengantar buat manusia untuk masuk dalam sebuah dimensi Perencanaan Penciptaan Tuhan. Andaikan Adam dan Hawa tahu Tuhan, dan pernah bercakap-cakap dengan Tuhan maka pastilah mereka berdua akan mengingatnya untuk selanjutnya pengetahuan Adam tersebut diajarkan kepada semua anak-anaknya. Tidak ada firman baik dalam alquran maupun alkitab yang menyebut Adam dan Hawa mengajarkan kepada putra putrinya tentang Tuhan.

      Contohnya sangat sederhana. Anda atau anak anda, apakah setelah lahir secara nyata didunia sudah mengetahui Tuhan?.Jangankan tahu tentang Tuhan, tahu diri sendiri saja, anda atau anak anda tidak tahu. Bicarapun tidak tahu. Anda atau anak anda mulai tahu tentang Tuhan pada umur tiga atau empat tahun. Semua anak diumur tiga-empat Tahun tersebut akan bertanya-tanya kepada orang tuanya tentang Tuhan. Ini adalah fakta hukum yang tidak mungkin bisa anda bantah!

      Dalam pencariannya akan Tuhan, terkadang pertanyaan-pertanyaan anak membuat orang tua kelabakan menjawabnya. Bisa dibayangkan jika seorang anak kecil yang baru pandai bicara bertanya “Tuhan itu baik. Mana Tuhan? Tinggal dimana Tuhan? Mana rumahNya”?. Jika anda sebagai orang tua bagaimana anda menjawab pertanyaan-pertanyaan anak yang masih suci dari dosa itu?.

    • Dalam alkitab diterangkan Adam bersetubuh pula dengan isterinya, lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Set, sebab katanya: “Allah telah mengaruniakan kepadaku anak yang lain sebagai ganti Habel; sebab Kain telah membunuhnya.” Set juga dan anak itu dinamainya Enos. Waktu itulah orang mulai memanggil nama Tuhan . (Kej. 4:25-26).

      Firman diatas itulah yang menguatkan dalil hukum saya untuk mengatakan bahwa Adam, Hawa, Kain (Qabil) dan Habel belum mengenal dan mengetahui Tuhan karena firman mengatakan nanti setelah anak Adam yang ketiga Set memperanakkan Enos barulah orang mulai memanggil nama Tuhan. Alquran juga merahasiakan keturunan Kain, dan merahasiakan anak Adam yang ketiga Set, tidak ada ayat alquran yang menjelaskan tentang kelanjutan kisah Qabil setelah menguburkan Habil dan tidak ada juga ayat yang menjelaskan tentang Set dan keturunan-keturunan Adam lainnya. Alkitab menerangkan kelanjutan silsilah keturunan Adam dengan sangat bagus akan tetapi tidak ada satupun kalimat-kalimat pernyataan Adam yang tertulis dalam alkitab. Hukum mempertanyakannya. Kenapa?. Apakah ada sesuatu yang bersifat Rahasia antara Tuhan dengan Adam?

      Dalam alquran dijelaskan : Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. Kami berfirman: “Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”(2:37 – 38).
      Jika anda bertanya kepada saya “kalimat” apa sajakah yang diterima Adam dari Tuhan? maka spontan saja saya akan jawab TIDAK TAHU. Tapi saya tidak akan megatakan “hanya AllahYang Maha Tahu”, karena jawaban itu adalah jawaban “klise” dan “gombal” untuk lari dari kebodohan!.

      Logika hukum saya berpendapat bahwa “kalimat” yang disampaikan atau diajarkan oleh Tuhan adalah kalimat yang berkaitan dengan kedudukan seorang saksi atau saksi-saksi yang menyaksikan fakta-fakta perbuatan hukum untuk mendukung kebenaran materil terhadap satu permasalahan hukum. Adam (dan istrinya) hanya sebagai saksi yang melakukan perbuatan persetubuhan (hukum) sehingga anak-anaknya lahir dan tumbuh, kemudian keturunannya berkembang biak. Adam (dan istrinya) tidak tahu akan jadi apa dan mau dijadikan apa anak-anak dan keturunannya itu selanjutnya. Semua itu menjadi urusan Tuhan selaku Perencana dan Pencipta.

      Jika beberapa “kalimat” Tuhan kepada Adam dikompilasi kepada anda, maka logika hukum saya mengatakan: ” anda (dan istri anda) hanya sebagai saksi yang melakukan persetubuhan kemudian istri anda mengandung dan melahirkan anak anda. Setelah anak anda lahir dan tumbuh apakah anda tahu atau dapat memastikan bagaimana kelak nasib anak anda?. Bagaimanakah perkembangbiakannya kelak? Anda tidak tahukan?. Bisa saja diantara anak-anak anda itu entah digenerasi yang keberapa kelak melahirkan penjahat kelas kakap sementara dari anak anda yang lain entah digenerasinya yang keberapa anak anda itu menurunkan generasi yang menjabat sebagai polisi yang menangkap dan memenjarakan penjahat kakap tersebut. Hukum membenarkan kalau anda tidak tahu semua itu karena bukan anda yang ciptakan anak itu. Anda hanya saksi bagaimana Tuhan menciptakan anak manusia. Segala sesuatunya menjadi urusan dan hak Tuhan selaku pencipta anak manusia tersebut dan untuk itu anda dibebaskan dari segala tuntutan dan akibat-akibat hukum.

      Demikianlah Adam, Adam (dan istrinya) juga tidak tahu bahwa dari keturunan mereka jugalah kelak Tuhan akan menciptakan IBLIS DAN MALAIKAT. Yah, malaikat. Anda tidak perlu kaget, tidak perlu heran dan tidak perlu membantah paradigma ini.

      Adam dan Hawa memiliki banyak anak laki-laki dan banyak anak perempuan. Anak Adam pertama, kedua dan ketiga semuanya laki-laki. Alquran fokus mengisahkan anak pertama dan kedua saja dalam tragedi pembunuhan itu. Logika hukum saya berpendapat bahwa tujuan Tuhan mematikan Habil agar dapat ditarik garis demargasi yang jelas dan tegas untuk memisahkan keturunan Adam dari anak pertamanya yaitu Kain dan keturunan Adam dari anak ketiganya yaitu Set. Anak kedua berfungsi sebagai PEMISAH atau batas demargasi karena generasi Kain tidak boleh bercampur dengan generasi Set. Alkitab dengan tegas menguraikan keturunan Adam melalui Kain dan keturunan Adam melalui Set, yaitu sbb :

      A. Dari garis keturunan Kain (Qabil) bin Adam yaitu : Adam, Kain, Henokh, Irad, Mehuyael, Metusael dan Lamekh , berarti Lamekh adalah generasi menurun ketujuh dari Adam, melalui putranya Kain (Qabil). Lamekh adalah cikal-bakal iblis. Lamekh memiliki putra tiga orang yaitu: Yabal, Yubal dan Tubal-Kain dan seorang putri bernama Naama. Anak-anak Lamekh adalah generasi kedelapan Adam. Jika Lamekh adalah cikal-bakal iblis, maka ketiga orang putranya adalah cikal-bakal jin dan putrinya adalah cikal-bakal syetan. Mereka masih disebut cikal-bakal karena belum menjadi iblis, jin maupun syetan. Mereka masih diberi kesempatan seluas-luasnya untuk berbuat kejahatan dan mengumbar nafsu sepuas-puasnya serta melakukan perlawanan semau-maunya terhadap Tuhan sampai kepada batas yang maksimal. Perbuatan-perbuatan yang melampaui batas yang mereka lakukan itulah yang dijadikan dasar hukum oleh Tuhan untuk menenggelamkan bumi dan mematikan mereka. Setelah mereka mati barulah mereka bisa disebut iblis, jin dan syetan.

      B. Dari garis keturunan Set Bin Adam (Set memiliki banyak anak laki-laki dan perempuan akan tetapi alkitab fokus pada garis keturunan Enos, anak Set yang pertama saja karena sejak Enos lahir, barulah manusia memanggil nama Tuhan) yaitu: Adam, Set, Enos, Kenan, Mahalaleel, Yared dan Henokh. Henokh adalah generasi “ketujuh” Adam dari garis keturunan Set.

      Dalam alkitab diceritakan : Setelah Henokh hidup enam puluh lima tahun, ia memperanakkan Metusalah. Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun. Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah. (Kej. 5 : 21-24)

      HENOKH adalah nabi Allah dan Rasul Allah, IDRIS alaihissalam. Allah berfirman: Dan ceriterakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Qur’an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. Dan Kami mengangkatnya ke martabat yang tinggi. (19:56-57).

      Henokh (Idris) hidup selama tiga ratus enam puluh lima tahun. Selama hidupnya alkitab menyebut Henokh (Idris) “bergaul” dengan Allah. Alquran menyebut Idris (Henokh) “sangat membenarkan” dan seorang nabi. Alkitab tidak menyebut bahwa Henokh (Idris) mati, tapi alkitab menyebut “tidak ada lagi sebab ia telah diangkat oleh Allah”. Alquran menyebut ” Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi”.

      Jika anda bertanya kepada saya apa makna kalimat “diangkat oleh Allah” sebagaimana yang disebutkan dalam alkitab dan makna ayat dalam alquran “Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi”?. Tentu saja dengan spontan saya akan jawab TIDAK TAHU tapi saya tidak mau mengatakan hanya Allah Yang Tahu. Kenapa? Karena saya bukan anak kecil lagi, saya bukan anak ingusan yang bodoh dan tidak tahu apa-apa. Saya adalah intektual sejati yang berprofesi dibidang hukum, yang selalu memandang setiap permasalahan berdasarkan hukum yang jelas, tegas dan tidak ragu atau samar-samar.

      Logika hukum saya berpendapat bahwa makna “diangkat oleh Allah” (alkitab) “Dan Kami (Allah) telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi” (alquran) menunjukkan bahwa sesungguhnya Allah telah menjadikan Henokh (Idris) sebagai MALAIKAT ALLAH.

      Semasa Henokh (Idris) masih berinteraksi dengan anak-anaknya dan manusia lainnya dimasa itu maka hukum menempatkan dia sebagai NABI DAN RASUL dengan sifat-sifat utamanya yang menonjol adalah SANGAT MEMBENARKAN TUHAN. Karena Henokh memiliki sifat sangat membenarkan maka dengan sifat itu Henokh memiliki sifat SANGAT MENURUT kepada Tuhan. Hukum telah menempatkan Henokh (Idris) sebagai MALAIKAT setelah Tuhan mengangkatnya ke tempat yang memiliki martabat yang tinggi.

      Jika Tuhan menempatkan generasi ketujuh Adam dari garis keturunan anak pertamanya Kain (Qabil) yaitu Lamekh sebagai IBLIS maka Tuhan juga telah menempatkan generasi ketujuh Adam dari anak ketiganya Set yaitu Henokh sebagai MALAIKAT. Adapun keturunan Adam dari anak keduanya yaitu Habil diputuskan secara permanen dengan tujuan untuk difungsikan sebagai GARIS BATAS DEMARGASI. Garis ini sangat penting mengingat Kain dan Set beserta garis keturunannya masing-masing memiliki “darah” yang sama. Mereka semua adalah anak-anak keturunan Adam dan Hawa. Meskipun mereka semua berasal dari sumber yang sama tapi sifat-sifat mereka sangat bertolak belakang. Agar tidak terjadi kontaminasi keduanya maka garis demargasi yang memisahkan sifat-sifat tersebut sangat mutlak diperlukan.
      Hukum dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan tentang Keadilan Tuhan dalam Perencanaan dan PenciptaanNya.

      Sebelum Henokh (Idris) diangkat ke martabat yang tinggi sebagai MALAIKAT, Henokh telah memiliki banyak anak laki-laki dan anak perempuan. Anak tertua Henokh bernama Metusalah, dan Metusalah memiliki anak yang bernama Lamekh.

      Lamekh ini adalah generasi ke sembilan Adam dari garis keturunan Seth. Lamekh ben Metusalah bin Henokh memiliki putra yang bernama Nuh. Dalam alkitab diterangkan : Setelah Lamekh hidup seratus delapan puluh dua tahun, ia memperanakkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Nuh kepadanya, katanya : “Anak ini akan memberi kepada kita penghiburan dalam pekerjaan kita yang penuh susah payah di tanah yang terkutuk oleh TUHAN” (Kej. 5:28-29).

      Jika Lamekh dari generasi kesembilan Adam dari garis keturunan Seth melahirkan seorang tokoh besar dunia yang dikalangan islam dikenal sebagai NABI NUH Alaihissalam, maka Lamekh dari generasi ketujuh Adam dari garis keturunan Kain (Qabil) melahirkan anak-anak yang dikenal dalam islam sebagai JIN DAN SETAN.

      Hukum telah dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan bahwa Tuhan telah berlaku adil terhadap dua orang yang sama-sama keturunan Adam, yang menggunakan nama yang sama yaitu LAMEKH. Meski sama-sama keturunan Adam dan menggunakan nama yang sama akan tetapi kedua orang itu berasal dari garis keturunan yang berbeda yang melahirkan generasi yang berbeda pula. Lamekh yang memperanakkan Nuh, dan Nuh yang memperanakkan Sem, Ham dan Yafet diperkenankan oleh Tuhan untuk melanjutkan generasinya menguasai dunia nyata ini. Kita semua yang hidup sekarang berasal dari salah satu putra-putra Nuh tersebut. Lamekh, yang memperanakkan Yabal, Yubal, Tubal-Kain dan Naama diputuskan generasinya oleh Tuhan. Mereka tidak boleh menurunkan generasi pelanjut secara nyata. Mereka tidak boleh tinggal didunia nyata. Mereka juga tidak boleh dilihat oleh mata. Untuk keadilan hamba-hamba ciptaanNya itu Tuhan menciptakan sebuah alam husus untuk menempatkan mereka. Alam itu berada di bumi ini juga. Alam itu tidak dapat dilihat oleh mata. Alam itu bernama alam gaib. Islam menamakannya sebagai ALAM BARZAH.

      Bagaimanakah cara Tuhan menciptakan alam itu? Untuk tujuan apakah alam itu diciptakan?.

      Legal Opinion ini akan kami lanjutkan pada bagian ketiga dengan judul BANJIR SEMESTA.
      Bang admin yang kami hormati dan warga setia blog yth ini yang kami kasihi serta para pembaca yang budiman. Jika anda ingin memberi tanggapan terhadap Legal Opinion ini silahkan diajukan kepada admin. Admin yang memiliki kewenangan memberi penilaian layak tidaknya tanggapan anda dimuat di blog yth ini.

  70. rav adil memang ada siapa yg gak percaya akan yesal.dia ada karena leluhurnya,namun dia gak akan pernah menyatakan dirinya seorang ratu adii..bersyukurlah dia yg pernah bertemu dan pernah di beri air suci darinya..dia orang biasa hidupnya terlunta dan terhina

    • Keberadaan ratu adil saat ini bukan karena leluhurnya, akan tetapi sebuah takdir dan kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Bila Aminah mengatakan hidupnya terlunta dan terhina, berarti anda mengenalnya dong. Bagaimana mungkin orang yang anda kenal itu dapat memberi air suci, sementara orang tersebut terhina? Tentu saja air yang diberikan orang yang anda maksudkan itu telah membohongi ibu.

      Satrio Piningit yang bergelar ratu adil adalah seorang laki-laki sejati. Oleh karena beliau akan mewujudkan satu tatanan hidup yang damai dan sejahtera bagi ummat manusia, maka secara logika dapat disimpulkan bahwa hidup beliau penuh dengan kedamaian dan kesejahteraan yang dapat juga diartikan sebagai orang yang berkecukupan dalam hal sandang, pangan, dan papan sebagai sebuah tolok ukur akan kebenarannya. Mustahil beliau hidup sebagai seorang yang terlunta-lunta yang dapat diartikan sebagai pengemis atau seorang yang miskin papa. Bagaimana mungkin dia dapat membuat orang lain hidup sejahtera dan bahagia sementara dirinya saja hidup penuh dengan penderitaan dan kemiskinan.

      Satrio Piningit yang bergelar ratu adil penuh dengan Kasih dan Kemuliaan Tuhan. Siapa pun yang dimuliakan Tuhan maka dipastikan manusia akan ikut memuliakannya. Orang yang Ibu Sitti Aminah maksudkan sebagai orang “ terhina” sesungguhnya adalah almasih ad-Dajjal dan bukan ratu adil.

  71. Hormat saya yang paling dalam kepada penulis..
    Begitu banyak yang terpanggil untuk membaca,
    sedikit yang bisa memahami ..

    salam

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s